<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-396043792536113274</id><updated>2012-01-21T07:41:15.939+08:00</updated><category term='Artikel'/><category term='Gallery Wisata'/><category term='Khotbah'/><category term='Leadership'/><category term='Gallery Photos'/><category term='Khotbah Gembala'/><category term='petra makassar'/><title type='text'>petra manado</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://www.petramanado.web.id/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.petramanado.web.id/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Sugeng B. Susanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09021084899529667218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/-09Q0QluRTYc/Tr3jt6Zyz-I/AAAAAAAAAwk/LuVwfKpmLxw/s220/my%2Bfamily.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>71</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-396043792536113274.post-2938776340842206026</id><published>2012-01-08T23:38:00.003+08:00</published><updated>2012-01-08T23:50:08.808+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Khotbah Gembala'/><title type='text'>Tahun Jawaban</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-HylkuKSQwCg/Twm7GlqbQRI/AAAAAAAAA20/A9gSAMHyLcU/s1600/jesus.gif"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 245px; height: 178px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-HylkuKSQwCg/Twm7GlqbQRI/AAAAAAAAA20/A9gSAMHyLcU/s320/jesus.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5695288925650370834" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;“ Lihat, Aku hendak membuat sesuatu yang baru, yang sekarang sudah tumbuh, belumkah kamu mengetahuinya? Ya, Aku hendak membuat jalan di padang gurun dan sungai-sungai di padang belantara.”&lt;br /&gt;Yesaya 43:19&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh anugerah-Nya kita saat ini sudah memasuki tahun 2012. Kita bersyukur karena Tuhan sudah menyertai kita di tahun 2011. Tentu ada suka dan duka, berhasil dan gagal yang mewarnai perjalanan kita di tahun lalu. Tetapi kita bersyukur bisa melewatinya dengan baik karena pertolongan Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita yakin bahwa Tuhan tetap menyertai kita di tahun baru ini meskipun kita tidak tahu apa yang akan terjadi sepanjang tahun 2012 ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang mengatakan bahwa tahun 2012 adalah tahun yang penuh dengan tanda tanya. Beberapa orang mengatakan tahun 2012 adalah tahun yang sulit. Bencana alam akan semakin sering terjadi. Bahkan ada yang meramalkan kiamat di akhir tahun 2012.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua ramalan dan prediksi buatan manusia itu membuat banyak orang bertanya-tanya. Tetapi saya mau beritahu Anda: “Jangan takut menghadapi tahun yang baru ini, karena Tuhan akan memberikan jawaban dari setiap pertanyaan yang ada di hati kita. Bahkan Tuhan akan memberikan jawaban dari setiap masalah dan pergumulan yang belum mendapat jawaban di tahun 2011.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pintu-pintu yang masih tertutup di tahun 2011 Tuhan akan segera buka di tahun 2012. Apa yang Tuhan buka tidak akan orang yang bisa menutupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahyu 3:7&lt;br /&gt;"Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Filadelfia: Inilah firman dari Yang Kudus, Yang Benar, yang memegang kunci Daud; apabila Ia membuka, tidak ada yang dapat menutup; apabila Ia menutup, tidak ada yang dapat membuka.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaannya adalah siapa yang akan diberi jawaban oleh Tuhan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya akan memberikan beberapa hal penting yang dapat menolong kita memperoleh jawaban dari Tuhan di tahun ini bahkan di tahun-tahun yang akan datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1. Hati melekat dengan Tuhan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Mazmur 91:14-15&lt;br /&gt;"Sungguh, hatinya melekat kepada-Ku, maka Aku akan meluputkannya, Aku akan membentenginya, sebab ia mengenal nama-Ku. Bila ia berseru kepada-Ku, Aku akan menjawab, Aku akan menyertai dia dalam kesesakan, Aku akan meluputkannya dan memuliakannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika hati kita melekat dengan Tuhan maka Ia akan memberikan jawaban dari setiap persoalan kita. Itulah sebabnya jika kita beribadah jangan hanya di bibir tetapi hati menjauh dari Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Matius 15:8-9&lt;br /&gt;“ Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari pada-Ku. Percuma mereka beribadah kepada-Ku, sedangkan ajaran yang mereka ajarkan ialah perintah manusia."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita tidak akan mengalami kebaikan dan tidak akan menerima jawaban dari Tuhan apabila hati kita menjauh dari Tuhan. Sebab itu mari di tahun yang baru ini hati kita semakin melekat dengan Tuhan. Mari kita melekat kepada Tuhan seperti ranting yang melekat kepada pokok anggur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yohanes 15:1-2&lt;br /&gt;"Akulah pokok anggur yang benar dan Bapa-Kulah pengusahanya. Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya dan setiap ranting yang berbuah, dibersihkan-Nya, supaya ia lebih banyak berbuah.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jikalau kita melekat kepada Tuhan maka Tuhan akan memberikan apa yang menjadi kebutuhan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yohanes 15:7&lt;br /&gt;“Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2. Berbuat baik kepada orang lain&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Yesaya 58:9-10&lt;br /&gt;“ Pada waktu itulah engkau akan memanggil dan TUHAN akan menjawab, engkau akan berteriak minta tolong dan Ia akan berkata: Ini Aku! Apabila engkau tidak lagi mengenakan kuk kepada sesamamu dan tidak lagi menunjuk-nunjuk orang dengan jari dan memfitnah, apabila engkau menyerahkan kepada orang lapar apa yang kauinginkan sendiri dan memuaskan hati orang yang tertindas maka terangmu akan terbit dalam gelap dan kegelapanmu akan seperti rembang tengah hari.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rahasia kedua kalau kita ingin tahun ini menjadi tahun jawaban yaitu perbanyak perbuatan baik kepada orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang suka berbuat baik akan dibukakan banyak pintu berkat oleh Tuhan. Kebaikan yang kita tabur akan membuka pintu untuk kita bisa menuai banyak kebaikan di tahun ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibrani 13:16&lt;br /&gt;“Dan janganlah kamu lupa berbuat baik dan memberi bantuan, sebab korban-korban yang demikianlah yang berkenan kepada Allah.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1 Petrus 3:13&lt;br /&gt;“ Dan siapakah yang akan berbuat jahat terhadap kamu, jika kamu rajin berbuat baik?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan Tuhan akan semakin memberkati kita dengan pelipatgandaan kepada orang yang suka menabur kebaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2 Korintus 9:7-8&lt;br /&gt;“ Hendaklah masing-masing memberikan menurut kerelaan hatinya, jangan dengan sedih hati atau karena paksaan, sebab Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita. Dan Allah sanggup melimpahkan segala kasih karunia kepada kamu, supaya kamu senantiasa berkecukupan di dalam segala sesuatu dan malah berkelebihan di dalam pelbagai kebajikan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari di tahun yang baru ini kita semakin banyak berbuat kebaikan bagi orang-orang yang ada di sekitar kita.&lt;br /&gt;&lt;br style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3. Taat dan Mengandalkan Tuhan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;1 Samuel 23:2&lt;br /&gt;Lalu bertanyalah Daud kepada TUHAN: "Apakah aku akan pergi mengalahkan orang Filistin itu?" Jawab TUHAN kepada Daud: "Pergilah, kalahkanlah orang Filistin itu dan selamatkanlah Kehila."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daud adalah contoh orang yang taat dan mengandalkan Tuhan. Sikap ketaatan dan penyerahan diri Daud kepada Tuhan membuat ia menjadi raja yang berhasil. Dalam setiap peperangan Daud selalu bertanya kepada Tuhan ( 2 Samuel 5:17-25).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bandingkan dengan Saul:&lt;br /&gt;1 Samuel 28:6&lt;br /&gt;Dan Saul bertanya kepada TUHAN, tetapi TUHAN tidak menjawab dia, baik dengan mimpi, baik dengan Urim, baik dengan perantaraan para nabi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sama-sama berdoa kepada Tuhan, doa Daud dijawab oleh Tuhan tetapi doa Saul tidak dijawab. Doa Daud disertai dengan ketaatan tetapi doa Saul tidak disertai ketaatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persoalannya: bukan apakah Anda masih berdoa tetapi apakah doa Anda disertai dengan ketaatan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana dengan Anda? Apakah doa dan ibadah Anda disertai dengan ketaatan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;4. Bersedia dimurnikan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Zakharia 13:9&lt;br /&gt;“ Aku akan menaruh yang sepertiga itu dalam api dan akan memurnikan mereka seperti orang memurnikan perak. Aku akan menguji mereka, seperti orang menguji emas. Mereka akan memanggil nama-Ku, dan Aku akan menjawab mereka. Aku akan berkata: Mereka adalah umat-Ku, dan mereka akan menjawab: TUHAN adalah Allahku!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sikap ke-empat agar tahun ini menjadi tahun jawaban bagi kita yaitu: bersedia dimurnikan atau disucikan oleh Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika tahun ini kita bersedia disucikan: pikiran dan hati disucikan, perkataan dan perbuatan disucikan maka seruan dan doa kita akan mendapatkan jawaban dari Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah kita mendapatkan jawaban dari Tuhan kita harus menjadi jawaban bagi orang di sekitar kita. Isteri menjadi jawaban bagi suami, bukan menjadi masalah. Demikian juga sebaliknya, suami menjadi jawaban bagi isteri, bukan menjadi masalah. Anak menjadi jawaban bagi orangtua, bukan menjadi sumber masalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, mari kita lanjutkan langkah kaki kita di tahun yang baru ini dengan sikap yang benar sesuai dengan firman-Nya pada hari ini. Amin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/396043792536113274-2938776340842206026?l=www.petramanado.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.petramanado.web.id/feeds/2938776340842206026/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=396043792536113274&amp;postID=2938776340842206026' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/2938776340842206026'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/2938776340842206026'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.petramanado.web.id/2012/01/tahun-jawaban.html' title='Tahun Jawaban'/><author><name>Sugeng B. Susanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09021084899529667218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/-09Q0QluRTYc/Tr3jt6Zyz-I/AAAAAAAAAwk/LuVwfKpmLxw/s220/my%2Bfamily.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-HylkuKSQwCg/Twm7GlqbQRI/AAAAAAAAA20/A9gSAMHyLcU/s72-c/jesus.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-396043792536113274.post-7207178169473095118</id><published>2012-01-06T10:13:00.002+08:00</published><updated>2012-01-06T10:48:14.655+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Khotbah Gembala'/><title type='text'>Ada apa di Balik Tahun 2012?</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-VebTFc9kRJQ/TwZgo0MIPGI/AAAAAAAAA2o/eiEPzXOCgPg/s1600/2012.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 253px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-VebTFc9kRJQ/TwZgo0MIPGI/AAAAAAAAA2o/eiEPzXOCgPg/s320/2012.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5694345033177119842" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;“ Tetapi hari Tuhan akan tiba seperti pencuri. Pada hari itu langit akan lenyap dengan gemuruh yang dahsyat dan unsur-unsur dunia akan hangus dalam nyala api, dan bumi dan segala yang ada di atasnya akan hilang lenyap.”&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;II Petrus 3:10&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang dimaksud dengan “hari Tuhan”&lt;/span&gt;?&lt;br /&gt;Mari kita akan periksa apa Alkitab mengenai hari Tuhan. Beberapa hari ini pikiran saya cukup terganggu dengan kata “hari Tuhan” sehingga saya putuskan untuk mencari ayat-ayat di dalam Alkitab mengenai hari Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Perjanjian Lama, kata “hari Tuhan” (Ibrani: “yom yehovah”) berkaitan dengan beberapa hal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Hari Pemusnahan - Yes 13:6,9&lt;br /&gt;2. Hari Peperangan - Yeh 13:5&lt;br /&gt;3. Hari Penghukuman - Yeh 30:3&lt;br /&gt;4. Hari yang Panas - Yoel 2:1-3&lt;br /&gt;5. Hari Penentuan - Yoel 3:14&lt;br /&gt;6. Hari Kesusahan - Zef 1:14-17&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Perjanjian Baru, kata “hari Tuhan” (Yun:”hemera kurios”) berkaitan dengan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Hari Penghakiman - II Petrus 3:10&lt;br /&gt;2. Hari besar murka - Wahyu 6:17&lt;br /&gt;3. Hari Pemisahan - Matius 24:37-42&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, hari Tuhan di sini berkaitan dengan apa yang akan terjadi pada akhir jaman. Yang terjadi pada hari Tuhan atau akhir jaman yaitu pemusnahan dan penghukuman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhir jaman merupakan hari penentuan. Orang jahat akan ditentukan untuk dihukum sedangkan orang benar akan ditentukan untuk diselamatkan. Hal itu seperti apa yang terjadi pada jaman nabi Nuh. Pada jaman orang benar akan dipisahkan dari orang jahat. Alkitab menuliskan bahwa apa yang terjadi pada jaman nabi Nuh akan terjadi sekali lagi pada akhir jaman (Mat 24:37).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tanda Akhir Jaman&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tuhan bisa berbicara kepada apapun dan siapapun untuk memberitahukan apa yang akan terjadi pada jaman akhir. Bahkan Tuhan bisa berbicara melalui keledai untuk menyampaikan kehendakNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan mau supaya semua orang (baik yang percaya Tuhan maupun tidak) mengetahui apa yang akan terjadi pada jaman akhir. Itulah sebabnya Tuhan bukan hanya berbicara melalui pendeta, sebab orang yang tidak percaya Alkitab tidak akan percaya tentang akhir jaman menurut Alkitab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah sebabnya Tuhan juga bisa berbicara mengenai apa yang akan terjadi pada akhir jaman kepada para ilmuwan. Melalui penelitian para pakar ilmu pengetahuan bisa diketahui apa yang akan terjadi dengan bumi kita ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan bagi orang-orang yang memiliki keyakinan atau kepercayaan yang berbeda dengan kita, Tuhan bisa menyampaikan pesannya agar mereka mengetahui apa yang akan terjadi dengan kehidupan umat manusia.&lt;br /&gt;&lt;br style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Prediksi Ilmuwan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1. Solar Storm - Badai Matahari&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;NASA (Lembaga Antariksa Amerika) dan LAPAN (Lembaga Antariksa Indonesia) memprediksi bahwa antara tahun 2011-2012 akan terjadi badai matahari sebagai akibat ledakan dahsyat di lapisan ionosfer matahari. Menurut para pakar kekuatan ledakan itu 66 juta kali ledakan bom atom Hiroshima.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Partikel panas yang dahsyat itu diperkirakan akan menembus atmosfer bumi. Itulah yang kemudian mereka namakan “Solar Storm” atau badai matahari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Badai matahari ini akan membawa dampak yang besar terhadap satelit, kelistrikan dan gelombang radio. Belum lagi udara panas yang akan ditimbulkan oleh badai matahari itu tentu akan sangat berpengaruh terhadap kelangsung an hidup umat manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukankah Alkitab sudah menuliskan bahwa langit dan bumi akan hangus oleh nyala api? Silahkan Anda baca: II Petrus 3:10-11.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2. Tabrakan Planet - Bintang Jatuh&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Beberapa pakar antariksa juga ada yang menemukan sebuah bintang besar (planet) yang sedang mengarah ke bumi. Jika planet itu sungguh-sungguh akan bertabrakan dengan bumi kita, bisa dibayangkan apa yang akan terjadi dengan makhluk hidup yang tinggal di bumi. Apa benar hal itu akan terjadi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alkitab juga menuliskan bahwa ada bintang besar yang akan jatuh ke bumi, yaitu bintang Apsintus yang akan menyebabkan banyak orang akan tewas. Baca: Wahyu 8:10&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kapan hal itu akan terjadi???&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Prediksi Kalender Suku Maya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Suku Maya adalah sebuah suku yang memiliki keahlian dalam hal astronomi dan penanggalan yang akurat. Mereka tinggal di sekitar Mexico dan Honduras (Amerika Latin).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut “Mayan Prophecy”, atau kalender Suku Maya, saat ini (antara 1992-2012) kita sedang berada di periode “pemurnian bumi”. Manusia sedang dimurnikan. Mereka yang jahat akan dihancurkan dan yang baik akan masuk ke dalam “jaman peradaban baru”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya Alkitab sudah menuliskan bahwa setelah dunia hangus oleh nyala api manusia akan memasuki langit yang baru dan bumi yang baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;I Petrus 3:13&lt;/span&gt;&lt;br style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“ Pada hari itu langit akan binasa dalam api dan unsur-unsur dunia akan hancur karena nyalanya.Tetapi sesuai dengan janji-Nya, kita menantikan langit yang baru dan bumi yang baru, di mana terdapat kebenaran.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Apa betul hal itu akan terjadi?  Jika benar, kapan hal itu akan terjadi???&lt;/span&gt;&lt;br style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Apa kata firman Allah mengenai semuanya itu?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Matius 24:36 &lt;/span&gt;&lt;br style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Tetapi tentang hari dan saat itu tidak seorang pun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anak pun tidak, hanya Bapa sendiri.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Firman Tuhan berkata: tidak ada yang tahu kapan hal itu akan terjadi. Tetapi semua itu PASTI akan terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;AKHIR JAMAN MENURUT ALKITAB&lt;/span&gt;&lt;br style="font-weight: bold;"&gt;Alkitab memberitahu kita tentang apa yang akan terjadi pada akhir jaman nanti. Sesungguhnya apa yang diprediksi oleh para ilmuwan dan juga yang tercantum dalam kalender Suku Maya maupun apa yang dikatakan para peramal mengenai kehancuran bumi kita memang benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang mereka katakan memang pasti akan terjadi karena Alkitab sudah menuliskannya. Hanya saja waktunya yang tidak dituliskan oleh Alkitab. Patokan kita adalah firman Allah bukan ramalan mereka. Apa yang mereka ungkapkan minimal meneguhkan apa yang Alkitab tuliskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Apa kata Alkitab tentang akhir jaman?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;II Petrus 3:12-13&lt;/span&gt;&lt;br style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“ Pada hari itu langit akan binasa dalam api dan unsur-unsur dunia akan hancur karena nyalanya.Tetapi sesuai dengan janji-Nya, kita menantikan langit yang baru dan bumi yang baru, di mana terdapat kebenaran.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah ini yang dimaksud dengan Solar Storm atau badai matahari seperti yang akhir-akhir banyak diberitakan? Silahkan klik link berikut ini untuk membaca salah satu berita tentang Solar Storm: http://www.inilah.com/read/detail/525871/siapkah-anda-menghadapi-2012&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Wahyu 8:10-11 &lt;/span&gt;&lt;br style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Lalu malaikat yang ketiga meniup sangkakalanya dan jatuhlah dari langit sebuah bintang besar, menyala-nyala seperti obor, dan ia menimpa sepertiga dari sungai-sungai dan mata-mata air. Nama bintang itu ialah Apsintus. Dan sepertiga dari semua air menjadi apsintus, dan banyak orang mati karena air itu, sebab sudah menjadi pahit&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kapan hal itu akan terjadi?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Matius 24:36 &lt;/span&gt;&lt;br style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Tetapi tentang hari dan saat itu tidak seorang pun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anak pun tidak, hanya Bapa sendiri.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali lagi, Tuhan bisa pakai siapapun, bahkan orang yang tidak percaya Tuhan-pun bisa dipakai untuk memberitahu apa yang akan terjadi pada akhir jaman nanti kepada orang-orang yang tidak percaya Alkitab.&lt;br /&gt;&lt;br style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Beberapa tanda yang sudah terjadi:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Lukas 21:25&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;  "Dan akan ada tanda-tanda pada matahari dan bulan dan bintang-bintang, dan di bumi bangsa-bangsa akan takut dan bingung menghadapi deru dan gelora laut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Deru dan gelora laut, itulah Tzunami. Sudah terjadi di Aceh dan Jepang. Bahkan pulau Honsu bergeser dari posisi semula. Apakah itu penggenapan awal dari kitab wahyu?&lt;br /&gt;&lt;br style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Wahyu 6:14&lt;/span&gt; Maka menyusutlah langit bagaikan gulungan kitab yang digulung dan tergeserlah gunung-gunung dan pulau-pulau dari tempatnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua pertanyaan itu nanti waktu yang akan menjawabnya. Hanya Tuhan yang mengetahui kapan semua itu akan terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Hukuman Jaman Nabi Nuh&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pada jaman Nabi Nuh Tuhan menghukum bumi dengan air bah. Hanya delapan orang yang selamat waktu itu karena hanya merekalah yang percaya dengan apa yang Tuhan sampaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Matius 24:37 &lt;/span&gt;&lt;br style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;"Sebab sebagaimana halnya pada zaman Nuh, demikian pula halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang terjadi pada jaman nabi Nuh itu akan terjadi sekali lagi. Apa maksudnya? Maksudnya pada jaman itu akan terjadi pemisahan antara orang benar dan orang jahat. Orang benar diselamatkan sedangkan orang jahat akan dimusnahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tuhan akan memisahkan manusia seperti gembala memisahkan domba dari kambing.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Matius 25:32 &lt;/span&gt;&lt;br style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Lalu semua bangsa akan dikumpulkan di hadapan-Nya dan Ia akan memisahkan mereka seorang dari pada seorang, sama seperti gembala memisahkan domba dari kambing, dan Ia akan menempatkan domba-domba di sebelah kanan-Nya dan kambing-kambing di sebelah kiri-Nya.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Domba dipisahkan untuk menerima berkat dan Kerajaan Sorga (Mat 25:34), sedangkan kambing dikumpulkan untuk menerima kutuk dan penghukuman (Mat 25:41). Apa yang membedakan domba dari kambing sehingga domba-domba diselamatkan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sifat Domba dan Sifat Kambing&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Domba adalah hewan yang penuh kelemahan tetapi menuruti perintah  gembala. Sedangkan kambing suka berkelahi, suka rebutan makanan dan sering tidak tunduk kepada gembalanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Anda termasuk yang mana???&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Apa yang harus kita lakukan sebagai domba-domba peliharaan-Nya&lt;/span&gt;?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1. Bergantung penuh kepada Gembala&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Anda masih ingat dengan kelemahan domba? Domba itu hewan yang mudah tersesat dan tidak peka terhadap datangnya bahaya juga tidak memiliki senjata untuk melawan musuh. Satu-satunya cara agar dia aman adalah harus bergantung kepada gembala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, agar gembala bisa melindungi domba-dombanya, maka domba harus taat terhadap perintah gembala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2. Berjaga-jaga&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Matius 24:42&lt;br /&gt;“Karena itu berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu pada hari mana Tuhanmu datang.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita tidak tahu kapan dunia kita akan berkahir, itulah sebabnya kita harus selalu waspada dan berjaga-jaga. Apa yang harus kita jaga?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Jaga Hati - Ams 4:23&lt;br /&gt;b. Jaga Lidah - I Petrus 3:10&lt;br /&gt;c. Jaga Pakaian (Perbuatan) - Why 16:15&lt;br /&gt;&lt;br style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3. Menjadi Manusia Baru&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Setelah kehancuran bumi kita, firman Tuhan berkata kita akan memasuki langit yang baru dan bumi yang baru (II Petrus 3:13). Siapa yang bisa masuk ke sana?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;II Petrus 3:13 &lt;/span&gt;&lt;br style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Tetapi sesuai dengan janji-Nya, kita menantikan langit yang baru dan bumi yang baru, di mana terdapat kebenaran.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya orang-orang yang sudah lahir baru dan manjadi manusia baru yang bisa masuk dan tinggal di langit yang baru dan bumi yang baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa ciri dari manusia yang baru? Mari kita bercermin kepada firman Allah agar kita tahu siapa diri kita yang sebenarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk bisa menjadi manusia yang baru, kita harus menanggalkan manusia yang lama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Efesus 4:24 &lt;/span&gt;&lt;br style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“... dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Apa yang tidak boleh dilakukan oleh manusia baru?&lt;/span&gt;&lt;br style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1. Jangan Berdusta&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Efesus 4:25&lt;br /&gt;“ Karena itu buanglah dusta dan berkatalah benar seorang kepada yang lain, karena kita adalah sesama anggota.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dusta adalah ciri dari manusia yang lama. Sebab itu jangan biarkan ada dusta atau kebohongan dalm hidup kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2. Jangan Berdosa waktu marah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Efesus 4:26&lt;br /&gt;Apabila kamu menjadi marah, janganlah kamu berbuat dosa: janganlah matahari terbenam, sebelum padam amarahmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Marah tidak dosa jikalau memang ada sesuatu yang memang layak untuk kita marah. Misalnya marah kepada isteri, anak, karyawan dll. Tetapi amarah menjadi dosa kalau kita marah disertai dengan makian dan kekerasan apalagi sampai pahit hati dan tidak mengampuni.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3. Jangan Mencuri&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Efesus 4:28&lt;br /&gt;“Orang yang mencuri, janganlah ia mencuri lagi, tetapi baiklah ia bekerja keras dan melakukan pekerjaan yang baik dengan tangannya sendiri, supaya ia dapat membagikan sesuatu kepada orang yang berkekurangan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mencuri atau mengambil sesuatu yang bukan menjadi miliknya merupakan ciri dari manusia yang lama. Sebab itu jangan ambil apa yang bukan menjadi milik Anda!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, jika Anda ingin memasuki langit yang baru dan bumi yang baru, tinggalkan tabiat yang lama dan berikan hidup Anda untuk terus dibaharui oleh Tuhan melalui Firman dan Roh Kudus-Nya.&lt;br /&gt;Amin.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/396043792536113274-7207178169473095118?l=www.petramanado.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.petramanado.web.id/feeds/7207178169473095118/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=396043792536113274&amp;postID=7207178169473095118' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/7207178169473095118'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/7207178169473095118'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.petramanado.web.id/2012/01/ada-apa-di-balik-tahun-2012.html' title='Ada apa di Balik Tahun 2012?'/><author><name>Sugeng B. Susanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09021084899529667218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/-09Q0QluRTYc/Tr3jt6Zyz-I/AAAAAAAAAwk/LuVwfKpmLxw/s220/my%2Bfamily.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-VebTFc9kRJQ/TwZgo0MIPGI/AAAAAAAAA2o/eiEPzXOCgPg/s72-c/2012.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-396043792536113274.post-1859556462433011699</id><published>2011-12-28T18:52:00.003+08:00</published><updated>2011-12-28T19:03:49.206+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Khotbah Gembala'/><title type='text'>Jalan yang Baru</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-93VjEUCcgvk/Tvr3AwbjcuI/AAAAAAAAA2I/OBrIrGJq-OM/s1600/1.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-93VjEUCcgvk/Tvr3AwbjcuI/AAAAAAAAA2I/OBrIrGJq-OM/s320/1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5691132671508574946" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;“Jadi, saudara-saudara, oleh darah Yesus kita sekarang penuh keberanian dapat masuk ke dalam tempat kudus, karena Ia telah membuka jalan yang baru dan yang hidup bagi kita melalui tabir, yaitu diri-Nya sendiri,”&lt;br /&gt;Ibrani 10:19-20&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alasan utama mengapa Yesus datang ke dunia adalah karena manusia sudah jatuh ke dalam dosa dan kehilangan kemuliaan Allah. Manusia sudah salah dalam memilih jalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Jalan yang Lama&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ketika Adam dan Hawa jatuh ke dalam dosa, mereka kehilangan pakaian kemuliaan sehingga mereka telanjang. Pada waktu mereka sadar bahwa mereka sudah melanggar hukum Tuhan, dalam ketakutan mereka melakukan dua hal:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Menutupi ketelanjangan mereka dengan daun ara - Kejadian 3:7&lt;br /&gt;2. Bersembunyi dari hadapan Tuhan - Kejadian 3:10&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah jalan lama yang diambil oleh nenek moyang kita ketika mereka berbuat dosa, yaitu: menutupi dan menyembunyikan dosa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keturunan Adam dan Hawa dari jaman dulu sampai sekarang bukan hanya mewarisi dosa Adam tetapi juga mewarisi bagaimana cara menutupi dan menyembunyikan dosa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi satu yang saya mau beritahu: kita bisa tutupi dosa dari mata manusia tetapi kita tidak bisa menutupinya di mata Tuhan. Isteri atau suami bisa tidak tahu dosa yang telah kita perbuat karena kita begitu pintar menyembunyikannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita bisa kelabui mata pendeta, begitu pula pendeta bisa bohongi mata jemaatnya tetapi ada satu mata yang tidak bisa kita bohongi yaitu mata Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepandai-pandainya manusia menutupi dan menyembunyikan dosa, pada akhirnya akan tercium juga kebusukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah sebabnya mari kita tinggalkan jalan yang lama dan kita lewati jalan yang baru, yaitu jalan yang sudah dibuka oleh Tuhan Yesus melalui kematian-Nya di kayu salib.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Jalan yang Baru&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Yesaya 43:19&lt;br /&gt;“ Lihat, Aku hendak membuat sesuatu yang baru, yang sekarang sudah tumbuh, belumkah kamu mengetahuinya? Ya, Aku hendak membuat jalan di padang gurun dan sungai-sungai di padang belantara.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melalui kedatangan Yesus ke dunia dan melalui kematian-Nya di kayu salib, DIA membuka jalan yang baru bagi kita agar kita dapat memperoleh kehidupan yang kekal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Apa saja jalan baru yang sudah dibuka oleh Tuhan?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1. Jalan Berkat&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Galatia 3:13&lt;br /&gt;Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum Taurat dengan jalan menjadi kutuk karena kita, sebab ada tertulis: "Terkutuklah orang yang digantung pada kayu salib!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yesus mati di kayu salib untuk membebaskan kita dari kutuk sehingga kita dapat menikmati berkat dari Tuhan. Jalan yang lama membuat manusia hidup di bawah kutuk. Tetapi kita bersyukur karena Kristus telah menanggung kutuk itu di kayu salib bagi kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Jalan mana yang harus dipilih?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ulangan 30:19-20&lt;br /&gt;“Aku memanggil langit dan bumi menjadi saksi terhadap kamu pada hari ini: kepadamu kuperhadapkan kehidupan dan kematian, berkat dan kutuk. Pilihlah kehidupan, supaya engkau hidup, baik engkau maupun keturunanmu, dengan mengasihi TUHAN, Allahmu, mendengarkan suara-Nya dan berpaut pada-Nya, sebab hal itu berarti hidupmu dan lanjut umurmu untuk tinggal di tanah yang dijanjikan TUHAN dengan sumpah kepada nenek moyangmu, yakni kepada Abraham, Ishak dan Yakub, untuk memberikannya kepada mereka."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap hari ada dua jalan yang harus kita pilih: jalan kutuk/jalan lama atau jalan berkat/jalan baru. Untuk bisa melewati jalan yang baru maka kita harus mengasihi Tuhan dan mendengarkan suara-Nya serta mentaati perintah-Nya. Jalan inilah yang akan membawa kita ke tempat yang penuh dengan berkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2. Jalan Kelimpahan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;2 Korintus 8:9&lt;br /&gt;“ Karena kamu telah mengenal kasih karunia Tuhan kita Yesus Kristus, bahwa Ia, yang oleh karena kamu menjadi miskin, sekalipun Ia kaya, supaya kamu menjadi kaya oleh karena kemiskinan-Nya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yesus datang dengan melepaskan semua atribut ke-Allahan-Nya. Dia yang mulia rela menjadi hina. Dia yang kaya rela menjadi miskin supaya kita yang miskin menjadi kaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia datang ke dunia untuk memberikan kita hidup berkelimpahan (Yoh 10:10). Bukan hanya kelimpahan materi tetapi kelimpahan berkat-berkat rohani, kelimpahan damai dan sukacita. Kelimpahan ketenangan dan ketenteraman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan tidak menghendaki Anda hidup dalam kekurangan baik rohani maupun jasmani. Tuhan tidak menghendaki Anda hidup miskin dan selalu kekurangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Penyebab Kemiskinan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Amsal 6:9-11&lt;br /&gt;“ Hai pemalas, berapa lama lagi engkau berbaring? Bilakah engkau akan bangun dari tidurmu?  "Tidur sebentar lagi, mengantuk sebentar lagi, melipat tangan sebentar lagi untuk tinggal berbaring" --  maka datanglah kemiskinan kepadamu seperti seorang penyerbu, dan kekurangan seperti orang yang bersenjata.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemalasan menjadi salah satu penyebab seseorang diserbu oleh kemiskinan. Sebab itu jauhkan hidup Anda dari kemalasan. Bekerjalah sebaik yang Anda bisa kerjakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3. Jalan Kabaikan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Roma 12:21&lt;br /&gt;Janganlah kamu kalah terhadap kejahatan, tetapi kalahkanlah kejahatan dengan kebaikan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yesus datang membuka jalan kebaikan dengan cara memberikan teladan dalam hal berbuat baik. Jika tahun-tahun sebelumnya kita kurang menabur kebaikan, mari tahun yang baru ini kita banyak menabur kebaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingatlah, tuaian selalu lebih banyak daripada taburannya. Jika kita menabur satu kebaikan maka kita akan menuai banyak kebaikan. Begitu pula sebaliknya, jika kita menabur keburukan, maka kita juga akan menuai keburukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika orang menabur kejahatan kepada kita, balaslah dengan menabur kebaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;4. Jalan Kasih&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Lukas 6:27&lt;br /&gt;"Tetapi kepada kamu, yang mendengarkan Aku, Aku berkata: Kasihilah musuhmu, berbuatlah baik kepada orang yang membenci kamu...”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalan yang ke-empat yang Tuhan Yesus buka yang merupakan jalan yang paling utama yaitu jalan kasih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hukum yang terutama dari seluruh hukum adalah hukum kasih - Matius 22:37-39.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita tinggalkan jalan kebencian dan lewati jalan yang baru, yaitu jalan kasih. Mungkin Anda sedang dibenci atau dimusuhi oleh seseorang, jangan balas dengan membenci tetapi balaslah dengan kasih dengan jalan berbuat kebaikan kepada orang yang membenci Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, mari kita melangkah di jalan yang baru di tahun yang baru ini dan terimalah semua yang baik dari Tuhan. Amin.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/396043792536113274-1859556462433011699?l=www.petramanado.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.petramanado.web.id/feeds/1859556462433011699/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=396043792536113274&amp;postID=1859556462433011699' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/1859556462433011699'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/1859556462433011699'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.petramanado.web.id/2011/12/jalan-yang-baru.html' title='Jalan yang Baru'/><author><name>Sugeng B. Susanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09021084899529667218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/-09Q0QluRTYc/Tr3jt6Zyz-I/AAAAAAAAAwk/LuVwfKpmLxw/s220/my%2Bfamily.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-93VjEUCcgvk/Tvr3AwbjcuI/AAAAAAAAA2I/OBrIrGJq-OM/s72-c/1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-396043792536113274.post-1561464319342719202</id><published>2011-12-24T20:14:00.007+08:00</published><updated>2011-12-24T20:28:35.078+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Khotbah Gembala'/><title type='text'>Christmas Makes us Better</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-zR5LonfUjMk/TvXC4oMn1YI/AAAAAAAAA1A/TnLPCbGvApQ/s1600/christmas_bells.gif"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 313px; height: 313px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-zR5LonfUjMk/TvXC4oMn1YI/AAAAAAAAA1A/TnLPCbGvApQ/s320/christmas_bells.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5689667982371313026" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);font-size:130%;" &gt;Natal Membuat Kita Lebih Baik&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“   Tetapi sekarang sesudah kamu mengenal Allah, atau lebih baik, sesudah kamu dikenal Allah, bagaimanakah kamu berbalik lagi kepada roh-roh dunia yang lemah dan miskin dan mau mulai memperhambakan diri lagi kepadanya?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Galatia 4:9&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh anugerah-Nya, kita bisa kembali merayakan kelahiran Sang Juruselamat dunia. Seperti perayaan Natal tahun-tahun sebelumnya, selalu timbul pertanyaan dalam hati saya: “ Apakah hidup kita menjadi lebih baik atau malah tambah buruk? Apakah hidup mengalami perubahan atau tetap sama?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan ini hanya kita sendiri yang bisa menjawabnya. Natal seharusnya membawa perubahan dalam hidup kita, dalam keluarga dan rumah tangga kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Apa tujuan Yesus datang ke dunia?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dia datang untuk melakukan perubahan. Manusia perlu diubahkan karena sudah kehilangan karakter Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Perubahan apa yang Tuhan lakukan atas kehidupan kita?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;1. Mengubah Hukuman menjadi Kebebasan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Lukas 4:19&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“... untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan penglihatan bagi orang-orang buta, untuk membebaskan orang-orang yang tertindas, untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan telah datang.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena dosa, manusia hidup di bawah kutuk. Tetapi kita bersyukur Yesus datang untuk membebaskan kita dari kutuk dosa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;2. Mengubah Kebencian menjadi Kasih&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Lukas 6:27&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Tetapi kepada kamu, yang mendengarkan Aku, Aku berkata: Kasihilah musuhmu, berbuatlah baik kepada orang yang membenci kamu;”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau Yesus lahir di dalam hati kita, maka Dia akan mengubah kebencian dalam hati kita menjadi kasih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;3. Mengubah Kemiskinan menjadi Kelimpahan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;II Korintus 8:9&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Karena kamu telah mengenal kasih karunia Tuhan kita Yesus Kristus, bahwa Ia, yang oleh karena kamu menjadi miskin, sekalipun Ia kaya, supaya kamu menjadi kaya oleh karena kemiskinan-Nya.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dosa juga menyebabkan manusia kehilangan berkat-berkat Allah. Itulah sebabnya Dia datang ke dunia. Dia yang kaya rela menjadi miskin supaya kita yang miskin menjadi kaya. Kehendak Tuhan atas hidup kita yaitu agar kita hidup dalam kelimpahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;4. Mengubah Keburukan menjadi Kebaikan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Roma 12:21&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Janganlah kamu kalah terhadap kejahatan, tetapi kalahkanlah kejahatan dengan kebaikan!”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dunia dipenuhi dengan berbagai macam dosa, kejahatan dan keburukan. Dia datang untuk mengubah yang buruk menjadi baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaannya adalah bagaimana cara Tuhan mengubah keburukan dalam hidup kita menjadi kebaikan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Galatia 4:9&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“ Tetapi sekarang sesudah kamu mengenal Allah, atau lebih baik, sesudah kamu dikenal Allah, bagaimanakah kamu berbalik lagi kepada roh-roh dunia yang lemah dan miskin dan mau mulai memperhambakan diri lagi kepadanya?”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Dikenal oleh Allah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Mengenal Allah itu baik, tetapi dikenal Allah itu lebih baik. Jadi, kalau ingin hidup kita lebih baik maka kita harus dikenal oleh Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa tandanya seseorang dikenal oleh Allah dan apa rahasianya agar hidup kita menjadi lebih baik daripada waktu-waktu sebelumnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rahasia menjadi lebih baik:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1. Melakukan Kehendak Allah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Matius 7:21-23&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“ Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga... Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan mengenal kita bukan atas dasar karunia yang kita miliki melainkan atas dasar ketaataan kita. Tuhan mengenal kita atas dasar karakter Kristus dalam hidup kita. Orang yang mentaati firman Allah tidak akan kembali lagi kepada dosa karena jika kembali kepada dosa membuat hidup seseorang menjadi lebih buruk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;II Korintus 2:20&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“ Sebab jika mereka, oleh pengenalan mereka akan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus, telah melepaskan diri dari kecemaran-kecemaran dunia, tetapi terlibat lagi di dalamnya, maka akhirnya keadaan mereka lebih buruk dari pada yang semula.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2. Menetapkan Hati Hidup dalam Kebenaran&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Daniel 1:8&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“ Daniel berketetapan untuk tidak menajiskan dirinya dengan santapan raja dan dengan anggur yang biasa diminum raja; dimintanyalah kepada pemimpin pegawai istana itu, supaya ia tak usah menajiskan dirinya.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daniel sungguh-sungguh hidup sesuai dengan kebenaran. Dia menetapkan hatinya untuk tidak menajiskan dirinya dengan makanan yang telah dipersembahkan kepada berhala. Meskipun dia hanya makan sayur-sayuran tetapi perawakan Daniel lebih baik daripada pegawai raja yang makan daging.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Daniel 1:15&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Setelah lewat sepuluh hari, ternyata perawakan mereka lebih baik dan mereka kelihatan lebih gemuk dari pada semua orang muda yang telah makan dari santapan raja.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan hanya perawakan Daniel yang lebih baik tetapi dia juga lebih cerdas dibandingkan dengan pegawai istana yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Daniel 1:20&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“ Dalam tiap-tiap hal yang memerlukan kebijaksanaan dan pengertian, yang ditanyakan raja kepada mereka, didapatinya bahwa mereka sepuluh kali lebih cerdas dari pada semua orang berilmu dan semua ahli jampi di seluruh kerajaannya.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata sekalipun hanya makan sayuran, Daniel lebih cerdas daripada mereka yang makan daging.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Lebih sukses!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Karena ketetapan hatinya untuk hidup dalam kebenaran, Daniel bukan hanya lebih baik dan lebih cerdas melainkan dia juga lebih sukses. Prestasi Daniel melebihi para pejabat dan wakil raja yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Daniel 6:4&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“ Maka Daniel ini melebihi para pejabat tinggi dan para wakil raja itu, karena ia mempunyai roh yang luar biasa; dan raja bermaksud untuk menempatkannya atas seluruh kerajaannya.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3. Mengasihi Tuhan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Roma 8:28&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“ Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan sanggup mengubah keburukan yang kita alami menjadi kebaikan apabila kita mengasihi Tuhan. Kalau saat ini Anda sedang mengalami keadaan yang buruk; pekerjaan buruk atau keuangan buruk, yakinlah Tuhan sanggup mengubah keburukan menjadi kebaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingat apa yang Tuhan lakukan kepada Yusuf? Keburukan yang dia alami Tuhan ubah menjadi kebaikan bagi Yusuf.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Kejadian 50:20&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Memang kamu telah mereka-rekakan yang jahat terhadap aku, tetapi Allah telah mereka-rekakannya untuk kebaikan, dengan maksud melakukan seperti yang terjadi sekarang ini, yakni memelihara hidup suatu bangsa yang besar.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan mengubah penderitaan Yusuf menjadi kesuksesan karena Yusuf mengasihi Tuhan dan hidup dalam kebenaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana dengan Anda? Apakah hidup Anda mengalami perubahan ke arah yang lebih baik? Mari, tetapkan hati untuk mengasihi Tuhan dan melakukan firman-Nya, maka hidup Anda akan menjadi lebih baik. Christmas make us better!&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/396043792536113274-1561464319342719202?l=www.petramanado.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.petramanado.web.id/feeds/1561464319342719202/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=396043792536113274&amp;postID=1561464319342719202' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/1561464319342719202'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/1561464319342719202'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.petramanado.web.id/2011/12/christmas-makes-us-better.html' title='Christmas Makes us Better'/><author><name>Sugeng B. Susanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09021084899529667218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/-09Q0QluRTYc/Tr3jt6Zyz-I/AAAAAAAAAwk/LuVwfKpmLxw/s220/my%2Bfamily.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-zR5LonfUjMk/TvXC4oMn1YI/AAAAAAAAA1A/TnLPCbGvApQ/s72-c/christmas_bells.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-396043792536113274.post-1891200700509642552</id><published>2011-12-24T12:56:00.008+08:00</published><updated>2011-12-24T18:37:10.523+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Khotbah Gembala'/><title type='text'>Jalan Hidup Orang Benar</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-Xwd-ywbHXtU/TvWrQWZfZ7I/AAAAAAAAA0c/wkwGvMIRCCQ/s1600/RightwYWrongWay.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 267px; height: 267px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-Xwd-ywbHXtU/TvWrQWZfZ7I/AAAAAAAAA0c/wkwGvMIRCCQ/s320/RightwYWrongWay.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5689642001631242162" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;Tetapi jalan orang benar itu seperti cahaya fajar, yang kian bertambah terang sampai rembang tengah hari.”&lt;br /&gt;Amsal 4:18&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Firman Tuhan mengatakan bahwa jalan orang benar itu seperti cahaya fajar yang semakin lama semakin terang, semakin bercahaya, semakin bersinar, tambah lama hidupnya tambah panas yang artinya hidupnya semakin kuat. Rohnya menyala-nyala dan semakin berapi-api.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kita mau semakin lama semakin terang, semakin bercahaya, semakin diberikan kemuliaan yang lebih besar baik dalam hidup pribadi maupun dalam nikah rumah tangga kita, dalam bisnis kita penuh dengan kemuliaan, dalam pelayanan kita penuh dengan kemuliaan. Maka tidak ada cara lain selain memposisikan diri kita sebagai orang benar dan berjalan di jalan orang benar serta hidup Anda harus senantiasa diterangi oleh pengajaran firman Tuhan. Ada orang kristen yang mempunyai status orang benar tapi tidak hidup di dalam kebenaran, bahkan selalu berbuat dosa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa itu orang benar ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukankah semua orang sudah jatuh ke dalam dosa dan tidak ada satu orang pun yang benar ?.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Roma 3:10-12&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;”seperti ada tertulis: "Tidak ada yang benar, seorang pun tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada seorang pun yang berakal budi, tidak ada seorang pun yang mencari Allah. Semua orang telah menyeleweng, mereka semua tidak berguna, tidak ada yang berbuat baik, seorang pun tidak.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua manusia sudah jatuh ke dalam dosa dan kehilangan kemuliaan Allah. Semua keturunan Adam sudah kehilangan kebenaran. Nah, sekarang bagaimana caranya supaya kita mempunyai status sebagai orang benar? Kita menjadi orang benar bukan karena perbuatan baik kita, karena perbuatan baik kita tidak bisa membuat status kita menjadi orang benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingat kita masuk surga bukan karena perbuatan baik kita !, melainkan karena Darah Kristus (Rom.5:8-9). Karena dengan Darah Yesus yang dicurahkan di atas kayu salib yang mengubah status kita dari orang berdosa hingga menjadi orang benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin masa lalu kita tidak baik, masa lalu yang penuh dengan berbagai macam dosa tapi ketika darah Yesus bekerja dalam hidup kita maka kita telah menjadi orang benar. Kita tidak perlu mengingat-ingat kembali dosa kita ataupun kesalahan orang lain pada kita karena Tuhan Yesus sendiri sudah membuang dosa atau menghapus dosa kita melaui pengorbanan-Nya diatas kayu salib. Bahkan Dia sudah melupakan dosa yang sudah pernah kita lakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Roma 3:26&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Maksud-Nya ialah untuk menunjukkan keadilan-Nya pada masa ini, supaya nyata, bahwa Ia benar dan juga membenarkan orang yang percaya kepada Yesus.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan biarkan kita dikuasai dengan rasa bersalah, karena kalau kita biarkan itu terus maka kita tidak bisa bangkit. Ingat, iblis berusaha mencari cara untuk membuat kita hancur sehingga kita tidak bisa datang kepada Tuhan. Iblis berusaha terus untuk menjatuhkan kita. Oleh sebab itu setiap kita orang kristen harus tetap waspada dan berjaga. Jadi dengan apa kita dapat mengalahkan dakwaan iblis? Hanya dengan darah Anak Domba Allah dan dengan perkataan kesaksian kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ciri jalan hidup orang benar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.Tetap hidup di tengah kesukaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mzm 92:13&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Orang benar akan bertunas seperti pohon korma, akan tumbuh subur seperti pohon aras di Libanon;mereka yang ditanam di bait TUHAN akan bertunas di pelataran Allah kita”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita ketahui kalau pohon korma itu banyak tumbuh di tanah Arab, dimana tanah Arab sebagian besar adalah padang gurun atau padang pasir. Orang benar itu dapat bertunas seperti pohon korma yang artinya orang benar dapat tetap hidup di tengah-tengah kesukaran, dia akan tetap berbuah walaupun menghadapi banyak kesulitan dan dikatakan juga kalau orang benar juga akan tumbuh subur seperti pohon aras. Pohon aras itu memiliki batang yang kuat. Jadi orang benar, pada saat menghadapi masalah dia akan tetap bertumbuh, berbuah dan akan semakin kuat. Karena dengan masalah yang datang dalam hidup kita akan membuat kita semakin bertumbuh, semakin kuat dan semakin tahan banting dalam menghadapi serangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Ditanam di tempat penggembalaan.&lt;br /&gt;Mazmur 92:14&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”mereka yang ditanam di bait TUHAN akan bertunas di pelataran Allah kita.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ciri jalan orang benar yang ketiga adalah dia menemukan tempat penggembalaan yang tetap karena dia tahu pentingnya mempunyai tempat penggembalaan. Sebab itu betapa sedihnya kalau ada orang-orang yang tidak suka di gembalakan karena orang seperti itu tidak dapat bertumbuh dengan sehat bahkan akan sulit menghasilkan buah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahukah saudara, di mana tempat mempelai pria menjemput mempelai wanita? Di tempat penggembalaan. Jadi tempat penggembalaan adalah tempat perjumpaan antara mempelai pria dan mempelai wanita (Kid 5:2-7). Karena di tempat penggembalaan kita bisa memuji dan menyembah Tuhan serta kita juga bisa medengarkan atau mendapatkan pengajaran firman Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.Terus menghasilkan buah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mzm 92:15&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Pada masa tua pun mereka masih berbuah, menjadi gemuk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan segar. ”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang benar, walaupun menghadapi berbagai macam masalah atau tekanan serta banyak menghadapi masa krisis namun dia akan tetap menghasilkan buah dalam hidupnya. Tuhan memberikan kita jaminan kalau kita mengikuti Dia yaitu, walaupun kita menghadapi masalah dalam hidup ini, Dia berjanji untuk memberikan kita jalan keluar dan selalu melepaskan kita dari setiap masalah yang ada. Walaupun di tahun keringpun kita masih dapat tetap menghasilkan buah. Bahkan akan menghasilkan banyak buah yang artinya Anda akan tetap diberkati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Akan bersaksi dan menjadi saksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mzm 92:16&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;untuk memberitakan, bahwa TUHAN itu benar, bahwa Ia gunung batuku dan tidak ada kecurangan pada-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang benar akan terus memberitakan firman Tuhan melalui kesaksian. Di manapun dia berada, dia akan terus memberitakan kesaksian kepada siapa saja yang dia temukan. Janganlah saudara mengenal Tuhan hanya dari orang lain, tapi kenallah Tuhan dari pengalaman hidup pribadi saudara sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebab itu, pastikan hidup saudara adalah orang-orang yang sudah dibenarkan oleh Tuhan melalui pengorbanan-Nya di kayu salib. Amin !&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/396043792536113274-1891200700509642552?l=www.petramanado.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.petramanado.web.id/feeds/1891200700509642552/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=396043792536113274&amp;postID=1891200700509642552' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/1891200700509642552'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/1891200700509642552'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.petramanado.web.id/2011/12/kedatangan-nya-semakin-dekat.html' title='Jalan Hidup Orang Benar'/><author><name>Sugeng B. Susanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09021084899529667218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/-09Q0QluRTYc/Tr3jt6Zyz-I/AAAAAAAAAwk/LuVwfKpmLxw/s220/my%2Bfamily.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-Xwd-ywbHXtU/TvWrQWZfZ7I/AAAAAAAAA0c/wkwGvMIRCCQ/s72-c/RightwYWrongWay.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-396043792536113274.post-2157117892939030799</id><published>2011-10-14T22:27:00.005+08:00</published><updated>2011-12-23T17:09:40.644+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Khotbah Gembala'/><title type='text'>Karakter Seorang Istri</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt; KARAKTER SEORANG ISTERI&lt;br /&gt;(Sifat Mempelai)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bacaan : Efesus 5:22-33&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 210px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-2tyKwsVBQXw/TvQ_vOjO-uI/AAAAAAAAAyA/6mimusCQX3c/s320/Steve-Nash-Wife-Alejandra%2Bcopy.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5689242309868059362" /&gt;“ Hai isteri, tunduklah kepada suamimu seperti kepada Tuhan, karena suami adalah kepala isteri sama seperti Kristus adalah kepala jemaat. Dialah yang menyelamatkan tubuh.”&lt;br /&gt;Efesus 5:22&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini kita akan melihat dan meneropong bagaimana seharusnya karakter seorang isteri atau seorang perempuan  sesuai  dengan  kebenaran  firman Tuhan.  Alkitab itu  isinya lengkap, suami diajar, isteri diajar, anak-anak diajar dan orang tua juga diajar oleh firman Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Firman Tuhan mengajarkan apa tanggung jawab SUAMI dan juga apa tanggung jawab ISTERI. Isteri bertanggung jawab tunduk kepada suami, bukan menanduk. Sedangkan tanggung jawab suami yaitu mengasihi isteri. Menjaga dan melindungi isteri dan bukan memaki atau memukul isteri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TEMAN PEWARIS dari KASIH KARUNIA&lt;br /&gt;“ Demikian juga kamu, hai suami-suami, hiduplah bijaksana dengan isterimu, sebagai kaum yang lebih lemah! Hormatilah mereka sebagai teman pewaris dari kasih karunia, yaitu kehidupan, supaya doamu jangan terhalang.” I Petrus 3:7&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun lemah, tetapi isteri itu teman pewaris, artinya: memiliki kedudukan yang sama di dalam kasih karunia Allah. Memang isteri harus tunduk kepada suami, tetapi suami harus mengasihi isteri, seperti Kristus mengasihi jemaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasih itu MEMBERI.&lt;br /&gt;Memberi apa? Bukan hanya uang, tetapi memberikan perhatian &amp;amp; kasih sayang! Banyak suami yang berpikir yang penting sudah memberikan rumah yang bagus dan mobil mewah serta keuangan serta perhiasan yang banyak lalu tanggung jawabnya selesai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya ingin beritahu suami-suami, isteri Anda lebih membutuhkan kasih sayangmu dari pada semua kekayaan yang bisa Anda berikan. Bukan berarti isteri-isteri itu tidak butuh uang, tetapi kekayaan saja tidak cukup. Yang terutama adalah perhatian dan kasih sayang Anda!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karakter seorang isteri menurut firman Allah.&lt;br /&gt;Amsal 31:10-31&lt;br /&gt;“Isteri yang cakap siapakah akan mendapatkannya? Ia lebih berharga dari pada permata…”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata cakap dalam ayat di atas bukan kecakapan secara fisik atau kecakapan di bagian luar,  tetapi kecakapan yang di dalam (inner beauty).  Seorang isteri itu lebih berharga dari pada permata apabila dia memiliki kecantikan di dalam.  Jadi kalau seorang isteri itu lebih berharga dari pada permata, sudah sepatutnya suami harus menjaga dan menaruhnya di tempat yang aman.  Suami harus memperhatikan dan melindunginya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seringkali ada suami-suami yang kurang memperhatikan isterinya. Dia terlalu sibuk dengan pekerjaan sehingga lupa memberikan waktu dan perhatian terhadap isterinya. Bahkan terkadang kalau di tempat kerja banyak masalah, sampai di rumah isteri yang jadi sasaran. Kemarahannya ditumpahkan kepada isteri. Akibatnya banyak isteri-isteri yang hatinya tergores dan terluka karena sikap suami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Goresan Dalam Hati Isteri&lt;br /&gt;Ada lagi suami-suami yang lebih memperhatikan mobilnya dari pada isterinya. Kalau mobilnya tergores sedikit saja dia bisa marah besar. Sampai isteri dimaki-maki. Dia lupa kalau makian itu justru bukan hanya menggores hati isterinya bahkan sampai melukai hati isterinya. Ironisnya banyak suami yang seolah tidak peduli dengan luka di dalam hati suaminya, bahkan luka yang satu belum sembuh dia buat luka yang berikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa karakter seorang isteri? Mari kita kembali membuka Amsal 31:11-30.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. DAPAT DIPERCAYA (ayat 11)&lt;br /&gt;Matius 25:14-30 mencatat sebuah perumpamaan yang Yesus ajarkan mengenai hamba yang diberi kepercayaan oleh tuannya untuk mengembangkan talenta. Yang diberi dua dan lima talenta dapat dipercayai oleh tuannya karena mereka mengembangkan talentanya sedangkan yang diberi satu talenta tidak dapat dipercayai. Dia menyembunyikan talenta itu di dalam tanah. Bagaimana dengan Anda?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. BERBUAT BAIK (ayat 12)&lt;br /&gt;Galatia 6:9 mengingatkan agar kita tidak jemu-jemu dalam berbuat baik. Karena apa yang kita tabur akan kita tuai. Jika kita menabur kebaikan, maka kita akan menuai kebaikan. Sebab itu jika isteri ingin menuai kebaikan dalam rumah tangganya maka dia harus menabur kebaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. RAJIN BEKERJA (ayat 13)&lt;br /&gt;Karakter ketiga dari seorang isteri adalah rajin bekerja, bukan pemalas. Jika seorang isteri itu malas bekerja, maka kemiskinan akan datang ke dalam rumah tangganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Silahkan Anda membaca dalam Amsal 6:6-9. Kemalasan akan mendatangkan kemiskinan dan kesengsaraan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. SUKA BANGUN PAGI (ayat 15)&lt;br /&gt;Jam berapa Anda bangun? Jika Anda seorang isteri maka Anda harus bangun pagi-pagi. Jangan menunggu semua orang sudah bangun baru kemudian Anda baru turun dari tempat tidur. Bangunlah pada saat hari masih gelap, lalu berlutut dalam doa. Doakan suami dan anak-anak. Jadilah pendoa syafaat bagi mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. TIDAK BOROS (ayat 16)&lt;br /&gt;Seorang isteri harus menggunakan keuangan dengan benar. Jangan membelanjakan uang untuk sesuatu yang tidak bermanfaat. Tetapi pergunakan keuangan Anda untuk sesuatu yang bermanfaat bagi Anda dan bagi keluarga Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. PELITANYA TIDAK PADAM (ayat 18)&lt;br /&gt;Lukas 12:35 menuliskan, bahwa pinggang kita harus tetap berikat dan pelita harus tetap menyala. Artinya seorang isteri rohnya harus tetap menyala. Jangan biarkan roh Anda padam. Anda tidak akan bisa bekerja dan melayani keluarga dengan baik apabila roh Anda padam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. SUKA MENOLONG (ayat 20)&lt;br /&gt;Seorang isteri atau sebagai gereja Tuhan kita harus suka menolong dan suka memperhatikan orang-orang yang kekurangan. Jangan jadi isteri yang pelit tetapi jadilah isteri yang murah hati. Jika Anda suka menolong, maka Tuhan juga akan menolong kebutuhan rumah tangga dan keluarga Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. OPTIMIS dg HARI DEPAN (ayat 25)&lt;br /&gt;Artinya seorang isteri tidak boleh  putus asa menghadapi setiap pergumulan. Tidak putus asa menghadapi anak-anak yang nakal. Tidak putus asa menghadapi suami yang tidak mau bertobat. Jika Anda seorang isteri yang sedang menghadapi banyak masalah, yakinlah Tuhan PASTI sanggup menolong Anda. Tertawalah dengan hari depan Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. MULUTNYA PENUH HIKMAT (ayat 26)&lt;br /&gt;Seorang isteri yang bijaksana, mulutnya penuh dengan hikmat. Lidahnya penuh dengan kelemah-lembutan. Tidak kasar. Tutur katanya santun, penuh dengan kasih. Dengan perkataannya seorang isteri dapat memadamkan amarah dari suaminya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh seorang isteri yang bijaksana dan penuh dengan hikmat adalah  Abigail. Silahkan baca: I Samuel 25.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. TAKUT AKAN TUHAN (ayat 30)&lt;br /&gt;Karakter isteri yang ke sepuluh adalah takut akan Tuhan. Takut akan Tuhan merupakan kecantikan rohani dari seorang isteri. Jangan hanya cantik secara fisik, tetapi milikilah kecantikan di dalam sikap dan karakter Anda. Tuhan lebih tertarik dengan kecantikan rohani Anda dari pada kecantikan fisik Anda.&lt;br /&gt;Amien.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/396043792536113274-2157117892939030799?l=www.petramanado.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.petramanado.web.id/feeds/2157117892939030799/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=396043792536113274&amp;postID=2157117892939030799' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/2157117892939030799'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/2157117892939030799'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.petramanado.web.id/2011/10/karakter-seorang-isteri-sifat-mempelai.html' title='Karakter Seorang Istri'/><author><name>Sugeng B. Susanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09021084899529667218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/-09Q0QluRTYc/Tr3jt6Zyz-I/AAAAAAAAAwk/LuVwfKpmLxw/s220/my%2Bfamily.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-2tyKwsVBQXw/TvQ_vOjO-uI/AAAAAAAAAyA/6mimusCQX3c/s72-c/Steve-Nash-Wife-Alejandra%2Bcopy.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-396043792536113274.post-8538640839888927148</id><published>2011-06-20T07:25:00.000+08:00</published><updated>2011-06-20T07:29:50.217+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Khotbah Gembala'/><title type='text'>Tongkat Kerajaan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-sXhwdjGtJvQ/Tf6GBuUvmxI/AAAAAAAAAwc/qXqrtm3UsqY/s1600/tongkat%2Bmusa.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 227px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-sXhwdjGtJvQ/Tf6GBuUvmxI/AAAAAAAAAwc/qXqrtm3UsqY/s320/tongkat%2Bmusa.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5620076749177985810" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;" Tongkat kerajaan tidak akan beranjak dari Yehuda ataupun lambang pemerintahan dari antara kakinya, sampai dia datang yang berhak atasnya, maka kepadanya akan takluk bangsa-bangsa." Kejadian 49:10&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Tongkat kerajaan Yehuda merupakan lambang atau nubuatan mengenai tongkat yang dipakai oleh Tuhan Yesus untuk membangun kerajaan-Nya di muka bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tongkat merupakan bagian penting dari kehidupan orang-orang pada jaman dulu. Tongkat menjadi identitas bagi sebagian orang pada waktu itu. Biasanya tongkat orang-orang pada jaman dulu selalu diukir dengan nama pemiliknya. Bahkan suatu waktu, untuk meneguhkan kepemimpinan Harun, duabelas suku harus membawa tongkat yang diukir dengan nama mereka ke hadapan Tuhan (Bilangan 17:1-9).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk melangkah di tahun yang baru ini kita membutuhkan tongkat kerajaan. Tongkat ini penting bagi perjalanan hidup kita di tengah dunia yang gelap ini. Sebagaimana orang buta tidak bisa lepas dari tongkat, demikian pula dengan hidup kita. Kita membutuhkan tongkat kerajaan yang akan menuntun kita masuk ke dalam rencana Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita periksa apa yang dimaksud dengan tongkat kerajaan.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;1. TONGKAT KEBENARAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Mazmur 45:7 &lt;br /&gt;" Takhtamu kepunyaan Allah, tetap untuk seterusnya dan selamanya, dan tongkat kerajaanmu adalah tongkat kebenaran."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tongkat kebenaran adalah firman Allah karena kebenaran itu firman Allah. Tanpa firman Allah kita akan tersesat. Agar sepanjang tahun ini kita tidak salah jalan, maka firman Tuhan harus menjadi penuntun hidup kita. Firman Allah akan mengarahkan langkah kaki kita kepada tujuan hidup yang Tuhan telah tetapkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah sebabnya setiap hari kita harus bergantung kepada tongkat kebenaran. Sesungguhnya kita tidak bisa dipisahkan dari tongkat kebenaran seperti orang buta yang tidak bisa sampai kepada tujuan kalau tidak ada tongkat di tangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Firman Allah akan mendatangkan iman dalam hidup kita. Tantangan-tantangan di tahun ini harus kita hadapi dengan iman. Jangan takut dengan tantangan, karena tantangan merupakan alat yang Tuhan pakai untuk meningkatkan kualitas iman kita. Tantangan melatih iman kita.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;2. TONGKAT KASIH KARUNIA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ester 5:2 &lt;br /&gt;" Ketika raja melihat Ester, sang ratu, berdiri di pelataran, berkenanlah raja kepadanya, sehingga raja mengulurkan tongkat emas yang di tangannya ke arah Ester, lalu mendekatlah Ester dan menyentuh ujung tongkat itu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tongkat kerajaan yang berikut adalah tongkat kasih karunia. Ester memiliki pengalaman dengan tongkat kasih karunia ini, yaitu ketika bangsa Yahudi hendak dimusnahkan oleh Haman. Mordekhai memberikan nasihat kepada Ester agar dia menghadap raja dan meminta belas kasihan raja agar bangsanya selamat dari maksud jahat Haman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengikuti saran dari Mordekhai, Ester harus berani bayar harga. Jaman itu ada satu aturan yang diterapkan oleh kerajaan, yaitu jika seseorang menghadap raja   tanpa   dipanggil, maka  ada  dua  hal yang akan terjadi. Pertama, apabila raja tidak berkenan, maka orang itu akan mati. Sebaliknya jika raja berkenan, maka raja akan mengulurkan tongkatnya. Itu adalah tongkat kemurahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada waktu Ester menghadap, raja senang dan memberikan kemurahan kepada Ester dengan bukti dia mengulurkan tongkat emasnya kepada Ester. Kasih karunia diberikan kepada Ester bahkan raja akan memberikan apapun yang diminta oleh Ester. Luar biasa. Inilah kasih karunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Siap Kehilangan Nyawa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kasih karunia itu didapat oleh Ester karena dia rela bayar harga. Dia siap untuk mati seandainya raja tidak berkenan. Ester tidak akan mendapatkan kemurahan itu apabila dia takut kehilangan nyawanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ester 4:16b&lt;br /&gt;Aku serta dayang-dayangku pun akan berpuasa demikian, dan kemudian aku akan masuk menghadap raja, sungguhpun berlawanan dengan undang-undang; kalau terpaksa aku mati, biarlah aku mati."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudara, kalau kita bersedia bayar harga, maka Tuhan akan memberikan tongkat kasih karunia kepada kita. Kalau kita tidak bersedia mati dari ego, mati dari keakuan dan mati dari kedagingan, maka kita tidak akan memperoleh tongkat kasih karunia.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;3. TONGKAT OTORITAS&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kejadian 32:10&lt;br /&gt;" ... sekali-kali aku tidak layak untuk menerima segala kasih dan kesetiaan yang Engkau tunjukkan kepada hamba-Mu ini, sebab aku membawa hanya tongkatku ini waktu aku menyeberangi sungai Yordan ini, tetapi sekarang telah menjadi dua pasukan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Tongkat Yakub&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Yakub memiliki tongkat otoritas atau kuasa. Pada waktu Yakub meninggalkan kampung halamannya, dia tidak bawa apa-apa dan tidak punya apa-apa. Hanya tongkat yang dia bawa. Tetapi itu bukan sembarang tongkat. Itu adalah tongkat kuasa. Sehingga dia bisa memiliki dua pasukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Tongkat Musa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Demikian pula dengan Musa. Hanya berbekal tongkat, dia berhasil membawa bangsa Israel keluar dari belenggu Mesir. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keluaran 4:17 &lt;br /&gt;" Dan bawalah tongkat ini di tanganmu, yang harus kaupakai untuk membuat tanda-tanda mujizat."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Musa membawa tongkat otoritas di tangan nya. Dengan tongkat itu dia melepaskan bangsa Israel dari perbudakan Mesir. Ketika Musa mengangkat tongkat, Mesir menerima hukuman (baca: tulah). Tetapi bangsa Israel menerima kelepasan. Ketika Musa mengangkat tongkatnya, laut Teberau terbelah sehingga terbuka jalan keluar bagi orang Israel yang sedang dikejar-kejar oleh pasukan Mesir. Orang Israel selamat tetapi pasukan Mesir binasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tongkat kuasa bagi orang benar merupakan pertolongan dan kelepasan tetapi bagi orang berdosa merupakan hukuman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;4. TONGKAT PENDISIPLINAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Amsal 13:24&lt;br /&gt;" Siapa tidak menggunakan tongkat, benci kepada anaknya; tetapi siapa mengasihi anaknya, menghajar dia pada waktunya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tongkat kerajaan yang ke-empat yaitu tongkat pendisiplinan. Seperti seorang ayah menghajar anaknya dengan tongkat demikian pula dengan Bapa kita. Kalau anak kita berbuat kesalahan pasti akan kita tegur bahkan mungkin akan dihajar dengan tongkat karena kita mengasihi anak kita. Demikian pula dengan Tuhan. Karena kasihNya, Dia tegur dan hajar kita mungkin dengan penyakit, dengan kebangkrutan dalam usaha dan lain sebagainya  agar kita sadar dan bertobat dari kesalahan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;5. TONGKAT PENGUKUR&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Wahyu 11:1 &lt;br /&gt;Kemudian diberikanlah kepadaku sebatang buluh, seperti tongkat pengukur rupanya, dengan kata-kata yang berikut: "Bangunlah dan ukurlah Bait Suci Allah dan mezbah dan mereka yang beribadah di dalamnya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tongkat kerajaan yang kelima adalah tongkat pengukur. Tuhan pakai untuk mengukur kedewasaan kita. Tuhan ukur apakah kita bisa menjadi mempelai atau tidak. Sebab itu mari kita periksa hidup kita.&lt;br /&gt;Amin.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/396043792536113274-8538640839888927148?l=www.petramanado.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.petramanado.web.id/feeds/8538640839888927148/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=396043792536113274&amp;postID=8538640839888927148' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/8538640839888927148'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/8538640839888927148'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.petramanado.web.id/2011/03/kerajaan-allah.html' title='Tongkat Kerajaan'/><author><name>Sugeng B. Susanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09021084899529667218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/-09Q0QluRTYc/Tr3jt6Zyz-I/AAAAAAAAAwk/LuVwfKpmLxw/s220/my%2Bfamily.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-sXhwdjGtJvQ/Tf6GBuUvmxI/AAAAAAAAAwc/qXqrtm3UsqY/s72-c/tongkat%2Bmusa.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-396043792536113274.post-1733338948877300779</id><published>2011-06-20T06:48:00.003+08:00</published><updated>2011-06-20T07:06:55.138+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Khotbah Gembala'/><title type='text'>Angkatan yang Bengkok Hati</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-RIfroSpzeQc/Tf6A5ChgGLI/AAAAAAAAAwM/KWqPmbg5Zz0/s1600/heart.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 294px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-RIfroSpzeQc/Tf6A5ChgGLI/AAAAAAAAAwM/KWqPmbg5Zz0/s320/heart.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5620071102423242930" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Bacaan: Filipi 2:12-18&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Lakukanlah segala sesuatu dengan tidak bersungut-sungut dan berbantah-bantahan, supaya kamu tiada beraib dan tiada bernoda, sebagai anak-anak Allah yang tidak bercela di tengah-tengah angkatan yang bengkok hatinya dan yang sesat ini, sehingga kamu bercahaya di antara mereka seperti bintang-bintang di dunia…”&lt;br /&gt;Filipi 2:14-15 &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Surat Filipi ini ditulis oleh Rasul Paulus ketika dia berada di dalam penjara. Inti dari surat Filipi ini berbicara tentang sukacita di dalam Kristus. Paulus sedang menasehati jemaat Tuhan bahwa sukacita yang sejati itu tidak tergantung keadaan atau situasi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang dituliskan oleh Paulus itu bukan sekedar teori melainkan kebenaran yang telah dialami oleh Paulus. Tentu kita sepakat jika saya katakan Paulus ini seorang hamba Tuhan yang paling banyak mengalami penderitaan dibandingkan dengan rasul-rasul yang lain. Tetapi semua kesusahan dan penderitaan yang dialami oleh Paulus tidak membuat dia kehilangan sukacita, bahkan di dalam penjara sekalipun dia tetap bersukacita. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Apa nasihat Paulus dari dalam penjara?&lt;br /&gt;Kerjakan Keselamatanmu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Filipi 2:12&lt;br /&gt;” Hai saudara-saudaraku yang kekasih, kamu senantiasa taat; karena itu tetaplah kerjakan keselamatanmu dengan takut dan gentar, bukan saja seperti waktu aku masih hadir, tetapi terlebih pula sekarang waktu aku tidak hadir.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BIS&lt;br /&gt;” Sebab itu, Saudara-saudara yang tercinta, sebagaimana kalian selalu taat kepada saya pada waktu saya berada di tengah-tengah kalian, maka lebih-lebih sekarang pada waktu berjauhan, hendaklah kalian tetap taat (kepada saya). Kalian sudah diselamatkan oleh Allah, jadi berusahalah terus supaya kesejahteraanmu menjadi sempurna. Lakukanlah itu dengan hormat dan patuh kepada Allah...” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kerjakan keselamatan = tetap taat dan berusaha terus&lt;br /&gt;• Lakukan dengan tidak bersungut-sungut – Fil 2:14a&lt;br /&gt;• Lakukan dengan tidak berbantah-bantah – Fil 2:14b&lt;br /&gt;• Supaya tidak beraib dan tidak bernoda – Fil 2:15&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup tidak beraib dan tidak bernoda serta hidup tidak bercela di tengah-tengah angkatan yang bengkok hati. Paulus memberikan warning kepada kita supaya kita tidak terkontaminasi dengan virus dosa. Paulus memberikan peringatan agar kita tidak ikut-ikutan bengkok hati dan sesat hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa yang tergolong angkatan yang bengkok hati? Mari, hari ini saya ajak saudara untuk  bercermin melalui kebenaran firman ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Ciri angkatan yang bengkok hati:&lt;br /&gt;1. Tidak mempunyai Kesetiaan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ulangan 32:20&lt;br /&gt;“ Ia berfirman: Aku hendak menyembunyikan wajah-Ku terhadap mereka, dan melihat bagaimana kesudahan mereka, sebab mereka itu suatu angkatan yang bengkok, anak-anak yang tidak &lt;br /&gt;mempunyai kesetiaan.” &lt;br /&gt;Bangsa Israel adalah suatu umat yang suka sekali meninggalkan Allah dan berpaling kepada berhala-berhala. &lt;br /&gt;• Mereka suatu umat yang tidak memiliki pendirian. &lt;br /&gt;• Sebentar sungguh-sungguh menyembah Tuhan tetapi kemudian mereka menyembah berhala. &lt;br /&gt;• Sebentar setia, sebentar tidak setia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mazmur 78:8&lt;br /&gt;dan jangan seperti nenek moyang mereka, angkatan pendurhaka dan pemberontak, angkatan yang tidak tetap hatinya dan tidak setia jiwanya kepada Allah. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Bukti Ketidaksetiaan Israel&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Anda ingat bagaimana bangsa Israel begitu mudahnya meninggalkan Tuhan pada waktu Musa naik ke atas gunung Sinai untuk menerima sepuluh hukum dari Tuhan? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kisah Patung Anak Lembu Emas&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Keluaran 32&lt;br /&gt;• Mereka tidak sabar menunggu Musa. &lt;br /&gt;• Orang-orang yang tidak setia itu membuat patung anak lembu emas untuk disembah (Kel 32). &lt;br /&gt;• Hati orang Israel begitu mudahnya disesatkan dan dibengkokkan oleh ketidaksetiaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kisah Patung Baal Peor&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Bilangan 25&lt;br /&gt;Dalam kesempatan yang lain mereka menyembah patung Baal Peor akibatnya Tuhan memukul mereka sehingga dua puluh empat ribu orang mati terkena tulah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jaman Nabi Hosea&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Hosea 4:1&lt;br /&gt;Demikian pula pada jaman nabi Hosea. Mereka kehilangan kesetiaan, kasih dan kehilangan pengenalan akan Allah sehingga berakibat Tuhan menyerahkan mereka ke tangan raja Asyur (Hosea 4:1-3).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hosea 4:1 &lt;br /&gt;“ Dengarlah firman TUHAN, hai orang Israel, sebab TUHAN mempunyai perkara dengan penduduk negeri ini, sebab tidak ada kesetiaan dan tidak ada kasih, dan tidak ada pengenalan akan Allah di negeri ini.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hosea 4:2 &lt;br /&gt;“ Hanya mengutuk, berbohong, membunuh, mencuri, berzinah, melakukan kekerasan dan penumpahan darah menyusul penumpahan darah.” &lt;br /&gt;Saat ini kita juga hidup di antara orang-orang seperti itu. Orang-orang yang hatinya mudah dibengkokkan oleh ketidaksetiaan. &lt;br /&gt;• Ada beberapa orang kristen yang tidak punya pendirian. Tidak punya komitmen. Baik komitmen dengan Tuhan, komitmen dengan gereja maupun komitmen dengan pelayanan. Akibatnya mereka beribadah seenaknya dan melayani semau gue. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hosea 4:3 &lt;br /&gt;“ Sebab itu negeri ini akan berkabung, dan seluruh penduduknya akan merana; juga binatang-binatang di padang dan burung-burung di udara, bahkan ikan-ikan di laut akan mati lenyap.” &lt;br /&gt;Inilah akibatnya!!!&lt;br /&gt;Inilah akhirnya yang terjadi dalam kehidupan mereka. &lt;br /&gt;• Tidak ada lagi sukacita dan damai sejahtera di dalam rumah tangga, yang ada hanya suasana perkabungan. Suasana kesedihan. Di dalam rumah tangga  tidak ada lagi kehidupan melainkan suasana kematian. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi ini berlanjut sampai pada jaman Tuhan Yesus:&lt;br /&gt;Matius 23:23&lt;br /&gt;”Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab persepuluhan dari selasih, adas manis dan jintan kamu bayar, tetapi yang terpenting dalam hukum Taurat kamu abaikan, yaitu: keadilan dan belas kasihan dan kesetiaan. Yang satu harus dilakukan dan yang lain jangan diabaikan.” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Matius 23:36&lt;br /&gt;Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya semuanya ini akan ditanggung angkatan ini!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang terjadi? KESUNYIAN – Mat 23:38&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Teguran atau Hajaran?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ibrani 12:6 &lt;br /&gt;“ Karena Tuhan menghajar orang yang dikasihi-Nya, dan Ia menyesah orang yang diakui-Nya sebagai anak.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan sangat mengasihi kita, itulah sebabnya Dia menegur kita jika kita berbuat salah. Kalau teguran Tuhan kita abaikan, maka Tuhan akan pakai cara yang kedua, yaitu hajaran. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kapan Tuhan menegur kita? &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pada waktu firman Tuhan disampaikan, saat itulah Tuhan sedang menegur kita. Jika teguran firman atau nasihat firman dari seorang hamba Tuhan kita abaikan, maka Tuhan akan menghajar kita. Kalau Tuhan memukul atau menghajar kita bukan berarti Tuhan tidak mengasihi kita, justru Tuhan sedang menunjukkan kasih-Nya kepada kita melalui teguran atau hajaran. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa demikian? Ya, karena Tuhan tidak ingin kita terjerumus dan terjerat ke dalam dosa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu berarti di dalam setiap pukulan, hajaran, kesusahan atau penderitaan itu ada tujuan yang baik dari Tuhan. Sebab itu, jangan hanya lihat hajarannya tetapi belajarlah untuk melihat tujuan yang baik dari Tuhan melalui hajaran itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Ujian Kesetiaan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Untuk melihat kesetiaan seseorang, maka Tuhan akan mengijinkan seseorang itu masuk ke dalam situasi tertentu di dalam hidupnya. Kapan itu terjadi? Atau kapan kesetiaan kita diuji oleh Tuhan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Saat JANJI TUHAN belum digenapi &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pada saat janji Tuhan belum digenapi di dalam hidup kita, saat itulah kesetiaan kita diuji. Apakah kita masih setia, sementara doa-doa kita belum mendapat jawaban? Matius 24:45-47.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Saat TUGAS diberikan kepada kita&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Yang kedua, kesetiaan kita diuji pada waktu tugas diberikan kepada kita. Apakah kita mengembangkan tugas (talenta) yang Tuhan berikan atau justru kita sembunyikan ke dalam tanah – Matius 25:14-30.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari Saudara, kita waspada dan berjaga-jaga dan tetap setia melayani Tuhan. Jangan sampai kita kehilangan kesetiaan. &lt;br /&gt;• Mari kita tetap setia meskipun janji Tuhan belum digenapi dalam hidup kita. &lt;br /&gt;• Mari kita setia melakukan tugas yang Tuhan percayakan, karena jika kita setia dengan percaya yang kecil maka Tuhan akan memberikan tanggung jawab dalam perkara yang besar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;2. Mengajar FA tetapi TIDAK melakukannya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Matius 23:3&lt;br /&gt;” Sebab itu turutilah dan lakukanlah segala sesuatu yang mereka ajarkan kepadamu, tetapi janganlah kamu turuti perbuatan-perbuatan mereka, karena mereka mengajarkannya tetapi tidak melakukannya.” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan Yesus mengecam dan menegur dengan keras orang Farisi dan Ahli Taurat karena mereka angkatan yang bengkok hatinya. &lt;br /&gt;• Mereka hanya mengajar tetapi tidak melakukan.&lt;br /&gt;• Bicara kasih tetapi mereka sendiri hidup dalam kebencian&lt;br /&gt;• Bicara memberi tetapi mereka sendiri PELIT&lt;br /&gt;• Bicara KUDUS tetapi mereka sendiri hidup dalam KENAJISAN&lt;br /&gt;• Suruh orang lain KERJA KERAS tetapi diri sendiri MALAS – Mat 23:4&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;3. Meninggikan diri / Sombong&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Matius 23:6-7  Mereka suka tempat yang terbaik pada pesta-pesta, dan kursi istimewa di rumah-rumah ibadat.&lt;br /&gt;Matius 23:7  mereka suka menerima penghormatan di pasar dan suka dipanggil Rabi. &lt;br /&gt;Matius 23:12  Dan barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang sombong itu sesungguhnya hatinya bengkok / tidak lurus&lt;br /&gt;Habakuk 2:4&lt;br /&gt;” Sesungguhnya, orang yang membusungkan dada, tidak lurus hatinya, tetapi orang yang benar itu akan hidup oleh percayanya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;4. Menghalangi orang Beribadah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Matius 23:13&lt;br /&gt;” Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, karena kamu menutup pintu-pintu Kerajaan Sorga di depan orang. Sebab kamu sendiri tidak masuk dan kamu merintangi mereka yang berusaha untuk masuk.” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BIS:&lt;br /&gt;"Celakalah kalian guru-guru agama dan orang-orang Farisi! Kalian tukang berpura-pura. Kalian menghalangi orang untuk menjadi anggota umat Allah. Kalian sendiri tidak mau menjadi anggota umat Allah, dan orang lain yang mau, kalian rintangi.” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ANGKATAN yang bengkok hati ini menghalangi orang lain beribadah/melayani, tetapi diri sendiri tidak mau beribadah/melayani. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;5. Hidup dalam Kemunafikan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Matius 23:25&lt;br /&gt;” Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab cawan dan pinggan kamu bersihkan sebelah luarnya, tetapi sebelah dalamnya penuh rampasan dan kerakusan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BIS:&lt;br /&gt;” Celakalah kalian guru-guru agama dan orang-orang Farisi! Kalian tukang berpura-pura! Mangkuk-mangkuk dan piring-piringmu kalian cuci bersih-bersih bagian luarnya, padahal bagian dalamnya kotor sekali dengan hal-hal yang kalian dapat dengan kekerasan dan keserakahan.” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang munafik itu:&lt;br /&gt;• Kelihatannya luarnya bersih tetapi dalamnya kotor&lt;br /&gt;• Kelihatannya luarnya lurus tetapi dalamnya bengkok&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Munafik artinya: hanya mementingkan PENAMPILAN LUAR SAJA!!! Luar dan dalam TIDAK SAMA!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amin&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/396043792536113274-1733338948877300779?l=www.petramanado.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.petramanado.web.id/feeds/1733338948877300779/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=396043792536113274&amp;postID=1733338948877300779' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/1733338948877300779'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/1733338948877300779'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.petramanado.web.id/2011/06/angkatan-yang-bengkok-hati.html' title='Angkatan yang Bengkok Hati'/><author><name>Sugeng B. Susanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09021084899529667218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/-09Q0QluRTYc/Tr3jt6Zyz-I/AAAAAAAAAwk/LuVwfKpmLxw/s220/my%2Bfamily.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-RIfroSpzeQc/Tf6A5ChgGLI/AAAAAAAAAwM/KWqPmbg5Zz0/s72-c/heart.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-396043792536113274.post-5346204998856878691</id><published>2011-03-21T08:46:00.002+08:00</published><updated>2011-06-20T07:14:34.652+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Khotbah Gembala'/><title type='text'>Terbang Bagai Rajawali</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-Ln7ZgNbM2cU/Tf6B4cZS13I/AAAAAAAAAwU/PEOrv191NqE/s1600/eagle.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 238px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-Ln7ZgNbM2cU/Tf6B4cZS13I/AAAAAAAAAwU/PEOrv191NqE/s320/eagle.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5620072191699900274" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; “ Tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah.” &lt;br /&gt; Yesaya 40:31 &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt; Hari-hari ini banyak orang yang letih, lesu dan berbeban berat. Tidak sedikit di antara mereka yang jatuh tersandung. Tetapi firman Tuhan berkata,  orang-orang  yang  menanti-nantikan Tuhan akan mendapat kekuatan baru. Mereka diumpamakan seperti rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya.  &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt; Apa yang membuat kita bisa terbang tinggi seperti rajawali? &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt; Anak Kecil dan Penjual Balon &lt;br /&gt; Pada suatu hari ada seorang anak kecil yang hendak membeli sebuah balon. Pertama ia mengambil sebuah balon yang berwarna merah, beberapa saat ia amati balon itu lantas dikembalikan lagi. Kemudian ia ambil yang berwarna hijau, lantas dikembalikan lagi. Ia ambil lagi yang berwarna biru, kuning, putih dan sampai semua warna ia sudah ambil tapi semuanya dikembalikan. &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt; Kemudian sang Penjual bertanya kepada anak kecil itu: “ Adik, sebetulnya kamu mau balon yang warna apa?” Sang anak balik bertanya:   “ Pak, saya mau beli balon yang bisa terbang tinggi. Balon warna apa yang bisa terbang tinggi Pak?” &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt; Sambil tersenyum sang Penjual berkata:  “ Bukan warnanya yang membuat terbang tinggi tapi gas yang ada di dalam balon yang membuat balon-balon ini terbang tinggi.” &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt; Benar saudara, bukan warnanya yang membuat balon-balon itu bisa terbang tetapi isi dari balon itulah yang menyebabkan balon itu bisa terbang! &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt; Begitu pula dengan hidup kita. Bukan apa yang nampak di luar yang membuat kita bisa terbang tinggi seperti rajawali, tetapi apa yang ada di dalam diri kita.  &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt; Apa yang ada di dalam diri kita yang membuat kita bisa terbang tinggi mengatasi badai kehidupan?  &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt; DNA Rajawali atau Ayam? &lt;br /&gt; Mengapa anak-anak rajawali bisa terbang setelah dewasa sedangkan anak-anak ayam tidak padahal mereka sama-sama memiliki sayap? Karena DNA mereka berbeda. Anak-anak rajawali mewarisi DNA dari induknya yang memiliki kemampuan untuk terbang tinggi.  &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt; DNA apa yang ada di dalam diri Anda? DNA ayam atau DNA rajawali? Sifat dan kekuatan apa yang tersimpan di dalam diri Anda?  &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt; Bukan penampilan luar Anda yang membuat Anda bisa terbang, melainkan apa yang ada di dalam diri Anda: semangat, roh atau motivasi yang ada di dalam diri Anda. &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt; DNA Rajawali &lt;br /&gt; DNA adalah bagian dari sel makhluk hidup yang menentukan bentuk, sifat dan tabiat. Orang kristen yang kuat digambarkan seperti rajawali. Itulah sebabnya kita perlu mengetahui sifat dari rajawali. &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt; Mari kita pelajari ciri atau sifat rajawali yang perlu kita ketahui agar dapat memotivasi kita untuk menjadi orang kristen yang kuat. &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt; 1. Pandangan jauh ke depan  &lt;br /&gt; Menurut ilmuwan, kemampuan penglihatan burung rajawali diperkirakan 8 kali pandangan mata manusia. Menurut penyelidikan mereka, rajawali diperkirakan mampu melihat hingga jarak 6 km. Itu artinya, jika Anda memiliki mata seperti rajawali, maka Anda akan memiliki pandangan yang jauh ke depan. Memiliki visi yang jauh ke depan. &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt; Jika Anda memiliki mata seperti rajawali, maka Anda akan memikirkan masa depan Anda. Bukan hanya memikirkan kesenangan sesaat. &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt; Anda tidak akan pernah bisa memiliki masa depan yang baik, jika tidak memikirkan dan memulainya dari sekarang. Jangan hanya memikirkan kesenangan untuk hari ini melainkan pikirkanlah jauh ke masa depan Anda (Filipi 3:13). &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt; Sebab itu kalau sekolah, sekolah yang betul. Kalau kuliah, kuliah yang betul. Kalau kerja, kerja yang betul. &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt; 2. Bergerak  Dengan Cepat &lt;br /&gt; Menurut penyelidikan, kecepatan rajawali diperkirakan 320 km/jam. Hal ini menggambarkan kehidupan orang kristen yang kuat. Tidak santai tetapi berlari untuk mencapai tujuan yang Tuhan tetapkan. &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt; Filipi 3:14 menuliskan, sekarang bukan saatnya santai melainkan saat untuk berlari meraih mahkota:  &lt;br /&gt; “ ... dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus.”  &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt; Zakheus berlari mendahului orang banyak! &lt;br /&gt; Zakheus memiliki keinginan yang besar untuk bisa bertemu dengan Yesus. Badannya yang pendek dan orang banyak tidak bisa menghalangi dia untuk bertemu dengan Yesus. Zakheus berlari mendahului orang banyak. Kerinduan dan semangat yang ada di dalam dirinya membuat ia bisa mengatasi semua rintangan sehingga ia dapat bertemu dengan Yesus (Lukas 19:1-10).   &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt; Mari singkirkan penghalang yang ada di dalam hati Anda dan berlarilah untuk berjumpa dengan Tuhan. Jika Anda bertemu dengan Tuhan seperti Zakheus, maka hidup Anda akan diubahkan!!! &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt; 3. Dididik  dan Dilatih Untuk Mandiri &lt;br /&gt; Bayi rajawali bertumbuh dengan cepat, hanya dalam waktu dua sampai tiga minggu mereka sudah mampu berdiri. Setelah bulu-bulunya tumbuh, induknya mulai melatih untuk terbang dan berburu.  &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt; Kalau sudah bisa terbang dan bisa berburu mencari mangsa sendiri, anak rajawali akan terbang meninggalkan sarang induknya, mandiri. Cari rumah sendiri dan cari makan sendiri. Tidak terus bergantung kepada induknya. &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt; Orang yang sudah dewasa, apalagi kalau sudah menikah, semestinya harus belajar dari anak rajawali ini. Belajar mandiri. Cari rumah sendiri, meskipun kontrakan. Cari makan sendiri, walaupun cuman lauk tempe dan sayur kangkung. (saya tidak bermaksud menyinggung yang masih tinggal di rumah mertua: tetapi saya memberikan pandangan ke depan ...  supaya mulai memikirkan untuk menata masadepan keluarga kita). &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt; 4. Setia kepada Pasangannya &lt;br /&gt; Masih menurut penyelidikan, di dunia ini hanya ada dua jenis unggas yang menganut faham monogami (satu pasangan), yaitu rajawali dan merpati. Kedua hewan unggas ini tidak suka ganti pasangan. Selama pasangannya masih hidup, kedua hewan ini akan selalu setia mendampingi pasangannya. Inilah sifat yang justru sudah mulai luntur di dalam diri manusia. Kesetiaan!!! &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt; Bagaimana dengan Anda??? &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt; &lt;div style='clear: both; text-align: center; font-size: xx-small;'&gt;Published with Blogger-droid v1.6.7&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/396043792536113274-5346204998856878691?l=www.petramanado.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.petramanado.web.id/feeds/5346204998856878691/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=396043792536113274&amp;postID=5346204998856878691' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/5346204998856878691'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/5346204998856878691'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.petramanado.web.id/2011/03/terbang-bagai-rajawali.html' title='Terbang Bagai Rajawali'/><author><name>Sugeng B. Susanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09021084899529667218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/-09Q0QluRTYc/Tr3jt6Zyz-I/AAAAAAAAAwk/LuVwfKpmLxw/s220/my%2Bfamily.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-Ln7ZgNbM2cU/Tf6B4cZS13I/AAAAAAAAAwU/PEOrv191NqE/s72-c/eagle.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-396043792536113274.post-3467900160821139845</id><published>2011-03-11T07:22:00.003+08:00</published><updated>2011-03-11T07:35:04.748+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Khotbah Gembala'/><title type='text'>Ruang Tunggu Kehidupan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-enqvehvD3Ic/TXlfyLbq9KI/AAAAAAAAAwA/5ccdv9a2x6s/s1600/WAITING-ROOM-SYMBOL-299x300.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 299px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-enqvehvD3Ic/TXlfyLbq9KI/AAAAAAAAAwA/5ccdv9a2x6s/s320/WAITING-ROOM-SYMBOL-299x300.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5582598528769389730" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;RUANG TUNGGU KEHIDUPAN&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ada sebuah ruangan yang tidak disukai dalam sebuah gedung, entahkah gedung kantor pemerintah, perusahaan, rumah sakit, apotik, bengkel, bandara atau gedung-gedung yang lain. Tahukah Anda apa nama ruangan itu? Ya betul, ruang tunggu!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jarang kita melihat orang berwajah riang pada saat berada di ruang tunggu. Biasanya justru terlihat wajah-wajah yang capek, bosan atau ngantuk. Itulah sebabnya di beberapa ruang tunggu sebuah gedung biasanya dipasang televisi atau tumpukan majalah dan koran ada di rak atau meja. Bahkan ada kantor-kantor yang ruang tunggunya sudah dilengkapi dengan fasilitas wifi untuk akses internet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa tujuannya? Supaya mereka yang berada di ruang tunggu tidak bosan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, tahukah Anda bahwa dalam kehidupan ini Tuhan juga menyediakan “ruang tunggu kehidupan” bagi Anda dan saya? Meskipun kita tidak suka, lelah dan bosan, kita tidak bisa menghindari ruang tunggu ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ruang Tunggu Tokoh Alkitab&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;1. Ruang Tunggu ABRAHAM&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Abraham harus masuk ke ruang tunggu kehidupan paling tidak selama duapuluh lima tahun sebelum ia menjadi bapa banyak bangsa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada waktu ia berumur tujuhpuluh lima tahun, Tuhan berjanji akan membuat keturunan Abraham seperti bintang-bintang di langit    (Kej 12:4, Kej 15:5). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Janji itu digenapi setelah Abraham berumur seratus tahun. Abraham dan Sara harus menunggu selama duapuluh lima tahun di ruang tunggu yang disediakan oleh Tuhan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;2. Ruang Tunggu YUSUF&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Selama tigabelas tahun Yusuf harus berada di ruang tunggu sebelum dia meraih kesuksesan sebagai perdana menteri di Mesir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada waktu berumur tujuhbelas tahun, Yusuf mendapatkan visi (janji) dari Tuhan untuk menjadi orang yang sukses (Kej 37:2-7). Visi itu baru menjadi kenyataan setelah ia berumur tigapuluh tahun (Kej 41:46). Itu berarti Yusuf harus menanti di ruang tunggu kehidupan selama tigabelas tahun. Apa yang dialami oleh Yusuf selama berada di ruang tunggu itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan hal yang menyenangkan yang ia dapat selama menanti. Ia dibenci oleh saudara-saudaranya sendiri. Ia dibuang ke dalam sumur dan dijual kepada pedagang dari Median. Bahkan puncaknya setelah sedikit kesuksesan sudah ia raih sewaktu bekerja di rumah Potifar, justru ia difitnah oleh isteri Potifar lantaran Yusuf menolak untuk selingkuh. Akibatnya ia harus mendekam di dalam penjara yang gelap di Mesir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penjara inilah yang menjadi ruang tunggu Yusuf untuk menantikan janji Tuhan. Tidak ada televisi, tidak ada koran atau majalah apalagi akses internet. Yusuf harus berjuang untuk mengatasi rasa sepi dan kesendirian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi rencana Tuhan tidak pernah gagal di dalam hidupnya. Penantiannya tidak sia-sia. Yusuf akhirnya keluar dari ruang tunggu kehidupan itu. Bukan hanya mendapatkan kebebasan dari penjara melainkan juga mendapatkan apa yang menjadi mimpinya, yaitu ia diangkat oleh Firaun menjadi penguasa di tanah Mesir. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kej 41:41&lt;br /&gt;Selanjutnya Firaun berkata kepada Yusuf: "Dengan ini aku melantik engkau menjadi kuasa atas seluruh tanah Mesir."  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;3. Ruang Tunggu MUSA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Musa harus menanti selama empatpuluh tahun di ruang tunggu sebelum ia berhasil melakukan tugas besar, yaitu membebaskan umat Israel dari belenggu Firaun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kis 7:23&lt;br /&gt;“ Pada waktu ia berumur empat puluh tahun, timbullah keinginan dalam hatinya untuk mengunjungi saudara-saudaranya, yaitu orang-orang Israel.” &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Pada waktu umur empatpuluh tahun, Musa gagal menjadi pembebas, walaupun ia memiliki kuasa yang besar di tanah Mesir. Tetapi empatpuluh tahun kemudian setelah ia dibawa masuk ke ruang tunggu oleh Tuhan di padang gurun Midian, Musa berhasil membebaskan umat Israel dari perbudakan.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kis 7:30&lt;br /&gt;“Dan sesudah empat puluh tahun tampaklah kepadanya seorang malaikat di padang gurun gunung Sinai di dalam nyala api yang keluar dari semak duri.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;4. Ruang Tunggu UMAT ISRAEL&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Setelah bebas dari perbudakan Mesir, umat Israel tidak langsung bisa menikmati janji Tuhan. Mereka harus masuk ruang tunggu selama empatpuluh tahun di padang gurun sebelum mereka menikmati tanah perjanjian yaitu tanah Kanaan yang penuh dengan kelimpahan (Kel 16:35, Ulangan 8:2-4).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak respon yang umat Israel tunjukkan selama berada di ruang tunggu kehidupan. Seringkali mereka bersungut karena cobaan yang mereka hadapi. Banyak di antara mereka yang bimbang dan tidak percaya terhadap janji Tuhan. Belum lagi mereka memberontak dan mempersalahkan Musa. Akibatnya sebagian besar di antara mereka tewas di padang gurun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I Korintus 10:5,10&lt;br /&gt;“ Tetapi sungguhpun demikian Allah tidak berkenan kepada bagian yang terbesar dari mereka, karena mereka ditewaskan di padang gurun.” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Dan janganlah bersungut-sungut, seperti yang dilakukan oleh beberapa orang dari mereka, sehingga mereka dibinasakan oleh malaikat maut.” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana seharusnya sikap hidup kita sewaktu berada di ruang tunggu kehidupan? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;1. Menunggu dengan SABAR&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ibrani 6:15&lt;br /&gt;“ Abraham menanti dengan sabar dan dengan demikian ia memperoleh apa yang dijanjikan kepadanya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang isteri Abraham pernah tidak sabar menanti anak perjanjian, sehingga ia menyarankan Abraham untuk kawin lagi. Hasilnya lahirlah Ismael (Kej 16:2).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian Abraham kembali bangkit untuk menanti anak yang Tuhan janjikan. Kesabarannya membuahkan hasil, Sara mengandung dan melahirkan Ishak setelah ia menanti selama duapuluh lima tahun di ruang tunggu kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;2. Menunggu dengan IMAN&lt;/span&gt;  &lt;br /&gt;Ibrani 11:11&lt;br /&gt;“Karena iman ia juga dan Sara beroleh kekuatan untuk menurunkan anak cucu, walaupun usianya sudah lewat, karena ia menganggap Dia, yang memberikan janji itu setia.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abraham tetap menanti dengan percaya meskipun secara manusia tidak mungkin isterinya bisa hamil karena selain sudah mati haid, isterinya juga sudah sangat tua. Tetapi iman Abraham berhasil mengalahkan kemustahilan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;3. Menunggu sambil BERJAGA-JAGA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Lukas 12:36-37&lt;br /&gt;“Dan hendaklah kamu sama seperti orang-orang yang menanti-nantikan tuannya yang pulang dari perkawinan, supaya jika ia datang dan mengetok pintu, segera dibuka pintu baginya. Berbahagialah hamba-hamba yang didapati tuannya berjaga-jaga ketika ia datang.”  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita bukan hanya menunggu penggenapan janji Tuhan tetapi juga sedang menunggu kedatangan Tuhan sebagai Mempelai Pria Sorga. Itulah sebabnya kita harus menunggu sambil berjaga-jaga dengan penuh kewaspadaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat datang di ruang tunggu kehidupan sampai Tuhan menggenapi setiap janji-Nya!&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/396043792536113274-3467900160821139845?l=www.petramanado.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.petramanado.web.id/feeds/3467900160821139845/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=396043792536113274&amp;postID=3467900160821139845' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/3467900160821139845'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/3467900160821139845'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.petramanado.web.id/2011/03/ruang-tunggu-kehidupan.html' title='Ruang Tunggu Kehidupan'/><author><name>Sugeng B. Susanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09021084899529667218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/-09Q0QluRTYc/Tr3jt6Zyz-I/AAAAAAAAAwk/LuVwfKpmLxw/s220/my%2Bfamily.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-enqvehvD3Ic/TXlfyLbq9KI/AAAAAAAAAwA/5ccdv9a2x6s/s72-c/WAITING-ROOM-SYMBOL-299x300.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-396043792536113274.post-5103474881902835424</id><published>2011-03-05T19:50:00.001+08:00</published><updated>2011-03-05T19:57:23.017+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Khotbah Gembala'/><title type='text'>Upah Ketaatan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-i0wLlc_zxBk/TXIlAmxAEBI/AAAAAAAAAv0/j9PBGDWDEtI/s1600/KUNCI%2BTAAT.png"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 249px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-i0wLlc_zxBk/TXIlAmxAEBI/AAAAAAAAAv0/j9PBGDWDEtI/s320/KUNCI%2BTAAT.png" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5580563580601765906" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu Ia berkata kepadaku: "Perkataan-perkataan ini tepat dan benar, dan Tuhan, Allah yang memberi roh kepada para nabi, telah mengutus malaikat-Nya untuk menunjukkan kepada hamba-hamba-Nya apa yang harus segera terjadi. Sesungguhnya Aku datang segera dan Aku membawa upah-Ku untuk membalaskan kepada setiap orang menurut perbuatannya.”&lt;br /&gt;Wahyu 22:6,12&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita cermati peristiwa yang terjadi akhir-akhir ini menandakan bahwa kedatangan Tuhan sudah semakin dekat. Apa yang dinubuatkan di dalam kitab wahyu satu persatu digenapi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Nubuat Alkitab PASTI terjadi!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Apa yang dinubuatkan di dalam kitab wahyu pasti terjadi karena perkataan Tuhan itu tepat dan benar. Jika firman-Nya berkata, Dia akan datang, pasti benar-benar akan datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan Yesus segera datang menjemput gereja Tuhan sebagai mempelai wanita. Dia datang dengan membawa upah bagi orang-orang yang menuruti firman-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa saja upah dari ketaatan yang Tuhan siapkan bagi gereja-Nya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;1. KEBAHAGIAAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;“ Sesungguhnya Aku datang segera. Berbahagialah orang yang menuruti perkataan-perkataan nubuat kitab ini!"   Wahyu 22:7&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan tidak bertanya berapa banyak firman yang telah Anda dengar atau sudah berapa kali Anda membaca Alkitab, tetapi Tuhan bertanya berapa banyak firman Allah yang telah Anda taati? Ketaatan akan membawa Anda kepada kebahagiaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebahagiaan tidak diukur dari berapa banyak harta yang Anda miliki, tetapi diukur dari berapa banyak firman yang Anda taati. Semakin taat maka Anda akan semakin bahagia. Jika seorang suami atau isteri mentaati firman Allah maka pintu kebahagiaan terbuka lebar di dalam rumah tangganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak pernikahan yang hancur dan tidak bahagia bukan karena kekurangan harta tetapi karena kurangnya ketaatan kepada firman Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suami yang tidak taat kepada firman Allah akan banyak menuntut kepada isterinya (juga sebaliknya). Tetapi suami atau isteri yang taat bukan saling menuntut melainkan saling melayani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yohanes 13:14-17  &lt;br /&gt;“ Jadi jikalau Aku membasuh kakimu, Aku yang adalah Tuhan dan Gurumu, maka kamupun wajib saling membasuh kakimu;  sebab Aku telah memberikan suatu teladan kepada kamu, supaya kamu juga berbuat sama seperti yang telah Kuperbuat kepadamu. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya seorang hamba tidaklah lebih tinggi dari pada tuannya, ataupun seorang utusan dari pada dia yang mengutusnya.   Jikalau kamu tahu semua ini, maka berbahagialah kamu, jika kamu melakukannya.” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saling membasuh kaki artinya saling melayani. Banyak orang kristen tahu tentang hal ini. Tetapi pertanyaannya bukan berapa banyak yang tahu melainkan berapa banyak yang melakukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Tinggalkan hidup yang lama!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Firman Allah mendidik kita untuk meninggalkan kefasikan dan keinginan duniawi sehingga kita hidup dengan bijaksana serta memperoleh kebahagiaan (Titus 2:12-13). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;2. DIBUKAKAN PINTU&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Wahyu 3:7-8&lt;br /&gt;"Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Filadelfia: Inilah firman dari Yang Kudus, Yang Benar, yang memegang kunci Daud; apabila Ia membuka, tidak ada yang dapat menutup; apabila Ia menutup, tidak ada yang dapat membuka. Aku tahu segala pekerjaanmu: lihatlah, Aku telah membuka pintu bagimu, yang tidak dapat ditutup oleh seorangpun. Aku tahu bahwa kekuatanmu tidak seberapa, namun engkau menuruti firman-Ku dan engkau tidak menyangkal nama-Ku.” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jemaat Filadelfia adalah jemaat yang kekuatannya tidak seberapa, tetapi karena mereka menuruti firman Allah, maka Tuhan membukakan pintu yang tertutup. Mereka diberikan kunci oleh Tuhan untuk membuka pintu-pintu yang tertutup, yaitu kunci ketaatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Milikilah kunci ketaatan agar Anda dibukakan pintu pekerjaan dan pelayanan. Pintu mujizat dan pemulihan akan terbuka apabila kita menuruti firman-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;3. DIBERIKAN MAHKOTA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Wahyu 3:10-11  &lt;br /&gt;“ Karena engkau menuruti firman-Ku, untuk tekun menantikan Aku, maka Akupun akan melindungi engkau dari hari pencobaan yang akan datang atas seluruh dunia untuk mencobai mereka yang diam di bumi. Aku datang segera. Peganglah apa yang ada padamu, supaya tidak seorangpun mengambil mahkotamu.” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mahkota hanya diberikan oleh Tuhan kepada orang-orang yang mentaati kehendak-Nya. mahkota apa saja yang akan diterima oleh mereka yang taat?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Pertama: Mahkota Kebenaran&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;II Timotius 4:5-8&lt;br /&gt;“ Tetapi kuasailah dirimu dalam segala hal, sabarlah menderita, lakukanlah pekerjaan pemberita Injil dan tunaikanlah tugas pelayananmu! Mengenai diriku, darahku sudah mulai dicurahkan sebagai persembahan dan saat kematianku sudah dekat. Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman. Sekarang telah tersedia bagiku mahkota kebenaran yang akan dikaruniakan kepadaku oleh Tuhan, Hakim yang adil, pada hari-Nya; tetapi bukan hanya kepadaku, melainkan juga kepada semua orang yang merindukan kedatangan-Nya.” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mahkota kebenaran diberikan kepada mereka yang memiliki penguasaan diri dan kesabaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mahkota kebenaran ini juga diberikan kepada mereka yang setia memberitkan Injil dan yang taat sampai akhir serta terus memelihara iman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kedua: Mahkota Kehidupan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Yakobus 1:12&lt;br /&gt;‘ Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan Allah kepada barangsiapa yang mengasihi Dia.” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mahkota kedua yang disediakan adalah mahkota kehidupan. Mahkota ini diberikan kepada mereka yang tetap taat meskipun di tengah penderitaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apapun yang sedang Anda alami, seberat apapun pencobaan yang menimpa hidup Anda, tetaplah taat kepada firman-Nya, karena mahkota kehidupan sedang menanti Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Ketiga: Mahkota Kemuliaan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;1 Petrus 5:4  &lt;br /&gt;“ Maka kamu, apabila Gembala Agung datang, kamu akan menerima mahkota kemuliaan yang tidak dapat layu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mahkota kemuliaan akan diberikan oleh Tuhan kepada mereka yang melayani dengan sukarela, tidak terpaksa dan penuh pengabdian diri. Sungguh-sungguh melayani sebagai “abdi atau hamba”. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1 Petrus 5:2&lt;br /&gt;“ Gembalakanlah kawanan domba Allah yang ada padamu, jangan dengan paksa, tetapi dengan sukarela sesuai dengan kehendak Allah, dan jangan karena mau mencari keuntungan, tetapi dengan pengabdian diri.” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apapun tanggungjawab kita, mari kita melayani dengan sukarela dan penuh kesungguhan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1 Petrus 5:3  &lt;br /&gt;“ Janganlah kamu berbuat seolah-olah kamu mau memerintah atas mereka yang dipercayakan kepadamu, tetapi hendaklah kamu menjadi teladan bagi kawanan domba itu.” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mahkota kemuliaan juga diberikan kepada orang-orang yang hidupnya menjadi teladan bagi orang-orang disekelilingnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapapun Anda dan apapun tanggungjawab Anda, mari kita menjadi teladan dalam hal ketaatan kepada Tuhan karena ada upah bagi setiap ketaatan kita.&lt;br /&gt;Amien.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/396043792536113274-5103474881902835424?l=www.petramanado.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.petramanado.web.id/feeds/5103474881902835424/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=396043792536113274&amp;postID=5103474881902835424' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/5103474881902835424'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/5103474881902835424'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.petramanado.web.id/2011/03/upah-ketaatan.html' title='Upah Ketaatan'/><author><name>Sugeng B. Susanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09021084899529667218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/-09Q0QluRTYc/Tr3jt6Zyz-I/AAAAAAAAAwk/LuVwfKpmLxw/s220/my%2Bfamily.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-i0wLlc_zxBk/TXIlAmxAEBI/AAAAAAAAAv0/j9PBGDWDEtI/s72-c/KUNCI%2BTAAT.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-396043792536113274.post-6262772304194608629</id><published>2011-02-26T20:22:00.001+08:00</published><updated>2011-02-26T20:22:00.930+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Khotbah'/><title type='text'>Airmata Tuhan</title><content type='html'>AIR MATA TUHAN &lt;br/&gt;  &lt;br/&gt; " Dan ketika Yesus telah dekat dan melihat kota itu, Ia menangisinya, kata-Nya: "Wahai, betapa baiknya jika pada hari ini juga engkau mengerti apa yang perlu untuk damai sejahteramu! Tetapi sekarang hal itu tersembunyi bagi matamu…”  &lt;br/&gt; Lukas 19:41-42 &lt;br/&gt;  &lt;br/&gt;  &lt;br/&gt; Apa yang menyebabkan Tuhan Yesus menangis?  Paling tidak ada dua peristiwa yang dicatat di dalam Alkitab tantang tangisan Tuhan Yesus. Pertama, Ia menangis pada waktu peristiwa kematian Lazarus (Yoh 11:35). Kedua, Ia menangis melihat kondisi Yerusalem. &lt;br/&gt;   &lt;br/&gt; Seperti apa kondisi Yerusalem sehingga Tuhan Yesus menangisinya? Pada waktu Yesus memasuki Yerusalem, mereka memberikan keledai untuk dipakai sebagai kendaraan oleh Tuhan Yesus. Mereka memberikan “red carpet” (penghormatan) dengan cara menghamparkan baju mereka di tengah jalan untuk dilewati oleh Tuhan Yesus seperti yang saat ini sering dilakukan untuk menyambut kedatangan tamu negara (Lukas 19:36-38). &lt;br/&gt;  &lt;br/&gt; Bukankah mereka sudah memberikan penyambutan dan penghormatan yang terbaik untuk Tuhan Yesus? Mengapa Ia menangisi Yerusalem? &lt;br/&gt;  &lt;br/&gt; Minimal ada tiga hal yang membuat Tuhan Yesus menangisi Yerusalem: &lt;br/&gt;  &lt;br/&gt; 1.Mereka tidak memiliki Damai    Sejahtera &lt;br/&gt; Lukas 19:42 &lt;br/&gt; Kata-Nya: "Wahai, betapa baiknya jika pada hari ini juga engkau mengerti apa yang perlu untuk damai sejahteramu! Tetapi sekarang hal itu tersembunyi bagi matamu.”  &lt;br/&gt;  &lt;br/&gt; Inilah penyebab pertama mengapa Tuhan Yesus menangis, yaitu karena orang-orang di Yerusalem tidak memiliki damai sejahtera. Mereka melakukan banyak   hal   untuk Tuhan  tetapi mereka tidak tahu bagaimana cara untuk mendapatkan damai sejahtera. Mereka berkorban dan memuji Tuhan tapi sayangnya hidup mereka tidak ada damai. Hal inilah yang menyebabkan Tuhan Yesus mengeluarkan air mata. &lt;br/&gt;  &lt;br/&gt; 2.Mereka tidak tahu waktu-Nya TUHAN &lt;br/&gt; Lukas 19:44 &lt;br/&gt; ”... dan mereka akan membinasakan engkau beserta dengan pendudukmu dan pada tembokmu mereka tidak akan membiarkan satu batupun tinggal terletak di atas batu yang lain, karena engkau tidak mengetahui saat, bilamana Allah melawat engkau." &lt;br/&gt;  &lt;br/&gt; Penyebab kedua Tuhan Yesus menangisi Yerusalem yaitu karena mereka tidak tahu lawatan Tuhan.  Ternyata mereka hanya sibuk dengan penyambutan tanpa mengerti apa yang sesungguhnyan harus mereka kerjakan. &lt;br/&gt;  &lt;br/&gt; Apa yang seharusnya kita lakukan pada saat Tuhan melawat? Jangan hanya sibuk dengan seremonial tetapi berikanlah waktu untuk Tuhan berbicara. Jangan bertindak seperti Marta tetapi duduklah di dekat kaki Tuhan seperti Maria yang mengerti lawatan Tuhan (Luk 10:38-42). &lt;br/&gt;  &lt;br/&gt; 3. Mereka membiarkan Bait Allah menjadi sarang penyamun &lt;br/&gt; Lukas 19:45-46 &lt;br/&gt; Lalu Yesus masuk ke Bait Allah dan mulailah Ia mengusir semua pedagang di situ, kata-Nya kepada mereka: "Ada tertulis: Rumah-Ku adalah rumah doa. Tetapi kamu menjadikannya sarang penyamun."  &lt;br/&gt;  &lt;br/&gt; Tuhan Yesus menangisi Yerusalem karena Bait Allah sudah berubah fungsi. Bait Allah sudah jadi sarang penyamun. Bait Allah sudah tidak menjadi rumah doa melainkan sudah menjadi rumah dosa. &lt;br/&gt;  &lt;br/&gt; Tuhan akan menangisi hidup kita jika hidup kita tidak lagi menjadi rumah doa karena sesungguhnya hidup kita adalah Bait Allah yang hidup (I Kor 3:16). &lt;br/&gt;  &lt;br/&gt; Apa yang harus kita lakukan agar air mata Tuhan tidak sia-sia dalam hidup kita? &lt;br/&gt;  &lt;br/&gt; Tidak cukup hanya sekedar memberikan fasilitas dan penghormatan kepada Tuhan. Kita harus mengerti kapan Tuhan melawat kita, kita juga harus sungguh-sungguh menjadikan hidup kita sebagai rumah doa serta hidup dalam damai sejahtera.  &lt;br/&gt;  &lt;br/&gt; Nah sekarang kita akan melihat apa yang bisa mendatangkan damai sejahtera untuk kita. Damai sejahtera untuk pelayanan kita, damai sejahtera untuk kota kita, damai sejahtera untuk rumah tangga kita, damai sejahtera untuk pekerjaan dan bisnis kita. &lt;br/&gt;  &lt;br/&gt; 1.BERDAMAI dengan ALLAH.  &lt;br/&gt; Efesus 2:14-17 &lt;br/&gt; ”Karena Dialah damai sejahtera kita, yang telah mempersatukan kedua pihak dan yang telah merubuhkan tembok pemisah, yaitu perseteruan... dan untuk memperdamaikan keduanya...” &lt;br/&gt;  &lt;br/&gt; Jadi hal pertama agar memiliki damai sejahtera adalah kita harus berdamai dengan Allah. Orang Yerusalem berseteru dengan Allah, mereka menolak Yesus.  &lt;br/&gt;  &lt;br/&gt; Begitu juga kalau kita mau memiliki damai sejahtera dalam hidup kita, maka  yang   perlu kita perhatikan adalah kita harus berdamai dengan Allah terlebih dahulu. Beberapa orang kristen ada yang tidak mau berdamai dengan Tuhan.  Kelihatannya mereka rajin ke gereja, tetapi kenyataannya hidup mereka tidak ada perdamaian dengan Tuhan. Ada dosa yang disembunyikan! &lt;br/&gt;  &lt;br/&gt; 2. HIDUP dalam KEBENARAN &lt;br/&gt; Yesaya 32:17 &lt;br/&gt; ”Di mana ada kebenaran di situ akan tumbuh damai sejahtera, dan akibat kebenaran ialah ketenangan dan ketenteraman untuk selama-lamanya.”  &lt;br/&gt;  &lt;br/&gt; Hidup dalam Kebenaran artinya hidup sesuai dengan firman Allah. Setelah berdamai  dengan Tuhan, hal kedua yang perlu untuk damai sejahtera kita yaitu kita harus hidup sesuai dengan firman-Nya.  &lt;br/&gt;  &lt;br/&gt; Bawalah kebenaran itu ke dalam rumah Anda agar ada damai sejahtera ada dalam rumah Anda. Kekayaan Anda tidak dapat membuat Anda penuh dengan damai sejahtera kalau Anda sendiri belum berdamai dengan Allah dan jikalau Anda belum hidup sesuai dengan firman-Nya.  &lt;br/&gt;  &lt;br/&gt; 3. HATI yang TEGUH &lt;br/&gt; Yesaya 26:3 &lt;br/&gt; “Yang hatinya teguh Kaujagai dengan damai sejahtera, sebab kepada-Mulah ia percaya.” &lt;br/&gt;  &lt;br/&gt; Hal ketiga yang penting untuk damai sejahtera kita adalah hati kita harus tetap teguh. Ada orang kelihatan fisiknya kuat tetapi rohnya lemah, tidak punya keteguhan di dalam hati. Orang yang seperti ini gampang disesatkan, gampang diombang-ambingkan. &lt;br/&gt;  &lt;br/&gt; Seseorang tidak punya keteguhan hati kalau dia tidak sungguh-sungguh hidup di dalam pengajaran sebaliknya kalau orang itu hidup dalam pengajaran maka ia tidak akan mudah melepaskan pengajaran dan ia akan memiliki hati yang teguh. &lt;br/&gt;  &lt;br/&gt; Kita harus berdiri teguh: teguh dalam komitmen, teguh dalam panggilan juga tetap teguh dalam penderitaan. &lt;br/&gt;  &lt;br/&gt; 4. TURUTI KEINGINAN ROH &lt;br/&gt; Roma 8:6 &lt;br/&gt; “Karena keinginan daging adalah maut, tetapi keinginan Roh adalah hidup dan damai sejahtera.” &lt;br/&gt;  &lt;br/&gt; Hal terakhir yang penting untuk damai sejahtera kita adalah turutilah keinginan roh. Dalam hati kita ada dua macam keinginan ada keinginan yang baik dan ada pula keinginan yang tidak baik, tergantung dari kita mau memilih yang mana. Turutilah keinginan roh, maka damai sejahtera akan datang dalam hidup Anda. &lt;br/&gt;  &lt;br/&gt; Akhirnya, jangan sia-siakan air mata Tuhan agar damai sejahtera dan anugerah-Nya tetap menyertai hidup kita. Amin.&lt;div style='clear: both; text-align: center; font-size: xx-small;'&gt;Published with Blogger-droid v1.6.7&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/396043792536113274-6262772304194608629?l=www.petramanado.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.petramanado.web.id/feeds/6262772304194608629/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=396043792536113274&amp;postID=6262772304194608629' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/6262772304194608629'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/6262772304194608629'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.petramanado.web.id/2011/02/airmata-tuhan_26.html' title='Airmata Tuhan'/><author><name>Sugeng B. Susanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09021084899529667218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/-09Q0QluRTYc/Tr3jt6Zyz-I/AAAAAAAAAwk/LuVwfKpmLxw/s220/my%2Bfamily.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-396043792536113274.post-5976656196875363748</id><published>2009-04-27T09:26:00.004+08:00</published><updated>2009-04-27T09:38:55.136+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Khotbah Gembala'/><title type='text'>Hidup Adalah Kesempatan</title><content type='html'>Kehidupan yang kita jalani sampai sekarang ini adalah kesempatan yang Tuhan masih berikan bagi setiap kita. Tiap hari Tuhan beri kita kesempatan. Karena itu, mari kita memanfaatkan setiap kesempatan yang Tuhan berikan kepada kita untuk melakukan hal-hal yang berkenan dihadapan Tuhan bukan malah sebaliknya hidup yang ada digunakan untuk keinginan dunia.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiap detik, tiap menit, Tuhan selalu memberikan kesempatan untuk kita. Pilihan ada di tangan kita, apakah kita mau melakukan hal-hal yang baik dan itu membawa kita kepada sesuatu yang lebih baik atau kita melakukan hal-hal yang buruk dan itu membawa kita semakin jauh dari Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesempatan dapat membuat kita menjadi lebih baik atau menjadi lebih buruk, itu tergantung bagaimana kita menggunakannya. Kita pakai kesempatan untuk melayani Tuhan atau melayani dosa? Pilihan ada di tangan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Galatia 5:13&lt;br /&gt;Saudara-saudara, memang kamu telah dipanggil untuk merdeka. Tetapi janganlah kamu mempergunakan kemerdekan itu sebagai kesempatan untuk kehidupan dalam dosa, melainkan layanilah seorang akan yang lain oleh kasih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan menghendaki hidup kita semakin hari jadi lebih baik dan semakin berkenan dihati-Nya. Manfaatkan setiap keadaan dan peristiwa sebagai kesempatan untuk belajar lebih lagi, jangan sia-siakan  setiap kesempatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang bijaksana adalah orang yang belajar dari kegagalannya. Selalu ada kebaikan dari setiap keburukan, Jika kita ingin belajar dari keburukan  maka kita akan mendapatkan kabaikan dari keburukan tersebut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam setiap peristiwa selalu ada kesempatan untuk belajar sesuatu. Jika kita inginkan satu kemenangan pasti kita akan melewati setiap proses dan tantangan, tetapi itu tergantung dari cara kita memandang setiap tantangan dan masalah yang ada. Apakah kita memandang masalah hanya sebagai masalah ataukah kita memandang masalah dan tantangan sebagai kesempatan bagi kita untuk menjadi lebih baik lagi, kesempatan untuk bertumbuh, berakar dan menghasilkan buah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengertian Kata “Kesempatan”&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;1. Waktu yang Tepat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesempatan (Yun:“Kairos”) artinya waktunya Tuhan. Waktu Tuhan selalu tepat, berbeda dengan waktunya manusia. Jangan sia-siakan kairos-Nya Tuhan dalam hidup kita. Sama seperti kisah Maria dan Marta. Marta melewatkan Kairos-Nya Tuhan tetapi maria memanfaatkan kesempatan tersebut untuk duduk dibawa kaki Tuhan, mendengarkan Tuhan berbicara karena Maria mengerti bahwa itu adalah waktu yang tepat untuk belajar sesuatu dari Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;2. Musim atau Waktu yang ditetapkan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang petani mengetahui musimnya untuk menanam dan menuai. Jika petani tersebut melewatkan musim menanam,  dia tidak akan dapat menuai pada saat musim menuai, ia harus menunggu  musim menanam berikutnya. Sebab itu mari belajar mengenal waktu atau musimnya Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita manfaatkan setiap kesempatan, karena kesempatan itu seperti musim. Jangan lewatkan setiap kesempatan yang ada, karena kita bisa kehilangan hal-hal terbaik yang Tuhan sudah sediakan bagi kita. &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;3. Pintu Masuk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesempatan (Yun: “Thura”) artinya pintu masuk (portal/entrance). Ketika Tuhan memberikan kesempatan, sebenarnya kita sedang berada di depan pintu masuk. Kesempatan setiap hari Tuhan berikan bagi kita untuk menjadi orang yang sukses. Setiap hari Tuhan membuka pintu bagi kita untuk jadi orang yang berhasil. Setiap orang yang memanfaatkan kesempatan tersebut pasti akan menjadi orang-orang yang berhasil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita ingin menjadi orang yang sukses, kita harus memanfaatkan setiap waktu yang Tuhan berikan. Pergunakan kesempatan tersebut untuk belajar hal-hal yang baru dari Tuhan. Saatnya kita menjadi orang-orang yang sukses, orang-orang yang diberkati. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Orang yang berhasil adalah orang yang memanfaatkan setiap kesempatan.” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Darimana datangnya kesempatan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;1. Lewat Masalah/Tantangan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;1 Korintus 16:9&lt;br /&gt;“Sebab di sini banyak kesempatan bagiku ntuk mengerjakan pekerjaan yang besar dan penting, sekalipun ada banyak penentang.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi sebagian orang, tantangan merupakan sesuatu yang menakutkan tapi sesungguhnya itu merupakan kesempatan untuk kita melakukan perbuatan yang besar dan penting.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang takut dengan masalah adalah orang-orang yang tidak pernah melakukan perbuatan yang besar dan penting. Untuk melakukan sesuatu yang besar dan penting, kita harus siap berhadapan dengan tantangan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara pandang kita terhadap setiap masalah harus berbeda, jangan pandang masalah sebagai masalah tetapi pandanglah masalah sebagai suatu kesempatan bagi kita untuk melakukan Firman Tuhan. Misalnya: ada orang yang memusuhi kita, maka itu adalah kesempatan untuk kita melakukan firman Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Firman yang mana? Firman Tuhan yang mengatakan: kasihilah musuhmu!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;2. Lewat  Aniaya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ketika Paulus ditangkap dan dipenjarakan merupakan kesempatan untuk menyaksikan kebesaran Tuhan (Kisah para Rasul 21:30). Kesempatan datang melalui aniaya tujuannya supaya kita dapat bersaksi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingat dengan Daniel, Sadrakh, Mesakh dan Abednego? Mereka tidak mungkin memiliki kesaksian yang dahsyat jikalau mereka tidak mengalami aniaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesempatan untuk &lt;br /&gt;Bertumbuh dan Berbuah&lt;br /&gt;Lukas 13:6-9 &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan mencari buah dalam hidup kita. Jika hidup kita tidak berbuah maka bisa terancam untuk ditebang oleh Tuhan seperti yang Tuhan lakukan terhadap pohon ara yang tidak berbuah (Baca: Lukas 13:3-6).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan sudah memberikan kesempatan kepada pohon ara untuk hidup di kebun anggur. Tetapi kesempatan itu tidak dimanfaatkan dengan baik. Tiga tahun tetap tidak berbuah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian atas permintaan pengurus kebun anggur, Tuhan memberikan kesempatan yang kedua kepada pohon ara untuk tetap hidup dengan tujuan agar berbuah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yunus diberikan kesempatan kedua untuk melakukan perintah Tuhan setelah kesempatan pertama dia buang dengan lari ke Tarsis. Petrus juga begitu. Dia sempat kembali kepada pekerjaannya sebelum dia kembali kepada panggilannya untuk menjala dan menggembalakan jiwa-jiwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya seperti itulah hidup kita. Kita diberikan kesempatan hidup di kebun anggur atau tempat penggembalaan agar kita bertumbuh dan berbuah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, kalau sekarang kita masih hidup itu artinya Tuhan masih memberikan kesempatan untuk kita bertumbuh dan berbuah. Amin.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/396043792536113274-5976656196875363748?l=www.petramanado.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.petramanado.web.id/feeds/5976656196875363748/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=396043792536113274&amp;postID=5976656196875363748' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/5976656196875363748'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/5976656196875363748'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.petramanado.web.id/2009/04/hidup-adalah-kesempatan.html' title='Hidup Adalah Kesempatan'/><author><name>Sugeng B. Susanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09021084899529667218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/-09Q0QluRTYc/Tr3jt6Zyz-I/AAAAAAAAAwk/LuVwfKpmLxw/s220/my%2Bfamily.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-396043792536113274.post-1945424937609922070</id><published>2009-03-13T07:13:00.002+08:00</published><updated>2009-03-13T07:16:15.669+08:00</updated><title type='text'>Pentingnya Penggembalaan</title><content type='html'>” Satu hal telah kuminta kepada TUHAN, itulah yang kuingini: diam di rumah TUHAN seumur hidupku, menyaksikan kemurahan TUHAN dan menikmati bait-Nya.”&lt;br /&gt;Mazmur 27:4&lt;br /&gt;Bacaan: Mazmur 27:4-6&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daud seorang yang memiliki kekayaan dan jabatan yang tinggi, karena dia seorang raja. Tetapi kekayaan dan jabatannya tidak bisa memberikan kepuasan dan kebahagiaan yang sejati. Masih ada yang kurang di dalam diri Daud. Hal itu terbukti dengan sebuah permintaan yang diajukan kepada Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Apa permintaan Daud?&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Dari bacaan kita pada hari ini kita mengetahui apa yang Daud minta. Daud meminta supaya dia dapat diam di dalam rumah Tuhan seumur hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mazmur 23:6 &lt;br /&gt;“Kebajikan dan kemurahan belaka akan mengikuti aku, seumur hidupku; dan aku akan diam dalam rumah TUHAN sepanjang masa.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalimat di atas merupakan ungkapan hati Daud untuk setia di rumah Tuhan. Ini berbicara mengenai komitmen Daud kepada Tuhan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kerinduan Daud untuk tinggal di rumah Tuhan ini dikaitkan dengan penggembalaan. Diam di rumah Tuhan itu berarti berbicara mengenai tinggal di tempat penggembalaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mazmur 23:1 &lt;br /&gt;Mazmur Daud. TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, setia di rumah Tuhan artinya setia berbibadah di tempat penggembalaan.Minggu lalu kita sudah bahas mengenai kesetiaan dan komitmen Daniel dalam hal ibadahnya kepada Tuhan. Akhirnya Tuhan memberikan kehormatan kepada Daniel meskipun dia harus melewati lembah kekelaman di dalam goa singa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebab itu jangan ada di antara kita yang mengabaikan ibadah. Ibadah itu berguna bukan hanya untuk perkara-perkara rohani melainkan berguna untuk hidup sekarang ini (jasmani) dan hidup yang akan datang (rohani).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I Timotius 4:8 &lt;br /&gt;Latihan badani terbatas gunanya, tetapi ibadah itu berguna dalam segala hal, karena mengandung janji, baik untuk hidup ini maupun untuk hidup yang akan datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada orang mungkin berkata: “ Percuma kamu beribadah. Keadaanmu tetap sama saja!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Apa betul ibadah kita percuma?&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;Ya, kalau kita beribadah tidak dengan segenap hati (Matius 15:8-9). Tetapi kalau kita beribadah dengan segenap hati, Tuhan membuat perbedaan dengan orang-orang yang tidak beribadah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebab itu jangan lagi kita berkata: “Percuma kamu beribadah!” hanya karena kita melihat anak, isteri atau suami hidupnya tidak berubah. Perubahan itu membutuhkan waktu. Tidak bisa orang itu rajin beribadah dalam satu bulan langsung kudus kayak Tuhan Yesus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan pernah memberikan teguran keras kepada orang Israel karena mereka berkata: “sia-sia beribadah kepada Allah!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maleakhi 3:13 &lt;br /&gt;Bicaramu kurang ajar tentang Aku, firman TUHAN. Tetapi kamu berkata: "Apakah kami bicarakan di antara kami tentang Engkau?" Kamu berkata: "Adalah sia-sia beribadah kepada Allah...!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan sampai kita dianggap kurang ajar oleh Tuhan karena perkataan kita. Hati-hati dengan lidah Anda karena Tuhan mencatat setiap apa yang kita ucapkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maleakhi 3:16 &lt;br /&gt;Beginilah berbicara satu sama lain orang-orang yang takut akan TUHAN: "TUHAN memperhatikan dan mendengarnya; sebuah kitab peringatan ditulis di hadapan-Nya bagi orang-orang yang takut akan TUHAN dan bagi orang-orang yang menghormati nama-Nya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan menghendaki Anda dan saya setia beribadah di tempat penggembalaan karena penggembalaan merupakan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;1. Tempat Menikmati Kemurahan-Nya&lt;/span&gt;  &lt;br /&gt;“...diam di rumah TUHAN seumur hidupku, menyaksikan kemurahan TUHAN dan menikmati bait-Nya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap orang yang setia beribadah di tempat penggembalaan akan menemukan kemurahan Tuhan karena Dia tidak akan membiarkan mereka kekurangan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehidupan Daud bergantung penuh kepada kemurahan Allah. Begitu pula seharusnya kehidupan Anda dan saya. Ketika kita bergantung kepada kemurahan Allah, maka Allah bertanggung jawab untuk memelihara hidup kita sehingga kita tidak akan pernah kekurangan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Tuhan adalah gembalaku, takkan kekurangan aku...”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita sungguh-sungguh menjadikan Tuhan sebagai Gembala kita, maka kita akan hidup dalam kemurahan-Nya. Dia akan menyediakan apa yang menjadi kebutuhan domba-domba-Nya. Sebagai Gembala, Tuhan pasti mencukupi apa yang menjadi kebutuhan kita baik rohani maupun jasmani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;2. Tempat Perlindungan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Mazmur 27:5 &lt;br /&gt;“ Sebab Ia melindungi aku dalam pondok-Nya pada waktu bahaya; Ia menyembunyikan aku dalam persembunyian di kemah-Nya, Ia mengangkat aku ke atas gunung batu. Maka sekarang tegaklah kepalaku, mengatasi musuhku sekeliling aku; dalam kemah-Nya aku mau mempersembahkan korban dengan sorak-sorai; aku mau menyanyi dan bermazmur bagi TUHAN.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Domba yang berada di dalam kandang akan aman dari ancaman serigala atau singa yang buas. Begitu pula dengan setiap orang kristen yang tinggal di kandang penggembalaan, akan mendapatkan perlindungan dari Gembala Agung. Di tempat penggembalaan kita akan aman dari serangan kuasa kegelapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak sedikit orang-orang kristen yang menjadi korban dari kuasa gelap karena mereka tidak tinggal di tempat penggembalaan.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingat Daniel? Dia dilindungi oleh Tuhan ketika berada di goa singa karena kesetiaannya beribadah kepada Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daniel 6:11 &lt;br /&gt;“Demi didengar Daniel, bahwa surat perintah itu telah dibuat, pergilah ia ke rumahnya. Dalam kamar atasnya ada tingkap-tingkap yang terbuka ke arah Yerusalem; tiga kali sehari ia berlutut, berdoa serta memuji Allahnya, seperti yang biasa dilakukannya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu pula dengan Sadrakh, Mesakh dan Abednego. Ketiga pemuda Yahudi yang takut akan Tuhan ini harus berhadapan dengan perapian yang menyala-nyala, tetapi karena komitmennya kepada Tuhan, akhirnya Tuhan lindungi. Tidak ada bau hangus di tubuh mereka.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebab itu setialah beribadah di tempat penggembalaan agar hidup Anda, keluarga dan usaha Anda dijaga dan dilindungi oleh Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;3. Tempat Berkorban &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Mazmur 27:6 &lt;br /&gt;“ Maka sekarang tegaklah kepalaku, mengatasi musuhku sekeliling aku; dalam kemah-Nya aku mau mempersembahkan korban dengan sorak-sorai; aku mau menyanyi dan bermazmur bagi TUHAN.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penggembalaan merupakan tempat bagi kita untuk berkorban. Apa yang harus kita korbankan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai keluarga Allah yang ditanam di tempat penggembalaan, kita harus bersedia berkorban waktu, pikiran, tenaga maupun harta kita untuk Tuhan. Bahkan kita juga harus siap untuk berkorban perasaan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Milikilah kesukaan untuk diam di rumah Tuhan seumur hidup kita. Amin.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/396043792536113274-1945424937609922070?l=www.petramanado.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.petramanado.web.id/feeds/1945424937609922070/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=396043792536113274&amp;postID=1945424937609922070' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/1945424937609922070'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/1945424937609922070'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.petramanado.web.id/2009/03/pentingnya-penggembalaan.html' title='Pentingnya Penggembalaan'/><author><name>Sugeng B. Susanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09021084899529667218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/-09Q0QluRTYc/Tr3jt6Zyz-I/AAAAAAAAAwk/LuVwfKpmLxw/s220/my%2Bfamily.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-396043792536113274.post-6793746565538785135</id><published>2009-03-13T07:02:00.004+08:00</published><updated>2009-03-13T07:13:09.258+08:00</updated><title type='text'>Buah Ketekunan</title><content type='html'>” Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan. Dan mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa."&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kis 2:42&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gereja mula-mula bertumbuh secara kualitas dan secara kuantitas. Pengikut Yesus pada jaman itu bertumbuh secara kualitas. Semakin hari mereka semakin dewasa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan menghendaki seiring dengan pertumbuhan usia kita kedewasaan rohani kita juga mengalami pertumbuhan. Bukan hanya umurnya bertambah tetapi rohaninya tetap kanak-kanak.&lt;span class="fullpost"&gt;   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jemaat mula-mula mengalami pertumbuhan dan pertambahan. Tiap-tiap hari ada jiwa-jiwa yang diselamatkan. Apa rahasianya? Karena di dalam jemaat ada mujizat dan tanda ajaib.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mujizat yang terbesar bukanlah ketika orang yang lumpuh bisa berjalan atau bahkan orang yang mati dibangkitkan melainkan ketika hidup kita diubahkan oleh Tuhan.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rahasia pertumbuhan gereja mula-mula ada di dalam ayat ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan. Dan mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa.”&lt;br /&gt;Kis 2:42&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kunci untuk mengalami pertumbuhan secara kualitas dan kuantitas dalam hidup yaitu: bertekun. Jemaat mula-mula bertekun dalam pengajaran dalam persekutuan dan dalam doa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu pula dengan Anda dan saya. Kita harus bertekun dalam tiga macam ibadah utama,   yaitu ibadah Raya, ibadah Pemahaman Alkitab  dan  ibadah Doa. Ini  adalah  tiga macam  alat  di dalam  Ruang Kudus dalam Tabernakel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika setiap jemaat mau bertekun dalam tiga macam ibadah ini, maka gereja kita akan mengalami pertumbuhan secara kualitas dan kuantitas. Ketika gereja sungguh-sungguh menjadi rumah Tuhan, maka mujizat pasti terjadi di tengah-tengah jemaat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda mungkin masih ingat waktu Tuhan Yesus masuk Bait Allah, sebelum terjadi mujizat Tuhan lebih dahulu membersihkan bait Allah. Kenapa harus dibersihkan? Karena Bait Allah dikotori oleh para pedagang merpati dan penukar uang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu Bait Allah sudah berubah fungsi, bukan sebagai rumah doa melainkan sudah menjadi sarang penyamun atau rumah dosa. Itulah sebabnya Tuhan Yesus mengembalikan fungsi rumah Allah sebagai rumah doa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Matius 21:12-13 &lt;br /&gt;Lalu Yesus masuk ke Bait Allah dan mengusir semua orang yang berjual beli di halaman Bait Allah. Ia membalikkan meja-meja penukar uang dan bangku-bangku pedagang merpati dan berkata kepada mereka: "Ada tertulis: Rumah-Ku akan disebut rumah doa. Tetapi kamu menjadikannya sarang penyamun."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah bait Allah kembali kepada fungsinya, maka terjadilah mujizat dan tanda ajaib. Orang-orang yang buta dicelikkan dan yang timpang dapat berjalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila di dalam gereja ada persekutuan, pengajaran dan doa-doa yang dinaikkan, maka akan ada mujizat. Perbuatan tangan Tuhan yang ajaib akan terjadi di dalam gereja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Buta Rohani&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Matius 21:14 &lt;br /&gt;Maka datanglah orang-orang buta dan orang-orang timpang kepada-Nya dalam Bait Allah itu dan mereka disembuhkan-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan tidak menghendaki anak-anaknya buta. Mungkin mata jasmaninya tidak buta tetapi mata hati dan mata imannya yang buta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang menjadi penyebab mata rohani seseorang buta?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;1. Tidak Percaya Injil &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;II Kor 4:3-4&lt;br /&gt;”Jika Injil yang kami beritakan masih tertutup juga, maka ia tertutup untuk mereka, yang akan binasa, yaitu orang-orang yang tidak percaya, yang pikirannya telah dibutakan oleh ilah zaman ini, sehingga mereka tidak melihat cahaya Injil tentang kemuliaan Kristus, yang adalah gambaran Allah.” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketidakpercayaan terhadap firman Allah akan membutakan mata rohani seseorang. Sebab itu jangan sampai ada benih ketidakpercayaan di dalam hati kita. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;2. Tidak Bertumbuh &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;2 Pet 1:5-9&lt;br /&gt;“ Justru karena itu kamu harus dengan sungguh-sungguh berusaha untuk menambahkan kepada imanmu kebajikan, dan kepada kebajikan pengetahuan, dan kepada pengetahuan penguasaan diri, kepada penguasaan diri ketekunan, dan kepada ketekunan kesalehan, dan kepada kesalehan kasih akan saudara-saudara, dan kepada kasih akan saudara-saudara kasih akan semua orang. Sebab apabila semuanya itu ada padamu dengan berlimpah-limpah, kamu akan dibuatnya menjadi giat dan berhasil dalam pengenalanmu akan Yesus Kristus, Tuhan kita. Tetapi barangsiapa tidak memiliki semuanya itu, ia menjadi buta dan picik, karena ia lupa, bahwa dosa-dosanya yang dahulu telah dihapuskan.” &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Iman kita harus bertumbuh. Iman yang benar akan membawa kita kepada penguasaan diri, kesalehan, ketekunan dan kasih. Jika tidak bertumbuh, maka kita bisa menjadi buta hati dan buta iman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;3.Benci dalam hati&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;I Yoh 2:9-11&lt;br /&gt;”...Tetapi barangsiapa membenci saudaranya, ia berada di dalam kegelapan dan hidup di dalam kegelapan. Ia tidak tahu ke mana ia pergi, karena kegelapan itu telah membutakan matanya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebencian akan membutakan hati kita. Sebab itu jangan menyimpan kebencian dan kepahitan dalam hati Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;4. Merasa diri sudah Kaya &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Why 3:17-18&lt;br /&gt;”...Karena engkau berkata: Aku kaya dan aku telah memperkayakan diriku dan aku tidak kekurangan apa-apa, dan karena engkau tidak tahu, bahwa engkau melarat, dan malang, miskin, buta dan telanjang,”   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita hanya membanggakan kekayaan jasmani saja, hal itu bisa membuat kita buta di mata Tuhan. Sebab itu mari kita singkirkan semua hal yang dapat membuat Anda dan saya mengalami kebutaan rohani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketekunan kita dalam pengajaran dan dalam doa akan menyingkirkan kebutaan dari dalam hati kita. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketekunan juga akan mendatangkan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;1. Mujizat dan Tanda Ajaib (Kis 2:43)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ketekunan akan mendatangkan mujizat dalam rumah tangga kita, dalam bisnis dan pekerjaan kita. Ketekunan kita dalam pengajaran akan menghasilkan mujizat yang besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang yang sukses adalah orang-orang yang tekun. Ketekunan akan membentuk pribadi yang tangguh dan tidak mudah putus asa atau tidak mudah menyerah kepada keadaan. Ketekunan akan membawa seseorang ke pintu gerbang kesuksesan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;2. Kesatuan (Kis 2:44)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kalau kita tekun dalam ibadah, tekun dalam pengajaran dan tekun dalam doa, maka akan menghasilkan kesatuan. Kalau kita bersatu maka Tuhan akan memerintahkan berkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang menyatukan kita? Pengajaran firman Allah. Kalau suami isteri dan anak-anak tekun dalam pengajaran, maka  keluarganya akan kuat karena bersatu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;3. Sikap Saling berbagi (Kis 2:45)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ketekunan dalam pengajaran akan membuat kita suka berbagi. Pengajaran firman Allah sanggup mengubah kita menjadi suka memberi dan berbagi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana dengan Anda???&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/396043792536113274-6793746565538785135?l=www.petramanado.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.petramanado.web.id/feeds/6793746565538785135/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=396043792536113274&amp;postID=6793746565538785135' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/6793746565538785135'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/6793746565538785135'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.petramanado.web.id/2009/03/buah-ketekunan.html' title='Buah Ketekunan'/><author><name>Sugeng B. Susanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09021084899529667218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/-09Q0QluRTYc/Tr3jt6Zyz-I/AAAAAAAAAwk/LuVwfKpmLxw/s220/my%2Bfamily.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-396043792536113274.post-1535320747432889418</id><published>2009-01-24T17:38:00.001+08:00</published><updated>2009-01-24T17:40:48.319+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Khotbah Gembala'/><title type='text'>Didikan dan Ajaran</title><content type='html'>Melalui ayat di atas Tuhan ingin membawa kita untuk menikmati masa depan yang lebih baik. Kata “karangan bunga yang indah bagi kepalamu” itu mengandung pengertian kemuliaan dan kehormatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap orang tentu menginginkan masa depan yang lebih baik. Hidup sukses, diberkati, kaya kemudian mati masuk sorga.&lt;span class="fullpost"&gt;  Seorang atlit yang bertanding tentu saja ingin mendapatkan mahkota sebagai juara. Mahkota kemenangan itu hanya bisa didapatkan apabila mentaati semua aturan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu pula dengan masa depan kita. Kita akan meraih masa depan kita apabila kita mengikuti aturan dan memenuhi syarat-syarat yang telah ditetapkan. Apa kata firman Allah agar kita dapat meraih masa depan yang lebih baik?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dengarkan didikan ayahmu dan ajaran ibumu!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan memberikan seorang ayah dan ibu, baik jasmani maupun rohani dengan tujuan untuk mendidik dan mengajar kita agar kita berhasil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanggung jawab orangtua adalah memberikan didikan dan ajaran kepada anak-anaknya. Tanggung jawab seorang anak yaitu mendengarkan dan mengikuti didikan dan ajaran dari orangtua. Masa depan seorang anak sangat dipengaruhi oleh didikan dan ajaran dari ayah dan ibunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Tanggung jawab Orangtua&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ulangan 6:6 &lt;br /&gt;“ Apa yang kuperintahkan kepadamu pada hari ini haruslah engkau perhatikan, haruslah engkau mengajarkannya berulang-ulang kepada anak-anakmu dan membicarakannya apabila engkau duduk di rumahmu, apabila engkau sedang dalam perjalanan, apabila engkau berbaring dan apabila engkau bangun.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manfaatkanlah setiap kesempatan untuk mendidik dan mengajar anak-anak Anda berulang-ulang sesuai dengan kebenaran, maka anak-anak Anda akan dapat meraih masa depan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amsal 1:8&lt;br /&gt;”Hai anakku, dengarkanlah didikan ayahmu, dan jangan menyia-nyiakan ajaran ibumu...” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata “didikan” (Ibrani: “musar”), mengandung beberapa pengertian: mendisiplin, menghukum dan mengoreksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan dalam Ibrani 12:5&lt;br /&gt;“ Dan sudah lupakah kamu akan nasihat yang berbicara kepada kamu seperti kepada anak-anak: "Hai anakku, janganlah anggap enteng didikan Tuhan, dan janganlah putus asa apabila engkau diperingatkan-Nya...”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata “didikan” (Yun: “paideia”) artinya: memberi pelajaran (edukasi) dan melatih (training).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, dalam keluarga harus ada didikan dalam bentuk pendisiplinan kepada anak-anak yang bersalah. Pendisiplinan atau hukuman itu merupakan alat untuk melatih dan memberikan pelajaran kepada anak-anak sehingga mereka mengalami perbaikan dalam hidup mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah sebabnya sebagai anak-anak jasmani maupun rohani jangan sampai kita menolak didikan dan ajaran dari orangtua kita baik di rumah maupun di gereja. &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Menolak Didikan = Bodoh&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Amsal 1:7 &lt;br /&gt;“Takut akan TUHAN adalah permulaan pengetahuan, tetapi orang bodoh menghina hikmat dan didikan.”&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Orang yang menolak didikan itu orang yang bodoh. Kenapa bodoh? Karena orang yang tidak mau dikoreksi dan tidak mau didisiplin akan kehilangan masa depannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Apa artinya orang bodoh?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Orang yang tidak mengikuti perintah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;I Sam 13:13 &lt;br /&gt;Kata Samuel kepada Saul: "Perbuatanmu itu bodoh. Engkau tidak mengikuti perintah TUHAN, Allahmu, yang diperintahkan-Nya kepadamu; sebab sedianya TUHAN mengokohkan kerajaanmu atas orang Israel untuk selama-lamanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saul ini raja yang bodoh karena dia tidak mengikuti perintah Tuhan. Dia raja yang tidak mentaati petunjuk Tuhan. Akibatnya dia kehilangan takhta bahkan kehilangan nyawanya di medan perang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda tidak mentaati perintah Tuhan maka sesungguhnya Anda orang yang bodoh. Bukan bodoh secara akademis melainkan bodoh di mata Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;2. Orang yang tidak mau dikoreksi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ciri kedua orang yang bodoh adalah apabila orang itu tidak mau dikoreksi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saul, adalah contoh orang yang tidak mau dikoreksi. Dia berdalih-dalih ketika ditanya oleh nabi Samuel tentang ketidaktaatannya kepada Tuhan (I Sam 15:1-30).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan Daud adalah contoh orang yang mau dikoreksi. Meskipun secara manusia kesalahan Daud lebih berat daripada Saul (berjinah dengan Batseba dan membunuh Uria) tetapi karena Daud mau ditegur dan dikoreksi oleh Tuhan melalui nabi Natan akhirnya Daud dipulihkan bahkan kerajaannya tidak tergoyahkan (II Sam 12:1-13).&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;3. Orang yang cepat naik darah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Amsal 14:17 &lt;br /&gt;“Siapa lekas naik darah, berlaku bodoh, tetapi orang yang bijaksana, bersabar.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang lekas naik darah adalah orang yang bodoh. Sebab itu singkirkan roh amarah dari dalam hati Anda!&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;4. Orang yang tidak menepati janji&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pkh 5:3 &lt;br /&gt;“Kalau engkau bernazar kepada Allah, janganlah menunda-nunda menepatinya, karena Ia tidak senang kepada orang-orang bodoh. Tepatilah nazarmu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang bodoh selanjutnya yaitu mereka yang bernazar atau berjanji tetapi tidak menepati. Kalau Anda tidak ingin jadi orang bodoh di mata Tuhan segera tepati nazar Anda. Jangan menunda-nunda menepati janji Anda!&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;5. Orang yang mengumpulkan harta untuk diri sendiri.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Luk 12:20-21  &lt;br /&gt;Tetapi firman Allah kepadanya: “Hai engkau orang bodoh, pada malam ini juga jiwamu akan diambil dari padamu, dan apa yang telah  Demikianlah jadinya dengan orang yang mengumpulkan harta bagi dirinya sendiri, jikalau ia tidak kaya di hadapan Allah." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan memberkati kita agar kita menjadi berkat bagi orang lain. Tuhan ingin menjadikan kita seperti danau Galilea yang di dalamnya banyak ikan-ikan yang hidup. Danau Galilea menjadi tempat ikan-ikan hidup karena danau ini menyalurkan air, bukan hanya menerima. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beda dengan Laut Mati. Laut ini dikatakan laut mati karena memang di dalamnya tidak ada kehidupan. Kadar garamnya sangat tinggi. Kenapa hal itu bisa terjadi? Karena laut Mati hanya menampung dan menyimpan tetapi tidak menyalurkan air. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan tidak menghendaki Anda dan saya hanya menampung berkat-berkat Tuhan tanpa menyalurkannya. Karena kalau demikian kita seperti laut mati. Sebagai keturunan Abraham kita harus menjadi berkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejadian 12:2 &lt;br /&gt;“ Aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar, dan memberkati engkau serta membuat namamu masyhur; dan engkau akan menjadi berkat.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari, mulai hari ini jangan kita menjadi orang yang bodoh. Bagikan apa yang Tuhan telah berikan kepada Anda karena apa yang telah kita kumpulkan tidak bisa kita bawa kalau kita mati. Mari kita berbagi dengan orang lain.&lt;br /&gt;Amin.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/396043792536113274-1535320747432889418?l=www.petramanado.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.petramanado.web.id/feeds/1535320747432889418/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=396043792536113274&amp;postID=1535320747432889418' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/1535320747432889418'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/1535320747432889418'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.petramanado.web.id/2009/01/didikan-dan-ajaran.html' title='Didikan dan Ajaran'/><author><name>Sugeng B. Susanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09021084899529667218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/-09Q0QluRTYc/Tr3jt6Zyz-I/AAAAAAAAAwk/LuVwfKpmLxw/s220/my%2Bfamily.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-396043792536113274.post-6565636879340418617</id><published>2009-01-24T17:35:00.000+08:00</published><updated>2009-01-24T17:37:45.903+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Khotbah Gembala'/><title type='text'>Pergantian Tahun</title><content type='html'>Oleh anugerah-Nya kita dapat melewati tahun 2008 bersama dengan Tuhan. Apa yang harus kita lakukan di saat pergantian tahun ini? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pergantian tahun adalah saat yang tepat untuk melakukan minimal  tiga hal penting:&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;1. Mensyukuri Berkat dan Anugerah-Nya&lt;br /&gt;Setiap pergantian tahun merupakan waktu yang sangat baik untuk kita mensyukuri setiap berkat dan pertolongan Tuhan dalam hidup, keluarga, pekerjaan dan pelayanan kita. Selama 365 hari Tuhan sudah menjaga dan mencukupi semua yang menjadi kebutuhan kita. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya tidak ada alasan bagi kita untuk tidak mengucap syukur. Nafas hidup yang kita masih bisa nikmati itu anugerah dari Tuhan yang harus kita syukuri. Makanan yang kita makan, minuman yang kita minum dan semua yang kita bisa dapatkan merupakan berkat dari Tuhan yang atasnya kita patut naikkan ucapan syukur kepada Dia yang memberikan-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segala sesuatu yang terjadi di sepanjang tahun 2008, entahkah hal yang baik maupun yang buruk yang menimpa kita dapat Tuhan buat untuk kebaikan kita. Bukankah firman Allah berkata bahwa Tuhan turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi kita? Kesulitan dan berkat, penderitaan dan mujizat  Tuhan bisa pakai untuk mendewasakan rohani kita.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Tuhan mendewasakan kita bukan hanya melalui pengajaran firman Allah. Pengajaran yang kita dengar akan mendatangkan pengetahuan bagi kita, tetapi pengajaran yang kita lakukan akan menghasilkan sikap atau gaya hidup Kristus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkat dan Kesukaran&lt;br /&gt;“ Tahun demi tahun berlalu menambah USIA kita, peristiwa demi peristiwa terjadi  mendewasakan SIKAP kita.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan tidak ingin kita hanya menjadi pendengar firman yang setia, tetapi Tuhan rindu kita menjadi pelaku firman. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di gereja kita mendengar pengajaran, tetapi itu baru teori. Agar pengajaran itu mendatangkan perubahan sikap dalam hidup kita, maka Tuhan akan ijinkan kita berhadapan dengan situasi yang tidak enak. Sikap dan perkataan orang dapat Tuhan pakai untuk mendewasakan iman, kasih dan pengharapan kita. Kesukaran dan penderitaan dapat Tuhan pakai untuk membuat kita lebih dewasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedewasaan rohani seseorang tidak diukur dari berapa banyak pengetahuan firman yang dia miliki tetapi diukur dari berapa banyak firman yang dia lakukan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Reaksi seseorang terhadap sebuah kejadian sesungguhnya menunjukkan keaslian dan kedewasaan orang itu.” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah sebabnya kita patut mensyukuri setiap peristiwa yang terjadi dalam hidup kita agar kita dapat bertumbuh menjadi lebih dewasa. Tahun yang baru harus lebih dewasa dalam menyikapi setiap masalah yang datang dalam hidup kita. Mari kita syukuri semua yang telah terjadi dalam hidup kita di sepanjang tahun 2008, agar kita bisa melangkah di tahun baru dengan sikap hati yang murni dan bersih.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Bersyukurlah atas setiap berkat yang Tuhan telah berikan di tahun 2008, sekecil apapun berkat itu, agar Tuhan memberikan kepada kita berkat yang lebih besar di tahun yang baru.    &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Mengevaluasi Kehidupan&lt;br /&gt;Hal kedua yang penting untuk kita lakukan di saat pergantian tahun adalah mengevaluasi kehidupan kita. Mengevaluasi keputusan-keputusan yang telah kita buat. Mengevaluasi perkataan dan tindakan yang telah kita lakukan serta mengevaluasi akibat dan hasil dari setiap perbuatan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap tahun, saya bersama keluarga selalu mengambil waktu khusus di akhir tahun untuk mengevaluasi perjalanan hidup dalam rumah tangga dan pelayanan. Menjelang waktu pergantian tahun, setelah bersyukur kepada Tuhan dalam doa, kami saling memaafkan atas kesalahan yang telah kami lakukan sepanjang tahun yang telah lewat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua itu saya dan keluarga lakukan karena tidak ingin memasuki tahun yang baru dengan membawa masalah atau kekecewaan yang terjadi di tahun sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana dengan Anda? Tinggalkan semua kekecewaan dan ketersinggungan di tahun yang lama. Jangan bawa kepahitan dan rasa sakit di tahun yang baru. Berdamailah dengan siapa Anda harus berdamai. Kesalahan suami, isteri, anak atau orang tua harus kita tinggalkan agar tapaki tahun yang baru dengan hati yang baru pula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Meningkatkan Kewaspadaan &lt;br /&gt;Hal ketiga yang penting untuk kita lakukan di saat pergantian tahun adalah meningkatkan kewaspadaan. Pergantian tahun merupakan waktu yang dinanti-nanti oleh kebanyakan orang. Sebagian besar dari kita merayakan saat pergantian tahun dengan suasana yang penuh sukacita. Pesta kembang api menjadi acara wajib bagi sebagian orang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makan minum, pesta pora seringkali mewarnai saat pergantian tahun. Padahal saat pergantian tahun merupakan saat di mana kita harus meningkatkan kewaspadaan. Kenapa? Karena pada waktu kita itulah iblis mendapatkan kesempatan besar untuk menyerang kehidupan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu Berperang&lt;br /&gt;Sejak jaman raja-raja perjanjian lama, pergantian tahun merupakan waktu untuk berperang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;II Samuel 11:1 &lt;br /&gt;“Pada pergantian tahun, pada waktu raja-raja biasanya maju berperang, maka Daud menyuruh Yoab maju beserta orang-orangnya dan seluruh orang Israel. Mereka memusnahkan bani Amon dan mengepung kota Raba, sedang Daud sendiri tinggal di Yerusalem.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang terjadi dengan raja Daud pada saat pergantian tahun? Daud dikalahkan oleh hawa nafsunya. Dia berjinah dengan isteri Uria. Kenapa bisa? Karena dia santai. Orang lain berperang, dia malah jalan-jalan di istananya (Baca: II Sam 11:1-27). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu iblis menyerang&lt;br /&gt;II Raj 13:20 &lt;br /&gt;“ Sesudah itu matilah Elisa, lalu ia dikuburkan. Adapun gerombolan Moab sering memasuki negeri itu pada pergantian tahun.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pergantian tahun biasanya dipakai oleh musuh untuk memasuki negeri. Hal itu juga bisa terjadi dalam hidup kita. Iblis bisa masuk ke dalam “negeri” (keluarga dan gereja) di saat pergantian tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda lihat, berapa banyak rumah tangga yang ribut di saat pergantian tahun? Gara-gara makanan mereka ribut. Gara-gara baju baru mereka ribut. Gara-gara kembang api mereka ribut. Gara-gara memilih tempat liburan mereka ribut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu pula dengan gereja. Kalau tidak waspada gereja juga bisa ribut. Gara-gara acara beberapa orang bisa tersinggung dan tersandung.  Sebab itu kita harus waspada saat pergantian tahun agar iblis tidak diuntungkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, mari di saat pergantian tahun ini kita terus menaikkan ucapan syukur kepada Tuhan dan terus mengoreksi diri kita serta meningkatkan kedewasaan dan kewaspadaan agar di tahun yang baru kita dapat mengatasi setiap masalah dan kesukaran dengan sikap hati yang benar. Tinggalkan semua yang lama dan hadapilah tantangan di tahun yang baru dengan semangat dan pengharapan yang baru. Amin.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/396043792536113274-6565636879340418617?l=www.petramanado.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.petramanado.web.id/feeds/6565636879340418617/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=396043792536113274&amp;postID=6565636879340418617' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/6565636879340418617'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/6565636879340418617'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.petramanado.web.id/2009/01/pergantian-tahun.html' title='Pergantian Tahun'/><author><name>Sugeng B. Susanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09021084899529667218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/-09Q0QluRTYc/Tr3jt6Zyz-I/AAAAAAAAAwk/LuVwfKpmLxw/s220/my%2Bfamily.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-396043792536113274.post-6575995964925928393</id><published>2008-12-30T07:40:00.005+08:00</published><updated>2011-12-21T13:32:12.567+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Khotbah Gembala'/><title type='text'>Respon terhadap Natal</title><content type='html'>" Maka masuklah mereka ke dalam rumah itu dan melihat Anak itu bersama Maria, ibu-Nya, lalu sujud menyembah Dia. Mereka pun membuka tempat harta bendanya dan mempersembahkan persembahan kepada-Nya, yaitu emas, kemenyan dan mur."&lt;br /&gt;Matius 2:11&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk kesekian kalinya kita kembali merayakan kelahiran Yesus Kristus. Apa yang sesungguhnya yang telah dan akan kita lakukan dalam merayakan kelahiran-Nya? Bagaimana respon kita terhadap natal?&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini saya mau ajak saudara melihat tiga macam reaksi terhadap kelahiran Yesus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Respon Ahli Taurat&lt;br /&gt;Matius 2:4-5 &lt;br /&gt;Maka dikumpulkannya semua imam kepala dan ahli Taurat bangsa Yahudi, lalu dimintanya keterangan dari mereka, di mana Mesias akan dilahirkan. Mereka berkata kepadanya: "Di Betlehem di tanah Yudea, karena demikianlah ada tertulis dalam kitab nabi..." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam kepala dan ahli Taurat menyelidiki berita mengenai kelahiran Yesus, tetapi sayang sekali mereka hanya menjadi "penyelidik" dan tidak menjadi pelaku firman yang mereka selidiki. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda hanya menyelidiki firman Allah dan tidak melakukannya, maka Anda sama dengan ahli Taurat yang tidak percaya dan tidak mengakui bahwa Yesus itu Mesias.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Respon Herodes&lt;br /&gt;Matius 2:8 &lt;br /&gt;Kemudian ia menyuruh mereka ke Betlehem, katanya: "Pergi dan selidikilah dengan seksama hal-hal mengenai Anak itu dan segera sesudah kamu menemukan Dia, kabarkanlah kepadaku supaya aku pun datang menyembah Dia."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu mendengar bahwa akan ada seorang raja yang lahir, Herodes meminta agar segera diselidiki di mana tempat bayi itu dilahirkan karena dia akan "menyembah Dia." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benarkah Herodes mau menyembah bayi Yesus yang dilahirkan oleh Maria? Tentu saja tidak. Di mulut dia berkata akan menyembah tetapi sesungguhnya dia mau membunuh bayi Yesus. Kenapa? Karena dia tidak ingin ada raja baru yang akan menyaingi dirinya (Mat 2:13-16).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kecemburuan dan irihati yang ada di dalam diri Herodes pada akhirnya melahirkan roh pembunuhan di dalam hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut seorang ahli sejarah yang bernama Yosephus, Herodes itu raja yang kejam dan haus darah. Usia 18 tahun dia membunuh iparnya yang bernama Aristobulus, karena di Yerusalem Aristobulus lebih dikagumi dari pada Herodes. Bahkan, kakek, isteri dan mertuanyapun menjadi korban keganasan Herodes. Puncaknya ketika bayi Yesus dilahirkan, dia memerintahkan untuk membunuh semua bayi yang dilahirkan pada waktu itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Respon Orang Majus&lt;br /&gt;Matius 2:11 &lt;br /&gt;Maka masuklah mereka ke dalam rumah itu dan melihat Anak itu bersama Maria, ibu-Nya, lalu sujud menyembah Dia. Mereka pun membuka tempat harta bendanya dan mempersembahkan persembahan kepada-Nya, yaitu emas, kemenyan dan mur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana respon orang Majus terhadap kelahiran Yesus? Orang Majus ini gambaran dari orang-orang yang mencari kehendak Allah. Kerinduannya untuk bertemu dengan bayi Yesus akhirnya berbuah kebaikan. Dia sungguh-sungguh berjumpa dengan Yesus secara pribadi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda mencari kehendak Allah seperti orang Majus, maka Anda akan berjumpa dengan Tuhan secara pribadi. Jika Anda berjumpa dengan Tuhan pasti hidup Anda akan berubah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak contoh di alkitab orang-orang yang berjumpa dengan Tuhan secara pribadi hidup mereka berubah. Abraham yang mustahil bisa memiliki anak karena isterinya mandul akhirnya berhasil menjadi bapa banyak bangsa karena dia bertemu dengan Tuhan. Begitu pula dengan Paulus. Sebelum bertemu dengan Tuhan, Saulus sangat menentang Jalan Tuhan, tetapi akhirnya menjadi seorang yang sangat radikal dalam pemberitaan Injil karena dia bertemu dengan Tuhan secara pribadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau Anda bertemu dengan Tuhan, maka akan banyak terjadi perubahan dalam hidup Anda. Pemulihan akan terjadi dalam keluarga dan pernikahan Anda bahkan mujizat akan terjadi dalam bisnis dan pekerjaan Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjumpaan Orang Majus&lt;br /&gt;Selama berhari-hari orang Majus mencari di mana bayi Yesus dilahirkan. Mereka harus mengorbankan waktu, pikiran, tenaga dan harta mereka untuk bisa bertemu dengan Sang Mesias.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang dilakukan oleh orang Majus setelah berjumpa dengan bayi Yesus?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Memberikan PENYEMBAHAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Matius 2:11 &lt;br /&gt;Maka masuklah mereka ke dalam rumah itu dan melihat Anak itu bersama Maria, ibu-Nya, lalu sujud menyembah Dia..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal pertama yang dilakukan orang Majus pada waktu bertemu dengan bayi Yesus yaitu sujud menyembah. Inilah respon yang yang seharusnya juga kita lakukan pada saat kita merayakan kelahiran-Nya. Tetapi banyak orang kristen yang lebih sibuk membuat kue natal dan menghias pohon natal dari pada menyembah Tuhan. Bahkan perayaan natal terkadang terkesan hanya sekedar pesta pora dan seremonial belaka sehingga kehilangan nilai spiritualnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Memberikan PERSEMBAHAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Matius 2:11&lt;br /&gt;Mereka pun membuka tempat harta bendanya dan mempersembahkan persembahan kepada-Nya, yaitu emas, kemenyan dan mur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah sujud menyembah, orang-orang Majus memberikan persembahan. Apa yang mereka persembahkan? Mereka mempersembahkan tiga barang mewah yang ada pada jaman itu. Persembahan mereka mengandung unsur nubuatan tentang apa yang akan terjadi di dalam diri Yesus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;1. Persembahan EMAS&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Emas merupakan persembahan untuk seorang raja. Persembahan orang Majus ini memberikan petunjuk kepada kita bahwa dia mengakui bahwa bayi yang baru dilahirkan itu akan menjadi seorang Raja.  Emas merupakan sesuatu yang berharga dan bernilai tinggi. Mari kita berikan persembahan bagi Raja kita sesuatu yang berharga. Apa itu sesuatu yang berharga?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Kehidupan yang disucikan&lt;br /&gt;2 Timotius 2:20-21&lt;br /&gt;“ Dalam rumah yang besar bukan hanya terdapat perabot dari emas dan perak, melainkan juga dari kayu dan tanah; yang pertama dipakai untuk maksud yang mulia dan yang terakhir untuk maksud yang kurang mulia. Jika seorang menyucikan dirinya dari hal-hal yang jahat, ia akan menjadi perabot rumah untuk maksud yang mulia, ia dikuduskan, dipandang layak untuk dipakai tuannya dan disediakan untuk setiap pekerjaan yang mulia.."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari berikan hidup Anda untuk disucikan oleh Tuhan dengan cara meninggalkan semua kejahatan dan membuang cara hidup yang lama agar penyembahan dan persembahan kita berharga di mata Tuhan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Kehidupan yang Teruji&lt;br /&gt;I Petrus 1:7 &lt;br /&gt;“ Maksud semuanya itu ialah untuk membuktikan kemurnian imanmu -- yang jauh lebih tinggi nilainya dari pada emas yang fana, yang diuji kemurniannya dengan api -- sehingga kamu memperoleh puji-pujian dan kemuliaan dan kehormatan pada hari Yesus Kristus menyatakan diri-Nya.” &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Kehidupan yang teruji digambarkan seperti emas yang dimurnikan di dalam api. Hidup kita semakin berharga di mata Tuhan setelah melewati ujian demi ujian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segala sesuatu harus diuji. Agar iman kita bertumbuh, maka iman kita harus diuji melalui kesulitan atau penderitaan. Agar kasih kita bertumbuh, maka Tuhan akan ijinkan ada orang-orang yang memusuhi kita. Agar kesabaran kita bertumbuh, maka Tuhan akan pakai orang-orang yang ada di dekat kita (suami, isteri atau anak-anak) untuk membentuk kesabaran kita. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iman yang teruji: kapan iman kita diuji? Iman kita diuji pada waktu kebutuhan kita bertambah. Iman kita diuji pada waktu kita menghadapi kesulitan, penyakit atau penderitaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasih yang teruji: kasih kita diuji pada saat ada orang-orang yang memusuhi atau membenci kita. Kasih kita teruji apabila kita bias mengasihi orang yang membenci kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesabaran yang teruji: kesabaran kita diuji pada waktu doa-doa kita belum terjawab. Kesabaran kita juga diuji melalui sikap orang-orang yang ada di dekat kita. Suami, isteri, anak-anak, mertua, menantu, karyawan, majikan, rekan kerja dapat dipakai oleh Tuhan untuk menguji kesabaran kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesetiaan yang teruji: Alkitab berkata: jika kita setia dengan perkara yang kecil, Tuhan akan memberikan kita tanggung jawab dalam perkara yang besar. Kalau Anda setia dengan gaji kecil, Tuhan akan berikan gaji yang besar. Kalau Anda setia dengan pekerjaan yang kecil, Tuhan akan memberikan tanggung jawab dalam pekerjaan yang besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 1989 setelah menerima Yesus sebagai Juruselamat dan Tuhan, saya merantau ke kota Makassar.  Saya bekerja sebagai office boy (OB, cuman bedanya gak masuk Televisi!). Kemudian saya kerja sebagai kuli bangunan. Waktu itu hampir saya pulang ke Jawa. Tetapi saya selalu diingatkan oleh firman Tuhan tadi, setia perkara kecil, Tuhan beri perkara besar. Akhirnya, firman itu terbukti. Kemudian saya direkrut oleh seorang pemilik perusahaan yang rumah mewahnya sedang dibangun (saya bekerja sebagai kuli bangunan di proyek itu). Akhirnya setelah saya disekolahkan oleh perusahaan dengan biaya jutaan rupiah, saya diberikan tanggung jawab yang besar di perusahaan itu sebagai Grader (penguji kayu). Dalam usia hampir dua puluh tahun, saya dipercayakan untuk mengelola pabrik penggergajian kayu (Sawmill). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah dua tahun bekerja, saya mundur dari pekerjaan saya untuk mengikuti panggilan Tuhan.  Bulan januari 1992 saya menyerahkan diri menjadi fulltimer di gereja Petra Makassar. Dari seorang pengerja gereja yang tiap hari ngepel lantai, cuci WC dan sopir bis gereja, karena kesetiaan dengan perkara yang kecil akhirnya Tuhan beri kepercayaan yang lebih besar. Oleh anugerah-Nya saya dipercayakan menggembalakan gereja cabang di beberapa kota di Indonesia Timur. Sekarang Tuhan berikan saya tanggungjawab untuk menggembalakan jemaat Petra di Manado, mengajar di sekolah Alkitab, memberitakan firman di gereja Petra Makassar dan cabang-cabang, bahkan melayani di beberapa denominasi gereja yang lain. Semua itu karena kasih karunia dari Tuhan serta buah kesetiaan.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Anda ingin diberi kepercayaan yang besar? Setialah dalam perkara yang kecil!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;2. Persembahan KEMENYAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kemenyan adalah salah satu bahan yang dipakai untuk membuat ukupan yang terdapat di Mezbah Dupa dan juga dibubuhkan di atas roti sajian (Kel 30:34-38; Im 24:7). Hal itu memberikan pengertian kepada kita bahwa persembahan yang berkenan di hati Tuhan adalah persembahan yang keluar dari hati yang menyembah sesuai dengan kebenaran firman Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemenyan juga ada di antara iring-iringan mempelai Salomo (Kid 3:6-7). Ini menunjuk kepada kehidupan pernikahan yang harus mengeluarkan bau harum, bukan bau busuk. Jika pernikahan kita tiap hari diwarnai dengan pertengkaran dan percekcokan, maka akan mengeluarkan bau yang busuk.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;3.Persembahan Mur&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Minyak mur berfungsi sebagai detoksifikasi, yaitu mengeluarkan racun dari dalam tubuh manusia. Sebelum Ester menjadi ratu, dia harus menggunakan minyak mur selama enam bulan sebagai proses pembersihan bagi tubuhnya sebelum dia menghadap raja (baca kitab Ester). Begitu pula dengan kita sebagai calon mempelai Tuhan. Kita belum bisa berbau harum sebelum racun-racun dari dalam hati kita dikeluarkan. Kenajisan, kebencian, akar pahit itu merupakan racun yang membuat kita tidak bisa menjadi mempelai-Nya Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mur itu pahit rasanya tetapi baunya harum. Begitu pula dengan firman penyucian itu pahit bagi daging tetapi itulah yang akan menghasilkan bau harum mempelai Tuhan. Sebab itu, berikan hidup Anda untuk selalu disucikan dengan kuasa firman-Nya. Amin.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/396043792536113274-6575995964925928393?l=www.petramanado.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.petramanado.web.id/feeds/6575995964925928393/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=396043792536113274&amp;postID=6575995964925928393' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/6575995964925928393'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/6575995964925928393'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.petramanado.web.id/2008/12/respon-terhadap-natal.html' title='Respon terhadap Natal'/><author><name>Sugeng B. Susanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09021084899529667218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/-09Q0QluRTYc/Tr3jt6Zyz-I/AAAAAAAAAwk/LuVwfKpmLxw/s220/my%2Bfamily.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-396043792536113274.post-8443302567795397464</id><published>2008-12-05T22:04:00.002+08:00</published><updated>2008-12-05T23:16:39.320+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Khotbah Gembala'/><title type='text'>Menantikan Waktu Tuhan</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;“ ... tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah.”&lt;br /&gt;Yesaya 40:31&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang berkata bahwa pekerjaan yang paling membosankan adalah menunggu atau menanti. Tetapi justru inilah yang Tuhan mau kita lakukan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda ingin mendapatkan kekuatan yang baru, maka nantikanlah Tuhan. Bukan hanya kekuatan baru yang Anda dan saya akan peroleh dari Tuhan jika kita menantikan Tuhan tetapi banyak berkat yang Tuhan berikan.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Tidak mendapat malu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Mazmur 25:3 &lt;br /&gt;“ Ya, semua orang yang menantikan Engkau takkan mendapat malu; yang mendapat malu ialah mereka yang berbuat khianat dengan tidak ada alasannya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang menantikan Tuhan tidak akan dipermalukan. Sedangkan orang yang suka berkhianat, mereka akan dipermalukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Mewarisi Negeri&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Mazmur 37:9 &lt;br /&gt;“ Sebab orang-orang yang berbuat jahat akan dilenyapkan, tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN akan mewarisi negeri.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan berjanji akan membawa umat pilihan-Nya menikmati negeri kelimpahan. Nantikanlah Tuhan, maka Ia akan menjadikan Anda dan saya ahli waris dari negeri kelimpahan.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Diberi makan pada waktunya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Mazmur 104:27 &lt;br /&gt;“ Semuanya menantikan Engkau, supaya diberikan makanan pada waktunya.”&lt;br /&gt;Orang-orang yang menanti-nantikan Tuhan tidak akan kelaparan karena Tuhan pasti memberikan makanan tepat pada waktunya.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Tokoh-tokoh Alkitab&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Banyak tokoh Alkitab yang memperoleh apa yang Tuhan janjikan setelah mereka tekun dan sabar menanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;ABRAHAM&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Untuk menjadi bapa banyak bangsa, Abraham harus menanti minimal dua puluh tahun. Bapak orang percaya ini sempat mengalami kegagalan dalam mempercayai janji Tuhan. Kelahiran Ismael merupakan bukti kegagalan Abraham menanti janji Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;MUSA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Musa merupakan tokoh yang sukses dalam melakukan tugas yang Tuhan berikan, yaitu membawa bangsa Israel keluar dari negeri perbudakan. Tetapi dia harus menunggu empat puluh tahun setelah kegagalannya menjadi “hakim”  atas dua orang Ibrani yang bertengkar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Musa harus sabar menanti sampai puluhan tahun sebelum Tuhan memakai hidupnya membebaskan umat Israel dari belenggu Firaun di tanah Mesir.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;DAUD&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Raja kedua dari bangsa Israel inipun juga harus menanti belasan tahun sebelum dia menduduki kursi kerajaan. Bukan hal yang mudah bagi Daud menantikan penggenapan janji Tuhan karena ia harus terus menerus melarikan diri dari kejaran Saul yang berikhtiar untuk membunuh dirinya. Situasi yang sangat sulit itu tidak membuat Daud berhenti dalam menantikan Tuhan. Dia terus menantikan apa yang Tuhan telah janjikan.&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;RUT&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Begitu pula dengan Rut. Apa yang dia nantikan pada akhirnya terwujud. Dia memperoleh masa depan yang luarbiasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rut 3:18 &lt;br /&gt;Lalu kata mertuanya itu: "Duduk sajalah menanti, anakku, sampai engkau mengetahui, bagaimana kesudahan perkara itu; sebab orang itu tidak akan berhenti, sebelum diselesaikannya perkara itu pada hari ini juga.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketekunan dan kesabaran Anda dan saya dalam menantikan apa yang Tuhan janjikan akan membawa kita untuk menikmati negeri kelimpahan. Tuhan tidak akan membiarkan kita kekurangan. Dia akan menyediakan apa yang menjadi kebutuhan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Situasi sulit?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Saat ini memang situasi sedang sulit. Krisis keuangan sedang melanda dunia. Resesi yang mengguncang Amerika membawa dampak yang sungguh luarbiasa bagi perekonomian dunia. PHK besar-besaran bukan hanya terjadi di Amerika, tetapi di negara-negara yang memiliki kaitan dagang dengan Amerikapun juga terjadi PHK. Ekonomi dunia memang sedang goncang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegoncangan ini membuktikan bahwa tidak ada negara yang kuat. Tidak ada sistem perekonomian yang kuat. Semua akan diijinkan goncang oleh Tuhan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kegoncangan Zaman Nabi Habakuk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Nabi Habakuk hidup di tengah situasi yang “chaos”. Penindasan dan ketidakadilan terjadi di mana-mana. Hukum muncul terbalik. Orang yang salah bisa bebas berkeliaran sementara yang benar justru masuk ke dalam penjara. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Habakuk 1:2-4&lt;br /&gt;“ Berapa lama lagi, TUHAN, aku berteriak, tetapi tidak Kaudengar, aku berseru kepada-Mu: "Penindasan!" tetapi tidak Kautolong? Mengapa Engkau memperlihatkan kepadaku kejahatan, sehingga aku memandang kelaliman? Ya, aniaya dan kekerasan ada di depan mataku; perbantahan dan pertikaian terjadi. Itulah sebabnya hukum kehilangan kekuatannya dan tidak pernah muncul keadilan, sebab orang fasik mengepung orang benar; itulah sebabnya keadilan muncul terbalik.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah yang terjadi pada jaman Habakuk. Teriakan d a n seruannya  seolah-olah  tidak  dijawab oleh Tuhan. Lantas apa yang  dilakukan oleh Habakuk menghadapi situasi yang membingungkan itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agar kita dapat melewati situasi sulit yang terjadi sekarang ini, mari kita coba telusuri apa yang dilakukan oleh nabi Habakuk.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;1. Tetap Percaya di tengah penindasan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;“... tetapi orang yang benar itu akan hidup oleh percayanya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda sedang berada di tengah penindasan? Kesukaran dan penderitaan hidup sedang menindas Anda dan keluarga Anda? Jangan pernah meragukan Tuhan. Tetap percaya bahwa apa yang telah Ia janjikan pasti akan digenapi. Jika Anda bimbang, maka hidup Anda tidak akan tenang bahkan Anda tidak akan mendapatkan apa-apa dari Tuhan kalau hati Anda dikuasai keraguan (Yak 1:6-8).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;2. Tetap Berdoa di tengah goncangan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Habakuk 3:1 &lt;br /&gt;“ Doa nabi Habakuk. Menurut nada ratapan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegoncangan memang harus terjadi untuk membuktikan kesetiaan kita. Itulah sebabnya kita harus tetap berdoa di tengah kesulitan sekarang ini. Jangan jemu-jemu untuk mengetuk pintu sorga melalui doa-doa Anda.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;3. Tetap Bersyukur di tengah ketidakpastian&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Habakuk 3:17-18 &lt;br /&gt;“ Sekalipun pohon ara tidak berbunga, pohon anggur tidak berbuah, hasil pohon zaitun mengecewakan, sekalipun ladang-ladang tidak menghasilkan bahan makanan, kambing domba terhalau dari kurungan, dan tidak ada lembu sapi dalam kandang, namun aku akan bersorak-sorak di dalam TUHAN, beria-ria di dalam Allah yang menyelamatkan aku.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika saat ini hasil pekerjaan dan bisnis Anda mengecewakan. Tidak ada buah yang dihasilkan oleh ladang-ladang Anda. Bahkan lembu sapi sudah terhalau dari kandang (kendaraan tidak ada di garasi?). Jangan bersungut! Tetaplah bersyukur kepada Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, apapun situasi dan kondisi yang menimpa hidup Anda, tetaplah percaya kepada firman-Nya, terus berdoa dan jangan berhenti mengucap syukur sampai Dia datang menolong Anda. Amin.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/396043792536113274-8443302567795397464?l=www.petramanado.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.petramanado.web.id/feeds/8443302567795397464/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=396043792536113274&amp;postID=8443302567795397464' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/8443302567795397464'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/8443302567795397464'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.petramanado.web.id/2008/12/menantikan-waktu-tuhan.html' title='Menantikan Waktu Tuhan'/><author><name>Sugeng B. Susanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09021084899529667218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/-09Q0QluRTYc/Tr3jt6Zyz-I/AAAAAAAAAwk/LuVwfKpmLxw/s220/my%2Bfamily.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-396043792536113274.post-4847005097096899243</id><published>2008-11-27T15:29:00.005+08:00</published><updated>2008-12-12T21:30:04.242+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Khotbah Gembala'/><title type='text'>Strong by Grace</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;II Timotius 2:1&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;" Sebab itu, hai anakku, jadilah kuat oleh kasih karunia dalam Kristus Yesus."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan hidup kekristenan kita harus makin lama makin kuat. Hari ini harus lebih kuat dibandingkan dengan hari kemarin. Besok harus lebih kuat daripada hari ini.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Menurut ayat di atas, apa yang membuat kita kuat? Jawabannya adalah kasih karunia Allah. Kalau sampai saat ini kita masih bisa ada sebagaimana kita ada, itu karena kasih karunia yang Tuhan berikan. &lt;span class="fullpost"&gt;Tanpa kasih karunia Allah, kita tidak mungkin seperti sekarang ini. Baik dalam usaha, pekerjaan maupun dalam pelayanan kita. Sebab itu mari kita pelihara kasih karunia yang Tuhan berikan kepada kita dan jangan kita sia-siakan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Mengapa kita harus kuat?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Anda dan saya harus kuat karena Tuhan memposisikan diri kita sebagai seorang prajurit, olahragawan dan petani. Ketiga status ini membutuhkan kekuatan. Kita tidak akan bisa menjadi seorang prajurit yang baik apabila kita lemah. Kita juga tidak akan bisa mendapatkan mahkota juara jika kita tidak memiliki kesehatan dan kekuatan yang prima sebagai olahragawan. Sebagai petani, kita juga tidak akan bisa bekerja keras untuk memperoleh hasil kalau kita sakit-sakitan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1. Sebagai Prajurit&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;II Timotius 2:3-4&lt;br /&gt;“Ikutlah menderita sebagai seorang prajurit yang baik dari Kristus Yesus. Seorang prajurit yang sedang berjuang tidak memusingkan dirinya dengan soal-soal penghidupannya, supaya dengan demikian ia berkenan kepada komandannya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan menempatkan kita sebagai seorang prajurit. Apa yang dituntut dari seorang prajurit?&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;a. Siap berjuang di medan perang&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tugas dari seorang prajurit yaitu berada di medan peperangan. Tahukah Anda bahwa setiap orang yang menjadi pengikut Yesus, sesungguhnya sedang berada di medan pertempuran?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup kekristenan itu merupakan peperangan bukan permainan. Musuh kita bukan darah dan daging. Jadi selama yang kita hadapi itu masih ada darah dan dagingnya, mereka bukan musuh kita. Bahkan mereka yang suka menutup dan membakar gerejapun bukan musuh kita. Musuh kita adalah pemerintah atau penguasa kerajaan kegelapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Efesus 6:12&lt;br /&gt;“ karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berapa lama kita harus berperang?&lt;br /&gt;Wahyu 19:19&lt;br /&gt;“Dan aku melihat binatang itu dan raja-raja di bumi serta tentara-tentara mereka telah berkumpul untuk melakukan peperangan melawan Penunggang kuda itu dan tentara-Nya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda dan saya berperang melawan tentara iblis sampai akhir jaman. Artinya, selama kita hidup di dunia, kita berada di medan perang. Peperangan yang paling sering kita hadapi adalah peperangan di dalam pikiran kita. Setiap detik iblis berusaha masuk dan mengendalikan pikiran kita. Jika ia berhasil mengendalikan pikiran kita, maka kita akan lebih mudah dikalahkan oleh iblis. Sebab itu kita harus jaga pikiran kita tetap bersih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Supaya pikiran kita bersih sesuai dengan firman Allah, maka pikiran kita harus terbuka terhadap kebenaran. Itulah sebabnya kita membutuhkan pewahyuan dari Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata “wahyu” Yunani: “apokalupto” artinya membuka pikiran. Itu berarti jika pikiran kita belum mendapatkan wahyu atau belum dibukakan, maka pikiran kita bisa menjadi liar dan tidak bisa dikendalikan. Penuh dengan kenajisan, kemarahan, kepahitan, kecurigaan dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amsal 29:18&lt;br /&gt;Bila tidak ada wahyu, menjadi liarlah rakyat. Berbahagialah orang yang berpegang pada hukum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;b. Tidak pusing soal penghidupan&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Seorang prajurit yang mau berperang tidak memusingkan dirinya dengan soal-soal penghidupan. Itu berarti, siap tidak mendapat makanan dan tidak mendapatkan tempat tidur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;c. Kenakan selengkap senjata&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Jika mau menang dalam peperangan, seorang prajurit harus mengenakan perlengkapan senjata Allah (Efesus 6:10-18).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2. Sebagai Olahragawan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;II Timotius 2:5&lt;br /&gt;“Seorang olahragawan hanya dapat memperoleh mahkota sebagai juara, apabila ia bertanding menurut peraturan-peraturan olahraga.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain sebagai prajurit, Anda dan saya juga diposisikan oleh Tuhan sebagai seorang olahragawan. Apa yang harus dilakukan oleh seorang atlit?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wajib mengikuti perlombaan - Ibr 12:1&lt;br /&gt;Tuhan tidak mau Anda dan saya hanya jadi penonton atau pengamat pertandingan. Tuhan mewajibkan kita menjadi pelomba yang masuk ke arena pertandingan. Apa yang harus kita perhatikan sebelum berlomba?&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;a. Disiplin dalam latihan&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Untuk dapat meraih mahkota juara dibutuhkan kedisiplinan dalam berlatih. Demikian pula dengan perlombaan rohani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I Timotius 4:7b-8&lt;br /&gt;“ Latihlah dirimu beribadah. Latihan badani terbatas gunanya, tetapi ibadah itu berguna dalam segala hal, karena mengandung janji, baik untuk hidup ini maupun untuk hidup yang akan datang.”&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;b. Jaga makanan&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Seorang atlit harus menjaga makanannya. Tidak boleh sembarangan memasukkan makanan ke dalam perut. Pola makan harus teratur agar tubuh menjadi bugar, sehat dan kuat untuk dapat bertanding.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;c. Taati peraturan olahraga&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dalam perlombaan, seorang atlit harus mentaati semua aturan, jika tidak akan terkena diskualifikasi atau dikeluarkan dari gelanggang pertandingan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3. Sebagai Petani&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;II Timotius 2:5-6&lt;br /&gt;“Seorang petani yang bekerja keras haruslah yang pertama menikmati hasil usahanya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya, Tuhan memberikan kita status sebagai seorang petani. Seorang petani harus bekerja keras agar dapat menikmati hasil. Apa yang harus dilakukan oleh seorang petani agar dapat memperoleh hasil yang maksimal?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;a. Membajak lahan&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sebelum menanam benih, Anda dan saya harus mempersiapkan lahan lebih dulu. Kalau mau menanam padi, maka sawah harus kita bajak lebih dulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;b. Menabur atau menanam benih&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Setelah lahan disiapkan, petani harus menanam benih. Tanpa benih yang ditanam, mustahil seorang petani akan memperoleh hasil. Jadi kalau Anda ingin menuai hasil, maka syaratnya Anda harus menabur. Sebab itu jangan semua dijadikan roti untuk dimakan tapi sisihkan juga sebagai benih untuk ditabur (II Kor 9:6-10).&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;c. Menanti dengan sabar&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Yakobus 5:7&lt;br /&gt;“Karena itu, saudara-saudara, bersabarlah sampai kepada kedatangan Tuhan! Sesungguhnya petani menantikan hasil yang berharga dari tanahnya dan ia sabar sampai telah turun hujan musim gugur dan hujan musim semi.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang petani harus sabar menanti musim menuai. Ada musim untuk menanam dan ada musim untuk menuai. Sabarlah dalam menantikan janji-janji Tuhan karena DIA pasti menggenapi janji-Nya. Amin.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/396043792536113274-4847005097096899243?l=www.petramanado.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.petramanado.web.id/feeds/4847005097096899243/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=396043792536113274&amp;postID=4847005097096899243' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/4847005097096899243'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/4847005097096899243'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.petramanado.web.id/2008/11/strong-by-grace_27.html' title='Strong by Grace'/><author><name>Sugeng B. Susanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09021084899529667218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/-09Q0QluRTYc/Tr3jt6Zyz-I/AAAAAAAAAwk/LuVwfKpmLxw/s220/my%2Bfamily.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-396043792536113274.post-1701549096526313242</id><published>2008-11-12T21:50:00.005+08:00</published><updated>2008-11-15T16:39:24.086+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gallery Wisata'/><title type='text'>Wisata Tomohon</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_zOnz8MoY3kM/SR6KpK6qSeI/AAAAAAAAAqg/IcdWJ8zDgJk/s1600-h/lokon.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 259px; height: 206px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_zOnz8MoY3kM/SR6KpK6qSeI/AAAAAAAAAqg/IcdWJ8zDgJk/s320/lokon.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5268801053979724258" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Tomohon adalah sebuah kota bunga yang terletak sekitar 28 KM dari kota Manado. Di kota ini terdapat dua buah gunung yang seringkali menjadi tujuan wisata alam, yaitu gunung Lokon dan gunung Mahawu. Di kota ini tersedia beberapa tempat penginapan berupa cottage dengan harga sewa yang cukup terjangkau.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;Agrowisata Rurukan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Terdapat di sebelah timur Kota Tomohon, ke arah gunung Mahawu terdapat lokasi agrowisata, dengan hamparan kebun pertanian yang dikelola oleh penduduk setempat secara tradisional. Dengan peralatan sederhana lokasi pertanian ini terletak diantara lereng-lereng bukit yang dibuat bedengan-bedengan secara terasering, pada saat tanaman holtikultura ini mulai tumbuh, akan melahirkan pemandangan indah yang menyejukkan. Tempat ini juga berudara sejuk dan nyaman.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;Amfitheater di Woloan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Di lokasi Woloan Tua (Kelurahan Woloan I) terdapat Amfitheater terbuka dengan pemandangan indah yang dijadikan tempat pertunjukkan tarian dan musik asli Minahasa serta acara khusus. Amfitheater ini dikelilingi oleh banyak waruga yang masih berada dalam posisi aslinya. Di tempat ini masih terdapat sekitar 100 waruga.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;Bukit Doa "Mahawu"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Terdapat di lereng gunung Mahawu dari Desa Kakaskasen II, dibuat lokasi jalan salib serta di puncak terdapat Gereja. Lokasi ini baru selesai dibangun, dan telah diresmikan oleh Gubernur Sulut Drs SH Sarundajang dan diberkati oleh Uskup Manado Mgr Yosep Suwatan MSC. Banyak dikunjungi oleh pesiarah terutama di Bulan Oktober dan Bulan Mei.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Danau Linow&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Danau kecil ini unik karena mengandung kadar belerang tinggi ini memiliki warna yang selalu berubah tergantung pada sudut pandang dan pencahayaan danau. Di sekitar danau ini terdapat satwa endemik berupa burung blibis dan serangga yang oleh penduduk setempat dinamakan "sayok" atau "komo". Serangga unik yang hidup di air tapi bersayap dan bisa terbang ini menjadi konsumsi penduduk setempat. Kadang-kadang terdengar kicauan burung-burung kecil dan burung putih besar yang melintasi danau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Gunung Lokon&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Terletak di sebelah barat dengan ketinggian 1.580 meter. Gunung berapi aktif yang luar biasa. Menyajikan panorama pegunungan dengan kawah yang begitu indah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu yang tepat untuk memulai perjalanan dari Kakaskasen, Tomohon adalah sekitar jam 7 pagi, dan dapat tiba di kawah pada saat udara pagi masih sejuk.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;Gunung Mahawu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Berada berlawanan arah dengan Gunung Lokon, memiliki lereng yang cukup landai dengan ketinggian 1.311 meter. Memiliki pemandangan yang menakjubkan, dengan danau kawah berwarna hijau dengan kuning belerang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pembuatan Rumah Kayu Tradisional&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tempat pembuatan rumah kayu traditional yang menarik ini berada di desa Woloan. Rumah dengan menggunakan sistem knock-down ini dirancang untuk dapat dibongkar-pasang agar dapat dibawah untuk dibangun kembali di tempat yang diinginkan oleh pembeli.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;Rumah Makan Tinoor&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dari Kawasan Rumah Makan Tomohon akan terlihat jelas hamparan kota Manado, serta teluk Manado yang dihiasi gugusan pulau Manado Tua, Bunaken, Siladen, Mantehage(sumber: www.kotatomohon.go.id)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/396043792536113274-1701549096526313242?l=www.petramanado.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.petramanado.web.id/feeds/1701549096526313242/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=396043792536113274&amp;postID=1701549096526313242' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/1701549096526313242'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/1701549096526313242'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.petramanado.web.id/2008/11/wisata-tomohon.html' title='Wisata Tomohon'/><author><name>Sugeng B. Susanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09021084899529667218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/-09Q0QluRTYc/Tr3jt6Zyz-I/AAAAAAAAAwk/LuVwfKpmLxw/s220/my%2Bfamily.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_zOnz8MoY3kM/SR6KpK6qSeI/AAAAAAAAAqg/IcdWJ8zDgJk/s72-c/lokon.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-396043792536113274.post-2679352883275865614</id><published>2008-11-12T21:25:00.004+08:00</published><updated>2008-11-15T21:57:29.607+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gallery Wisata'/><title type='text'>Perjalanan Wisata Ambon</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_zOnz8MoY3kM/SR6Og9x70FI/AAAAAAAAAqo/gNAfEP_1B48/s1600-h/Kota+ambon.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 176px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_zOnz8MoY3kM/SR6Og9x70FI/AAAAAAAAAqo/gNAfEP_1B48/s320/Kota+ambon.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5268805311061020754" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ambon, sebuah kota yang pernah menjadi pembicaraan dunia selama beberapa tahun karena kerusuhan bernuansa SARA. Tetapi saat ini Ambon kembali menjadi kota yang menarik untuk dikunjungi karena situasi yang sudah aman dan sangat kondusif baik bagi dunia usaha maupun wisata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kali ini untuk yang ketiga kalinya di tahun 2008 ini saya mengunjungi kota Ambon. Berangkat dari Manado pada tanggal 22 Oktober,&lt;span class="fullpost"&gt; saya transit satu hari di kota Makassar sambil menikmati kuliner kas Makassar (Palubasa – makanan wajib bagi saya setiap kali berkunjung ke Makassar). Tanggal 23 pagi saya bertolak ke Ambon dengan menumpang Sriwijaya Air (yang baru sebulan buka jalur penerbangan Jakarta – Makassar – Ambon). Tiba di Ambon jam 12.30 waktu setempat (WIT) satu jam lebih cepat dari Makassar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hari sebelum saya berangkat, sempat saya beritahu temann saya (Bro. Hentje Toisutta) bahwa saya akan datang ke Ambon. Puji Tuhan, teman saya yang pernah beberapa tahun tinggal di Manado ini berbaik hati dengan mengirimkan mobil jemputan untuk saya, bahkan saya juga disiapkan sebuah kamar yang sangat nyaman bak hotel berbintang di rumahnya yang memang didesign sangat apik (katanya sih isteri Bro. Hentje yang design) Wah, rumahnya sungguh “nice “ Ibu In. Makasih banyak untuk hospitalitynya!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari pertama, saya langsung diajak oleh teman saya mencicipi kuliner ikan bakar di RM. Istana Berkat. Hari kedua bersama Sdr. Yohanes (warga Kupang yang bertugas di Ambon) saya naik sepeda motor yang dipinjamkan oleh Bro. Hentje keliling kota Ambon. Masih terlihat bekas-bekas kerusuhan beberapa tahun yang lalu, tapi sebagian besar bangunan sudah direnovasi dan difungsikan kembali oleh pemiliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga puluh menit di dalam kota, saya teruskan menuju ke luar kota Ambon, tepatnya di Pantai Natsepa untuk mencicipi Rujak Manis Natsepa (wah, rujak Natsepa ini sudah terkenal ke seluruh Indonesia lewat sebuah liputan di salah satu stasiun TV Nasional). Dari layar TV pula saya tahu rujak Natsepa ini. Eehmm… rasa buah dan bumbu sambelnya terasa pas di lidah saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekitar 30 menit saya menikmati sea view pantai Natsepa, kemudian saya kembali ke kota Ambon. Begitu memasuki kota Ambon, hujan sempat membuat kami berdua basah. Tepat jam 12 siang saya dan Yohanes kembali ke RM. Istana Berkat untuk mencicipi Es Buah Segar yang menjadi salah satu andalan rumah makan ini. Harga satu gelas besar (mirip mangkok) 15 ribu rupiah. Memang sepadan dengan citarasanya. Saya juga pesan Mie Siram Canton Sea food. Yang ini rasanya biasa saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pukul 13.30 siang saya kembali ke rumah untuk istirahat. Kepala agak pusing karena kena air hujan dan angin sewaktu pulang dari Natsepa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sore hari, kembali saya mengelilingi kota Ambon untuk mencari Ruko atau rumah yang bisa dikontrak. Pukul 19.30 saya coba menikmati makanan sari laut yang cukup banyak dibuka oleh Mas-Mas Jawa. Ayam goreng dan lalapan menjadi menu saya malam itu. Setelah kenyang pulang ke rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ke-3 di Ambon&lt;br /&gt;Bersama dengan Yohanes yang terus menemani, saya kembali keliling kota Ambon untuk mencari kontrakan rumah atau ruko. Sebuah ruko berhasil saya dapatkan lewat iklan di Ambon Express. Survey dengan ownernya. Harganya kontrak pertahun lumayan mahal sekitar 55 juta dengan ukuran ruko 12m X 4m (3 lantai).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian jam 11.00 saya bertemu dengan Pak Marlon untuk melihat ruko yang lain lagi. Wah yang ini saya langsung jatuh hati. Ruko 3 lantai yang tidak jauh dari pusat kota Ambon ini sangat besar dengan ukuran 18m X 8 m dengan 5 kamar tidur. Harga? Wah, mahal juga untuk ukuran kota Ambon: 75 juta pertahun, atau kalau kontrak hanya lantai satu saja 40 juta pertahun. Ambil? Tunggu dulu, mesti confirm ke our leader dulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jam 12.15 perut mulai terasa lapar. Putar-putar cari rumah makan. Akhirnya masuk di RM. Dedes (kembali nikmati ikan bakar dan PAPEDA bos!). Papeda (makanan dari sagu) ini menjadi salah satu kesukaan saya sejak beberapa tahun terakhir ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ke-4 –  kembali Makassar! Sampai jumpa di tujuan wisata selanjutnya.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/396043792536113274-2679352883275865614?l=www.petramanado.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.petramanado.web.id/feeds/2679352883275865614/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=396043792536113274&amp;postID=2679352883275865614' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/2679352883275865614'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/2679352883275865614'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.petramanado.web.id/2008/11/perjalanan-wisata-ambon.html' title='Perjalanan Wisata Ambon'/><author><name>Sugeng B. Susanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09021084899529667218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/-09Q0QluRTYc/Tr3jt6Zyz-I/AAAAAAAAAwk/LuVwfKpmLxw/s220/my%2Bfamily.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_zOnz8MoY3kM/SR6Og9x70FI/AAAAAAAAAqo/gNAfEP_1B48/s72-c/Kota+ambon.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-396043792536113274.post-7982225059526480912</id><published>2008-10-10T11:18:00.002+08:00</published><updated>2008-10-10T11:39:40.125+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Khotbah Gembala'/><title type='text'>Tanda Akhir Jaman</title><content type='html'>Perjalanan hidup kekristenan kita dimulai ketika kita dilahirkan baru.  Kelahiran baru membuat kita memiliki status yang baru, yaitu sebagai anak Allah. Sebagai anak Allah kita berhak menjadi ahli waris Kerajaan Sorga (Roma 8:16-17).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan rohani kita selanjutnya yaitu  dipertunangkan dengan Kristus. Selayaknya seorang yang sedang bertunangan, maka tugas kita adalah mempersiapkan diri untuk menyambut kedatangan Sang Mempelai Pria Sorga.&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1 Tes 4:16  &lt;br /&gt;Sebab pada waktu tanda diberi, yaitu pada waktu penghulu malaikat berseru dan sangkakala Allah berbunyi, maka Tuhan sendiri akan turun dari sorga dan mereka yang mati dalam Kristus akan lebih dahulu bangkit; sesudah itu, kita yang hidup, yang masih tinggal, akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa. Demikianlah kita akan selama-lamanya bersama-sama dengan Tuhan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Rapture atau pengangkatan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kata “diangkat” dalam bahasa Yunani adalah “harpazo” yang pengertiannya  membawa pergi (to carry away) atau membawa dari satu tempat ke tempat yang lain (to transport from one place to another place).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, Anda dan saya saat ini sedang menanti kedatangan dari Sang Mempelai Pria untuk masuk ke dalam pesta pernikahan Anak Domba Allah. Pertanyaannya adalah: &lt;br /&gt;“ Apakah Anda sudah siap jika sewaktu-waktu Tuhan Yesus datang menjemput Anda dan saya?” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuan dari pengangkatan adalah agar kita dipertemukan dengan Kristus. Mereka yang mati dalam Tuhan akan dibangkitkan dan kita yang masih hidup akan diangkat dalam tubuh kemuliaan.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Siapa saja yang akan diangkat?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Lukas 17:34-36&lt;br /&gt;Aku berkata kepadamu: “Pada malam itu ada dua orang di atas satu tempat tidur, yang seorang akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan. Ada dua orang perempuan bersama-sama mengilang, yang seorang akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan." (Kalau ada dua orang di ladang, yang seorang akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa maksud dengan ayat di atas? &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Pertama&lt;/span&gt;, Tuhan akan memeriksa tempat tidur kita (hidup pernikahan kita). Nikah kita benar atau tidak? Kita hidup satu tempat tidur dengan pasangan sah kita atau tidak? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau Anda satu tempat tidur dengan seseorang yang bukan suami atau isteri Anda, maka hidup Anda sedang tidak beres. Siap-siaplah untuk tertinggal pada masa pengangkatan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu pula dengan mereka yang hidup layaknya suami isteri tetapi tanpa sebuah ikatan pernikahan alias kumpul kebo, maka mereka termasuk dalam bilangan orang-orang yang akan ditinggalkan.   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kedua&lt;/span&gt;, tempat mengilang (pekerjaan) juga akan diperiksa oleh Tuhan. Jika pekerjaan Anda tidak jujur dan penuh dengan tipu daya, maka ketika Tuhan datang pasti Anda tidak akan turut diangkat oleh Tuhan. Sebab itu periksalah bagaimana cara kerja Anda!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Ketiga&lt;/span&gt;, Tuhan akan memeriksa ladang atau pelayanan kita. Apa motivasi kita melayani Tuhan? Untuk mengeruk keuntungan pribadi dan popularitas atau benar-benar untuk kemuliaan Tuhan? Semuanya akan diperiksa oleh Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Marilah kita memperbaiki apa yang perlu diperbaiki dalam hidup kita agar pada saat Dia datang menjemput, kita didapati sudah siap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Masa Antikris&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Alkitab mencatat bahwa nanti akan datang masa antikris. Siapa sesungguhnya antikris itu?  Mari kita periksa di dalam firman Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1 Yoh 2:18  &lt;br /&gt;Anak-anakku, waktu ini adalah waktu yang terakhir, dan seperti yang telah kamu dengar, seorang antikristus akan datang, sekarang telah bangkit banyak antikristus. Itulah tandanya, bahwa waktu ini benar-benar adalah waktu yang terakhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang antikristus akan datang, yaitu seorang yang akan menjadi pemimpin dalam masa antikris di dunia ini. Sedangkan yang dimaksud dengan telah bangkit banyak antikristus adalah orang-orang yang hidupnya penuh dengan dusta dan menyangkal bahwa Yesus Kristus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1 Yoh 2:22  &lt;br /&gt;Siapakah pendusta itu? Bukankah dia yang menyangkal bahwa Yesus adalah Kristus? Dia itu adalah antikristus, yaitu dia yang menyangkal baik Bapa maupun Anak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa saja mereka itu? Bukan hanya mereka yang menyangkal dengan mulut saja yang termasuk antikris, melainkan mereka yang mulutnya mungkin masih mengakui Yesus itu Tuhan tetapi perbuatan mereka bertentangan dengan pengajaran Kristus, sesungguhnya mereka juga antikris.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Antikris dan 666&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kisah mengenai akan datangnya antikris dan simbol 666 bukanlah cerita kosong yang dikarang oleh manusia melainkan itu sebuah fakta kebenaran yang pasti akan tergenapi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahyu 13:18  &lt;br /&gt;Yang penting di sini ialah hikmat: barangsiapa yang bijaksana, baiklah ia menghitung bilangan binatang itu, karena bilangan itu adalah bilangan seorang manusia, dan bilangannya ialah enam ratus enam puluh enam. &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Tanda 666 di tangan dan di dahi!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Wahyu 13:16  &lt;br /&gt;Dan ia menyebabkan, sehingga kepada semua orang, kecil atau besar, kaya atau miskin, merdeka atau hamba, diberi tanda pada tangan kanannya atau pada dahinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanda apa yang dimaksud, dan seperti apa tanda itu? Tanda yang dimaksud adalah tanda antikris, yaitu 666. Bagaimana caranya tanda itu dipasang?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepertinya antikris akan memanfaatkan teknologi komputer dalam bentuk microchip untuk diimplantasikan (ditanam) ke dalam tubuh manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahukah Anda kalau teknologi itu sekarang ini sudah ada, bahkan sudah pernah diuji coba? Menurut para pakar kristen yang saya temukan di beberapa situs internet, bahwa hanya ada dua tempat yang aman untuk menanamkan microchip di tubuh manusia, yaitu di tangan kanan dan di dahi (”They have only found 2 eficient spots in our bodies to implant it: the right hand and the forehead.” www.greaterthings.com/News/Chip_Implants/index.html ).&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Apa yang harus kita lakukan?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;1. Siap Sedia - Mat 24:42-44&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kita tidak tahu kapan Tuhan akan datang, itulah sebabnya kita harus siap sedia seperti lima anak dara yang bijaksana.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;2. Jangan menghakimi orang lain&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;I Kor 4:5&lt;br /&gt;“Karena itu, janganlah menghakimi sebelum waktunya, yaitu sebelum Tuhan datang. Ia akan menerangi, juga apa yang tersembunyi dalam kegelapan, dan Ia akan memperlihatkan apa yang direncanakan di dalam hati. Maka tiap-tiap orang akan menerima pujian dari Allah.”&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;3. Tinggal di dalam Kristus - I Yoh 2:28&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tinggal dalam Kristus artinya tinggal dalam pengurapan, karena Kristus artinya yang diurapi. Jika Anda ingin diangkat maka Anda harus hidup dalam pengurapan.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;4. Jangan hidup dlm kegelapan - I Tes 5:4&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sebagai anak-anak terang, kita dipanggil bukan untuk melakukan apa yang cemar melainkan apa yang kudus (I Tes 4:7).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudahkah Anda siap menyambut kedatangan-Nya? &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/396043792536113274-7982225059526480912?l=www.petramanado.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.petramanado.web.id/feeds/7982225059526480912/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=396043792536113274&amp;postID=7982225059526480912' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/7982225059526480912'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/7982225059526480912'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.petramanado.web.id/2008/10/tanda-akhir-jaman.html' title='Tanda Akhir Jaman'/><author><name>Sugeng B. Susanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09021084899529667218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/-09Q0QluRTYc/Tr3jt6Zyz-I/AAAAAAAAAwk/LuVwfKpmLxw/s220/my%2Bfamily.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-396043792536113274.post-6417688774095917439</id><published>2008-10-03T17:04:00.003+08:00</published><updated>2008-10-03T17:14:52.217+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Khotbah Gembala'/><title type='text'>Apa yang dibenci oleh Tuhan?</title><content type='html'>“ Enam perkara ini yang dibenci TUHAN, bahkan, tujuh perkara yang menjadi kekejian bagi hati-Nya: mata sombong, lidah dusta, tangan yang menumpahkan darah orang yang tidak bersalah, hati yang membuat rencana-rencana yang jahat, kaki yang segera lari menuju kejahatan, seorang saksi dusta yang menyembur-nyemburkan kebohongan dan yang menimbulkan pertengkaran saudara.”&lt;br /&gt;Amsal 6:16-19 &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin ada di antara Anda yang pernah bertanya-tanya di dalam hati, apa yang dibenci oleh Tuhan?&lt;span class="fullpost"&gt;  Hari ini kita akan periksa di dalam Alkitab kita apa sesungguhnya yang dibenci oleh Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan mengetahui apa yang dibenci oleh Tuhan itu akan sangat menolong kita untuk selalu melakukan kebenaran-Nya yang tentu saja akan menyenangkan hati Tuhan. Sebaliknya jika kita melakukan sesuatu yang dibenci oleh Tuhan akan mendatangkan risiko yang berat bagi kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesuai dengan bacaan kita di atas, ada enam hal yang dibenci oleh Tuhan bahkan ada  tujuh perkara yang menjadi kekejian di mata Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa saja yang dibenci oleh Tuhan?&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;1. Mata Sombong&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Matius  6:22-23 &lt;br /&gt;“ Mata adalah pelita tubuh. Jika matamu baik, teranglah seluruh tubuhmu; jika matamu jahat, gelaplah seluruh tubuhmu. Jadi jika terang yang ada padamu gelap, betapa gelapnya kegelapan itu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mata berbicara mengenai pandangan kita atau watak kita. Mata sombong artinya watak yang angkuh atau sikap yang congkak dan tinggi hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika sikap dan watak kita penuh kerendahan maka seluruh tubuh kita akan terang. Sebaliknya jika mata kita angkuh dan sombong maka seluruh tubuh kita akan menjadi gelap. Anda harus ingat bahwa kesombongan atau keangkuhan akan menghancurkan hidup kita. Jika Anda tidak ingin mengalami kehancuran segera singkirkan roh kesombongan dari hati Anda! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amsal 16:18 &lt;br /&gt;“Kecongkakan mendahului kehancuran, dan tinggi hati mendahului kejatuhan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda diberkati dengan kekayaan yang berlimpah atau dengan jabatan yang tinggi, jangan membuat Anda jadi sombong karena kesombongan akan membawa Anda ke bibir jurang kehancuran. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I Timotius 6:17 &lt;br /&gt;“Peringatkanlah kepada orang-orang kaya di dunia ini agar mereka jangan tinggi hati dan jangan berharap pada sesuatu yang tak tentu seperti kekayaan...”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Warning:&lt;/strong&gt; &lt;strong&gt;jangan sombong!&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kesombongan akan menjauhkan kita dari hadirat Tuhan. Orang yang sombong dan angkuh akan kehilangan hubungan dengan Tuhan sehingga hidupnya akan susah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yeh 16:49 &lt;br /&gt;“Mereka menjadi tinggi hati dan melakukan kekejian di hadapan-Ku; maka Aku menjauhkan mereka sesudah Aku melihat itu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena kesombongannya, Raja Uzia melawan Imam Azarya sehingga ia dijauhkan dari Rumah Tuhan dan tinggal di tempat pengasingan (II Taw 26:16-21).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;2. Lidah Dusta&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Amsal  12:19 &lt;br /&gt;“ Bibir yang mengatakan kebenaran tetap untuk  selama-lamanya,tetapi lidah dusta hanya untuk sekejap mata.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal kedua yang dibenci oleh Tuhan adalah lidah dusta atau pembohong. Segala sesuatu yang kita peroleh melalui kebohongan tidak akan berumur panjang. Semuanya akan lenyap dalam sekejap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amsal 21:6 &lt;br /&gt;“Memperoleh harta benda dengan lidah dusta adalah kesia-siaan yang lenyap dari orang yang mencari maut.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingat dusta dari Gehazi? Keinginannya untuk memperoleh kekayaan dengan cepat membuat dia berdusta kepada Naaman bahkan juga berdusta kepada Nabi Elisa, akibatnya ia terkena kusta dan kehilangan segalanya (II Raj 5:21-27).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;3. Tangan yang menumpahkan darah&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;I Tawarikh  28:3 &lt;br /&gt;“Tetapi Allah telah berfirman kepadaku: Engkau tidak akan mendirikan rumah bagi nama-Ku, sebab engkau ini seorang prajurit dan telah menumpahkan darah.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Raja Daud tidak bisa membangun Bait Allah karena tangannya penuh dengan darah. Jika kita suka menumpahkan darah maka kita tidak bisa membangun Bait Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapan seseorang menumpahkan darah? Biasanya darah itu tertumpah pada saat seseorang terluka atau bahkan terbunuh karena benda tajam. Nah, lewat perkataan kita seseorang bisa terluka karena lidah kita sekalipun tidak bertulang tetapi bisa lebih tajam dari pisau yang tajam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan jika Anda “membenci” maka di hadapan Tuhan Anda sudah menjadi seorang pembunuh. Sebab itu, jangan biarkan hati Anda penuh dengan kebencian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I Yohanes 3:15 &lt;br /&gt;“Setiap orang yang membenci saudaranya, adalah seorang pembunuh manusia. Dan kamu tahu, bahwa tidak ada seorang pembunuh yang tetap memiliki hidup yang kekal di dalam dirinya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;4. Hati yang jahat&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Amsal  6:14&lt;br /&gt;“ yang hatinya mengandung tipu muslihat, yang senantiasa merencanakan kejahatan, dan yang menimbulkan pertengkaran.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ke-empat yang dibenci oleh Tuhan adalah hati yang penuh dengan rancangan kejahatan. Sebagian besar umat Israel tidak bisa masuk ke Tanah Kanaan karena hati mereka penuh dengan keinginan yang jahat  (I Korintus 10:5-6).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;5. Langkah Kaki yang jahat&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Amsal 6:18&lt;br /&gt;“ kaki yang segera lari menuju kejahatan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kaki berbicara mengenai tujuan perjalanan hidup seseorang. Kemana langkah kaki Anda melangkah? Jangan biarkan langkah kaki Anda menuju kepada kejahatan karena Tuhan membenci tujuan hidup yang jahat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;6. Saksi Dusta&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Amsal  14:5 &lt;br /&gt;“Saksi yang setia tidak berbohong, tetapi siapa menyembur-nyemburkan kebohongan, adalah saksi dusta.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapan seseorang menjadi saksi dusta? Pada waktu orang itu membawa kabar bohong. Sebab itu hati-hati terhadap setiap berita yang menyudutkan seseorang. Lakukan cek dan ricek lebih dulu agar Anda tidak menjadi saksi dusta. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;7. Penyebab Pertengkaran&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Amsal  26:20 &lt;br /&gt;“ Bila kayu habis, padamlah api; bila pemfitnah tak ada, redalah pertengkaran.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ke-tujuh yang dibenci oleh Tuhan bahkan yang menjadi kekejian di mata Tuhan adalah kalau seseorang menjadi penyebab adanya pertengkaran.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Fitnah atau Tuduhan (Ams 26:20)&lt;/strong&gt; &lt;br /&gt;Pemfitnah dapat menyebabkan pertengkaran dalam sebuah komunitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pemarah (Ams 15:18)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pemarah dapat memicu terjadinya sebuah pertengkaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Orang yang curang (Ams 16:28)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Begitu pula dengan orang yang curang, mereka dapat menyebabkan perselisihan dan pertengkaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah hal-hal yang harus kita waspadai!&lt;br /&gt;Amin.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/396043792536113274-6417688774095917439?l=www.petramanado.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.petramanado.web.id/feeds/6417688774095917439/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=396043792536113274&amp;postID=6417688774095917439' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/6417688774095917439'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/6417688774095917439'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.petramanado.web.id/2008/10/apa-yang-dibenci-oleh-tuhan.html' title='Apa yang dibenci oleh Tuhan?'/><author><name>Sugeng B. Susanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09021084899529667218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/-09Q0QluRTYc/Tr3jt6Zyz-I/AAAAAAAAAwk/LuVwfKpmLxw/s220/my%2Bfamily.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-396043792536113274.post-6562434445355178467</id><published>2008-10-01T21:54:00.001+08:00</published><updated>2008-10-10T21:58:18.700+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Khotbah Gembala'/><title type='text'>Yatim Piatu Menjadi Ratu</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;" Maka Ester dikasihi oleh baginda lebih dari pada semua perempuan lain, dan ia beroleh sayang dan kasih baginda lebih dari pada semua anak dara lain, sehingga baginda mengenakan mahkota kerajaan ke atas kepalanya dan mengangkat dia menjadi ratu ganti Wasti."&lt;br /&gt;Ester 2:17&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini saya mau berbicara kehidupan Ester. Seorang gadis yatim piatu yang berhasil menjadi seorang ratu. Kisah perjalanan Ester menjadi ratu dimulai dari diadakannya "Kontes Kecantikan" yang diadakan oleh  Ahasyweros,&lt;span class="fullpost"&gt; seorang raja yang merajai seratus duapuluh tujuh daerah dari India sampai Ethiopia (Ester 1:1).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut catatan para ahli, kontes ini diikuti sekitar seribu empat ratus gadis. Raja menyelenggarakan kontes kecantikan ini dengan tujuan untuk mencari pengganti Ratu Wasti. Mengapa Ahasyweros mencari pengganti permaisuri? Apa yang membuat raja menyingkirkan Wasti dari kursi permaisuri?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ahasyweros cari pengganti permaisuri bukan karena dia sudah bosan dengan Wasti, juga bukan karena kecantikan Wasti sudah mulai pudar, karena alkitab berkata sebenarnya raja ingin memperlihatkan kecantikan Wasti kepada semua orang yang diundang dalam sebuah pesta (Ester 1:11).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wasti disingkirkan oleh raja dari kursi ratu bukan karena wajahnya kurang cantik tetapi karena sikapnya yang tidak lagi tunduk kepada titah raja. Wasti tidak mau datang pada saat raja mengundang dia untuk memperlihatkan kecantikannya kepada semua pembesar dan rakyat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, sikap Wasti yang tidak mau tunduk inilah yang menyebabkan raja bertindak dengan tegas, sebab kalau tidak maka apa yang dilakukan oleh Wasti akan diikuti oleh perempuan-perempuan lain di kerajaannya. &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Kehilangan Otoritas&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Karena ketidaktaatannya kepada otoritas, Wasti kehilangan otoritas sebagai seorang ratu. Dia kehilangan semua kuasa dan fasilitas yang diberikan oleh raja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu pula dengan kita. Ingatlah, bahwa roh ketidaktaatan atau pemberontakan itu merupakan penyakit menular yang dapat merusak sebuah komunitas. Jika Anda ingin pernikahan Anda selamat dan diberkati oleh Tuhan, maka Anda harus singkirkanlah roh pemberontakan dari tengah-tengah keluarga Anda. Suami harus tunduk kepada Tuhan, isteri harus tunduk dan hormat kepada suami. Jangan suka melawan. Demikian pula anak-anak harus mentaati orang tua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Perjalanan Menjadi Seorang Ratu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kenapa raja memilih Ester menjadi ratu pengganti Wasti? Siapa sebenarnya Ester?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ester atau Hadasa adalah seorang gadis yatim piatu yang diasuh oleh Mordekhai. Dia seorang gadis yang sangat cantik dan elok rupanya. Bersama dengan gadis-gadis yang lain, dia juga dibawa masuk ke puri Susan untuk mengikuti "audisi kontes permaisuri". &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata, sesuai dengan namanya yag berarti bintang, Ester benar-benar menjadi bintang. Dia berhasil terpilih menjadi pemenang dan berhak menyandang gelar permaisuri dan memakai mahkota ratu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa rahasianya Ester dapat mengalahkan gadis-gadis cantik yang lainnya? Mari kita periksa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari seorang Hadasa, yang tidak berbapa dan beribu, akhirnya Ester berhasil menjadi seorang ratu, Queen Ester. Kalau Anda juga ingin terpilih menjadi mempelai-Nya Tuhan, maka inilah rahasia yang harus Anda ketahui:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Memiliki Roh Penurut&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ester 2:20&lt;br /&gt;"Adapun Ester tidak memberitahukan asal usul dan kebangsaannya seperti diperintahkan kepadanya oleh Mordekhai, sebab Ester tetap berbuat menurut perkataan Mordekhai seperti pada waktu ia masih dalam asuhannya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ester memiliki roh yang mau diajar dan dinasihati serta menuruti apa yang dikatakan oleh otoritasnya. Inilah rahasia mengapa Ester berhasil merebut hati raja dan membawanya ke kursi permaisuri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita punya roh yang mau diajar dan roh yang mau menuruti nasihat, maka jalan menuju kemuliaan itu sedang terbuka lebar di depan mata kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amsal 1:8-9 &lt;br /&gt;Hai anakku, dengarkanlah didikan ayahmu, dan jangan menyia-nyiakan ajaran ibumu, sebab karangan bunga yang indah itu bagi kepalamu, dan suatu kalung bagi lehermu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karangan bunga bagi kepala menggambar-kan mahkota yang akan didapatkan apabila kita bersedia mendengarkan didikan dan ajaran dari otoritas kita. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda akan kehilangan otoritas jika Anda tidak taat kepada otoritas, sebaliknya Anda akan memperoleh kuasa dan otoritas, jika Anda mentaati otoritas Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Memiliki Sifat &amp; Sikap yang Baik&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ester 2:9&lt;br /&gt;"Maka gadis itu sangat baik pada pemandangan- nya dan menimbulkan kasih sayangnya, sehingga Hegai segera memberikan wangi-wangian dan pelabur kepadanya, dan juga tujuh orang dayang-dayang yang terpilih dari isi istana raja, kemudian memindahkan dia dengan dayang-dayangnya ke bagian yang terbaik di dalam balai perempuan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadasa mendapat perlakuan yang istimewa dari Hegai, penjaga para perempuan, karena dia memiliki sifat dan sikap yang sangat baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sifat dan sikapnya yang baik itulah yang membuat dia disayang oleh Hegai dan diberikan tempat yang terbaik di balai perempuan. Itu artinya, sifat dan sikap kita akan menentukan tempat apa yang akan kita duduki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Persiapan menjadi Ratu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ester 2:12&lt;br /&gt;" Tiap-tiap kali seorang gadis mendapat giliran untuk masuk menghadap raja Ahasyweros, dan sebelumnya ia dirawat menurut peraturan bagi para perempuan selama dua belas bulan, sebab seluruh waktu itu digunakan untuk pemakaian wangi-wangian: enam bulan untuk memakai minyak mur dan enam bulan lagi untuk memakai minyak kasai serta lain-lain wangi-wangian perempuan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum seorang gadis menghadap raja, maka dia harus dipersiapkan selama satu tahun. Tidak sembarangan seorang gadis boleh ketemu dengan raja. Demikian pula dengan kita. Kalau kita ingin berjumpa dengan Raja di atas segala Raja, yaitu Tuhan Yesus, Mempelai Pria Sorga, maka kita harus dipersiapkan secara khusus.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Pakai Minyak Mur&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Enam bulan pertama, Ester harus memakai minyak mur. Fungsi minyak mur ini untuk detoksifikasi, yaitu membunuh semua kuman dan racun di dalam diri kita serta menghilangkan bau tubuh. Artinya, semua kuman dan racun di dalam hati kita serta semua bau dosa harus disingkirkan lebih dulu sebelum kita menjadi mempelai-Nya Tuhan. Kuman dan racun itu bisa berupa kenajisan, kebencian &amp; kepahitan yang ada di dalam hati kita yang harus segera dibuang!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Minyak Kasai&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Enam bulan kedua, Ester harus memakai minyak kasai. Minyak ini berfungsi sebagai minyak wangi bagi tubuh. Artinya, kita harus menyambut Mempelai Pria dengan bau yang harum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita dapat mengeluarkan bau harum bagi Tuhan apabila sudah dibersihkan dari semua racun yang ada di dalam hati. Bagaimana dengan Anda???&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/396043792536113274-6562434445355178467?l=www.petramanado.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.petramanado.web.id/feeds/6562434445355178467/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=396043792536113274&amp;postID=6562434445355178467' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/6562434445355178467'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/6562434445355178467'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.petramanado.web.id/2008/10/yatim-piatu-menjadi-ratu.html' title='Yatim Piatu Menjadi Ratu'/><author><name>Sugeng B. Susanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09021084899529667218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/-09Q0QluRTYc/Tr3jt6Zyz-I/AAAAAAAAAwk/LuVwfKpmLxw/s220/my%2Bfamily.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-396043792536113274.post-5819487717898719864</id><published>2008-10-01T19:41:00.000+08:00</published><updated>2008-10-11T19:43:26.318+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Khotbah Gembala'/><title type='text'>Rahasia Damai Sejahtera</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;" Dan ketika Yesus telah dekat dan melihat kota itu, Ia menangisinya, kata-Nya: "Wahai, betapa baiknya jika pada hari ini juga engkau mengerti apa yang perlu untuk damai sejahteramu! Tetapi sekarang hal itu tersembunyi bagi matamu…”&lt;br /&gt;Lukas 19:41-44&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada satu akibat yang tidak mengenakkan bagi kita bahkan itu bisa tragis kita alami yaitu kalau kita mengabaikan lawatan Tuhan. Dalam ayat ke 41 pada waktu Yesus mulai melihat kota Yerusalem yang pertama Dia lakukan adalah menangis. Yesus menangisi Yerusalem.&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang terjadi atas kota Yerusalem sehingga Yesus menangisinya? Pada waktu Yesus memasuki Yerusalem, mereka memberikan fasilitas dan penghormatan dengan cara diberikannya Yesus keledai untuk dipakai oleh Yesus dan mereka menghamparkan baju mereka di tengah Jalan sambil mereka memberikan pengagungan kepada Yesus (Lukas 19:36-38).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa Yesus menangisi kota Yerusalem? Bukankah orang-orang di Yerusalem sudah memuji Tuhan? Bukankah mereka sudah menyambut Yesus dengan memberikan fasilitas dan penghormatan?.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Ada dua hal yang membuat Tuhan Yesus menangisi Yerusalem yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;1.Mereka membiarkan bait Allah menjadi sarang penyamun.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lukas 19:45&lt;br /&gt;“Lalu Yesus masuk ke Bait Allah dan mulailah Ia mengusir semua pedagang di situ,” &lt;br /&gt;Dikatakan kalau Tuhan mengusir orang-orang yang ada di bait Allah, mengapa Tuhan mengusir mereka? Karena bait Allah di Yerusalem yang seharusnya menjadi rumah doa   sudah berubah fungsi menjadi sarang penyamun. Rumah doa sudah berubah menjadi rumah dosa dan inilah yang membuat Tuhan Yesus menangis.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;2.Mereka tidak mengerti apa sesungguhnya yang perlu untuk damai sejahtera.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lukas 19:42&lt;br /&gt;“kata-Nya: "Wahai, betapa baiknya jika pada hari ini juga engkau mengerti apa yang perlu untuk damai sejahteramu! Tetapi sekarang hal itu tersembunyi bagi matamu.” &lt;br /&gt;Hal kedua yang membuat Tuhan Yesus menangis yaitu karena orang-orang di Yerusalem tidak mengerti apa yang perlu untuk damai sejahtera mereka. Mereka berpikir yang penting mereka sudah rajin beribadah bahkan dengan bangganya mereka dapat mengatakan kalau mareka itu keturunan dari Abraham. Mereka tidak mengerti pada saat di mana Tuhan melawat mereka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak cukup kita hanya sekedar memberikan fasilitas dan penghormatan kepada Tuhan dengan cara kita mengangkat tangan di hadapan Dia. Karena banyak orang kristen kalau di gereja mereka dapat memuji Tuhan tetapi kalau di rumah mereka mengeluarkan kata-kata yang tidak pantas, mereka berbicara kotor, mereka menyalibkan Tuhan dengan perbuatan yang jahat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah sekarang kita akan melihat apa yang bisa mendatangkan damai sejahtera untuk kita. Damai sejahtera untuk pelayanan kita, damai sejahtera untuk kota kita, damai sejahtera untuk rumah tangga kita, damai sejahtera untuk pekerjaan dan bisnis kita.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;1.BERDAMAI dengan ALLAH.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Efesus 2:14-17&lt;br /&gt;”Karena Dialah damai sejahtera kita, yang telah mempersatukan kedua pihak dan yang telah merubuhkan tembok pemisah, yaitu perseteruan... dan untuk memperdamaikan keduanya...Ia datang dan memberitakan damai sejahtera kepada kamu yang "jauh" dan damai sejahtera kepada mereka yang "dekat", &lt;br /&gt;Jadi hal pertama untuk orang-orang Yerusalem supaya ada damai sejahtera adalah mereka harus berdamai dengan Allah. Orang Yerusalem berseteru dengan Allah, mereka menolak Yesus. Seperti halnya Adam dan Hawa, akibat dosa membuat mereka berseteru dengan Allah, mereka menyembunyikan dosa dan mereka tidak mau berdamai dengan Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu juga kalau kita mau ada damai sejahtera dalam hidup kita, maka  yang   harus kita perhatikan adalah kita harus berdami dengan Allah terlebih dahulu. Tidak sedikit kita menemukan orang-orang kristen di sekitar kita, mereka tidak mau berdamai dengan Tuhan.  Kelihatannya mereka rajin ke gereja, tetapi kenyataannya hidup mereka tidak ada perdamaian dengan Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau Anda mau hidup dalam kasih karunia maka Anda harus ada perdamaian dengan Tuhan. Dia sudah memberikan fasilitas untuk Anda yaitu  memberikan nyawa-Nya dengan cara mati di atas kayu salib untuk menghapus dosa, Dia membuka jalan perdamaian untuk Anda (Ibrani 10:19-20).&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;2.HIDUP dalam KEBENARAN.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Yesaya 32:17&lt;br /&gt;”Di mana ada kebenaran di situ akan tumbuh damai sejahtera, dan akibat kebenaran ialah ketenangan dan ketenteraman untuk selama-lamanya.” &lt;br /&gt;Apa itu kebenaran? Kebenaran adalah firman Tuhan (Yohanes 17:17). Setelah kita berdamai dengan Tuhan hal kedua yang perlu untuk damai sejahtera adalah kita harus hidup di dalam kebenaran atau dengan kata lain kita harus hidup di dalam firmanNya. Hidup kita harus penuh dengan firman Allah (Yohanes 16:33).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekayaan Anda tidak dapat membuat Anda penuh dengan damai sejahtera kalau Anda sendiri belum berdamai dengan Allah dan jikalau Anda belum hidup sesuai dengan firman-Nya. Tujuan hidup kita bukan menjadi kaya tetapi menjadi serupa dengan Tuhan Yesus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;3.HATI yang TEGUH.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Yesaya 26:33&lt;br /&gt;“Yang hatinya teguh Kaujagai dengan damai sejahtera, sebab kepada-Mulah ia percaya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ketiga yang penting untuk damai sejahtera kita adalah hati kita harus tetap teguh. Ada orang kelihatan fisiknya kuat tetapi rohnya lemah, tidak punya keteguhan di dalam hati. Orang yang seperti ini gampang disesatkan, gampang diombang-ambingkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seseorang tidak punya keteguhan hati kalau dia tidak kuat di dalam pengajaaran tetapi sebaliknya kalau orang itu kuat di dalam pengajaran maka orang itu tidak akan mudah melepaskan pengajaran itu dan dia akan memiliki hati yang teguh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita harus berdiri teguh, teguh dalam komitmen, teguh dalam pelayanan, teguh dalam panggilan, teguh dalam penderitaan (Galatia 5:1).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;4.TURUTI keinginan ROH. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Roma 8:6&lt;br /&gt;“Karena keinginan daging adalah maut, tetapi keinginan Roh adalah hidup dan damai sejahtera.” &lt;br /&gt;Hal terakhir yang penting untuk damai sejahtera kita adalah turutilah keinginan roh. Dalam hati kita ada dua macam keinginan ada keinginan yang baik dan ada pula keinginan yang tidak baik, tergantung dari kita mau memilih yang mana. Untuk memilih antara satu kita memang harus bergumul. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk kita bisa memilih keinginan roh atau keinginan yang baik maka kita harus memiliki keteguhan hati, supaya kita bisa memiliki keteguhan hati maka kita harus berakar dengan firman Tuhan, supaya kita bisa berakar dari firman Tuhan maka terlebih dahulu kita harus hidup berdamai dengan Allah. Kalau Anda belum berdamai dengan Tuhan maka Anda tidak dapat tahan dalam pengajaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau keempat hal ini tidak diperhatikan maka musuh kita akan datang menyerang kita. Mari kita belajar mengerti lawatan Tuhan. Kalau Tuhan melawat kita, bukalah hati saudara. Amin!&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/396043792536113274-5819487717898719864?l=www.petramanado.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.petramanado.web.id/feeds/5819487717898719864/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=396043792536113274&amp;postID=5819487717898719864' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/5819487717898719864'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/5819487717898719864'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.petramanado.web.id/2008/10/rahasia-damai-sejahtera.html' title='Rahasia Damai Sejahtera'/><author><name>Sugeng B. Susanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09021084899529667218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/-09Q0QluRTYc/Tr3jt6Zyz-I/AAAAAAAAAwk/LuVwfKpmLxw/s220/my%2Bfamily.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-396043792536113274.post-8026069469000112328</id><published>2008-09-29T19:48:00.009+08:00</published><updated>2008-09-29T20:27:18.734+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Khotbah Gembala'/><title type='text'>Aknowledge vs Attitude</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_zOnz8MoY3kM/SODJkLpwb8I/AAAAAAAAApI/vMQ1mhWGJu8/s1600-h/attitude.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_zOnz8MoY3kM/SODJkLpwb8I/AAAAAAAAApI/vMQ1mhWGJu8/s320/attitude.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5251418788954402754" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda ingin mengalami terobosan dalam hidup dan ingin meraih keberhasilan sebagai murid-murid Tuhan, maka Anda dan saya tidak cukup hanya memiliki pengetahuan tetapi harus memiliki sikap dan gaya hidup yang benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mempunyai gelar kesarjanaan tidak menjamin akan meraih kesuksesan. Lihat, berapa banyak saat ini para sarjana yang menganggur di negeri kita? Mereka gagal mendapatkan pekerjaan bukan karena kurang pintar secara akademis melainkan karena banyak di antara mereka yang tidak memiliki kepintaran dalam bersikap..&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Survei mengatakan bahwa komponen kesuksesan ditentukan dari 85% attitude / sikap dan 15% aknowledge / pengetahuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang kita dengarkan itu akan menghasilkan aknowledge sedangkan apa yang kita lakukan itu akan menghasilkan sikap. Begitu pula dengan firman Allah yang hanya kita dengarkan, hal itu tidak akan mendatangkan perubahan melainkan hanya menambah pengetahuan saja, tetapi jika firman Allah yang kita dengarkan kemudian kita lakukan, maka akan mendatangkan perubahan dalam sikap hidup kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pilihan ada pada Anda dan saya: mau berubah atau tidak, itu tergantung bagaimana respon kita. Jika kita hanya menjadi pendengar, maka tidak akan terjadi perubahan apapun, tetapi jika taati apa yang kita dengar, sudah pasti akan mendatangkan perubahan dalam hidup kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa saja sikap hidup yang akan menolong Anda dan saya untuk meraih keberhasilan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;1. Ketekunan&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Ibrani 10:36&lt;br /&gt;“Sebab kamu memerlukan ketekunan, supaya sesudah kamu melakukan kehendak Allah, kamu memperoleh apa yang dijanjikan itu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketekunan merupakan sikap pertama yang harus kita miliki agar kita dapat meraih kesuksesan, baik dalam rumah tangga, pekerjaan maupun dalam pelayanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Thomas Alfa Edison&lt;/strong&gt;, penemu lampu pijar, pada mulanya dianggap bodoh oleh gurunya, sehingga d i a dikeluarkan dari sekolahnya. ibunya memutuskan untuk mengajari sendiri anaknya, karena tak ada sekolah yang mau menerimanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkat ketekunan ibunya dalam mengajar dan juga berkat ketekunan Thomas Alfa Edison dalam belajar dan bereksperimen, ia berhasil menemukan lampu pijar. Penemuan yang dipatenkannya tercatat sebanyak 1.093 buah. Berapa kali dia gagal? 9.998 kali!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Harland Sanders&lt;/strong&gt;, adalah pendiri dan owner dari Kentucky Fried Chicken. D i a sukses membangun bisnisnya bukan dengan kepintaran akademis/aknowledge melainkan d e n g a n kepintaran sikap/attitude. Dia memulai bisnisnya di usia 66 tahun. Pensiunan angkatan darat dari negara adidaya ini tidak memiliki uang sepeser pun kecuali dari tunjangan hari tuanya, yang semakin menipis. Dia memiliki keahlian dalam memasak, lantas dia tawarkan resep masakannya ke lebih dari 1.000 restoran di negaranya. Akhirnya restoran yang ke-1008 menerima resepnya tersebut. Berkat ketekunannya, sekarang KFC menjadi salah satu perusahaan waralaba terbesar di dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, jangan pernah berhenti dalam mencoba dan jangan pernah menyerah terhadap kegagalan. Teruslah mencoba sampai Anda meraih impian Anda. Ingat, ketekunan akan mendatangkan perubahan dalam hidup Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;2. Kejujuran&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Amsal 14:11&lt;br /&gt;“Rumah orang fasik akan musnah, tetapi kemah orang jujur akan mekar.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sikap kedua yang wajib kita miliki yaitu: kejujuran. Tanpa kejujuran Anda tidak akan pernah meraih kesuksesan yang sejati. Kejujuran akan membuat Anda “mekar” atau berkembang. Jika Anda ingin berkembang dalam pekerjaan dan pelayanan maka Anda dan saya harus hidup dalam kejujuran. Jauhkan tipu daya dan kebohongan dari dalam kehidupan Anda!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Singkirkan semua kecurangan dari dalam kehidupan Anda, maka Anda pasti akan menemukan dan meraih masa depan Anda!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Ir. Ciputra&lt;/strong&gt;, adalah sosok anak bangsa yang sukses dengan bisnisnya. Ia merupakan pengusaha y a n g berada di belakang pendirian tiga group bisnis properti terkemuka di tanah air. Yakni Grup Jaya, Grup Metropolitan, dan Grup Ciputra. Salah satu proyeknya yang terkenal adalah Ancol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ir. Ciputra merupakan alumni SMA Negeri Manado sampai dengan kelas 1 lalu melanjutkan ke SMA Don Bosco M a n a d o untuk kelas 2 dan 3. Rahasia kesuksesan menurutnya adalah: berkat Tuhan, memiliki Visi, Misi &amp;amp; Strategi yang tepat, kerja keras, adil, jujur, aktif dan selalu inovasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ciputra yang dilahirkan di Parigi, Sulawesi Tengah itu di masa kecilnya mengalami banyak kesukaran. Usia 12 tahun, ia sudah menjadi anak yatim. Setiap hari ia harus sekolah dengan berjalan kaki sejauh 7 kilo meter, tetapi berkat ketekunan dan kejujurannya, saat ini menjadi salah satu orang terkaya di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;3. Kesetiaan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Amsal 19:22&lt;br /&gt;“Sifat yang diinginkan pada seseorang ialah kesetiaannya; lebih baik orang miskin dari pada seorang pembohong.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sikap ketiga y a n g harus kita miliki agar kita dapat meraih apa yang kita impikan adalah:kesetiaan. Kesetiaan merupakan m o d a l untuk meraih sesuatu yang lebih besar dari apa yang sudah kita raih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Matius 25:21&lt;br /&gt;Maka kata tuannya itu kepadanya: “Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia; engkau telah setia dalam perkara kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alkitab mengajarkan kepada kita kalau kita setia dengan perkara yang kecil maka Tuhan akan memberikan tanggung jawab dalam perkara yang lebih besar. Jangan pernah mengharapkan hasil yang lebih besar jika Anda tidak setia dengan hal-hal yang kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingat, ketekunan, kejujuran dan kesetiaan merupakan sikap atau karakter yang akan akan membawa Anda untuk meraih kesuksesan serta menopang Anda untuk mempertahankan kesuksesan. Amin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Charisma can bring you to the top, but Character can sustain you on the top.”&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/396043792536113274-8026069469000112328?l=www.petramanado.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.petramanado.web.id/feeds/8026069469000112328/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=396043792536113274&amp;postID=8026069469000112328' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/8026069469000112328'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/8026069469000112328'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.petramanado.web.id/2008/09/aknowledge-vs-attitude.html' title='Aknowledge vs Attitude'/><author><name>Sugeng B. Susanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09021084899529667218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/-09Q0QluRTYc/Tr3jt6Zyz-I/AAAAAAAAAwk/LuVwfKpmLxw/s220/my%2Bfamily.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_zOnz8MoY3kM/SODJkLpwb8I/AAAAAAAAApI/vMQ1mhWGJu8/s72-c/attitude.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-396043792536113274.post-5976961519217799512</id><published>2008-09-20T06:48:00.002+08:00</published><updated>2008-09-20T06:52:12.772+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Khotbah Gembala'/><title type='text'>Tiga Langkah Mengatasi Kesusahan</title><content type='html'>Kesusahan datang tanpa memandang status sosial, kaya atau miskin. Kesusahan datang tanpa memandang jabatan atau kedudukan seseorang. Tuhan bisa pakai kesusahan untuk membuat kita semakin mengenal siapa DIA.&lt;span class="fullpost"&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seringkali Tuhan pakai kesusahan atau penderitaan sebagai sarana untuk kita semakin mengenal jalan-jalan-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pilihan ada pada kita, “Apakah kesusahan yang kita alami membuat kita lebih mendekat dan mengenal Tuhan serta mengerti kehendak Tuhan ataukah semakin membuat kita jauh dari Tuhan?” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingat, kesusahan akan datang pada setiap manusia. Semua orang akan mengalami kesusahan meskipun jenis kesusahannya  berbeda-beda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I Petrus 5:9&lt;br /&gt;“Lawanlah dia dengan iman yang teguh, sebab kamu tahu, bahwa semua saudaramu di seluruh dunia menanggung penderitaan yang sama.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu saat kita akan mengalami kesulitan atau penderitaan karena salah satu karunia yang Tuhan berikan kepada setiap murid-Nya yaitu karunia untuk menderita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Filipi 1:29 &lt;br /&gt;“ Sebab kepada kamu dikaruniakan bukan saja untuk percaya kepada Kristus, melainkan juga untuk menderita untuk Dia.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, setiap pengikut Tuhan akan menerima karunia untuk menderita. Apa gunanya? Bukan supaya kita selamat, karena untuk selamat, Yesus yang menderita bagi kita. Penderitaan yang kita alami tujuannya agar kita memperoleh mahkota dan kemuliaan dari Tuhan. Anda tidak akan pernah memperoleh kemuliaan jika Anda menolak kesusahan dan penderitaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, sekarang bagaimana cara mengatasi kesusahan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;1. Kita dibentuk melalui kesusahan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;“ Kamu sendiri tahu, bahwa kita &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;ditentukan&lt;/span&gt; untuk itu...” &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, Anda dan saya ditentukan untuk mengalami kesusahan. Bahkan dunia tempat kita hidup ini merupakan tempat kesusahan (Yohanes 16:33). Kesadaran kita akan kebenaran ini akan menolong kita untuk dapat mengatasi kesusahan dalam hidup kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan ijinkan kesusahan datang bukan tanpa maksud. Selalu ada tujuan dari Tuhan setiap kali kita mengalami kesusahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata “ditentukan” Yunani: “keimai” yang artinya: dibuat atau dibentuk. Itu berarti lewat kesusahan kita sedang dibentuk oleh Tuhan. Dia membentuk karakter Ilahi dalam diri kita melalui kesusahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kesusahan itu Karunia!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I Petrus 2:19 &lt;br /&gt;“Sebab adalah kasih karunia, jika seorang karena sadar akan kehendak Allah menanggung penderitaan yang tidak harus ia tanggung.”&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Suatu saat Tuhan akan ijinkan kita menderita karena Tuhan sedang membentuk karakter-Nya di dalam diri kita. Contoh yang baik mengenai kesusahan adalah Ayub. Dia mengalami kesusahan yang hebat dalam hidupnya. Dia menderita bukan karena kesalahannya melainkan karena Tuhan bermaksud memberikan karakter-Nya di dalam diri Ayub. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karakter apa yang Tuhan mau berikan? Karakter kesabaran dan ketekunan.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Kesusahan karena Kesalahan!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;I Petrus 2:20&lt;br /&gt;“Sebab dapatkah disebut pujian, jika kamu menderita pukulan karena kamu berbuat dosa?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lukas 15:11-23 mencatat ada seorang anak bungsu yang mengalami kesusahan dalam hidupnya karena kesalahannya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikisahkan, ia menuntut apa yang menjadi haknya kepada ayahnya. Setelah memperoleh harta warisan, ia pergi ke tempat yang jauh dari rumah ayahnya dan dia habiskan seluruh hartanya. Lantas ia jatuh melarat dan susah hidupnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa kesalahan anak bungsu ini sampai hidupnya mengalami kesusahan? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menuntut hak dan meninggalkan rumah bapanya. Setelah jauh dari rumah bapanya, ia mengalami kesusahan (Luk 15:14-16).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menuntut hak merupakan awal kejatuhan dari anak bungsu ini. Jika Anda selalu menuntut hak, hati-hati, itulah awal dari sebuah bencana. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaliknya, pemulihan terjadi setelah Yesus menyerahkan hak-Nya sebagai Anak Allah. Dia tidak mempertahankan kesetaraan-Nya dengan Allah sebagai hak milik-Nya (Fil 2:6).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita belajar menyerahkan hak kita seperti yang dicontohkan oleh Tuhan Yesus agar kita bebas dari rasa sakit hati dan amarah. Kenapa banyak orang yang mudah tersinggung dan tersandung ketika tidak memperoleh penghargaan dari orang lain? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seseorang gampang tersinggung karena belum menyerahkan haknya kepada Tuhan. Saya mau beritahu Anda, orang mau hargai atau tidak mau hargai, kita tetap berharga di mata Tuhan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti selembar uang lima puluh ribu yang kita remas-remas, kita buang ke tanah lalu kita injak-injak, nilainya tidak berkurang.  Begitu pula dengan hidup kita. Perkataan dan perlakuan orang terhadap kita tidak mengurangi nilai kita di mata Tuhan. &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;2. Berdoa dengan Kesungguhan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;I Tesalonika 3:10&lt;br /&gt;”Siang malam kami berdoa sungguh-sungguh, supaya kita bertemu muka dengan muka dan menambahkan apa yang masih kurang pada imanmu.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara kedua untuk mengatasi kesusahan yaitu dengan berdoa sungguh-sungguh. Kesungguhan dalam doa seringkali kita tunjukkan dengan cara berlutut bahkan tersungkur. Nah, iblis tidak akan bisa menjatuhkan orang yang suka berlutut apalagi tersungkur atau tiarap. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam peperangan, tentara yang berdiri kemungkinan tertembak lebih besar dari pada tentara yang tiarap. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang menjadi kesusahan Anda saat ini? Berdoalah dengan kesungguhan hati Anda, maka Allah akan memberikan jalan keluar.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;3. Berpuasa dengan Benar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Yoel 2:12 &lt;br /&gt;"Tetapi sekarang juga," demikianlah firman TUHAN, "berbaliklah kepada-Ku dengan segenap hatimu, dengan berpuasa, dengan menangis dan dengan mengaduh.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada masalah-masalah yang tidak bisa kita atasi hanya dengan doa, perlu kita hadapi dengan puasa seperti pada jaman nabi Yoel. Mereka mengalami kesusahan. Persediaan makanan mereka sudah habis, tabungan (lumbung-lumbung) mereka kosong. Keadaan yang sulit itu mereka hadapi dengan puasa sehingga Tuhan kembali memberkati mereka (Yoel 2:14).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata “puasa”, Ibrani:”tsoom” artinya: tutup mulut. Yunani: “nesteuo” artinya: tidak bersuara. Kesimpulannya, puasa itu bukan hanya menahan lapar dan haus secara jasmani tetapi juga menahan mulut kita dari kejahatan. Melatih mulut kita untuk tidak berdusta dan tidak berbuat dosa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebenaran ini akan sangat menolong Anda untuk bisa mengatasi setiap kesusahan yang datang apabila Anda dengan sungguh-sungguh melakukannya. Ingat, ketaatan kita akan mendatangkan berkat dalam hidup Anda dan saya. Amin.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/396043792536113274-5976961519217799512?l=www.petramanado.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.petramanado.web.id/feeds/5976961519217799512/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=396043792536113274&amp;postID=5976961519217799512' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/5976961519217799512'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/5976961519217799512'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.petramanado.web.id/2008/09/tiga-langkah-mengatasi-kesusahan.html' title='Tiga Langkah Mengatasi Kesusahan'/><author><name>Sugeng B. Susanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09021084899529667218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/-09Q0QluRTYc/Tr3jt6Zyz-I/AAAAAAAAAwk/LuVwfKpmLxw/s220/my%2Bfamily.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-396043792536113274.post-2257827699018938849</id><published>2008-09-15T22:01:00.000+08:00</published><updated>2008-11-26T23:32:14.279+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gallery Photos'/><title type='text'>Anniversary 37th Petra Makassar</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_zOnz8MoY3kM/SR7W5qRqPhI/AAAAAAAAArA/T4lgRV8_QIM/s1600-h/tarik+tambang+man.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_zOnz8MoY3kM/SR7W5qRqPhI/AAAAAAAAArA/T4lgRV8_QIM/s320/tarik+tambang+man.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5268884900159307282" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Akkarena Beach Makassar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tarik teruuuussss...&lt;br /&gt;Staf Misi VS Staf Petra Pusat&lt;br /&gt;Selamat... selamat TIM Pria Misi Menang... bagi dong hadiahnya...!!!&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_zOnz8MoY3kM/SR7W5NBgX4I/AAAAAAAAAq4/5xSbfa1t4M0/s1600-h/tarik+tambang+women.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 240px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_zOnz8MoY3kM/SR7W5NBgX4I/AAAAAAAAAq4/5xSbfa1t4M0/s320/tarik+tambang+women.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5268884892306923394" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_zOnz8MoY3kM/SR7W47ZwAOI/AAAAAAAAAqw/PHHTMT-_fIU/s1600-h/misi+petra.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 191px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_zOnz8MoY3kM/SR7W47ZwAOI/AAAAAAAAAqw/PHHTMT-_fIU/s320/misi+petra.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5268884887576772834" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/396043792536113274-2257827699018938849?l=www.petramanado.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.petramanado.web.id/feeds/2257827699018938849/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=396043792536113274&amp;postID=2257827699018938849' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/2257827699018938849'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/2257827699018938849'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.petramanado.web.id/2008/11/anniversary-37th-petra-makassar.html' title='Anniversary 37th Petra Makassar'/><author><name>Sugeng B. Susanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09021084899529667218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/-09Q0QluRTYc/Tr3jt6Zyz-I/AAAAAAAAAwk/LuVwfKpmLxw/s220/my%2Bfamily.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_zOnz8MoY3kM/SR7W5qRqPhI/AAAAAAAAArA/T4lgRV8_QIM/s72-c/tarik+tambang+man.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-396043792536113274.post-4051390154367131993</id><published>2008-09-13T14:33:00.002+08:00</published><updated>2008-09-13T14:39:25.811+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Kekuatan Evaluasi Diri</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_zOnz8MoY3kM/SMtgFBzNMaI/AAAAAAAAAoA/_FC_k9PNTIE/s1600-h/KEKUATAN-EVALUASI-DIRI3.gif"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_zOnz8MoY3kM/SMtgFBzNMaI/AAAAAAAAAoA/_FC_k9PNTIE/s320/KEKUATAN-EVALUASI-DIRI3.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5245391830501896610" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Setiap orang memiliki potensi dan kemampuan yang luar biasa. Namun dibutuhkan waktu panjang untuk mencapai semua hal yang mampu dikerjakan. Sayangnya, manusia hanya punya satu kesempatan saja dalam hidup ini karena waktu terus berjalan dan tak bisa kembali.&lt;span class="fullpost"&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyesalan terjadi karena salah langkah atau keliru dalam bertindak. Manusia yang jatuh dalam kesalahan yang sama karena gagal belajar dari sebuah pengalaman. Adapula yang terjebak dalam trauma dan sulit bangkit kembali untuk mengembangkan diri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Evaluasi berarti menguji kembali semua yang telah dilakukan, sekaligus membuat antisipasi dan sikap mawas diri terhadap hal yang mungkin terjadi. Sikap evaluasi diri berarti menyadari bahwa mungkin Anda tidak mampu mengontrol situasi di sekitar, namun Anda bisa memberdayakan diri sendiri seoptimal mungkin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa kita perlu mengevaluasi diri? &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;1. Untuk mengetahui posisi saat ini.&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;Ada sebuah kisah, seekor ulat kecil sedang memanjat pohon ceri yang tinggi. Pohon yang sangat rimbun membuat ulat kecil kesulitan mencari buahnya. Burung-burung di udara mengejek ulat kecil itu yang susah payah memanjat pohon ceri yang belum berbuah. Dengan tenang si ulat menjawab,” Saat aku tiba di puncaknya, maka aku akan menemukan buah ceri yang matang dan ranum.” Evaluasi diri adalah cara untuk mengetahui dengan tepat kemampuan dan kondisi tantangan yang harus dihadapi. Sehingga target dan sasaran dapat diraih dengan sukes.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt; &lt;br /&gt;2. Agar menemukan momentum yang tepat untuk memacu diri.&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;Evaluasi biasanya dilakukan dalam periode waktu tertentu. Beberapa perusahaan mengadakan evaluasi setiap tahun. Namun untuk mengantisipasi perubahan yang lebih cepat, saat ini evaluasi lebih sering dilakukan setiap tiga atau empat bulan. Sama seperti diri Anda, evaluasi pribadi secara rutin membuat Anda tanggap dalam bertindak dan mengambil keputusan yang tepat di momen yang tepat.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;3. Untuk memetik hikmah dan mengantisipasi keadaan.&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;Kesalahan dan kegagalan adalah milik semua orang. Anda mungkin merasa kecewa dan menyesal mengapa semua ini dapat terjadi. Namun dengan evaluasi diri, Anda dapat memetik pelajaran yang sangat berharga yang tidak dapat dibeli dan tidak tergantikan. Semua pengalaman Anda, sukses maupun gagal, merupakan aset yang tidak ternilai harganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara mengembangkan sikap evaluasi diri: &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;1. Mengenal karakter pribadi.&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;Mengenal karakter pribadi berarti ada sifat-sifat yang harus dipahami, di balik semua keadaan fisik dan kebiasaan yang nampak dari luar. Kenali potensi, bakat dan minat serta kekuatan dan kelemahan pribadi Anda. Juga respon dan sikap Anda ketika menghadapi tekanan dan masalah. Kenali juga gaya komunikasi, sikap terhadap lingkungan sosial, kinerja, kepemimpinan, pola pikir, emosi, daya tahan mental dan lain-lain. Semakin Anda mengenal karakter pribadi, semakin mudah Anda mengevaluasi diri sendiri.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;2. Membangun sikap obyektif.&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;Nicky Cruz yang hidup di lingkungan kumuh di sebuah kota, tumbuh menjadi seorang penjahat. Ia menganggap apa yang dilakukannya adalah hal yang lazim. Pergaulan dan lingkungan yang buruk dapat merusak kebiasaan yang baik. Banyak mitos dan pandangan yang keliru atau pengaruh negatif lingkungan membuat Anda menjadi subyektif bahkan kurang rasional. Seperti Nicky Cruz, namun akhirnya ia mengalami pencerahan dan pemulihan. Nilai-nilai yang benar membuat Anda mampu untuk bertindak obyektif yang dapat menjadi pegangan dan standar yang benar untuk bisa mengevaluasi diri dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;3. Melatih kemampuan untuk menimbang dan memahami.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dalam doanya kepada Tuhan, Raja Salomo tidak meminta kekayaan maupun kejayaan, melainkan hati yang dapat menimbang dan memahami. Ada pepatah mengatakan, kemudaan adalah kebodohan. Kurang pengalaman mungkin adalah kendala terbesar dalam meraih sukses. Tapi dengan mengevaluasi diri, Anda bisa mengantisipasi situasi yang akan dihadapi dan dapat menggandakan potensi dan kemampuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber:Jakoep Ezra, MBA, CBA &lt;br /&gt;Character Specialist - www.PowerCharacter.com&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/396043792536113274-4051390154367131993?l=www.petramanado.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.petramanado.web.id/feeds/4051390154367131993/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=396043792536113274&amp;postID=4051390154367131993' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/4051390154367131993'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/4051390154367131993'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.petramanado.web.id/2008/09/kekuatan-evaluasi-diri.html' title='Kekuatan Evaluasi Diri'/><author><name>Sugeng B. Susanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09021084899529667218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/-09Q0QluRTYc/Tr3jt6Zyz-I/AAAAAAAAAwk/LuVwfKpmLxw/s220/my%2Bfamily.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_zOnz8MoY3kM/SMtgFBzNMaI/AAAAAAAAAoA/_FC_k9PNTIE/s72-c/KEKUATAN-EVALUASI-DIRI3.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-396043792536113274.post-1089014106809631705</id><published>2008-09-13T14:18:00.003+08:00</published><updated>2008-09-13T14:32:49.489+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Tetap Fokus</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_zOnz8MoY3kM/SMteee82igI/AAAAAAAAAn4/914iBObuwsc/s1600-h/fokus.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_zOnz8MoY3kM/SMteee82igI/AAAAAAAAAn4/914iBObuwsc/s320/fokus.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5245390068800457218" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;"Aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut penelitian, hanya ada sekitar 11% orang di dunia ini yang secara alamiah mampu untuk bersikap fokus. Selebihnya cenderung mudah terpengaruh dan seringkali tidak persisten pada tujuan semula.&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin ada orang yang memiliki tekad yang kuat, namun ternyata kurang tekun. Adapula yang tekun tapi sayangnya mudah terpengaruh. Bahkan ada orang yang sangat flamboyant, yang mudah sekali beralih perhatian, dan cepat mengalihkan perhatian pada hal-hal yang baru. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perhatian yang terpecah dapat menggagalkan pencapaian tujuan. Tanpa sadar pencapaian target tertunda, mengalami stagnasi, atau bahkan bisa menyimpang dari tujuan semula. Bukan situasi yang menguntungkan bagi seorang karyawan seperti Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa saja penghalang untuk tetap fokus ? &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;1. Kehilangan motivasi. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ada sebuah kisah nyata tentang seorang pria yang kehilangan motivasi. Ia sangat pandai hingga mendapat beasiswa master di luar negeri bahkan dicalonkan sebagai kandidat doktoral. Namun setelah sebuah penelitiannya ditolak oleh dosen, ia menjadi frustrasi, kehilangan motivasi dan gagal untuk tetap fokus dengan cita-citanya. Stress berkepanjangan yang dialaminya mengakibatkan gangguan jiwa. Sungguh tragis,akhirnya ia ditemukan meninggal karena diare setelah berhari-hari mengunci diri dalam kamarnya. &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;2. Mudah terpengaruh.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Manusia punya sepasang mata, tapi hanya satu fokus. Itulah keajaiban penciptaan. Bayangkan jika setiap bola mata memiliki fokusnya sendiri atau pandangan yang bias. Seperti mata faset serangga yang punya banyak pantulan. Anda akan berjalan kesana kemari dan menabrak dinding karena pengaruh pandangan tadi. Akan sulit menyelesaikan sesuatu hingga tuntas jika Anda kehilangan fokus. Hanya sekitar 20 % hal-hal dalam diri pribadi yang mempengaruhi fokus, selebihnya merupakan pengaruh eksternal.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;3. Kurang tekun. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sikap persisten merupakan perpaduan antara kegigihan dan ketekunan. Banyak hal yang bisa membuat ketekunan dan fokus hilang. Bosan, jenuh dengan rutinitas bahkan selalu berada di zona nyaman atau rasa puas diri, seringkali membuat fokus menjadi kabur. Karena manusia cenderung mengejar yang diinginkan bukan yang seharusnya dicapai. Anda sering terjebak pada proses dan tidak bersikap konsisten pada tujuan yang harus diraih. Kehilangan fokus juga berarti menyia-nyiakan banyak waktu dan kesempatan yang ada di hadapan Anda. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melatih diri untuk tetap bersikap fokus &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;1. Mengembangkan penguasaan diri. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dalam dunia militer, sniper adalah seorang penembak jitu. Mereka biasanya ditugaskan untuk suatu operasi khusus yang menuntut keahlian menembak secara rahasia. Dengan target, sekali tembakan harus tepat sasaran. Hal utama bagi sniper ialah fokus, memiliki konsentrasi maksimal dan penguasaan diri yang prima. Mengarahkan pandangan pada sasaran dan mengabaikan hal-hal yang dapat mengalihkan perhatian. Demikian juga dalam menjalankan pekerjaan Anda, disiplin dan penguasaan diri membuat Anda fokus dan efisien dalam menyelesaikan pekerjaan. &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;2. Membangun ketekunan.&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;Sejarah mengenal Abraham Lincoln. Kegagalan demi kegagalan tidak membuatnya menyerah dan kehilangan tujuan. Puncaknya di tahun 1832 ketika ia menjadi seorang pengangguran. Namun semangat yang tinggi dan ketekunannya untuk bisa mengabdikan diri pada bangsa dan negaranya, membuat ia akhirnya berhasil terpilih sebagai presiden Amerika Serikat di tahun 1860. Hasrat yang kuat menciptakan peluangnya sendiri. Ketekunan akan menemukan jalannya pada akhirnya. Itulah fokus pada sasaran.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;3. Membuat target pencapaian.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Apa tujuan yang ingin Anda raih? Buatlah perencanaan dan target pencapaian agar tujuan dapat dicapai dengan lebih efisien dan efektif. Target merupakan anak tangga menuju pencapaian sasaran secara terarah dan terukur. Membuat target memacu Anda untuk tetap fokus pada sasaran. Sikap fokus dimiliki oleh para peraih yang berhasil, semua orang yang sukses dan menjadi ahli di bidangnya. Fokus adalah jembatan keberhasilan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Jakoep Ezra, MBA, CBA &lt;br /&gt;Character Specialist - www.PowerCharacter.com&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/396043792536113274-1089014106809631705?l=www.petramanado.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.petramanado.web.id/feeds/1089014106809631705/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=396043792536113274&amp;postID=1089014106809631705' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/1089014106809631705'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/1089014106809631705'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.petramanado.web.id/2008/09/tetap-fokus.html' title='Tetap Fokus'/><author><name>Sugeng B. Susanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09021084899529667218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/-09Q0QluRTYc/Tr3jt6Zyz-I/AAAAAAAAAwk/LuVwfKpmLxw/s220/my%2Bfamily.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_zOnz8MoY3kM/SMteee82igI/AAAAAAAAAn4/914iBObuwsc/s72-c/fokus.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-396043792536113274.post-3840056339595689438</id><published>2008-09-11T10:58:00.001+08:00</published><updated>2008-09-11T11:01:07.353+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Khotbah Gembala'/><title type='text'>Mengapa Harus Berdoa?</title><content type='html'>“ Bersukacitalah dalam pengharapan, sabarlah dalam kesesakan, dan bertekunlah dalam doa!”&lt;br /&gt;Roma 12:12&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu hal yang terpenting dalam hidup kekristenan kita adalah doa. Tetapi yang menjadi pertanyaan bukan apakah kita masih berdoa melainkan apakah kita bertekun dalam doa. Banyak orang kristen yang berdoa tetapi sedikit yang mau bertekun dalam doa.&lt;span class="fullpost"&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Lukas 18 TUHAN Yesus menegaskan bahwa doa itu merupakan suatu keharusan dan mesti dilakukan dengan tidak jemu-jemu (tekun). Seringkali kita baru berdoa satu minggu atau satu bulan sudah bosan. Makanya tidak heran kalau kita tidak menerima apa yang kita minta kepada TUHAN, kita tidak menemukan apa yang kita cari dalam doa dan juga pintu tidak dibukakan saat kita kita mengetok. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada dua syarat dalam perumpamaan yang diberikan oleh TUHAN Yesus dalam Lukas 18:1-8 supaya doa-doa kita dikabulkan. Yang pertama kita harus berdoa dengan tekun (ayat 1) dan yang kedua kita harus berdoa dengan iman (ayat 8). Jika kita sudah tekun dalam doa tetapi tidak disertai dengan iman maka doa-doa kita akan kandas di tengah jalan. Begitu juga kalau kita berdoa dengan iman tetapi tidak disertai dengan ketekunan maka bisa saja kita tidak jadi menerima apa yang telah kita minta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa kita harus berdoa dengan tidak jemu-jemu? Seberapa pentingkah manfaat doa itu dalam hidup kita? Apa akibatnya apabila kita tidak berdoa ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;KUNCI KEKUATAN ROHANI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;“ Berjaga-jagalah senantiasa sambil berdoa, supaya kamu beroleh kekuatan untuk luput dari semua yang akan terjadi itu, dan supaya kamu tahan berdiri di hadapan Anak Manusia.”&lt;br /&gt;Lukas 21:36&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada zaman akhir ini supaya kita kuat menghadapi godaan (pesta pora, kemabukan dan keinginan duniawi) kita harus tekun dalam doa. Bahkan Injil Markus 14:38 menuliskan supaya kita tidak jatuh ke dalam pencobaan kita harus berdoa!  Jadi sebelum pencobaan datang kita harus lebih dulu berdoa supaya kita kuat dan tidak jatuh saat berada dalam pencobaan. Karena itu berdoalah dengan tekun mulai dari sekarang jangan tunggu pencobaan datang baru berdoa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekuatan rohani kita tidak ditentukan dari berapa banyak jam kita habiskan dalam pelayanan tetapi ditentukan dari berapa banyak jam kita habiskan dalam menanti-nantikan TUHAN (Yes 40:31). Dimana menantikan TUHAN? Dalam doa!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;KUNCI KEMENANGAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Keluaran 17:8-15&lt;br /&gt;Ingat, hidup kekristenan bukanlah sebuah permainan tetapi peperangan. Dan salah satu cara untuk bisa menang dalam peperangan adalah melalui doa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu ketika orang Israel berhadapan dengan orang Amalek dalam satu pertempuran yang sengit di Rafidim (Kel 17:8-15).&lt;br /&gt;Dalam ayat 13 dikatakan Yosua berhasil mengalahkan Amalek dengan mata pedang. Tetapi sesungguhnya kemenangan mereka tidak ditentukan dengan mata pedang tetapi karena doa Musa di atas puncak bukit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Dan terjadilah , apabila Musa mengangkat tangannya, lebih kuatlah Israel, tetapi apabila ia menurunkan tangannya, lebih kuatlah Amalek.”&lt;br /&gt;Kel 17:11&lt;br /&gt;Dari ayat ini kita tahu bahwa kemenangan Yosua tidak ditentukan dengan mata pedangnya tetapi ditentukan dengan doa Musa di atas puncak bukit. Ketika Musa mengangkat tangan pedang Yosua menjadi tajam dan berhasil mengalahkan musuh tetapi jika Musa turun tangan pedang Yosua menjadi tumpul dan dia gagal dalam peperangan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian juga kemenangan kita tidak ditentukan dari keahlian / talenta yang kita miliki tetapi ditentukan oleh doa dan penyerahan diri kita kepada Allah. Keahlian dan talenta kita akan tumpul jika kita tidak hidup dalam doa dan penyerahan diri kepada Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;KUNCI PERTUMBUHAN JEMAAT&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kis 2:41-47&lt;br /&gt;Yang menyebabkan pertumbuhan gereja/jemaat bukanlah programnya yang mantap atau liturginya yang rapi. Juga tidak ditentukan dari musiknya yang canggih dengan penyanyi dan musisi yang handal. Tetapi ditentukan oleh doa-doa yang naik seperti asap dupa yang berbau harum dari gereja yang bersangkutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jemaat mula-mula bertumbuh dengan luar biasa karena mereka tekun dalam doa. Dalam waktu yang singkat gereja mula-mula melahirkan petobat-petobat yang baru bahkan jumlah orang percaya terus bertambah dari waktu ke waktu. Mengapa hal itu bisa terjadi? Ya, itu terjadi karena mereka tekun dalam doa !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gereja yang tidak berdoa akan menjadi gereja yang mandul. Tidak bisa melahirkan petobat-petobat yang baru. Tetapi gereja yang tekun dalam doa akan mematahkan roh kemandulan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang menyebabkan Hanna yang mandul itu bisa melahirkan anak? Jawabannya hanya satu, ketekunannya dalam doa dari tahun ke tahun (I Sam 1:1-28). Karena tekun dalam doa akhirnya Hanna melahirkan Samuel yang kemudian menjadi berkat bagi seluruh bangsa Israel.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Mari kita berdoa supaya kita menjadi gereja yang melahirkan jiwa-jiwa. Gereja yang  yang menjadi berkat bagi keluarga, kota dan bangsa. Patahkanlah roh kemandulan itu dengan doa-doa Anda !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingat : DOA merupakan Kunci Kekuatan, Kemenangan dan Pertumbuhan.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/396043792536113274-3840056339595689438?l=www.petramanado.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.petramanado.web.id/feeds/3840056339595689438/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=396043792536113274&amp;postID=3840056339595689438' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/3840056339595689438'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/3840056339595689438'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.petramanado.web.id/2008/09/mengapa-harus-berdoa.html' title='Mengapa Harus Berdoa?'/><author><name>Sugeng B. Susanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09021084899529667218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/-09Q0QluRTYc/Tr3jt6Zyz-I/AAAAAAAAAwk/LuVwfKpmLxw/s220/my%2Bfamily.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-396043792536113274.post-7785443413658194988</id><published>2008-09-11T10:56:00.002+08:00</published><updated>2008-09-11T11:06:50.173+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Khotbah Gembala'/><title type='text'>Penghalang Doa</title><content type='html'>“ Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan.”&lt;br /&gt;Matius 7: 7-8&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada seorang ibu mengeluh perihal doa-doanya yang sudah lama  dinaikkan kepada Allah tetapi belum juga mendapat jawaban dari TUHAN. Lantas si ibu ini mulai putus asa. Setiap hari sungutan dan omelan menghiasi bibirnya, si ibu ini berkata: “ Firman Tuhan mengatakan, mintalah maka akan diberikan kepadamu. Saya sudah bertahun-tahun meminta, koq&lt;span class="fullpost"&gt; sampai sekarang Tuhan tidak berikan kepada saya ?”  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin Anda seperti si ibu di atas yang sudah sekian lama berdoa kepada Tuhan tetapi tidak kunjung mendapat jawaban. Satu hal yang Anda harus lakukan: Periksa kehidupan Anda! Mungkin ada penghalang yang menyebabkan Anda belum mendapatkan jawaban atas doa-doa Anda. Perlu Anda ketahui, sesungguhnya Bapa memiliki kerinduan yang teramat besar untuk menjawab setiap seruan dan tangisan serta doa-doa Anda. Tetapi  manakala Dia mau memberikan apa yang Anda minta, ternyata ada sesuatu yang menghalangi sehingga jawaban TUHAN itu tidak sampai kepada kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini mari kita periksa apa saja yang menjadi penghalang dan   penyebab doa-doa kita tidak memperoleh jawaban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;KARENA ADA DOSA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar, ialah segala dosamu.”&lt;br /&gt;Yesaya 59:2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dosa menyebabkan Anda terpisah dari Allah dan menyebab- kan seruan dan doa Anda tidak mendapat tanggapan dari Allah. Selama Anda terus tinggal di dalam dosa dan tidak segera membereskan pelanggaran Anda dengan TUHAN maka selama itu pula Allah tidak akan mendengarkan semua permintaan Anda. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda ingat raja SAUL ? Dia hidup di dalam pelanggaran dan ketidak taatan terhadap hukum-hukum Allah. Akibatnya dia harus terpisah dari Allah dan doa-doanya tidak di dengar oleh TUHAN. Dalam I Samuel 28 dikisahkan ketika Saul terjepit dalam peperangan melawan orang Filistin. Di sana Saul berdoa kepada TUHAN, tetapi TUHAN tidak memberikan jawaban apapun kepadanya karena Saul menyimpan dosa dan pelanggaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Ketika Saul melihat tentara Filistin itu, maka takutlah ia dan hatinya sangat gemetar. Dan Saul bertanya kepada TUHAN, tetapi TUHAN tidak menjawab dia, baik dengan mimpi, baik dengan Urim, baik dengan perantaraan para nabi.”&lt;br /&gt;I Samuel 28:5-6&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda hendak meminta sesuatu kepada Allah, periksalah lebih dulu kehidupan Anda. Apabila ada kesalahan yang telah Anda perbuat, segera bereskan dan perdamaikan  dengan Allah, jika tidak, kesalahan Anda akan menjadi penghalang doa-doa Anda sehingga Anda tidak mendapatkan apa yang Anda minta.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;KARENA TIDAK PERCAYA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; “ Hendaklah ia memintanya dalam iman, dan sama sekali jangan bimbang, sebab orang yang bimbang sama dengan gelombang laut, yang diombang-ambingkan kian kemari oleh angin. Orang yang demikian janganlah mengira, bahwa ia akan menerima sesuatu dari Tuhan.”&lt;br /&gt;Yakobus 1:6-7&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penghalang kedua yang menyebabkan doa-doa kita tidak dijawab oleh Tuhan adalah kebimbangan dan ketidakperca-yaan.   Setelah hubungan   kita dengan Tuhan beres,   apapun &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yang kita minta kepadaNya jika kita percaya, Tuhan akan memberikan kepada kita (Markus 11:24). Sebaliknya jika kita ragu-ragu, ayat di atas mengatakan bahwa kita tidak akan mendapatkan apa-apa dari Tuhan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingatkah Anda, Ibrani 3:19 menuliskan : Sebagian besar bangsa Israel tidak bisa masuk  negeri Perjanjian karena ketidak percayaan mereka. Demikian pula Tuhan Yesus tidak banyak mengadakan mujizat  di tempat asalNya karena ketidakpercayaan mereka (Matius 13:58). Jika Anda ingin masuk ke dalam pusat rencana Allah dan ingin merasakan mujizatNya maka Anda harus benar-benar mempercayai Allah dan firmanNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;KARENA MOTIVASI SALAH&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Atau kamu berdoa juga, tetapi kamu tidak menerima apa-apa, karena kamu salah berdoa, sebab yang kamu minta itu hendak kamu habiskan untuk memuaskan hawa nafsumu.”&lt;br /&gt;Yakobus 4:3&lt;br /&gt;Jika permintaan Anda hanya untuk memenuhi kepentingan Anda sendiri dan hanya untuk memuaskan hawa nafsu Anda maka jangan salahkan TUHAN jika permintaan Anda tidak dikabulkan oleh TUHAN. Karena Allah menghendaki apa saja yang Anda minta dan doakan tujuannya untuk kemuliaanNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu periksalah apa motivasi Anda meminta sesuatu kepada TUHAN. Apakah untuk nama TUHAN atau hanya untuk nama  Anda sendiri. Untuk kemuliaan TUHAN atau untuk kemuliaan Anda sendiri. Ingatlah, hawa nafsu dan kepentingan diri sendiri akan menghalangi doa-doa Anda !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;KARENA TIDAK BIJAKSANA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Demikian juga kamu, hai suami-suami, hiduplah bijaksana dengan istrimu, sebagai kaum yang lebih lemah ! Hormatilah mereka sebagai teman pewaris dari kasih karunia, yaitu kehidupan, supaya doamu jangan terhalang.”&lt;br /&gt;1 Petrus 3:7&lt;br /&gt;Penyebab ke empat mengapa doa-doa Anda terhalang adalah apabila Anda tidak hidup bijaksana dengan pasangan Anda. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika dalam rumah tangga Anda tidak ada keharmonisan, setiap hari terjadi percekcokan dan pertengkaran. Suami tidak mengasihi istri sebaliknya istri tidak tunduk terhadap suami, selalu membantah dan melawan. Maka pastilah doa-doa yang dinaikkan ke hadirat Allah  akan kehilangan kuasa. TUHAN sangat memperhatikan kehidupan nikah suami istri, karena hubungan suami istri merupakan gambaran hubungan Kristus (Mempelai Pria) dan jemaat (Mempelai Wanita). Untuk itu jagalah hubungan nikah Anda agar doa-doa Anda dijawab oleh TUHAN !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, maju terus dalam TUHAN dan bertumbuhlah dalam Firman dan kasih karuniaNya serta : PERIKSALAH SENANTIASA HIDUP ANDA !!!&lt;br /&gt;Amin.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/396043792536113274-7785443413658194988?l=www.petramanado.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.petramanado.web.id/feeds/7785443413658194988/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=396043792536113274&amp;postID=7785443413658194988' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/7785443413658194988'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/7785443413658194988'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.petramanado.web.id/2008/09/penghalang-doa.html' title='Penghalang Doa'/><author><name>Sugeng B. Susanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09021084899529667218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/-09Q0QluRTYc/Tr3jt6Zyz-I/AAAAAAAAAwk/LuVwfKpmLxw/s220/my%2Bfamily.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-396043792536113274.post-1297790991720667200</id><published>2008-09-08T21:04:00.006+08:00</published><updated>2008-09-08T21:21:12.931+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Tujuh Langkah Mencapai Potensi Maksimal</title><content type='html'>Tidak ada seorangpun yang mau kehilangan masa depan mereka. Setiap orang pasti ingin sukses dalam membangun hari depannya baik dalam keluarga maupun dalam pekerjaan. Masa depan bukan sesuatu yang kita tunggui di depan televisi melainkan harus kita bangun setiap hari. Orang yang berhasil bukan orang yang menunggu pekerjaan melainkan orang yang mencari pekerjaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan John Osteen di bawah ini mudah-mudahan dapat memberikan inspirasi kepada Anda. &lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Ada 7 langkah agar kita mencapai potensi hidup yang maksimal :&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;1. Langkah pertama adalah perluas wawasan.&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;Anda harus memandang kehidupan ini dengan mata iman, pandanglah dirimu sedang melesat ke level yang lebih tinggi.Anda harus memiliki gambaran mental yang jelas tentang apa yang akan Anda raih.Gambaran ini harus menjadi bagian dari dirimu, didalam benakmu, dalam percakapanmu,meresap ke pikiran alam bawah sadarmu, dalamperbuatanmu dan dalam setiap aspek kehidupanmu.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;2. Langkah ke dua adalah mengembangkan gambar diri yang sehat. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Itu artinya Anda harusmelandasi gambar dirimu diatas apa yang Tuhan katakan tentang Anda. Keberhasilanmu meraih tujuan sangat tergantung pada bagaimana Anda memandang dirimu sendiri dan apa yang Anda rasakan tentang dirimu. Sebab hal itu akan menentukan tingkat kepercayaan diri Anda dalam bertindak. Fakta menyatakan bahwa Anda tidak akan pernah melesat lebih tinggi dari apa yang Anda bayangkan mengenai dirimu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;3. Langkah ke tiga adalah temukan kekuatan dibalik pikiran dan perkataanmu.&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;Target utama serangan musuh adalah pikiranmu. Ia tahu sekiranya ia berhasil mengendalikan dan memanipulasi apa yang Anda pikirkan, maka ia akan berhasil mengendalikan dan memanipulasi seluruh kehidupanmu.&lt;br /&gt;Pikiran menentukan prilaku, sikap dan gambar diri. Pikiran menentukan tujuan. &lt;br /&gt;Alkitab memperingatkan kita untuk senantiasa menjaga pikiran.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;4. Langkah ke empat adalah lepaskan masa lalu, biarkanlah ia pergi...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Anda mungkin saja telah kehilangan segala yang tidak seorangpun patut mengalaminya dalam hidup ini. Jika Anda ingin hidup berkemenangan , Anda tidak boleh memakai trauma masa lalu sebagai dalih untuk membuat pilihan-pilihan yang buruk saat ini. Anda harus berani tidak menjadikan masa lalu sebagai alasan atas sikap burukmu selama ini, atau membenarkan tindakanmu untuk tidak mengampuni seseorang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;5. Langkah ke lima adalah temukan kekuatan di dalam keadaan yang paling buruk sekalipun&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kita harus bersikap :" Saya boleh saja terjatuh beberapa kali dalam hidup ini, tetapi saya tidak akan terus tinggal dibawah sana." Kita semua menghadapi tantangan dalam hidup ini . Kita semua pasti mengalami hal-hal yang datang menyerang kita. Kita boleh saja dijatuhkan dari luar, tetapi kunci untuk hidup berkemenangan adalah belajar bagaimana untuk bangkit lagi dari dalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;6. Langkah ke enam adalah memberi dengan sukacita. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Salah satu tantangan terbesar yang kita hadapi adalah godaan untuk hidup mementingkan diri sendiri. Sebab kita tahu bahwa Tuhan memang menginginkan yang terbaik buat kita,Ia ingin kita makmur, menikmati kemurahanNya dan banyak lagi yang Ia sediakan buat kita, namun kadang kita lupa dan terjebak dalam prilaku mementingkan diri sendiri. Sesungguhnya kita akan mengalami lebih banyak sukacita dari yang pernah dibayangkan apabila kita mau berbagi hidup dengan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;7. Langkah ke tujuh adalah memilih untuk berbahagia hari ini.&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;Anda tidak harus menunggu sampai semua persoalanmu terselesaikan. Anda tidak harus menunda kebahagiaan sampai Anda mencapai semua sasaranmu. Tuhan ingin Anda berbahagia apapun kondisimu,sekarang juga !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Dikutip dari : Mencapai potensi hidup yang maksimal by Joel Osteen)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/396043792536113274-1297790991720667200?l=www.petramanado.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.petramanado.web.id/feeds/1297790991720667200/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=396043792536113274&amp;postID=1297790991720667200' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/1297790991720667200'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/1297790991720667200'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.petramanado.web.id/2008/09/tujuh-langkah-mencapai-potensi-maksimal.html' title='Tujuh Langkah Mencapai Potensi Maksimal'/><author><name>Sugeng B. Susanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09021084899529667218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/-09Q0QluRTYc/Tr3jt6Zyz-I/AAAAAAAAAwk/LuVwfKpmLxw/s220/my%2Bfamily.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-396043792536113274.post-6308772610201206177</id><published>2008-09-08T19:25:00.003+08:00</published><updated>2008-09-08T19:36:05.668+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Khotbah Gembala'/><title type='text'>Kemerdekaan Sejati</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_zOnz8MoY3kM/SMUMEBp99tI/AAAAAAAAAjk/pPff8YcIrVo/s1600-h/merdeka.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_zOnz8MoY3kM/SMUMEBp99tI/AAAAAAAAAjk/pPff8YcIrVo/s320/merdeka.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5243610604446283474" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Enam puluh tiga tahun negeri kita hidup dalam kemerdekaan sebagai sebuah bangsa. Kemerdekaan yang diperjuangkan oleh para pendiri bangsa ini  sungguh merupakan suatu anugerah yang patut kita syukuri.&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bangsa kita memang telah merdeka tetapi masih banyak anak bangsa yang hidup dalam belenggu. Baik belenggu kemiskinan maupun belenggu ketidakadilan. Semua belenggu itu sebetulnya akibat karena manusia tidak mau dilepaskan dari belenggu dosa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan Yesus datang ke dunia dengan tujuan untuk memberikan kebebasan kepada umat manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Galatia 5:1&lt;br /&gt;“Supaya kita sungguh-sungguh merdeka, Kristus telah memerdekakan kita. Karena itu berdirilah teguh dan jangan mau lagi dikenakan kuk perhambaan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata “merdeka” Yunani: “eleutheria” yang artinya bebas secara moral. Memang bangsa kita sudah enam puluh tiga tahun merdeka, tetapi masih banyak orang yang moralnya masih terbelenggu. Bahkan tidak sedikit pejabat-pejabat negara yang moralnya dibelenggu oleh dosa. Lihat di layar televisi hampir setiap hari ada kasus pejabat yang ditangkap oleh KPK karena kasus korupsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malahan ada usulan dari KPK agar para pejabat yang diduga korupsi mengenakan pakaian khusus pada waktu mereka disidang. Tujuannya untuk apa? Mereka katakan agar ada efek jera secara moral. Ini merupakan hukuman secara moral agar para koruptor jera dan tidak mengulangi perbuatan yang memalukan itu. Hasilnya bagaimana? Lihat saja n a n t i  karena semakin hari semakin banyak saja pejabat yang terjerat kasus korupsi. Bukan hanya pejabat eksekutif tetapi juga para anggota dewan yang terhormat yang duduk di lembaga legislatif dan yang lebih parah lagi yaitu mereka  para pejabat yudikatif yang seharusnya menegakkan hukum dan keadilan justru mereka yang ditangkap karena kasus suap dsb. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemerdekaan menuntut kita untuk melakukan tiga hal:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Berdiri teguh dan jangan mau lagi dikenakan kuk perhambaan.&lt;br /&gt;Galatia 5:1b&lt;br /&gt;“...karena itu berdirilah teguh dan jangan mau lagi dikenakan kuk perhambaan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iblis berusaha untuk kembali menjajah hidup kita agar kita jauh dari kasih karunia Allah. Dengan berbagai macam cara dia berusaha untuk menaruh kuk perhambaan di tengkuk kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga macam kuk:&lt;br /&gt;•Kuk Perhambaan (kuk dosa)&lt;br /&gt;Dosa akan menyebabkan seseorang hidup dalam perhambaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ratapan 1:14 &lt;br /&gt;“ Segala pelanggaranku adalah kuk yang berat, suatu jalinan yang dibuat tangan Tuhan, yang ditaruh di atas tengkukku, sehingga melumpuhkan kekuatanku; Tuhan telah menyerahkan aku ke tangan orang-orang, yang tidak dapat kutentangi.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuk perhambaan akan membuat hidup Anda terasa berat. Sebab itu singkirkan semua dosa dari dalam kehidupan Anda. Ijinkan Tuhan Yesus membebaskan Anda dari semua kuk dosa!&lt;br /&gt;•Kuk Penderitaan&lt;br /&gt;Kuk penderitaan ini datang apabila kita menyia-nyiakan kasih karunia Allah dalam hidup kita. Anda ingat bagaimana Esau menyia-nyiakan kasih karunia Allah? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejadian 27:40 &lt;br /&gt;Lalu Ishak, ayahnya, menjawabnya:&lt;br /&gt; "Sesungguhnya tempat kediamanmu akan jauh dari tanah-tanah gemuk di bumi dan jauh dari embun dari langit di atas. Engkau akan hidup dari pedangmu dan engkau akan menjadi hamba adikmu. Tetapi akan terjadi kelak, apabila engkau berusaha sungguh-sungguh, maka engkau akan melemparkan kuk itu dari tengkukmu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi Esau mengalami banyak kesusahan dan penderitaan karena memandang rendah hak kesulungannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;•Kuk Pelayanan&lt;br /&gt;Matius 11:29 &lt;br /&gt;“ Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Ku pun ringan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata “kuk” disini Yunani: ”zugos” artinya bergandengan seperti sepasang suami isteri. Jadi, setiap kita diberikan kuk pelayanan oleh Tuhan agar kita melayani dengan kesatuan seperti dua ekor lembu yang siap membajak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KUK Besi&lt;br /&gt;Bangsa Israel dikenakan kuk besi yang berat di tengkuk mereka karena mereka tidak melayani dengan segenap hati. Mereka melayani tetapi hatinya terpaksa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ulangan 28:47 &lt;br /&gt;"Karena engkau tidak mau menjadi hamba kepada TUHAN, Allahmu, dengan sukacita dan gembira hati walaupun kelimpahan akan segala-galanya, maka dengan menanggung lapar dan haus, dengan telanjang dan kekurangan akan segala-galanya engkau akan menjadi hamba kepada musuh yang akan disuruh TUHAN melawan engkau. Ia akan membebankan kuk besi ke atas tengkukmu, sampai engkau dipunahkan-Nya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaannya bukan apakah Anda masih melayani tetapi apakah Anda melayani dengan segenap hati dan dengan sukacita? Beban yang Tuhan berikan akan menjadi ringan apabila Anda lakukan dengan sukacita. 2. Saling melayani dalam kasih&lt;br /&gt;Galatia 5:13 &lt;br /&gt;“ Saudara-saudara, memang kamu telah dipanggil untuk merdeka. Tetapi janganlah kamu mempergunakan kemerdekaan itu sebagai kesempatan untuk kehidupan dalam dosa, melainkan layanilah seorang akan yang lain oleh kasih.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah kita dipanggil untuk dimerdekakan maka kita harus melayani satu dengan yang lain  sebagai keluarga Allah di dalam kasih. Tuhan menghendaki kita saling melayani bukan saling melemahkan atau saling menjatuhkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Hidup sebagai Hamba Allah&lt;br /&gt;I Petrus 2:16 &lt;br /&gt;“ Hiduplah sebagai orang merdeka dan bukan seperti mereka yang menyalahgunakan kemerdekaan itu untuk menyelubungi kejahatan-kejahatan mereka, tetapi hiduplah sebagai hamba Allah.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ketiga yang perlu kita lakukan setelah kita dimerdekakan yaitu kita harus hidup sebagai hamba Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang dituntut dari seorang hamba Allah?&lt;br /&gt;•Hidup dalam Pengudusan&lt;br /&gt;Roma 6:22 &lt;br /&gt;“ Tetapi sekarang, setelah kamu dimerdekakan dari dosa dan setelah kamu menjadi hamba Allah, kamu beroleh buah yang membawa kamu kepada pengudusan dan sebagai kesudahannya ialah hidup yang kekal.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;•Takut akan TUHAN &lt;br /&gt;Maleakhi 1:6 &lt;br /&gt;Seorang anak menghormati bapanya dan seorang hamba menghormati tuannya. Jika Aku ini bapa, di manakah hormat yang kepada-Ku itu? Jika Aku ini tuan, di manakah takut yang kepada-Ku itu? firman TUHAN semesta alam kepada kamu, hai para imam yang menghina nama-Ku. Tetapi kamu berkata: "Dengan cara bagaimanakah kami menghina nama-Mu?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap orang yang telah ditebus oleh darah Yesus adalah hamba Tuhan. Sebagai seorang hamba maka kita harus takut akan Tuhan (Tuan) kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, pertahankan kemerdekaan yang telah Tuhan berikan, berapapun harganya.&lt;br /&gt;Amin.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/396043792536113274-6308772610201206177?l=www.petramanado.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.petramanado.web.id/feeds/6308772610201206177/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=396043792536113274&amp;postID=6308772610201206177' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/6308772610201206177'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/6308772610201206177'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.petramanado.web.id/2008/09/enam-puluh-tiga-tahun-negeri-kita-hidup.html' title='Kemerdekaan Sejati'/><author><name>Sugeng B. Susanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09021084899529667218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/-09Q0QluRTYc/Tr3jt6Zyz-I/AAAAAAAAAwk/LuVwfKpmLxw/s220/my%2Bfamily.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_zOnz8MoY3kM/SMUMEBp99tI/AAAAAAAAAjk/pPff8YcIrVo/s72-c/merdeka.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-396043792536113274.post-4707901579927593467</id><published>2008-09-08T19:14:00.002+08:00</published><updated>2008-09-08T19:21:51.688+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Khotbah Gembala'/><title type='text'>Tujuan Pencobaan</title><content type='html'>Bacaan : I Korintus 10:11-13&lt;br /&gt;“ Semuanya ini telah menimpa mereka sebagai contoh dan dituliskan untuk menjadi peringatan bagi kita yang hidup pada waktu, di mana zaman akhir telah tiba.”&lt;br /&gt; I Korintus 10:13&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang dituliskan sebagai contoh dan peringatan bagi kita? Untuk mengetahui hal itu Anda perlu membaca I Korintus 10:1-10. Di sana  Anda  akan menemukan 6 macam penghalang untuk bisa masuk ke tanah Perjanjian. Enam penghalang itu adalah: Keinginan yang jahat – Penyembahan berhala – Pesta pora – Percabulan – mencobai Tuhan – Bersungut-sungut. Ke enam hal ini menjadi penyebab sebagian besar bangsa Israel tidak bisa masuk ke tanah Perjanjian.&lt;span class="fullpost"&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hati-hati!&lt;br /&gt;Tanah perjanjian menggambarkan suatu tempat di mana janji-janji Allah digenapi dalam kehidupan kita. Baik dalam pribadi maupun keluarga, pekerjaan maupun pelayanan kita. Tetapi I Korintus 10:12 mengingatkan kepada kita untuk berhati-hati agar tidak jatuh ke dalam kesalahan yang sama yang seperti bangsa Israel telah lakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iblis memang sudah kalah, tetapi kita harus berhati-hati, karena jerat dan jebakan yang telah dipasang oleh iblis masih banyak bertebaran di sekeliling kita, ibarat sisa-sisa ranjau yang terpasang di medan peperangan. Anda tentu pernah mendengar bahkan melihat berita-berita di media massa yang mengisahkan tentang orang-orang yang tewas mengenaskan karena menginjak ranjau sisa perang dunia ke II. Untuk itu, hati-hatilah Anda melangkah di tahun 2003 ini, jangan sampai Anda terkena ranjau setan. Ke 6 hal di atas merupakan ranjau yang berbahaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pencobaan &lt;br /&gt;Saat ini kita sudah berada di tahun 2003. Kita tidak tahu tantangan dan pencobaan apa yang sedang menghadang langkah kita. Tetapi satu hal kita tahu bahwa pencobaan itu bukan pencobaan yang luar biasa melainkan pencobaan yang biasa (I Korintus 10:13).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa tujuan Tuhan mengijinkan kita masuk ke dalam pencobaan? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk Menunjukkan Siapa Kita Yang Sebenarnya&lt;br /&gt;“ …dan mencobai engkau untuk mengetahui apa&lt;br /&gt; yang ada dalam hatimu…”&lt;br /&gt;Ulangan 8:2&lt;br /&gt;Tuhan mengijinkan bangsa Israel mengalami pencobaan di padang gurun dengan tujuan untuk mengetahui dan mengungkapkan apa yang ada di dalam hati mereka. Pencobaan Tuhan pakai untuk menunjukkan siapa mereka. Waktu mereka lapar, bagaimana reaksi mereka? Waktu mereka haus, bagaimana reaksi mereka? Nah, reaksi mereka pada waktu mereka dicobai, itulah mereka yang sesungguhnya. Ternyata mereka tukang bersungut dan tukang bertengkar . Silahkan baca: Kel 17:1-7, Bil 11:4.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian pula dengan kita. Pencobaan yang kita alami Tuhan pakai untuk menunjukkan siapa kita yang sebenarnya. Reaksi kita pada waktu kita dicobai, itulah kita. Keaslian seseorang nampak pada saat orang itu masuk ke dalam pencobaan. Saudara tidak bisa melihat keaslian saya pada saat saya ada di mimbar. Tetapi keaslian saya nampak pada saat saya sedang dicobai. Keaslian saya kelihatan pada saat saya dicaci maki, dituduh atau difitnah orang. Reaksi saya bagaimana? Reaksi saya, itulah saya. Saya balas memaki atau saya berdiam diri, itulah saya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk Mendidik dan Mengajar Kita&lt;br /&gt;“...bahwa TUHAN, Allahmu, mengajari engkau seperti seseorang mengajari anaknya...”&lt;br /&gt;Ulangan 8:5b&lt;br /&gt;Tujuan berikutnya dari pencobaan adalah untuk mendidik dan mengajar kita. Ulangan 32:11 menuliskan, seperti induk rajawali mengajari anak-anaknya untuk terbang, demikian pula Tuhan mengajari kita agar menjadi orang-orang yang dewasa di dalam Dia. Pertama, induk rajawali itu menggoyang-bangkitkan isi sarangnya. Untuk apa? Supaya anak rajawali itu keluar dari rasa nyaman di dalam sarang. Ketika anak rajawali itu hendak jatuh ke tanah, induknya langsung menampung dengan sayapnya yang kokoh. Demikian ulang berulang dia melatih anaknya untuk terbang. Ngeri memang bagi anak rajawali, tetapi itulah cara satu-satunya agar dia bisa terbang seperti induknya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pencobaan mengajar dan melatih kita agar kita bertumbuh menjadi dewasa. Dewasa dalam hal apa? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dewasa dalam IMAN&lt;br /&gt;Kapan Tuhan mendewasakan iman kita? Pada saat kita mengalami krisis. Iman kita akan bertumbuh menjadi dewasa pada saat kita berhadapan dengan kemustahilan. Iman kita akan bertumbuh pada saat kita menghadapi tantangan yang lebih besar serta kebutuhan yang lebih besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dewasa Dalam PENGHARAPAN&lt;br /&gt;Tuhan akan mendewasakan pengharapan kita pada saat kita sedang putus asa. Tuhan akan mengijinkan orang-orang yang berjanji akan menolong Anda, mereka tidak menepati janjinya,  supaya anda tidak berharap kepada manusia, melainkan supaya Anda berharap penuh kepada Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dewasa dalam KASIH  &lt;br /&gt;Jika ada orang membenci Anda, itulah saatnya Anda bertumbuh di dalam kasih. Kasih Anda tidak akan menjadi dewasa jika Anda hanya mengasihi orang yang mengasihi Anda. Tetapi kasih anda akan menjadi dewasa apabila Anda bisa mengasihi orang-orang yang memusuhi dan membenci Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk Memurnikan dan Menyucikan kita&lt;br /&gt;“ Ia akan duduk seperti orang yang memurnikan dan mentahirkan perak; dan Ia mentahirkan orang Lewi, menyucikan mereka seperti emas dan seperti perak...”&lt;br /&gt;Maleakhi 3:3 &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuan ketiga dari pencobaan adalah untuk menyucikan dan memurnikan. Tuhan mau melalui pencobaan, hati kita disucikan dan motivasi kita dalam melayani Dia dimurnikan. Kita ikut Tuhan dan melayani Tuhan karena berkat atau karena mengasihi Dia?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Tuhan membersihkan Musa dari cara dan hikmat yang lama, yaitu melalui padang gurun (40 tahun di Midian). Kesombongannya karena merasa diri mampu dengan kekuatan Mesir, dan ketidaksabarannya dibersihkan oleh Tuhan di padang gurun Midian. Demikian pula jika kita masih menggunakan cara-cara yang lama, hikmat yang lama, maka Tuhan akan membersihkan semua yang lama itu melalui pencobaan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan Memberikan Jalan Keluar&lt;br /&gt;Tuhan berjanji bahwa pencobaan yang kita alami tidak akan melebihi kekuatan kita. Seorang bapak pasti tahu kemampuan anaknya yang berumur 2 tahun. Tidak mungkin disuruh untuk memikul semen 1 sak. Begitu pula dengan Bapa di sorga, Dia tidak akan memberikan beban atau pencobaan yang melebihi kekuatan kita. Bahkan Dia akan memberikan jalan keluar bagi kita, sebab Dia setia. Tuhan tidak mengenal jalan buntu. Di dalam Dia selalu ada jalan keluar. Amien.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/396043792536113274-4707901579927593467?l=www.petramanado.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.petramanado.web.id/feeds/4707901579927593467/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=396043792536113274&amp;postID=4707901579927593467' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/4707901579927593467'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/4707901579927593467'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.petramanado.web.id/2008/09/tujuan-pencobaan.html' title='Tujuan Pencobaan'/><author><name>Sugeng B. Susanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09021084899529667218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/-09Q0QluRTYc/Tr3jt6Zyz-I/AAAAAAAAAwk/LuVwfKpmLxw/s220/my%2Bfamily.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-396043792536113274.post-4003319506697550701</id><published>2008-09-03T22:27:00.000+08:00</published><updated>2008-11-15T22:47:02.205+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gallery Photos'/><title type='text'>Traveling: Singapore</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_zOnz8MoY3kM/SR7eMdmL90I/AAAAAAAAArY/k7IDFdX-Bf8/s1600-h/song.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 181px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_zOnz8MoY3kM/SR7eMdmL90I/AAAAAAAAArY/k7IDFdX-Bf8/s320/song.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5268892919754651458" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_zOnz8MoY3kM/SR7auV9QIOI/AAAAAAAAArI/6FuLuTKnfxQ/s1600-h/esplanade.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 193px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_zOnz8MoY3kM/SR7auV9QIOI/AAAAAAAAArI/6FuLuTKnfxQ/s320/esplanade.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5268889103772950754" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_zOnz8MoY3kM/SMVABMe-FjI/AAAAAAAAAmg/RRFmZwWBHRo/s1600-h/sing.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_zOnz8MoY3kM/SMVABMe-FjI/AAAAAAAAAmg/RRFmZwWBHRo/s320/sing.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5243667730417980978" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1. Songs of The Sea, &lt;/span&gt;&lt;span&gt;wow ... pertunjukan yang dahsyat... amazing!&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Esplanade, &lt;/span&gt;gedung pertunjukan yang great banget!&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Alpha Conference&lt;/span&gt; at St. Johns-St.Margareth's Church, Singapore&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_zOnz8MoY3kM/SL6hlK3KO9I/AAAAAAAAAfE/6BuKoUhCU4Q/s1600-h/sing+a.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_zOnz8MoY3kM/SL6hlK3KO9I/AAAAAAAAAfE/6BuKoUhCU4Q/s320/sing+a.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5241804676248779730" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;4. Berpose dengan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;saudara lain kandungan&lt;/span&gt; dari Aussie, he...he...he... (yang ini di Orchad Road)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/396043792536113274-4003319506697550701?l=www.petramanado.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.petramanado.web.id/feeds/4003319506697550701/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=396043792536113274&amp;postID=4003319506697550701' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/4003319506697550701'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/4003319506697550701'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.petramanado.web.id/2008/09/photos.html' title='Traveling: Singapore'/><author><name>Sugeng B. Susanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09021084899529667218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/-09Q0QluRTYc/Tr3jt6Zyz-I/AAAAAAAAAwk/LuVwfKpmLxw/s220/my%2Bfamily.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_zOnz8MoY3kM/SR7eMdmL90I/AAAAAAAAArY/k7IDFdX-Bf8/s72-c/song.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-396043792536113274.post-7021624073087125800</id><published>2008-09-01T07:27:00.001+08:00</published><updated>2008-09-03T22:57:46.379+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Khotbah Gembala'/><title type='text'>Penguasaan Diri</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_zOnz8MoY3kM/SL6l3GHdX5I/AAAAAAAAAfk/SOWATBFCL2g/s1600-h/self+control.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_zOnz8MoY3kM/SL6l3GHdX5I/AAAAAAAAAfk/SOWATBFCL2g/s320/self+control.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5241809382259122066" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Self Control&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tuhan menghendaki kita menjadi  pemenang  bahkan menjadi lebih dari pemenang. Kita tidak pernah bisa menjadi pemenang apabila tidak ada pertandingan atau peperangannya. Salah satu hal yang dapat mempengaruhi kita untuk meraih kemenangan yaitu self control atau penguasaan diri.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis kitab Amsal berkata:&lt;br /&gt;“ Orang yang sabar melebihi seorang pahlawan, orang yang menguasai dirinya, melebihi orang yang merebut kota.”&lt;br /&gt;Amsal 16:32&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penguasaan diri merupakan buah roh yang akan membawa kita menjadi lebih dari pemenang. Buah roh penguasaan diri tidak dihasilkan dalam satu malam. Untuk mendapatkan buah dibutuhkan suatu proses, yaitu proses menanam, menyiram dan bertumbuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu.”&lt;br /&gt;Galatia 5:22-23&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penguasaan Diri&lt;br /&gt;Dalam hal apa saja kita harus bisa menguasai diri?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1. Makanan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;“Sebab Kerajaan Allah bukanlah soal makanan dan minuman, tetapi soal kebenaran, damai sejahtera dan sukacita oleh Roh Kudus.”&lt;br /&gt;Roma 14:17&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita membutuhkan makanan agar dapat bertahan hidup. Tetapi kalau tidak hati-hati makanan bisa mendatangkan masalah besar dalam hidup kalau kita tidak menguasai diri kita dalam hal makan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berapa banyak orang yang sakit dan menderita karena makanan? Makanan dapat menjebak kita. Karena makanan orang bisa berbuat dosa. Karena masalah perut orang bisa meninggalkan Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hawa dan buah terlarang&lt;br /&gt;Manusia pertama jatuh karena jebakan iblis melalui makanan. Hawa jatuh ke dalam tipu daya iblis karena makanan (buah). Mereka kehilangan hubungan dengan Tuhan karena masalah makanan (Kej 3:1-7).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Esau dan Kacang Merah&lt;br /&gt;Begitu pula dengan Esau. Anak sulung dari Ishak ini kehilangan hak kesulungan lantaran semangkok sup kacang merah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata Esau kepada Yakub: "Berikanlah kiranya aku menghirup sedikit dari yang merah-merah itu, karena aku lelah." Itulah sebabnya namanya disebutkan Edom.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena lelah Esau tidak bisa berpikir sehat. Dia jual hak kesulungannya demi semangkok makanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Anda lelah? Mungkin tubuh Anda tidak lelah tapi roh dan jiwa Anda yang lelah. Kelelahan dalam jiwa bisa menyebabkan seseorang kehilangan pikiran dan akal sehatnya sehingga dia jual kasih karunia Allah seperti Esau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Esau jual anugerah Allah hanya karena ingin makan sup. Apa akibatnya bagi Esau? Dia menyesal dan menangisi apa yang sudah hilang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Lalu Yakub memberikan roti dan masakan kacang merah itu kepada Esau; ia makan dan minum, lalu berdiri dan pergi. Demikianlah Esau memandang ringan hak kesulungan itu.”&lt;br /&gt;Kej 25:35&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bangsa Israel dan Kedagingan&lt;br /&gt;Bangsa Israel juga punya pengalaman pahit lewat makanan. Suatu saat mereka bosan makan manna (roti yang turun dari sorga - gambaran firman Allah). Mereka ingin makan daging.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Orang-orang bajingan yang ada di antara mereka kemasukan nafsu rakus; dan orang Israel pun menangislah pula serta berkata: "Siapakah yang akan memberi kita makan daging?”&lt;br /&gt;Bilangan 11:4&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena daging yang mereka makan akhirnya mereka mengalami kematian (Bil 11:33-34). Sebab itu jangan biarkan nafsu rakus menguasai diri kita agar tidak mengalami kematian. Doa Bapa Kami mengajarkan agar kita makan secukupnya (Matius 6:11).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2. Nafsu Seks&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Hal kedua yang harus ada penguasaan diri yaitu dalam hal seks. Kita harus bisa menguasai nafsu seks kita. Jika tidak, kita akan dibawa ke dalam dunia kematian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ilegal Seks&lt;br /&gt;Apa itu ilegal seks? Ilegal seks adalah hubugan seksual yang dilakukan secara tidak sah. Dilakukan secara sembunyi-sembunyi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Air curian manis, dan roti yang dimakan dengan sembunyi-sembunyi lezat rasanya." Tetapi orang itu tidak tahu, bahwa di sana ada arwah-arwah dan bahwa orang-orang yang diundangnya ada di dalam dunia orang mati.&lt;br /&gt;Amsal 9:17-18&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ilegal seks pranikah, yaitu hubungan seks yang dilakukan sebelum menikah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi Anda orang-orang muda yang belum menikah, jangan biarkan dirimu dikuasai oleh nafsu seks sehingga Anda melakukan hubungan seks sebelum menikah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ilegal seks pascanikah, yaitu hubungan seks yang dilakukan diluar koridor pernikahan atau hubungan seks yang dilakukan oleh orang yang bukan suami atau isteri sahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ilegal seks pranikah maupun Ilegal seks pascanikah keduanya merupakan kekejian bagi Tuhan yang akan mendatangkan murka Allah. Sebab itu waspadalah, jangan Anda terjebak dengan dosa ini!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin waktu keluar dari rumah tidak ada niat dalam hati untuk berbuat zinah tetapi setelah jauh dari rumah, iblis memberikan kesempatan, karena tidak wapada akibatnya jatuh ke dalam dosa. Ingat, kejahatan terjadi bukan hanya karena ada niat pelakunya tetapi karena ada kesempatan. Waspadalah...!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3. Emosi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Hal ketiga yang harus kita kuasai adalah emosi. Kalau kita tidak bisa menguasai emosi kita maka kita akan jatuh ke dalam jerat dosa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kain, jatuh ke dalam dosa pembunuhan karena tidak bisa mengendalikan emosinya setelah persembahannya ditolak oleh Tuhan sedangkan persembahan Habel diterima (Kej 4:3-8).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Raja Saul, berusaha membunuh Daud karena tidak bisa menguasai emosinya setelah Daud mendapatkan pujian dari umat Israel (I Sam 18:8).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Raja Uzia, juga dikuasai oleh roh amarah setelah ditegur oleh Imam Azarya karena dia melanggar ketetapan Tuhan. Dia bukan melawan Imam tetapi melawan Allah, akibatnya dia terkena kusta. Sampai hari matinya dia diasingkan jauh dari rumah Tuhan (II Taw 26:19-21).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amarah dapat menghancurkan keluarga, karir bahkan masa depan. Sebab itu kuasai emosi Anda!&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;4. Uang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Terakhir, kita harus dapat mengendalikan diri kita dari cinta akan uang karena cinta uang merupakan akar segala kejahatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka.&lt;br /&gt;I Tim 6:10&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lihat, beberapa orang terjerat hutang, sebagian lagi mencuri (bahkan mencuri milik Tuhan seperti Yudas), yang lain tipu sini tipu sana dsb. Kenapa bisa? Ya, karena tidak bisa menguasai diri dalam hal uang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Milikilah roh penguasaan diri!!!&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/396043792536113274-7021624073087125800?l=www.petramanado.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.petramanado.web.id/feeds/7021624073087125800/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=396043792536113274&amp;postID=7021624073087125800' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/7021624073087125800'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/7021624073087125800'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.petramanado.web.id/2008/07/penguasaan-diri_12.html' title='Penguasaan Diri'/><author><name>Sugeng B. Susanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09021084899529667218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/-09Q0QluRTYc/Tr3jt6Zyz-I/AAAAAAAAAwk/LuVwfKpmLxw/s220/my%2Bfamily.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_zOnz8MoY3kM/SL6l3GHdX5I/AAAAAAAAAfk/SOWATBFCL2g/s72-c/self+control.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-396043792536113274.post-2671766071259937549</id><published>2008-08-10T21:46:00.001+08:00</published><updated>2008-10-10T21:51:02.397+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Khotbah Gembala'/><title type='text'>Karakter Pemenang</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;" Pada hari itu akan dikatakan kepada Yerusalem: " Janganlah takut, hai Sion!&lt;br /&gt;Janganlah tanganmu menjadi lemah lesu.TUHAN Allahmu ada di antaramu &lt;br /&gt;sebagai pahlawan yang memberi kemenangan. Ia bergirang karena engkau &lt;br /&gt;dengan sukacita. Ia membaharui engkau dalam kasih-Nya, &lt;br /&gt;Ia bersorak sorak karena engkau dengan sorak sorai."&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Zefanya 3:16-17&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Firman Allah di atas mengingatkan kita agar tidak takut atau lemah. Mungkin ada     di antara Saudara yang saat ini sedang dilanda ketakutan dan kecemasan. Mungkin Anda takut karena ada penyakit di dalam tubuh Saudara. Mungkin Anda takut karena ada masalah yang berat di dalam pekerjaan Anda atau mungkin saat ini Anda sedang mengalami masalah keuangan yang serius dalam bisnis, dengarkan baik-baik, jangan Anda lemah dan putus asa karena Tuhan berjanji akan memberikan kemenangan kepada kita.&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Garansi Dari Tuhan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Apa jaminannya atau garansinya bahwa Tuhan akan memberikan kemenangan kepada kita? Kita yakin Tuhan pasti memberikan kemenangan karena Tuhan ada di antara kita. Inilah garansi dari Tuhan: DIA ada di tengah-tengah kita. Kalau Tuhan di pihak kita, siapa yang bisa melawan kita? Tidak ada! Bahkan Dia berjanji menjadikan kita lebih dari pemenang (Roma 8:37). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebab itu jangan kalah dengan masalah, jangan kalah dengan penyakit, karena Tuhan siap memberikan kemenangan kepada kita. Kehadiran Tuhan merupakan garansi yang kuat untuk kita meraih kemenangan. Hadirat Tuhan yang dimanifestasikan merupakan jaminan kita akan memperoleh kemenangan. Tuhan memanifestasikan diri-Nya melalui pengajaran firman Allah dan kuasa Roh Kudus. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadirat Tuhan digambarkan dengan Tabut Perjanjian. Pada waktu Tabut Perjanjian ada di tengah-tengah bangsa Israel, mereka mendapatkan kemenangan. Sebaliknya meskipun bangsa Israel dilengkapi dengan berbagai macam senjata dan tentara yang banyak tetapi kalau Tabut Perjanjian itu tidak ada di tengah-tengah mereka, maka mereka mengalami kekalahan. Jadi kunci kemenangan itu ada di dalam hadirat Tuhan. Itulah sebabnya, jangan sampai tidak ada hadirat Tuhan dalam ibadah kita, dalam keluarga kita maupun di tengah-tengah pekerjaan kita.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda masih ingat apa isi dari Tabut Perjanjian? Salah satunya adalah dua loh batu yang bertuliskan 10 Hukum Allah yang dipahat oleh tangan Allah sendiri. Artinya kalau kita ingin hidup dalam hadirat Tuhan maka kita harus hidup dalam pengajaran Firman Allah. Hati kita harus siap dipahat oleh Allah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapan Tuhan memahat hukum-hukum-Nya di dalam loh hati kita? Pada waktu firman Allah yang keras disampaikan. Mungkin firman itu akan menghantam dosa, menghantam keakuan, menghantam kebenaran diri sendiri dan kesombongan kita. Memang sakit pada waktu Tuhan memahat hukum-hukum-Nya di dalam hati kita, tetapi itulah cara yang terbaik agar firman itu tertanam dan tidak mudah hilang dalam hidup kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, sekarang apa yang harus kita lakukan sebagai seorang pemenang? Apa sesungguhnya karakter yang harus dimiliki oleh seorang pemenang?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;1. BIBIR YANG BERSIH&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;" Tetapi sesudah itu Aku akan memberikan bibir yang lain kepada bangsa-bangsa yakni bibir yang bersih..." &lt;br /&gt;Zefanya 3:9&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah karakter pertama dari seorang pemenang, yaitu bibirnya bersih atau dengan kata lain perkataannya bersih. Bebas dari sampah. Bebas dari kebohongan, bebas dari penipuan, bebas dari fitnah dan tuduhan, bebas dari caci maki, bebas dari gosip dsb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita ingin meraih kemenangan kita harus menghiasi bibir kita dengan perkataan iman. Setiap hari kita harus jaga perkataan kita. Jangan sampai perkataan kita penuh dengan kebimbangan terhadap janji-janji Tuhan. Apapun masalah yang Anda hadapi, jangan mempengaruhi perkataan Anda. Tetaplah percaya kepada Tuhan dan ucapkan firman Allah, maka Anda akan memperoleh kemenangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;2. HATI YANG RENDAH&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;" Di antaramu akan Kubiarkan hidup suatu umat yang rendah hati..."&lt;br /&gt;Zefanya 3:12a&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karakter kedua dari seorang pemenang adalah kerendahan hati. Kalau Anda ingin terus mempertahankan kemenangan yang Tuhan berikan bahkan Anda ingin menjadi lebih dari pemenang, maka Anda harus memiliki kerendahan hati. Semakin diberkati Anda harus semakin merendahkan diri di hadapan Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jikalau Anda dipakai Tuhan luar biasa dan diberkati dengan limpah, jangan sampai Anda tinggi hati. Karena ketinggian hati akan menyebabkan Anda mengalami kekalahan dan kehancuran.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;3. HATI PENUH KASIH&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;" Ia membaharui engkau dalam kasih-Nya..."&lt;br /&gt;Zefanya 3:17b&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karakter ketiga dari seorang pemenang adalah hidup dalam kasih. Mengasihi Allah dan mengasihi jiwa-jiwa. Bukti bahwa kita hidup di dalam kasih yaitu kita memiliki hubungan yang intim dengan Tuhan. Seperti dua insan yang saling mencintai yang selalu ingin bertemu demikianlah seharusnya yang akan terjadi dalam hidup kita jika sungguh-sungguh mengasihi Tuhan, kita akan selalu ingin berjumpa dengan Tuhan. Bagaimana dengan Anda??? &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/396043792536113274-2671766071259937549?l=www.petramanado.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.petramanado.web.id/feeds/2671766071259937549/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=396043792536113274&amp;postID=2671766071259937549' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/2671766071259937549'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/2671766071259937549'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.petramanado.web.id/2008/08/karakter-pemenang.html' title='Karakter Pemenang'/><author><name>Sugeng B. Susanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09021084899529667218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/-09Q0QluRTYc/Tr3jt6Zyz-I/AAAAAAAAAwk/LuVwfKpmLxw/s220/my%2Bfamily.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-396043792536113274.post-7093925877212713664</id><published>2008-08-09T08:22:00.002+08:00</published><updated>2008-08-09T08:29:13.179+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Khotbah Gembala'/><title type='text'>Pembuat Sejarah</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;1 Korintus 1:27-29 &lt;br /&gt;“ Tetapi apa yang bodoh bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan orang-orang yang berhikmat, dan apa yang lemah bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan apa yang kuat, dan apa yang tidak terpandang dan yang hina bagi dunia, dipilih Allah, bahkan apa yang tidak berarti, dipilih Allah untuk meniadakan apa yang berarti, supaya jangan ada seorang manusia pun yang memegahkan diri &lt;br /&gt;di hadapan Allah.”&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini saya mau berbicara mengenai History Maker  atau pembuat sejarah. Untuk menjadi seorang pembuat sejarah Tuhan tidak mencari orang besar atau orang yang terkenal tetapi Tuhan bisa pakai orang-orang yang dianggap kecil dan hina oleh dunia. Tuhan bisa mendatangkan hal-hal yang besar dari sesuatu yang kecil. Tuhan bisa mendatangkan perkara-perkara yang besar dan ajaib dari hal-hal yang kecil dan tidak berharga di mata manusia.&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang kecil yang dipakai Tuhan&lt;br /&gt;Saya mau tunjukkan kepada Anda orang-orang yang menjadi pembuat sejarah pada jamannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Musa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Anda ingat dengan Musa?  Pada waktu Musa masih mempunyai kedudukan yang tinggi di Mesir Tuhan belum bisa pakai dirinya, tetapi setelah dia diasingkan selama 40 tahun di padang gurun Median barulah Musa dipakai oleh Tuhan untuk membebaskan bangsa Israel dari perbudakan Mesir. Tuhan pakai Musa setelah Musa merasa kecil dan tidak berdaya karena semua hikmat dan kebanggaan Mesir sudah dilucuti oleh Tuhan di padang gurun. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Yosua&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Demikian pula dengan Yosua. Tuhan tidak pakai Miriam atau Harun yang punya jabatan untuk menggantikan Musa sebagai pemimpin tetapi Tuhan pakai Yosua yang hanya seorang hamba atau pembantu dari Musa. Pada akhirnya melalui Yosua Tuhan bawa bangsa Israel masuk ke Tanah Kanaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Gideon&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Begitu pula dengan Gideon yang merasa kecil dan tidak berdaya Tuhan pakai untuk mengalahkan musuh. Pada waktu Gideon mau berperang ada tiga puluh ribu tentara yang siap untuk maju ke medan perang tetapi Tuhan saring mereka hingga tinggal 300 orang yang diperbolehkan oleh Tuhan untuk berjuang. Mengapa Tuhan tidak mau Gideon berperang dengan pasukan yang besar? Ya, karena Tuhan mau buktikan bahwa dengan sedikit orangpun Tuhan bisa mengalahkan musuh yang besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gideon membuat sejarah dengan mengalahkan musuh yang besar hanya dengan pasukan yang kecil, yaitu hanya dengan 300 orang dia berhasil mengalahkan ribuan musuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hakim-Hakim 7:7&lt;br /&gt; Lalu berfirmanlah TUHAN kepada Gideon: "Dengan ketiga ratus orang yang menghirup itu akan Kuselamatkan kamu: Aku akan menyerahkan orang Midian ke dalam tanganmu; tetapi yang lain dari rakyat itu semuanya boleh pergi, masing-masing ke tempat kediamannya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Wanita Samaria&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tuhan bisa pakai orang yang dianggap hina seperti wanita Samaria yang hidup dalam perjinahan ini menjadi pembuat sejarah di kotanya. Wanita Samaria ini hidupnya diubahkan oleh Tuhan setelah dia berjumpa secara pribadi dengan Yesus. Wanita ini tadinya hidup serumah dengan laki-laki yang bukan suaminya.  Sudah lima kali dia berganti-ganti pasangan. Tetapi luar biasa setelah dia mengecap air kehidupan yang diberikan oleh Tuhan Yesus hidupnya berubah total, bahkan kemudian dia menjadi saksi bagi kota Samaria.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yohanes 4:39 &lt;br /&gt;Dan banyak orang Samaria dari kota itu telah menjadi percaya kepada-Nya karena perkataan perempuan itu, yang bersaksi: "Ia mengatakan kepadaku segala sesuatu yang telah kuperbuat." &lt;br /&gt;Apa rahasianya sampai wanita berdosa dari kota Samaria ini bisa dipakai untuk memenangkan banyak orang di kotanya? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Haus akan Air Kehidupan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Wanita Samaria ini begitu haus akan air kehidupan yang Tuhan tawarkan. Itulah sebabnya dia dilawat dan diubah oleh Tuhan. Kalau Anda ingin dilawat dan diubah oleh Tuhan milikilah hati yang haus akan air kehidupan.  Karena Tuhan berkata :"Barangsiapa haus, baiklah ia datang kepada-Ku dan minum! Barangsiapa percaya kepada-Ku, seperti yang dikatakan oleh Kitab Suci: Dari dalam hatinya akan mengalir aliran-aliran air hidup." Yohanes 7:37-38&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Wanita Samaria yang berjumpa dengan Tuhan tadi mendadak menjadi pemenang jiwa di kotanya karena dari dalam hatinya mengalir aliran-aliran air kehidupan. Inilah kuncinya!  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda dan saya akan menjadi pemenang jiwa kalau hati kita penuh dengan aliran air kehidupan. Anda tidak bisa menjadi pembuat sejarah jikalau Anda tidak penuh penuh dengan aliran air kehidupan, yaitu kuasa Roh Kudus yang akan mendatangkan perubahan bagi diri Anda dan juga sekitar Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jujur mengakui keadaan dirinya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Rahasia kedua untuk bisa dipakai Tuhan seperti wanita Samaria ini yaitu jujur mengakui keadaan diri kita.  Wanita ini tidak malu mengakui kesalahannya, dia tidak menyembunyikan kesalahannya tetapi dia akui semua kepada Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda mau dilawat dan dipakai oleh Tuhan dan menjadi pembuat sejarah? Jangan sembunyikan pelanggaran. Akui semua kesalahan Anda kepada Tuhan maka Anda akan dilawat dan dipulihkan serta dipakai oleh Tuhan. Ingat keterbukaan adalah awal dari pemulihan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Anak Kecil dan Lima Roti Dua ikan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Contoh selanjutnya yang Tuhan pakai untuk menjadi pembuat sejarah yaitu anak kecil dan lunch box-nya. Hanya dengan sebungkus bekal makan siangnya yang berupa lima roti dan dua ekor ikan akhirnya anak kecil ini menjadi pembuat sejarah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda ingin mujizat besar terjadi dalam hidup Anda? Perhatikan apa yang dilakukan oleh anak kecil ini (Yohanes 6:1-13). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, dia bersedia menyerahkan bekal makan siangnya kepada Tuhan. Meskipun dia masih anak-anak tetapi dia tidak egois, dia tidak berpikir hanya untuk perutnya sendiri tetapi dia punya hati untuk peduli dan berbagi dengan orang lain. Hasilnya apa? Ribuan orang bisa menikmati berkat Tuhan dari hasil investasi seorang anak kecil ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana dengan Anda? Bersediakah Anda menginvestasikan apa yang Anda miliki untuk sesuatu yang besar? Jangan tunggu Anda punya sesuatu yang banyak baru mau berinvestasi. Apa yang ada pada Anda Tuhan bisa pakai untuk mendatangkan mujizat yang besar.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan tidak minta apa yang tidak ada di dalam diri Anda tetapi apa yang ada, sekecil apapun Tuhan bisa gunakan untuk membuat mujizat yang besar.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan selalu melihat apa yang ada di tangan orang lain karena Tuhan bisa menjadikan Anda pembuat sejarah dengan apa yang ada di tangan Anda. Belajarlah bersyukur dengan apa yang Anda miliki dan mulailah untuk membagi, maka mujizat demi mujizat akan terjadi dalam hidup Anda. Jadilah pembuat sejarah di kantor Anda, di sekolah, di kampus dan tempat kerja Anda bahkan di kota dan bangsa kita. Amin.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/396043792536113274-7093925877212713664?l=www.petramanado.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.petramanado.web.id/feeds/7093925877212713664/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=396043792536113274&amp;postID=7093925877212713664' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/7093925877212713664'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/7093925877212713664'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.petramanado.web.id/2008/08/pembuat-sejarah.html' title='Pembuat Sejarah'/><author><name>Sugeng B. Susanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09021084899529667218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/-09Q0QluRTYc/Tr3jt6Zyz-I/AAAAAAAAAwk/LuVwfKpmLxw/s220/my%2Bfamily.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-396043792536113274.post-947965411994207227</id><published>2008-07-18T09:07:00.002+08:00</published><updated>2008-07-20T22:00:40.465+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Khotbah Gembala'/><title type='text'>Tiga Macam Godaan</title><content type='html'>" Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu. Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, tetapi rumah itu tidak rubuh sebab didirikan di atas batu. Tetapi setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan tidak melakukannya, ia sama dengan orang yang bodoh, yang mendirikan rumahnya di atas pasir. Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, sehingga rubuhlah rumah itu dan &lt;br /&gt;hebatlah kerusakannya."&lt;br /&gt;Matius 7:24-27&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan menggambarkan hidup kekristenan seperti seorang yang membangun rumah. Pertama, orang yang membangun rumah di atas pasir, yaitu&lt;span class="fullpost"&gt;mereka yang mendengarkan firman Allah tetapi tidak melakukannya. Kedua, orang yang membangun rumah di atas batu, yaitu mereka yang mendengar dan melakukan firman Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua rumah ini akan menghadapi tiga macam ujian, yaitu angin, banjir dan hujan. Rumah yang dibangun di atas dasar batu, tetap kuat dan tidak rubuh sedangkan rumah yang dibangun di atas dasar pasir, rubuh dan mengalami kerusakan yang hebat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banjir dan angin berbicara mengenai penderitaan dan godaan iblis yang datang menguji kualitas bangunan rumah rohani maupun rumahtangga kita. Hujan berbicara tentang berkat yang juga dipakai oleh Tuhan untuk menguji kualitas hidup kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa orang tidak goyah dan tetap kuat walaupun menghadapi pencobaan dan penderitaan. Tetapi mereka gagal mempertahankan rumah rohani mereka bahkan juga gagal mempertahankan rumahtangganya pada saat mereka diberkati. Mereka setia dan tekun dalam beribadah dan melayani Tuhan sebelum mereka diberkati, tetapi setelah diberkati mereka justru kehilangan kesetiaan. Mereka tidak lagi tekun dalam doa melainkan justru dengan kekayaannya mereka tekun dalam berbuat dosa. Sebelum diberkati, isterinya satu, tetapi setelah diberkati isterinya dua. Hujan berkat ternyata malah membuat rumah tangganya hancur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingat, pada saat Anda diberkati dengan limpah, saat itu Anda sedang diuji oleh Tuhan. Jangan sampai berkat itu menghancurkan hidup Anda!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekuatan dan kesetiaan Anda akan diuji oleh Tuhan, &lt;br /&gt;baik melalui pencobaan maupun melalui berkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang saya mau ajak Anda untuk melihat beberapa contoh orang-orang yang gagal dalam menghadapi ujian dan godaan. Pengalaman mereka akan menjadi pelajaran yang berharga bagi kita, agar kita tidak jatuh seperti mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Temukan dan kenali titik-titik kelemahan Anda. Jagalah setiap area dalam hidup Anda dari serangan-serangan musuh agar Anda tetap kuat dan tidak mudah dijatuhkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Gehazi - Jatuh karena Harta&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;" Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka." I Timotius 6:10&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Letak kelamahan Gehazi ada di sini - cinta harta. Gehazi melakukan kesalahan yang sangat fatal dengan melakukan kebohongan untuk mendapatkan harta Naaman. Dia berlari memburu Naaman yang telah sembuh dari sakit kustanya. Dengan melancarkan kebohongan, Gehazi berhasil memperoleh apa yang dia inginkan. Setelah pulang, untuk menutupi kebohongannya, kembali dia harus berbohong kepada Elisa (II Raj 5:22-27). Apa akibatnya bagi Gehazi? Kusta Naaman melekat kepada Gehazi dan kepada anak cucunya. Maksud hati mendapat harta Naaman, tapi apa daya malah dapat kustanya Naaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;II Raja-raja 5:27&lt;br /&gt;" Tetapi penyakit kusta Naaman akan melekat kepadamu dan kepada anak cucumu untuk selama-lamanya." Maka keluarlah Gehazi dari depannya dengan kena kusta, putih seperti salju.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memiliki harta dan kekayaan bukanlah dosa, tetapi jika untuk mendapatkannya lantas menghalalkan segala cara; menipu, mencuri, korupsi atau buat nota fiktif, ini yang salah. Demikian pula menerima persembahan kasih setelah memberitakan Injil bagi seorang hamba Tuhan, tidaklah salah, karena hamba Tuhan akan hidup dari memberitakan Injil. Namun kalau motivasi dalam menyampaikan firman untuk mendapatkan uang, ini yang salah!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seberat apapun penderitaan yang Anda alami, sesulit apapun keadaan yang sedang menimpa hidup Anda, jangan sampai Anda melakukan kebohongan atau tipu daya. Jangan sampai kenikmatan yang Anda dapatkan membawa Anda kepada kesengsaraan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waspadalah, kejahatan terjadi bukan hanya karena ada niat pelakunya tetapi karena ada kesempatan. Sudah banyak orang yang menjadi korban roh kebohongan ini, sehingga hidup mereka berakhir di jeruji besi, alias penjara. Waspadalah... jangan Anda menjadi korban berikutnya dari roh dusta ini!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Simson - Jatuh karena Hawa Nafsu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;" Perasaan mereka sudah tumpul, sehingga mereka menyerahkan diri kepada hawa nafsu dan mengerjakan dengan serakah segala macam kecemaran."&lt;br /&gt;Efesus 4:19&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Simson jatuh bukan karena harta atau karena kekayaan, melainkan karena tidak bisa mengendalikan hawa nafsunya. Setiap kali melihat seorang wanita cantik, hatinya tergoda dan tidak bisa menahan nafsunya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hakim-hakim 14:1&lt;br /&gt;Ia pulang dan memberitahukan kepada ayahnya dan ibunya: "Di Timna aku melihat seorang gadis Filistin. Tolong, ambillah dia menjadi isteriku."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Simson memaksa orangtuanya agar diperbolehkan mengambil isteri seorang gadis Filistin. Meskipun orang tuanya tidak setuju, Simson tetap kepada kehendaknya. Setelah punya isteri, dia ketemu seorang wanita sundal di jalur Gaza, dia tidak bisa menahan nafsunya. Benar-benar Mata Keranjang tulen!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hakim-hakim 16:1 &lt;br /&gt;" Pada suatu kali, ketika Simson pergi ke Gaza, dilihatnya di sana seorang perempuan sundal, lalu menghampiri dia."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas, ketemu lagi dengan gadis cantik bernama Delila, dia jatuh lagi. Justru disinilah akhir pengembaraan sang Petualang Cinta. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Simson memiliki karunia yang luar biasa, tetapi sayang sekali karakternya payah. Dia hanya bertumbuh dalam karunia tetapi tidak bertumbuh dalam karakter Ilahi. Dia bisa mengendalikan dan mengalahkan singa-singa yang ganas, namun dia tidak bisa mengendalikan hawa nafsunya. Keganasan seekor singa bisa dia taklukkan, tetapi godaan nafsu dari seorang wanita dia tidak bisa taklukkan. Justru dia yang dikalahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana dengan Anda? Punya kemiripan dengan Simson atau nggak? Mungkin Anda tidak jatuh ke dalam dosa seksual seperti Simson, tetapi kalau setiap kali Anda melihat seorang wanita cantik, hati Anda bergetar dan timbul keinginan untuk memiliki, maka Anda harus hati-hati, itulah titik kelemahan Anda yang harus Anda waspadai. Mungkin Anda seorang pemuda atau pemudi yang cepat sekali jatuh cinta kepada lawan jenis, itu berarti benih Mata Keranjang ada di dalam hati Anda. Hati-hatilah, itulah titik kelemahan yang dapat menghancurkan hidup Anda dan masa depan Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agar Anda tidak dijatuhkan oleh iblis, jagalah titik-titik kelemahan Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Uzia - Jatuh karena Takhta&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;" Banyak orang jatuh karena rebutan jabatan, kedudukan dan takhta..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Godaan ketiga yang dapat merubuhkan dan menghancurkan hidup seseorang adalah takhta, kedudukan atau jabatan. Karena ingin mendapatkan jabatan dalam pemerintahan, perusahaan bahkan terkadang dalam gereja, beberapa orang mengabaikan kebenaran. Segala cara diambil agar dapat menduduki jabatan tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk yang satu ini kita akan melihat kehidupan seorang raja pada jaman perjanjian lama yang berusaha mengambil alih jabatan seorang imam. Raja ini bernama Uzia. Menurut hukum Allah, tugas untuk membakar ukupan di atas mezbah merupakan tanggung jawab seorang imam. Tidak dibenarkan seorang raja membakar ukupan. Tetapi karena ketinggian hatinya, raja Uzia memaksakan diri mengambil tugas imam Azarya untuk membakar ukupan. Mungkin dia berpikir; " Aku seorang raja. Aku punya kuasa untuk melakukan apapun. Tidak ada seorangpun yang dapat menghalangi aku...!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa akibatnya bagi raja Uzia? Terkena kusta. Sampai hari matinya dia harus hidup di pengasingan. Dia harus kehilangan takhtanya, keluarganya dan semua kemewahan istananya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;II Taw 26:16&lt;br /&gt;" Setelah ia menjadi kuat, ia menjadi tinggi hati sehingga ia melakukan hal yang merusak. Ia berubah setia kepada TUHAN, Allahnya, dan memasuki Bait TUHAN untuk membakar ukupan di atas mezbah pembakaran ukupan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waspadalah, agar Anda tidak memakai cara-cara yang kotor untuk menjatuhkan seseorang. Berjagalah, agar Anda tidak menghalalkan segala cara untuk memperoleh jabatan. Entahkah jabatan di gereja, di perusahaan atau di pemerintahan, karena hal itu akan menghancurkan masa depan Anda. Inilah ketiga area yang perlu Anda jaga agar Anda tetap kuat di dalam Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jagalah hati Anda dari roh ketamakan dan cinta uang, kendalikan hawa nafsu Anda dan jangan mengejar jabatan, biarkanlah Tuhan yang memberikannya kepada Anda.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/396043792536113274-947965411994207227?l=www.petramanado.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.petramanado.web.id/feeds/947965411994207227/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=396043792536113274&amp;postID=947965411994207227' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/947965411994207227'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/947965411994207227'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.petramanado.web.id/2008/07/tiga-macam-godaan.html' title='Tiga Macam Godaan'/><author><name>Sugeng B. Susanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09021084899529667218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/-09Q0QluRTYc/Tr3jt6Zyz-I/AAAAAAAAAwk/LuVwfKpmLxw/s220/my%2Bfamily.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-396043792536113274.post-1644907497319423266</id><published>2008-07-12T07:31:00.004+08:00</published><updated>2008-07-12T07:57:44.013+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Khotbah Gembala'/><title type='text'>Apakah Anda dikenal TUHAN?</title><content type='html'>Hari ini kita  akan belajar tentang pengenalan akan Tuhan. Mari, buka hati Anda dengan sungguh-sungguh agar Anda dapat mengenal Tuhan dengan benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Mengenal Tuhan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Hosea 6:3 &lt;br /&gt;“ Marilah kita mengenal dan berusaha sungguh-sungguh mengenal  TUHAN; Ia pasti muncul seperti fajar, Ia akan datang kepada kita seperti hujan, seperti hujan pada akhir musim yang mengairi bumi.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimanakah cara kita mengenal Tuhan? Kita bisa mengenal Tuhan lebih dalam melalui:&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;1. Firman Allah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda bergaul karib dengan firman-Nya, maka Anda akan mengenal Dia lebih dalam lagi karena isi hati dan kehendak Allah bahkan kuasa Allah ada di dalam Firman-Nya. Sebab itu baca, renungkan dan lakukan Firman-Nya, maka Anda akan semakin mengenal Allah lebih dalam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;2. Doa dan Penyembahan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Melalui doa dan penyembahan kita dapat mengenal Tuhan lebih dalam. Sebab itu tingkatkan hubungan Anda dengan Tuhan melalui gaya hidup penyembah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;3. Kesusahan dan Penderitaan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kesusahan dan penderitaan juga bisa dipakai Tuhan untuk kita mengenal Dia lebih dalam lagi. Seringkali kita mengenal Tuhan lewat kesulitan. Misalnya: kita tidak bisa mengenal Tuhan sebagai Jehovah Rapha (Tuhan Penyembuh) kalau kita tidak sakit lebih dulu. Kita tidak dapat mengenal Tuhan sebagai Jehovah Jireh (Tuhan yang Menyediakan) kalau kita tidak mengalami kekurangan lebih dulu. Jadi, kesusahan Tuhan bisa pakai untuk kita mengenal Dia lebih dalam lagi.&lt;br /&gt;Jika kita ingin Tuhan menyatakan diri-Nya untuk menolong kita maka kita harus berusaha sungguh-sungguh mengenal Tuhan. Kesungguhan kita membuat Tuhan pasti akan muncul seperti fajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kuat dan Bertindak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Daniel  11:32&lt;br /&gt;“ Dan orang-orang yang berlaku fasik terhadap Perjanjian akan dibujuknya sampai murtad dengan kata-kata licin; tetapi umat yang mengenal Allahnya akan tetap kuat dan akan bertindak.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak sedikit orang fasik yang akan jatuh ke dalam jebakan dan bujukan iblis sehingga mereka akan murtad tetapi alkitab  berkata kalau kita mengenal Allah maka kita akan kuat dan akan bertindak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebab itu, kenalilah Tuhan dengan sungguh agar Anda dapat mengalahkan tipu muslihat iblis yang berusaha utuk menjebak Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Dikenal Tuhan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Galatia 4:9a&lt;br /&gt;“ Tetapi sekarang sesudah kamu mengenal Allah, atau lebih baik, sesudah kamu dikenal Allah.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan hanya buat diri Anda mengenal Tuhan tetapi buatlah Tuhan mengenal siapa Anda. Tuhan mengenal kita bukan atas dasar buah karunia yang kita miliki melainkan atas dasar buah karakter yang kita hasilkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenal Allah memang baik tetapi lebih baik kalau kita dikenal oleh Tuhan. Anda pintar berkhotbah memang itu baik tetapi jauh lebih baik kalau hidup Anda menjadi khotbah. Bersaksi itu baik tetapi jauh lebih baik kalau hidup Anda menjadi saksi.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Karunia dan Karakter&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pada waktu Tuhan datang nanti, Dia tidak mencari karunia Anda melainkan yang Dia cari adalah buah karakter Anda. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Matius 7:22-23 &lt;br /&gt;Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga? Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut ayat di atas orang-orang yang punya karunia yang hebat tidak menjamin akan dikenal oleh Tuhan. Mereka sudah melakukan hal-hal yang ajaib tetapi sayang sekali Tuhan tidak mengenal mereka karena mereka hidup dalam kejahatan. Karunia mereka dahsyat tetapi karakter mereka rusak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Siapa yang tidak dikenal Tuhan?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tuhan tidak mengenal mereka yang hanya mengejar karunia tetapi tidak bertumbuh dalam karakter Kristus bahkan mereka berbuat jahat di mata Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata “kejahatan” dalam bahasa Yunani: “Anomia” (anomos) yang artinya: sesuatu yang ilegal atau tidak sah. Jadi segala sesuatu yang kita perbuat secara tidak sah atau ilegal akan membuat Tuhan tidak mengenal siapa kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalnya: mendapatkan uang secara ilegal dengan cara menipu, korupsi, mencuri dll akan membuat seseorang tidak dikenal oleh Tuhan. Begitu pula dengan mereka yang melakukan hubungan seksual secara tidak sah (ilegal seks pranikah dan pascanikah: baca Petra News, 15 Juni 2008) mereka tidak akan dikenal oleh Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waspadalah terhadap nabi-nabi palsu!&lt;br /&gt;Siapa yang termasuk nabi-nabi palsu yang tidak dikenal oleh Tuhan bahkan disingkirkan dari hadapan Tuhan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;1.  Serigala Berbulu Domba&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Matius 7:15 &lt;br /&gt;" Waspadalah terhadap nabi-nabi palsu yang datang kepadamu dengan menyamar seperti domba, tetapi sesungguhnya mereka adalah serigala yang buas.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa tujuan serigala menyamar menjadi seperti domba? Jelas untuk menipu domba-domba agar mudah dimangsa. Ini adalah gambaran dari orang-orang yang hidup dalam tipu daya  untuk mencari keuntungan pribadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waspadalah terhadap pelayan-pelayan yang berkhotbah dan bersaksi atau bernubuat dengan tujuan untuk mencari keuntungan pribadi. Kalau bernubuat atau berkhotbah di depan orang-orang biasa, nubuatan atau khotbahnya keras dan meledak-ledak tetapi kalau di depan orang-orang berduit hanya yang enak-enak saja. Takut menyampaikan kebenaran. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa? Takut kalau tidak diundang lagi atau takut jemaatnya pindah gereja kalau khotbahnya terlalu keras. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingat, kalau Tuhan suruh menyampaikan kebenaran, jangan takut menyampaikan sekalipun keras. Sebaliknya, jangan berani berkata: Tuhan berkata atau aku melihat sesuatu...  kalau tidak benar-benar Tuhan berkata kepada Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yeremia  14:14 &lt;br /&gt;Jawab TUHAN kepadaku: "Para nabi itu bernubuat palsu demi nama-Ku! Aku tidak mengutus mereka, tidak memerintahkan mereka dan tidak berfirman kepada mereka. Mereka menubuatkan kepadamu penglihatan bohong, ramalan kosong dan tipu rekaan hatinya sendiri.”&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;2. Mereka yang tidak berbuah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Matius 7:19-20 &lt;br /&gt;“ Dan setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik, pasti ditebang dan dibuang ke dalam api. Jadi dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan buah karunia yang membuat Tuhan mengenal Anda melainkan buah karakter. Sebab itu kita harus menghasilan buah pertobatan (Mat 3:8), buah pengudusan (Roma 6:22) dan buah Roh (Gal 5:22).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perubahan hidup merupakan bukti bahwa hidup kita berbuah. Mari kita periksa apakah hidup kita mengalami perubahan? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;3. Mereka yang tidak melakukan kehendak Bapa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Matius 7:21 &lt;br /&gt;” Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ketiga yang membuat Tuhan tidak mengenal seseorang yaitu kalau orang itu hanya berseru Tuhan, Tuhan tetapi dia tidak menuruti kehendak Bapa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan seberapa banyak kita berdoa dan berseru kepada Tuhan dalam satu hari tetapi seberapa taat kita melakukan perintah dan kehendak-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita periksa dan kita perbaiki hidup kita agar Tuhan mengenal kita pada waktu Dia datang kembali untuk menjemput kita sebagai mempelai-Nya.&lt;br /&gt;Amin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudahkah Anda dikenal Allah???&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/396043792536113274-1644907497319423266?l=www.petramanado.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.petramanado.web.id/feeds/1644907497319423266/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=396043792536113274&amp;postID=1644907497319423266' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/1644907497319423266'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/1644907497319423266'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.petramanado.web.id/2008/07/apakah-anda-dikenal-tuhan.html' title='Apakah Anda dikenal TUHAN?'/><author><name>Sugeng B. Susanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09021084899529667218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/-09Q0QluRTYc/Tr3jt6Zyz-I/AAAAAAAAAwk/LuVwfKpmLxw/s220/my%2Bfamily.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-396043792536113274.post-7061227537495736836</id><published>2008-07-12T07:18:00.003+08:00</published><updated>2008-07-12T07:27:04.774+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Khotbah Gembala'/><title type='text'>Bebas Dari Kubur</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;BEBAS DARI KUBUR&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kisah Tuhan Yesus mengusir roh jahat dari orang Gerasa dalam Markus 5:1-20 bukanlah sebuah dongeng atau cerita fiktif melainkan sungguh-sungguh kisah nyata yang pernah terjadi pada jaman itu. Tahukah Anda kisah seperti ini bisa terulang pada jaman akhir ini. Oleh kuasa Tuhan banyak orang akan dilepaskan dari ikatan roh jahat.&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dimana orang yang tidak waras ini dilepaskan dari ikatan roh jahat? Dia dilepaskan oleh Tuhan di kuburan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Apa arti kuburan?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Secara jasmani kuburan merupakan tempat pemakaman tubuh orang mati. Secara rohani kuburan merupakan tempat atau sarana roh jahat dan roh najis mempengaruhi dan menyeret seseorang ke dalam dunia kematian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kematian tubuh jasmani bagi kita merupakan pintu  untuk masuk ke dalam kehidupan kekal. Sebaliknya, kematian rohani merupakan pintu masuk ke dalam kematian serta penghukuman kekal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Roh jahat dapat menyeret seseorang mengalami kematian rohani. Apa tanda orang yang dirasuk oleh roh jahat?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;1. Tinggal di pekuburan - Markus 5:5&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Orang yang dirasuk roh jahat ini tidak tinggal di perkampungan penduduk tetapi tinggal di pekuburan. Dekat dengan dunia kematian. Tidak ada persekutuan dengan Tuhan. Inilah tandanya seseorang yang sedang dirasuk oleh roh jahat, yaitu tidak bisa bersekutu dengan Tuhan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain persekutuan dengan Tuhan putus, orang yang dirasuk oleh roh jahat ini juga tidak punya hubungan dengan keluarga. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau seseorang hidup dalam perseteruan, maka sesungguhnya dia sedang dirasuk oleh roh jahat. Ada suami-suami atau isteri-isteri yang sedang dikuasai oleh roh jahat karena mereka hidup dalam perseteruan. Tinggal satu atap tetapi tidak saling bertegur sapa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dosalah yang menyebabkan kita kehilangan persekutuan, seperti Adam dan Hawa yang harus terpisah dari Tuhan karena dosa. Dosa itu memang nikmat, tetapi kenikmatan yang membawa kepada dunia kematian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amsal 9:17-18&lt;br /&gt;"Air curian manis, dan roti yang dimakan dengan sembunyi-sembunyi lezat rasanya. Tetapi orang itu tidak tahu, bahwa di sana ada arwah-arwah dan bahwa orang-orang yang diundangnya ada di dalam dunia orang mati." &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;2. Tidak dapat dijinakkan - Markus 5:4&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Orang yang dikuasai oleh roh jahat sulit untuk dijinakkan, sulit ditegur atau dinasehati. Contohnya: Simson. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Simson tidak mau mendengar nasihat orang tuanya (Hak 14:1-3). Dia tidak bisa menjinakkan keinginan dan hawa nafsunya. Dia berhasil mengalahkan singa-singa, tetapi dia gagal menjinakkan hawa nafsunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;3. Berkeliaran - Markus 5:5&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Orang ini setiap hari berkeliaran di pekuburan. Hidupnya tidak ada aturan dan tidak ada otoritas. Otoritas satu-satunya adalah roh jahat yang mengendalikan dirinya. Artinya, orang ini tidak hidup di bawah penggembalaan. Dia seperti keledai liar yang tidak tergembala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda tidak tergembala, maka iblis punya kesempatan untuk tinggal di dalam diri Anda. Roh jahat akan dengan mudah mengendalikan hidup Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;4. Memukuli dirinya - Markus 5:5&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tanda ke-empat orang yang sedang dirasuk oleh roh jahat yaitu dia memukuli dan merusak dirinya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan apa seseorang merusak dirinya? Narkoba, nikotin, alkohol, merupakan alat iblis untuk merusak hidup seseorang. Begitu pula dengan freeseks dan perjinahan juga merusak Bait Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amsal 6:32 &lt;br /&gt;" Siapa melakukan zinah tidak berakal budi; orang yang berbuat demikian merusak diri."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebab itu, jangan rusak diri Anda dengan berbagai macam dosa!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Berjumpa dengan Tuhan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Perjumpaan dengan Tuhan secara pribadi akan mendatangkan kelepasan dan perubahan hidup. Begitu pula dengan orang yang dirasuk roh jahat di Gerasa ini. Bagaimana keadaannya setelah dia berjumpa dengan Tuhan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Markus 5:15 &lt;br /&gt;" Mereka datang kepada Yesus dan melihat orang yang kerasukan itu duduk, sudah berpakaian dan sudah waras, orang yang tadinya kerasukan legion itu."&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;1. Duduk &amp; Tidak berkeliaran lagi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Orang yang dirasuk oleh roh jahat ini mengalami kelepasan setelah berjumpa dengan Tuhan Yesus. Tandanya dia sudah tidak berkeliaran tetapi duduk bersama dengan murid-murid Yesus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Duduk bersama dengan murid-murid artinya dia telah menemukan tempat penggembalaan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda bertemu dengan Tuhan Yesus secara pribadi dan hidup Anda dibenarkan oleh Tuhan maka Anda akan dibawa ke tempat penggembalaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amsal 12:26&lt;br /&gt;"Orang benar akan menemukan tempat penggembalaannya." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tempat penggembalaan Anda bukan hanya tercukupi apa yang Anda butuhkan melainkan Anda akan mendapatkan kebutuhan utama Anda sebagai domba-dombanya Tuhan, yaitu: GEMBALA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebutuhan utama dari domba adalah GEMBALA. Jika domba hidup di bawah pengawasan gembala maka dia tidak akan pernah kekurangan karena gembala yang akan menyediakan rumput yang hijau untuk dimakan. Gembala juga akan melindungi domba-domba dari serangan serigala yang jahat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;2. Berpakaian&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Yesus datang untuk memberikan pakaian kepada orang yang tadinya telanjang. Setan datang untuk menelanjangi manusia tetapi Yesus datang untuk menutupi ketelanjangan manusia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahyu 16:15&lt;br /&gt;" Berbahagialah dia, yang berjaga-jaga dan yang memperhatikan pakaiannya, supaya ia jangan berjalan dengan telanjang... "&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;3. Waras / Sehat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Yang terakhir, Tuhan memulihkan pikiran dan hati dari orang Gerasa. Tuhan perlu memulihkan pikiran dan hati kita agar kita bisa menerima kebenaran firman Allah. Orang yang jiwanya dan hatinya sakit tidak akan bisa menerima kebenaran firman Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana dengan Anda???&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/396043792536113274-7061227537495736836?l=www.petramanado.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.petramanado.web.id/feeds/7061227537495736836/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=396043792536113274&amp;postID=7061227537495736836' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/7061227537495736836'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/7061227537495736836'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.petramanado.web.id/2008/07/bebas-dari-kubur.html' title='Bebas Dari Kubur'/><author><name>Sugeng B. Susanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09021084899529667218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/-09Q0QluRTYc/Tr3jt6Zyz-I/AAAAAAAAAwk/LuVwfKpmLxw/s220/my%2Bfamily.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-396043792536113274.post-5379203684164642318</id><published>2008-07-11T11:50:00.000+08:00</published><updated>2008-09-11T13:19:19.968+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gallery Wisata'/><title type='text'>Monumen Patung Yesus Memberkati</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_zOnz8MoY3kM/SMiaLO2ptiI/AAAAAAAAAnw/iu2ckko8Y5g/s1600-h/patung+yesus.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_zOnz8MoY3kM/SMiaLO2ptiI/AAAAAAAAAnw/iu2ckko8Y5g/s320/patung+yesus.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5244611283829503522" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Salah satu tujuan wisata di Kota Manado adalah Monumen Patung Yesus Memberkati yang terletak di perumahan Citraland. Patung ini dipastikan adalah patung Yesus tertinggi di kawasan Asia sampai Eropa dan kedua tertinggi di dunia setelah "Christ the Redeemer Statue" di Brasil. Ia memiliki tinggi 30 meter (8 meter lebih renndah dari "Christ the Redeemer Statue")&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika diperhatikan, maka kita bisa melihat bahwa patung ini menggambarkan Yesus yang akan terbang. Dan inilah yang membuat patung ini unik. Patung ini adalah satu-satunya patung Yesus yang dibangun dengan kemiringan 20 derajat. Dan menurut perancang dari patung ini (Ir. Ciputra), desain yang dimiliki patung ini mengisahkan saat Yesus bangkit dari kematian dan memberkati para murid-muridNya sebelum naik ke Surga.&lt;br /&gt;So, jika Anda berkunjung ke kota Manado jangan lupa untuk melihat dari dekat patung Yesus persembahan dari Ir. Ciputra untuk kota Manado ini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/396043792536113274-5379203684164642318?l=www.petramanado.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.petramanado.web.id/feeds/5379203684164642318/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=396043792536113274&amp;postID=5379203684164642318' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/5379203684164642318'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/5379203684164642318'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.petramanado.web.id/2008/09/monumen-patung-yesus-memberkati.html' title='Monumen Patung Yesus Memberkati'/><author><name>Sugeng B. Susanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09021084899529667218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/-09Q0QluRTYc/Tr3jt6Zyz-I/AAAAAAAAAwk/LuVwfKpmLxw/s220/my%2Bfamily.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_zOnz8MoY3kM/SMiaLO2ptiI/AAAAAAAAAnw/iu2ckko8Y5g/s72-c/patung+yesus.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-396043792536113274.post-8364536776676203415</id><published>2008-07-11T11:42:00.002+08:00</published><updated>2008-09-11T13:21:28.716+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gallery Wisata'/><title type='text'>Pulau Siladen</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_zOnz8MoY3kM/SMiT0HpgzCI/AAAAAAAAAnI/ME_T8pRn-Z0/s1600-h/SILADEN.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_zOnz8MoY3kM/SMiT0HpgzCI/AAAAAAAAAnI/ME_T8pRn-Z0/s320/SILADEN.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5244604289688587298" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;PULAU SILADEN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Berada di sebelah timur laut pulau Bunaken Kecamatan Bunaken sekitar 8 mil dari pusat kota yang dapat ditempuh selama 45 menit dengan menggunakan kapal motor.&lt;br /&gt;Pulau Siladen mempunyai luas 31,25 ha. Dikelilingi Pantai pasir putih dan lautnya terdapat terumbu karang dengan biota laut yang beraneka bentuk dan warna sehingga membentuk suatu taaman laut yang cukup indah. Keindahan taman lautnya dapat dilihat pada lokasi yang disebut dengan Siladen 1 dan Siladen 2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merupakan tempat wisata tirta (air) dan wisata bahari (kelautan) dengan obyek kunjungan wisata, yaitu air/laut dan pantai. Kegiatan wisata yang dapat dilakukan, berupa menikmati taman laut dengan cara sightseeing (berkeliling) naik perahu berkaca (katamaran), snorkeling (berenang memakai alat pernapasan), diving (menyelam), dan phografi underwater (foto bawah laut); serta berjemur badan di pantai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fasilitas yang tersedia, yaitu perahu berkaca (katamaran), diving centere, Cottage (penginapan), dan cafe.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/396043792536113274-8364536776676203415?l=www.petramanado.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.petramanado.web.id/feeds/8364536776676203415/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=396043792536113274&amp;postID=8364536776676203415' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/8364536776676203415'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/8364536776676203415'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.petramanado.web.id/2008/09/pulau-siladen.html' title='Pulau Siladen'/><author><name>Sugeng B. Susanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09021084899529667218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/-09Q0QluRTYc/Tr3jt6Zyz-I/AAAAAAAAAwk/LuVwfKpmLxw/s220/my%2Bfamily.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_zOnz8MoY3kM/SMiT0HpgzCI/AAAAAAAAAnI/ME_T8pRn-Z0/s72-c/SILADEN.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-396043792536113274.post-2227016447290195770</id><published>2008-07-11T11:37:00.000+08:00</published><updated>2008-09-11T13:22:36.967+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gallery Wisata'/><title type='text'>Pulau Bunaken</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_zOnz8MoY3kM/SMiS09YLdcI/AAAAAAAAAm4/7kLIQRh9WXI/s1600-h/bunaken2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_zOnz8MoY3kM/SMiS09YLdcI/AAAAAAAAAm4/7kLIQRh9WXI/s320/bunaken2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5244603204599772610" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;BUNAKEN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Berada di Kel. Bunaken Kecamatan Bunaken sekitar 7 mil dari Pelabuhan Manado yang dapat ditempuh selama 35 menit dari pusat kota dengan menggunakan kapal motor. Pada awalnya Bunaken adalah pulau karang (atol). Luas wilayahnya sekitar 887,5 hektare dengan kondisi morfologi sedikit bergelombang. Taman Nasional Bunaken merupakan  salah satu Taman Laut terindah di dunia. Sebagian besar wilayah pantainya terdiri dari hutan bakau dan pasir putih. Lautnya terdapat terumbu karang keras dan lembut, dinding karang yang terjal, dengan beraneka bentuk dan warna biota laut diantaranya terdapat ikan hiu, kura-kura, Mandarin Fish, kuda laut, ikan pari, dan yang terkenal adalah ikan purba Raja Laut (Coleacant) dan masih banyak lagi yang membentuk taman laut nan indah. Keindahan taman lautnya dapat dilihat pada lokasi-lokasi yang disebut dengan Lekuan 1, 2, dan 3, Fukui, Mandolin, Tanjung Paragi, Ron's Point, Sachiko Point, Pangalisang, Muka Kampung, dan Bunaken Timur.&lt;br /&gt;Merupakan tempat wisata tirta (air) dan wisata bahari (kelautan) dengan obyek kunjungan wisata, yaitu air/laut dan pantai. Kegiatan wisata yang dapat dilakukan, berupa menikmati taman laut dengan cara sigtseeing (berkeliling) naik perahu berkaca (katamaran), snorkeling (berenang memakai alat pernapasan), diving (menyelam), dan photografi underwater (foto bawah laut); serta berjemur badan dan tamasya pantai.&lt;br /&gt;Fasilitas yang tersedia, yaitu perahu berkaca (katamaran), diving center, cottage (penginapan) rumah makan, pendopo, dan kios cenderamata.&lt;br /&gt;Sumber: DINAS PARIWISATA DAN KEBUDAYAAN KOTA MANADO (www.manadokota.info)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/396043792536113274-2227016447290195770?l=www.petramanado.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.petramanado.web.id/feeds/2227016447290195770/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=396043792536113274&amp;postID=2227016447290195770' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/2227016447290195770'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/2227016447290195770'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.petramanado.web.id/2008/09/wisata-manado.html' title='Pulau Bunaken'/><author><name>Sugeng B. Susanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09021084899529667218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/-09Q0QluRTYc/Tr3jt6Zyz-I/AAAAAAAAAwk/LuVwfKpmLxw/s220/my%2Bfamily.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_zOnz8MoY3kM/SMiS09YLdcI/AAAAAAAAAm4/7kLIQRh9WXI/s72-c/bunaken2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-396043792536113274.post-6618934705971223564</id><published>2008-06-27T07:04:00.000+08:00</published><updated>2008-06-27T07:08:33.799+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Khotbah Gembala'/><title type='text'>Karakter Seorang Pemenang</title><content type='html'>Zefanya 3:9-20&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ TUHAN Allahmu ada di antaramu sebagai pahlawan yang memberi kemenangan. Ia bergirang karena engkau dengan sukacita. Ia membaharui engkau dalam kasihNya, Ia bersorak sorak karena engkau dengan sorak sorai.”&lt;br /&gt;Zefanya 3:17&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa jaminannya bahwa kita pasti akan menang? Tuhan ada di tengah-tengah kita. Bukan karena keahlian atau kepintaran kita. Bukan karena kekayaan atau kedudukan kita kemenangan akan kita raih, tetapi karena TUHAN ada di antara kita. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Kehadiran Tuhan dilambangkan dengan TABUT Perjanjian… &lt;br /&gt;- peperangan Israel &amp; Filistin  1 Sam 4:6-7&lt;br /&gt;- menyebrangi sungai Yordan  Yos 3:14-15&lt;br /&gt;- rebut Yerikho – Yos 6:11&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagian Tuhan memberikan kemenangan kepada kita – itu PASTI, Dia yang memberikan garansi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas … bagian kita apa? Mari kita periksa ayat-ayat yang tadi kita baca. Kita akan menemukan KARAKTER seorang PEMENANG.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;1. Bibir yang Bersih&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;“ Tetapi sesudah itu Aku akan memberikan bibir lain kepada &lt;br /&gt;bangsa-bangsa yakni bibir yang bersih…”&lt;br /&gt;Zefanya 3:9&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita akan meraih kemenangan jika kita menjaga bibir kita tetap bersih…&lt;br /&gt;• Bebas sampah. Bebas dari kebohongan, bebas dari penipuan, bebas dari caci maki, bebas dari fitnah dan juga bebas dari gosip. &lt;br /&gt;• Kalau kita ingin melihat hari-hari kita baik, bisnis kita baik, rumah tangga kita baik dan juga pelayanan kita baik, maka kita harus menjaga bibir kita agar tetap bersih. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Siapa mau mencintai hidup dan mau melihat hari-hari baik, ia harus menjaga lidahnya terhadap yang jahat dan bibirnya terhadap ucapan-ucapan yang menipu.”&lt;br /&gt;I Petrus 3:10&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita ingin menang maka kita harus menghiasi bibir kita dengan perkataan iman… percayalah Tuhan akan memberikan kemenangan atas setiap masalah yang kita hadapi  Bil 13:30&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Kita harus memakai bibir kita untuk menceritakan kebaikan Tuhan kepada orang lain. Bukan menceritakan kekurangan dan kejelekan orang lain … karena semua kita masih punya banyak kekurangan!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;2. Hati Yang Rendah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;“ Di antaramu akan Kubiarkan hidup suatu umat&lt;br /&gt; yang rendah hati…”&lt;br /&gt;Zefanya 3:12a&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau Saudara ingin menjadi lebih dari pemenang, maka Saudara harus tetap rendah hati. &lt;br /&gt;• Jika Saudara dipakai Tuhan dengan luar biasa atau Saudara diberkati dengan limpah, jangan sampai Saudara tinggi hati. &lt;br /&gt;• Mengapa? Sebab kesombongan akan menyebabkan Saudara mengalami kekalahan dan kehancuran. Sebab itu waspadalah terhadap roh kesombongan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudara masih ingat kisah raja Uzia? &lt;br /&gt;Alkitab menuliskan, sewaktu belum diberkati dan belum terkenal, raja Uzia hidup dalam takut akan Tuhan, serta melakukan apa yang benar di mata Tuhan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Selama dia mencari Tuhan segala usahanya berhasil dan diberkati ( II Tawarikh 26:5). &lt;br /&gt;• Tetapi sayang sekali, setelah dia diberkati dan namanya terkenal, dia menjadi tinggi hati (II Tawarikh 26:16). &lt;br /&gt;• Dan akibat kesombongannya dia harus membayar mahal: dibuang jauh dari rumah Tuhan (II Tawarikh 26:21).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;3. Hati yang Penuh Kasih&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;“…Ia membaharui engkau dalam kasihNya…”&lt;br /&gt;Zefanya 3:17b&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita akan berpindah dari satu kemenangan kepada kemenangan yang lain, jika kita memberi diri untuk dibaharui di dalam kasih Allah. &lt;br /&gt;Tanda pertama jika kita penuh dengan kasih Tuhan, maka kita akan: &lt;br /&gt;• suka bertemu dengan DIA. Orang yang sedang jatuh cinta atau lagi kasmaran, dia akan selalu ingin bertemu dengan orang yang dicintai. Demikian juga jika Saudara mengasihi Tuhan, maka Saudara akan selalu ingin bertemu dengan Tuhan, baik melalui doa maupun ibadah.&lt;br /&gt;• selalu ingin menceritakan kebaikan Tuhan kepada orang lain. Sama seperti seorang gadis tidak tahan untuk tidak menceritakan kebaikan atau kegantengan kekasihnya kepada teman-temannya, demikian pula jika seseorang itu sungguh-sungguh mengasihi Tuhan, pasti dia tidak akan tahan untuk tidak menceritakan kebaikan Tuhan kepada orang lain. &lt;br /&gt;• Untuk itu periksalah, bagaimana kasih Saudara kepada Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudara akan menang terhadap orang-orang yang membenci Saudara apabila Saudara hidup di dalam kasih Tuhan. Saudara akan menang melawan emosi, apabila Saudara hidup di dalam kasih Tuhan. Yakinlah! Amin.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/396043792536113274-6618934705971223564?l=www.petramanado.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.petramanado.web.id/feeds/6618934705971223564/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=396043792536113274&amp;postID=6618934705971223564' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/6618934705971223564'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/6618934705971223564'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.petramanado.web.id/2008/06/karakter-seorang-pemenang.html' title='Karakter Seorang Pemenang'/><author><name>Sugeng B. Susanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09021084899529667218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/-09Q0QluRTYc/Tr3jt6Zyz-I/AAAAAAAAAwk/LuVwfKpmLxw/s220/my%2Bfamily.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-396043792536113274.post-4359508181234185666</id><published>2008-06-21T11:16:00.004+08:00</published><updated>2008-06-27T12:53:42.951+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Kesetiaan Seekor Anjing</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_zOnz8MoY3kM/SFxzpSqN7zI/AAAAAAAAAUE/C6Pa4-8R-kY/s1600-h/june15-hachiko-500.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp0.blogger.com/_zOnz8MoY3kM/SFxzpSqN7zI/AAAAAAAAAUE/C6Pa4-8R-kY/s320/june15-hachiko-500.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5214169621808934706" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Di jaman sekarang ini semakin sulit menemukan orang yang setia. Banyak orang yang sudah kehilangan kesetiaan. Suami tidak setia terhadap isterinya. Karyawan tidak setia terhadap perusahaan di mana dia bekerja dsb. Jika Anda orang yang tidak setia, Anda perlu membaca artikel ini yang menceritakan kesetiaan HACHIKO, seekor anjing yang setia kepada tuannya sampai ajal menjemput.&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Kota Shibuya, Jepang, tepatnya di alun-alun sebelah timur Stasiun Kereta Api Shibuya, terdapat patung yang sangat termasyur. Bukan patung pahlawan ataupun patung selamat datang, melainkan patung seekor anjing. Dibuat oleh Ando Takeshi pada tahun 1935 untuk mengenang kesetiaan seekor anjing kepada tuannya. Seorang Profesor setengah tua tinggal sendirian di Kota Shibuya. Namanya Profesor Hidesamuro Ueno. Dia hanya ditemani seekor anjing kesayangannya, Hachiko. Begitu akrab hubungan anjing dan tuannya itu sehingga kemanapun pergi Hachiko selalu mengantar. Profesor itu setiap hari berangkat mengajar di universitas selalu menggunakan kereta api. Hachiko pun setiap hari setia menemani Profesor sampai stasiun. Di stasiun Shibuya ini Hachiko dengan setia menunggui tuannya pulang tanpa beranjak pergi sebelum sang profesor kembali. Dan ketika Profesor Ueno kembali dari mengajar dengan kereta api, dia selalu mendapati Hachiko sudah menunggu dengan setia di stasiun. Begitu setiap hari yang dilakukan Hachiko tanpa pernah bosan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Musim dingin di Jepang tahun ini begitu parah. Semua tertutup salju. Udara yang dingin menusuk sampai ke tulang sumsum membuat warga kebanyakan enggan ke luar rumah dan lebih memilih tinggal dekat perapian yang hangat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi itu, seperti biasa sang Profesor berangkat mengajar ke kampus. Dia seorang profesor yang sangat setia pada profesinya. Udara yang sangat dingin tidak membuatnya malas untuk menempuh jarak yang jauh menuju kampus tempat ia mengajar. Usia yang semakin senja dan tubuh yang semakin rapuh juga tidak membuat dia beralasan untuk tetap tinggal di rumah. Begitu juga Hachiko, tumpukan salju yang tebal dimana-mana tidak menyurutkan kesetiaan menemani tuannya berangkat kerja. Dengan jaket tebal dan payung yang terbuka, Profesor Ueno berangkat ke stasun Shibuya bersama Hachiko.&lt;br /&gt;Tempat mengajar Profesor Ueno sebenarnya tidak terlalu jauh dari tempat tinggalnya. Tapi memang sudah menjadi kesukaan dan kebiasaan Profesor untuk naik kereta setiap berangkat maupun pulang dari universitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kereta api datang tepat waktu. Bunyi gemuruh disertai terompet panjang seakan sedikit menghangatkan stasiun yang penuh dengan orang-orang yang sudah menunggu itu. Seorang awak kereta yang sudah hafal dengan Profesor Ueno segera berteriak akrab ketika kereta berhenti. Ya, hampir semua pegawai stasiun maupun pegawai kereta kenal dengan Profesor Ueno dan anjingnya yang setia itu, Hachiko. Karena memang sudah bertahun-tahun dia menjadi pelanggan setia kendaraan berbahan bakar batu bara itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah mengelus dengan kasih sayang kepada anjingnya layaknya dua orang sahabat karib, Profesor naik ke gerbong yang biasa ia tumpangi. Hachiko memandangi dari tepian balkon ke arah menghilangnya profesor dalam kereta, seakan dia ingin mengucapkan,” saya akan menunggu tuan kembali.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Anjing manis, jangan pergi ke mana-mana ya, jangan pernah pergi sebelum tuan kamu ini pulang!” teriak pegawai kereta setengah berkelakar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seakan mengerti ucapan itu, Hachiko menyambut dengan suara agak keras,”guukh!”&lt;br /&gt;Tidak berapa lama petugas balkon meniup peluit panjang, pertanda kereta segera berangkat. Hachiko pun tahu arti tiupan peluit panjang itu. Makanya dia seakan-akan bersiap melepas kepergian profesor tuannya dengan gonggongan ringan. Dan didahului semburan asap yang tebal, kereta pun berangkat. Getaran yang agak keras membuat salju-salju yang menempel di dedaunan sekitar stasiun sedikit berjatuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di kampus, Profesor Ueno selain jadwal mengajar, dia juga ada tugas menyelesaikan penelitian di laboratorium. Karena itu begitu selesai mengajar di kelas, dia segera siap-siap memasuki lab untuk penelitianya. Udara yang sangat dingin di luar menerpa Profesor yang kebetulah lewat koridor kampus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba ia merasakan sesak sekali di dadanya. Seorang staf pengajar yang lain yang melihat Profesor Ueno limbung segera memapahnya ke klinik kampus. Berawal dari hal yang sederhana itu, tiba-tiba kampus jadi heboh karena Profesor Ueno pingsan. Dokter yang memeriksanya menyatakan Profesor Ueno menderita penyakit jantung, dan siang itu kambuh. Mereka berusaha menolong dan menyadarkan kembali Profesor. Namun tampaknya usaha mereka sia-sia. Profesor Ueno meninggal dunia.&lt;br /&gt;Segera kerabat Profesor dihubungi. Mereka datang ke kampus dan memutuskan membawa jenazah profesor ke kampung halaman mereka, bukan kembali ke rumah Profesor di Shibuya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjelang malam udara semakin dingin di stasiun Shibuya. Tapi Hachiko tetap bergeming dengan menahan udara dingin dengan perasaan gelisah. Seharusnya Profesor Ueno sudah kembali, pikirnya. Sambil mondar-mandir di sekitar balkon Hachiko mencoba mengusir kegelisahannya. Beberapa orang yang ada di stasiun merasa iba dengan kesetiaan anjing itu. Ada yang mendekat dan mencoba menghiburnya, namun tetap saja tidak bisa menghilangkan kegelisahannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam pun datang. Stasiun semakin sepi. Hachiko masih menunggu di situ. Untuk menghangatkan badannya dia meringkuk di pojokan salah satu ruang tunggu. Sambil sesekali melompat menuju balkon setiap kali ada kereta datang, mengharap tuannya ada di antara para penumpang yang datang. Tapi selalu saja ia harus kecewa, karena Profesor Ueno tidak pernah datang. Bahkan hingga esoknya, dua hari kemudian, dan berhari-hari berikutnya dia tidak pernah datang. Namun Hachiko tetap menunggu dan menunggu di stasiun itu, mengharap tuannya kembali. Tubuhnya pun mulai menjadi kurus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para pegawai stasiun yang kasihan melihat Hachiko dan penasaran kenapa Profesor Ueno tidak pernah kembali mencoba mencari tahu apa yang terjadi. Akhirnya didapat kabar bahwa Profesor Ueno telah meninggal dunia, bahkan telah dimakamkan oleh kerabatnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka pun berusaha memberi tahu Hachiko bahwa tuannya tak akan pernah kembali lagi dan membujuk agar dia tidak perlu menunggu terus. Tetapi anjing itu seakan tidak percaya, atau tidak peduli. Dia tetap menunggu dan menunggu tuannya di stasiun itu, seakan dia yakin bahwa tuannya pasti akan kembali. Semakin hari tubuhnya semakin kurus kering karena jarang makan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya tersebarlah berita tentang seekor anjing yang setia terus menunggu tuannya walaupun tuannya sudah meninggal. Warga pun banyak yang datang ingin melihatnya. Banyak yang terharu. Bahkan sebagian sempat menitikkan air matanya ketika melihat dengan mata kepala sendiri seekor anjing yang sedang meringkuk di dekat pintu masuk menunggu tuannya yang sebenarnya tidak pernah akan kembali. Mereka yang simpati itu ada yang memberi makanan, susu, bahkan selimut agar tidak kedinginan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu pagi, seorang petugas kebersihan stasiun tergopoh-gopoh melapor kepada pegawai keamanan. Sejenak kemudian suasana menjadi ramai. Pegawai itu menemukan tubuh seekor anjing yang sudah kaku meringkuk di pojokan ruang tunggu. Anjing itu sudah menjadi mayat. Hachiko sudah mati. Kesetiaannya kepada sang tuannya pun terbawa sampai mati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Warga yang mendengar kematian Hachiko segera berduyun-duyun ke stasiun Shibuya. Mereka umumnya sudah tahu cerita tentang kesetiaan anjing itu. Mereka ingin menghormati untuk yang terakhir kalinya. Menghormati sebuah arti kesetiaan yang kadang justru langka terjadi pada manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka begitu terkesan dan terharu. Untuk mengenang kesetiaan anjing itu mereka kemudian membuat sebuah patung di dekat stasiun Shibuya. Sampai sekarang taman di sekitar patung itu sering dijadikan tempat untuk membuat janji bertemu. Karena masyarakat di sana berharap ada kesetiaan seperti yang sudah dicontohkan oleh Hachiku saat mereka harus menunggu maupun janji untuk datang. Akhirnya patung Hachiku pun dijadikan symbol kesetiaan. Kesetiaan yang tulus, yang terbawa sampai mati. (reposting - prap2008/sbs)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/396043792536113274-4359508181234185666?l=www.petramanado.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.petramanado.web.id/feeds/4359508181234185666/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=396043792536113274&amp;postID=4359508181234185666' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/4359508181234185666'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/4359508181234185666'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.petramanado.web.id/2008/06/kesetiaan-seekor-anjing.html' title='Kesetiaan Seekor Anjing'/><author><name>Sugeng B. Susanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09021084899529667218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/-09Q0QluRTYc/Tr3jt6Zyz-I/AAAAAAAAAwk/LuVwfKpmLxw/s220/my%2Bfamily.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_zOnz8MoY3kM/SFxzpSqN7zI/AAAAAAAAAUE/C6Pa4-8R-kY/s72-c/june15-hachiko-500.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-396043792536113274.post-8201268950581862537</id><published>2008-06-18T09:24:00.000+08:00</published><updated>2008-06-24T23:10:34.485+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Khotbah Gembala'/><title type='text'>KEBANGUNAN ROHANI SEJATI</title><content type='html'>“ Bukan setiap orang yang berseru kepadaKu: Tuhan, Tuhan! Akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak BapaKu yang di sorga.”&lt;br /&gt;Matius 7:21&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;By:SB.Susanto&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebangunan rohani yang sesungguhnya tidak dilihat dari berapa banyak kita menyebut nama Tuhan di dalam gedung gereja. Kebangunan rohani yang sebenarnya tidak terjadi di dalam gedung gereja seminggu sekali&lt;span class="fullpost"&gt; tetapi terjadi di dalam diri seseorang. Bukan satu minggu sekali tetapi setiap hari. Kebangunan rohani yang sejati tidak diukur dari banyaknya kegiatan di dalam gereja. Mengapa? Karena banyak orang kristen yang giat untuk Allah tetapi tidak dalam pengertian yang benar. Rasul Paulus berkata kepada orang-orang kristen di Roma :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sebab aku dapat memberi kesaksian tentang mereka, bahwa mereka giat untuk Allah, tetapi tidak dalam pengertian yang benar. Sebab, oleh karena mereka tidak mengenal kebenaran Allah dan oleh karena mereka berusaha mendirikan kebenaran mereka sendiri, maka mereka tidak takluk kepada kebenaran Allah."&lt;br /&gt;Roma 10:2-3&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang kristen seperti ayat di atas, giat untuk Allah tetapi tanpa pengertian dan tanpa pengenalan yang benar sehingga mereka mati-matian mempertahankan kebenaran dan aturan mereka sendiri. Akibatnya mereka tidak tunduk kepada kebenaran Allah. Bagaimana dengan Anda? Apakah Anda hanya tunduk kepada aturan manusia dan mengabaikan kebenaran Allah? Meskipun Anda giat untuk Tuhan tetapi kalau Anda tidak hidup dalam kebenaran Allah maka Anda tidak akan mengalami kebangunan rohani yang sejati dalam hidup Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda mengalami revival atau tidak, bukan dilihat dari berapa banyak Anda bernubuat atau mengusir setan. Buktinya Matius 7:22 mengatakan, banyak yang bernubuat dan usir setan tetapi Tuhan tidak mengenal mereka. Kelihatannya seperti ada revival tetapi sesungguhnya itu revival yang palsu. Revival yang palsu ini dikerjakan oleh nabi-nabi palsu (Matius 7:15). Untuk melihat kebangunan rohani itu sejati atau palsu harus dilihat dari buahnya. Bukan buah karunia tetapi buah karakter. Apa saja yang bisa dijadikan ukuran dan tanda terjadinya kebangunan rohani ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. PERTOBATAN&lt;br /&gt;Jawab Petrus kepada mereka: “ Bertobatlah…”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Revival yang terjadi pada jaman gereja mula-mula ditandai dengan adanya pertobatan (Kis 2:38). Ketika orang-orang bertanya kepada Petrus apa yang harus mereka lakukan, Petrus menjawab: Bertobatlah…!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dasar dari kebangunan rohani yang sebenarnya adalah pertobatan. Tanpa pertobatan tidak akan ada revival. Itulah sebabnya berita pertama yang disampaikan Tuhan bukan soal karunia, Roh Kudus atau iman dan berkat, melainkan soal pertobatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KataNya: “ Waktunya telah genap; Kerajaan Allah sudah dekat. Bertobatlah dan percayalah kepada Injil!”&lt;br /&gt;Markus 1:15&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebangunan rohani tidak diukur dari berapa banyaknya orang yang hadir dalam setiap ibadah atau dalam KKR, tetapi diukur dari berapa banyaknya orang yang bertobat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. BAPTISAN AIR&lt;br /&gt;…dan hendaklah kamu masing-masing memberi dirimu dibaptis dalam nama Yesus untuk pengampunan dosamu…&lt;br /&gt;Kis 2:38&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebangunan rohani yang sesungguhnya akan ditandai dengan baptisan air. Seseorang yang bertobat akan bersedia untuk masuk dalam baptisan pengampunan dosa. Orang-orang yang bertobat pada jaman rasul Petrus itu juga memberi diri untuk dibaptis (Kis 2:41). Baptisan ini hanya bisa dilakukan oleh orang yang telah dewasa. Sebab untuk melakukannya seseorang harus memenuhi setidaknya 3 syarat utama, yaitu: Pertama, percaya dengan segenap hati bahwa Yesus itu Tuhan dan menerima Dia sebagai Juruselamat. Kedua, bertobat dan meninggalkan manusia lama. Ketiga, memberi diri untuk dibaptis. Bukan karena dipaksa oleh orang lain. Ketiga syarat ini hanya bisa dilakukan oleh orang yang dewasa. Bukan anak bayi. Karena bayi tidak bisa terima Yesus dan tidak bisa bertobat juga tidak bisa memberi diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baptisan pengampunan dosa ini adalah baptisan untuk menyatu di dalam kematian Yesus. Menguburkan manusia lama (Roma 6:5). Jika kita menyatu dengan kematianNya maka kita juga akan menyatu dengan kebangkitanNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. PERSEKUTUAN&lt;br /&gt;…mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan…&lt;br /&gt;Kis 2:42&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang mengalami revival di dalam dirinya akan selalu ingin bersekutu/beribadah. Ada satu kerinduan yang besar untuk selalu beribadah. Bukan karena takut sama pendeta tetapi karena ada revival di dalam dirinya. Mereka bersekutu untuk belajar firman Tuhan dan berdoa, bukan untuk nggosip atau nyeritain kesalahan orang (Kis 2:42).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda perlu bertekun dalam pengajaran agar Anda menjadi dewasa. Tetapi ingat, Anda menjadi dewasa bukan karena apa yang Anda dengarkan melainkan karena apa yang Anda lakukan. Ketaatan Anda akan membuat Anda kuat dan dewasa di dalam Kristus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. MUJIZAT dan TANDA AJAIB&lt;br /&gt;…rasul-rasul itu mengadakan banyak mujizat dan tanda…&lt;br /&gt;Kis 2:43&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanda ke-4 dari revival adalah: Mujizat dan tanda ajaib. Salah satu pintu untuk terjadinya revival yaitu: mujizat dan tanda ajaib. Orang lumpuh berjalan, buta melihat, tuli mendengar bahkan orang yang mati, dibangkitkan. Tetapi itu bukan tanda utama. Mengapa? Ya, karena mujizat yang terbesar itu bukan orang mati dibangkitkan, melainkan kalau hidup seseorang itu diubahkan oleh Tuhan. Dulu pemabuk, sekarang pemazmur. Dulu pemaki, sekarang pemuji. Dulu penjudi sekarang pemberi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.YESUS DITINGGIKAN&lt;br /&gt;…dengan tulus hati sambil memuji Allah…&lt;br /&gt;Kis 2:47&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Revival yang sejati akan ditandai dengan pujian dan penyembahan kepada Yesus. Dalam setiap kegiatan apapun, nama Yesus harus selalu ditinggikan. Revival yang sejati tidak meninggikan nama gereja atau nama pendeta. Juga tidak mengagung-agungkan gedung gereja yang megah. Juga bukan bangga dengan jumlah jemaat. Tetapi revival yang sejati akan meninggikan nama Yesus. Yesus sebagai pusat pengagungan, bukan organisasi! Justru jika kita meninggikan Yesus, maka Dia akan menarik banyak orang datang kepadaNya (Yohanes 12:32).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. PERTUMBUHAN KUANTITAS&lt;br /&gt;…dan tiap-tiap hari Tuhan menambah jumlah mereka dengan orang yang diselamatkan…&lt;br /&gt;Kis 2:47b&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Revival yang sejati tidak bisa dipisahkan dengan pertumbuhan. Ada revival berarti ada orang-orang yang diselamatkan. Itu artinya ada pertambahan bilangan orang yang percaya. Pertumbuhan kualitas harus diikuti dengan pertumbuhan secara kuantitas. Mengapa? Karena itu Amanat Agung. Jadikan semua bangsa muridKu (Matius28:19). Sebab itu setiap hari Anda harus bersaksi dan menjadi saksi. Bawa jiwa-jiwa datang kepada Tuhan supaya mereka diubahkan dan dipulihkan oleh Tuhan.&lt;br /&gt;Amin.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/396043792536113274-8201268950581862537?l=www.petramanado.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.petramanado.web.id/feeds/8201268950581862537/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=396043792536113274&amp;postID=8201268950581862537' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/8201268950581862537'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/8201268950581862537'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.petramanado.web.id/2008/06/kebangunan-rohani-sejati.html' title='KEBANGUNAN ROHANI SEJATI'/><author><name>Sugeng B. Susanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09021084899529667218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/-09Q0QluRTYc/Tr3jt6Zyz-I/AAAAAAAAAwk/LuVwfKpmLxw/s220/my%2Bfamily.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-396043792536113274.post-4627652849508608639</id><published>2008-06-18T09:16:00.002+08:00</published><updated>2008-09-16T22:10:34.393+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Khotbah Gembala'/><title type='text'>AWAS SARS!!!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_zOnz8MoY3kM/SFhia84TTII/AAAAAAAAASI/SvQ2IdcyJcw/s1600-h/sars1.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp0.blogger.com/_zOnz8MoY3kM/SFhia84TTII/AAAAAAAAASI/SvQ2IdcyJcw/s320/sars1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5213024783839743106" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Bacaan : FILIPI 1:27-30&lt;br /&gt;“ Hanya, hendaklah hidupmu berpadanan dengan Injil Kristus, supaya, apabila aku datang aku melihat, dan apabila aku tidak datang aku mendengar, bahwa kamu teguh berdiri dalam satu roh, dan sehati sejiwa berjuang untuk iman yang timbul dari Berita Injil, dengan tiada digentarkan sedikitpun oleh lawanmu.”&lt;br /&gt;Filipi 1:27&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;By: Sugeng B. Susanto&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup kekristenan bukanlah suatu permainan melainkan suatu perjuangan meskipun kenyataannya masih banyak orang Kristen yang main-main. Main-main dengan dosa, main-main dalam ibadah&lt;span class="fullpost"&gt; dan pelayanan. Kita harus sadar bahwa kita hidup di jaman akhir. Kita sedang menghadapi peperangan yang terakhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sadarlah saat ini ada satu kekuatan yang tidak nampak yang berusaha untuk menjatuhkan kita dan melepaskan kita dari kasih karunia Allah. Saat ini kita sedang berada di medan peperangan. Peperangan yang kita hadapi ini jauh lebih dahsyat dibandingkan dengan peperangan yang sedang terjadi di Irak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;AWAS SARS!!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Saat ini dunia sedang dihebohkan dengan munculnya penyakit pernafasan yang sangat membahayakan, yaitu SARS: Severe Acute Respiratory Syndrom. Penyakit ini sudah memakan banyak korban jiwa di beberapa negara. Tetapi ada SARS yang lain yang juga tidak kalah berbahayanya bahkan virus ini telah mematikan jutaan umat manusia di muka bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;S: Sakit Hati.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;" Kasihanilah aku, ya TUHAN, sebab aku merasa sesak; karena sakit hati mengidaplah mataku, meranalah jiwa dan tubuhku."&lt;br /&gt;Mazmur 31:10&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Virus sakit hati ini menyebabkan seseorang sesak nafas bahkan mengalami kematian. Sakit hati akan mengganggu pernafasan roh Anda. Bahkan dapat mematikan kehidupan rohani Anda. Sebab itu jangan biarkan roh sakit hati menguasai diri Anda. Segera buang dan singkirkan dari dalam hati Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;A: Akar Pahit&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;"Jagalah supaya jangan ada seorang pun menjauhkan diri dari kasih karunia Allah, agar jangan tumbuh akar yang pahit yang menimbulkan kerusuhan dan yang mencemarkan banyak orang."&lt;br /&gt;Ibrani 12:15&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Virus sakit hati, jika dibiarkan akan menjadi akar pahit. Akar pahit akan mendatangkan kekacauan serta mencemarkan banyak orang. Itu berarti akar pahit ini penyakit menular. Roh kepahitan ini sudah banyak memakan korban. Lihat saja berapa banyak pernikahan yang hancur karena roh kepahitan ini. Berapa banyak gereja yang pecah karena orang-orang di dalamnya penuh dengan akar pahit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;R: Ragi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;"Ketika itu barulah mereka mengerti bahwa bukan maksud-Nya supaya mereka waspada terhadap ragi roti, melainkan terhadap ajaran orang Farisi dan Saduki."&lt;br /&gt;Matius 16:12&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Virus ketiga yang dapat menggerogoti kehidupan rohani seseorang bahkan dapat menghancurkan sebuah komunitas adalah ragi. Darimana datangnya virus ini? Jelas dari roh sakit hati dan akar pahit yang tidak dibereskan. Orang yang menyimpan sakit hati dan kepahitan biasanya akan menceritakan kepahitannya kepada orang lain sehingga banyak orang terkontaminasi atau tertular virus ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;S: Sungutan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;"Dan janganlah bersungut-sungut, seperti yang dilakukan oleh beberapa orang dari mereka, sehingga mereka dibinasakan oleh malaikat maut."&lt;br /&gt;I Korintus 10:10&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Virus ke-empat dari SARS adalah SUNGUTAN. Orang yang menyimpan sakit hati akan tumbuh akar pahit di dalam hatinya, kemudian dia akan menceritakan kepahitannya kepada banyak orang sehingga hidupnya akan penuh dengan sungutan. Ingat, sebagian besar bangsa Israel mati di padang gurun dan tidak bisa masuk ke Tanah Kanaan karena mereka bersungut-sungut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waspadalah, jangan Anda terjangkit Virus SARS!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi seperti yang sudah kita ketahui bahwa penyakit pernafasan yang telah memakan banyak korban jiwa ini sudah dinubuatkan oleh alkitab, yaitu: Ulangan 28:22, dan sebagai penangkalnya kita diminta melakukan firman Allah dalam Mazmur 91.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Apa yang harus kita lakukan?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, HATI kita harus melekat dengan Tuhan (Mazmur 91:14). Kita harus beribadah dan melayani Tuhan dengan segenap hati. Kalau memuji Tuhan jangan hanya dengan mulut tetapi harus dengan segenap hati. Kedua, kita harus mengenal Allah. Apa tanda bahwa seseorang itu mengenal Allah? I Yohanes 2:3 mencatat, orang yang mengenal Allah adalah orang yang menuruti perintah-perintah-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di bawah ini ada tiga kunci untuk kita bisa menang dalam peperangan melawan roh-roh jahat. Menang melawan roh sakit hati dan akar pahit, menang melawan hawa nafsu dan kejahatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;1. HIDUP SESUAI FIRMAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;… hendaklah hidupmu berpadanan dengan Injil Kristus.&lt;br /&gt;Filipi 1:27&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senjata paling ampuh untuk melawan musuh bukanlah sebuah khotbah yang hebat atau kesaksian yang berapi-api, melainkan hidup yang sesuai dengan firman. Bukan siapa kita di balik mimbar yang menentukan kemenangan melainkan siapa kita di bawah mimbar. Kemenangan seorang hamba Tuhan tidak ditentukan dengan apa yang diucapkan di mimbar melainkan ditentukan dengan apa yang dilakukan di bawah mimbar. Kemenangan Anda tidak ditentukan dari kefasihan lidah Anda dalam bersaksi di mimbar, tetapi ditentukan dari ketaatan Anda di bawah mimbar. Bukan hanya bersaksi tetapi menjadi saksi. Bersaksi dengan karunia, menjadi saksi dengan karakter Allah yang ada di dalam hidup Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Sebab inilah kehendak Allah, yaitu supaya dengan berbuat baik kamu membungkamkan kepicikan orang-orang yang bodoh.”&lt;br /&gt;I Petrus 2:15&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda masih ingat apa yang dilakukan oleh Daniel untuk membungkam mulut singa? Dia hidup sesuai dengan Firman Tuhan. Tiga kali dalam sehari Daniel tetap memuji Tuhan. Pujian itulah yang kemudian membungkam mulut singa serta mulut lawan-lawan politiknya. Daniel bebas, sebaliknya pejabat-pejabat yang berusaha mencelakakan Daniel justru dimakan oleh singa. Hari itu singa-singa yang lapar itu pesta daging pejabat!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau Anda seorang pejabat yang takut Tuhan, Anda akan aman meskipun dikelilingi oleh singa. Sebaliknya jika Anda seorang pejabat yang tidak takut Tuhan, maka Anda akan dicabik-cabik oleh singa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Dari mulut bayi-bayi dan anak-anak yang menyusu telah Kauletakkan dasar kekuatan karena lawan-Mu, untuk membungkamkan musuh dan pendendam.”&lt;br /&gt;Mazmur 8:3&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekuatan apa yang ditaruh Tuhan di dalam mulut bayi-bayi? Matius 21:16 mencatat, di dalam mulut bayi-bayi Tuhan menyediakan puji-pujian. Puji-pujian itulah yang akan membungkam musuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang Anda lakukan ketika Anda difitnah dan dicaci maki? Apa yang Anda lakukan ketika Anda dibenci? Anda balas memaki dan balas membenci atau Anda tetap memuji Tuhan? Jika Anda tetap memuji dan menyembah Tuhan, maka Anda akan menjadi pemenang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;2. HIDUP DALAM KESATUAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;“… teguh berdiri dalam SATU ROH, SATU HATI dan berjuang untuk iman yang timbul dari berita Injil.”&lt;br /&gt;Filipi 1:27&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paulus berbicara mengenai kesatuan kepada jemaat Filipi karena di sana ada dua perempuan yang tidak satu hati. Siapa mereka? Euodia &amp; Sintikhe (Filipi 4:2-3). Mereka ini pejuang-pejuang Injil yang sedang berselisih paham. Iblis berusaha memecah-belah mereka. Itulah sebabnya Paulus mengingatkan mereka agar bersatu dan bersehati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sedang mempelajari sebuah buku yang ditulis oleh Peter Wagner yang berjudul The New Apostolic Churches – Gereja-gereja Rasuli yang Baru. Peter Wagner mengulas pertumbuhan gereja yang ada di Amerika, Afrika dan beberapa gereja di Asia. Hampir semua gereja yang bertumbuh itu mereka memiliki TIM Pelayanan yang bersatu. Satu VISI, satu HATI dan satu KASIH.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Efesus 4:11-16 mengatakan bahwa kita harus mencapai kesatuan iman dan kedewasaan penuh serta bertumbuh ke arah Kristus. Kita adalah Tubuh Kristus, tubuh itu disusun dan diikat menjadi SATU di dalam KASIH. Kita bersatu bukan karena tugas, bukan karena ada kesamaan pelayanan melainkan karena KASIH.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita dipanggil untuk MENGASIHI seperti Kristus telah mengasihi kita. Hidup kita harus berpadanan dengan panggilan itu (Efesus 4:1-2). KASIH akan mendamaikan &amp; menyatukan kita dengan Allah dan juga menyatukan kita dengan sesama ( I Yohanes 4:7-11).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau Saudara ingin belajar lebih jauh tentang kasih, silahkan Anda baca: I Kor 13:1-7. Anda bisa saja memiliki BANYAK KARUNIA tetapi jika Anda tidak memiliki kasih, semua itu tidak berguna.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;3. SIAP MENDERITA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;“… dikaruniakan bukan saja untuk percaya kepada Kristus, melainkan juga untuk menderita untuk Dia…”&lt;br /&gt;Filipi 1:29&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam peperangan terakhir ini Tuhan mengijinkan umat-Nya mengalami kesukaran dan penderitaan. Tetapi jangan takut, penderitaan itu merupakan KARUNIA. Di balik penderitaan itu Tuhan sudah menyediakan kemenangan dan kemuliaan. Apapun yang sedang Anda hadapi, pandanglah Salib Kristus agar Anda tidak menjadi lemah dan putus asa (Ibrani 12:4).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;SAUL dan DAUD&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Mengapa Daud mendapatkan kemuliaan yang besar sedangkan Saul tidak? Umat Israel berkata: Saul mengalahkan beribu-ribu musuh, tetapi Daud mengalahkan berlaksa-laksa. Daud lebih dimuliakan dari pada Saul, karena Daud berani menghadapi musuh yang besar. Sedangkan Saul tidak berani berhadapan dengan lawan yang besar. Dia ketakutan ketika berhadapan dengan Goliat (I Samuel 18:6-7).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mau kemenangan yang besar? &lt;br /&gt;Anda harus berhadapan dengan musuh yang besar!&lt;br /&gt;Mau kemuliaan yang besar? &lt;br /&gt;Anda harus masuk ke dalam penderitaan yang besar!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, maju terus bersama Tuhan, jika Anda hidup sesuai dengan Firman, penderitaan yang Anda alami akan mendatangkan kemuliaan yang besar. Dan juga jangan lupa, singkirkan virus SARS dari dalam hati Anda, jika tidak, ia akan menghancurkan dan mematikan hidup Anda. Amien.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/396043792536113274-4627652849508608639?l=www.petramanado.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.petramanado.web.id/feeds/4627652849508608639/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=396043792536113274&amp;postID=4627652849508608639' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/4627652849508608639'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/4627652849508608639'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.petramanado.web.id/2008/06/awas-sars.html' title='AWAS SARS!!!'/><author><name>Sugeng B. Susanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09021084899529667218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/-09Q0QluRTYc/Tr3jt6Zyz-I/AAAAAAAAAwk/LuVwfKpmLxw/s220/my%2Bfamily.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_zOnz8MoY3kM/SFhia84TTII/AAAAAAAAASI/SvQ2IdcyJcw/s72-c/sars1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-396043792536113274.post-5661052473460052942</id><published>2008-06-18T08:59:00.000+08:00</published><updated>2008-06-24T23:12:20.721+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Khotbah Gembala'/><title type='text'>Bangun Mezbah Anda!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_zOnz8MoY3kM/SFhfB6hNdyI/AAAAAAAAASA/0UVvbjRE2eQ/s1600-h/elijah3.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp2.blogger.com/_zOnz8MoY3kM/SFhfB6hNdyI/AAAAAAAAASA/0UVvbjRE2eQ/s320/elijah3.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5213021055174407970" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Bacaan: I Raj 18:30-40&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu turunlah api TUHAN menyambar habis korban bakaran, kayu api, batu dan tanah itu, bahkan air dalam parit itu habis dijilatnya. Ketika seluruh rakyat melihat kejadian itu, sujudlah mereka serta berkata: “ TUHAN, Dialah Allah! TUHAN, Dialah Allah!”&lt;br /&gt;I Raj 18:38-39&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;By: Sugeng B. Susanto&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang dimaksud dengan Mezbah? Mezbah adalah tempat untuk imam-imam mempersembahkan korban kepada Tuhan. MEZBAH berbicara mengenai PENYEMBAHAN. Mezbah berbicara mengenai&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;KEINTIMAN dengan BAPA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang yang diberkati adalah orang-orang yang memiliki hubungan yang intim dengan TUHAN. Ada tiga nama yang sering disebut oleh Tuhan pada saat Dia mengingatkan janji-janji-Nya, yaitu Abraham, Ishak dan Yakub.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Kamu akan Kubawa ke negeri yang Kujanjikan dengan sumpah kepada Abraham, Ishak dan Yakub; tanah itu Kuberikan kepadamu menjadi milikmu sendiri. Akulah TUHAN."&lt;br /&gt;Keluaran 6:8&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abraham sangat diberkati oleh Tuhan. Bahkan melalui mereka janji Allah diturunkan kepada setiap orang percaya. Abraham, Ishak dan Yakub sangat diberkati oleh Tuhan karena mereka adalah orang-orang yang memiliki hubungan yang intim dengan Tuhan. Mereka tidak pernah lupa untuk membangun mezbah bagi Tuhan. Abraham berada di mana saja, ia selalu membangun mezbah (Kejadian 12:7-8). Begitu juga dengan anaknya Abraham, yaitu Ishak dalam Kejadian 26:25. Juga Yakub dalam Kejadian 35:2-3.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita akan melihat mezbah yang dibangun oleh Elia pada waktu bangsa Israel tidak lagi beribadah kepada Tuhan. Ela membangun mezbah karena dia ingin membuktikan kepada umat Israel bahwa penyembahan mereka salah. Mereka sudah meninggalkan Tuhan dan beralih menyembah patung Baal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas apa yang terjadi pada saat nabi ELIA membangun MEZBAH?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertarungan Di Atas Bukit Karmel&lt;br /&gt;Waktu itu Israel sedang mengalami bala kelaparan yang luar biasa. Itu terjadi karena raja Ahab menyembah Baal. Sehingga Tuhan mendatangkan kekeringan atas mereka seperti yang dikatakan oleh Elia dalam I Raja-raja 17:1,7. Elia tidak bisa berdiam diri melihat kesesatan yang terjadi di tengah-tengah bangsanya. Dia segera bertindak bersama dengan Tuhan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu kemudian Elia menantang 450 nabi Baal dan 400 nabi Asyera untuk membuktikan siapa yang hidup, Baal atau Allah. Akhirnya setelah Elia mendemonstrasikan kuasa Allah melalui mezbah yang dibangun di atas bukit Karmel, seluruh umat Israel berbalik kepada Tuhan, bertobat dengan meninggalkan Baal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;APA yang dilakukan ELIA dengan MEZBAH itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. MEMPERBAIKI MEZBAH TUHAN&lt;br /&gt;I Raj 18:30 &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata Elia kepada seluruh rakyat itu: "Datanglah dekat kepadaku!" Maka mendekatlah seluruh rakyat itu kepadanya. Lalu ia memperbaiki mezbah TUHAN yang telah diruntuhkan itu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana Mezbah Anda? Masih berdiri atau sudah runtuh? Mari kita perbaiki hubungan kita dengan Tuhan. Mari kita bangun kembali Rumah Tuhan, bangun Takhta Allah dalam hidup kita, dalam keluarga kita agar kekeringan tidak melanda hidup kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingatkah Anda apa yang terjadi pada jaman Hagai? Alkitab menunjukkan dalam Hagai 1:9-11 bahwa segala usaha mereka kering, tidak ada hasil karena mereka membiarkan Rumah Tuhan runtuh. Apa yang membuat hubungan kita dengan Tuhan terputus? Mungkin KESIBUKAN atau KEMALASAN atau bahkan mungkin KEKECEWAAN?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. KUMPULKAN DUABELAS BATU&lt;br /&gt;I Raj 18:31 &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian Elia mengambil dua belas batu, menurut jumlah suku keturunan Yakub. -- Kepada Yakub ini telah datang firman TUHAN: "Engkau akan bernama Israel." --&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keduabelas batu itu menggambarkan kehidupan orang percaya yang harus disatukan untuk membuat mezbah. Anda tidak bisa membangun Mezbah keluarga, gereja, kota &amp; bangsa hanya dengan satu batu. Tetapi Anda harus menyusunnya dari banyak batu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan terjadi GESEKAN pada waktu kita menyusun batu-batu itu menjadi mezbah. Jika setiap kali terjadi gesekan Anda menolak atau Anda lari, maka mezbah itu tidak akan pernah berdiri.&lt;br /&gt;Kualitas pelayanan seseorang akan kelihatan tatkala terjadi gesekan sesama pelayan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. MEMOTONG LEMBU&lt;br /&gt;I Raj 18:33 &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ia menyusun kayu api, memotong lembu itu dan menaruh potongan-potongannya di atas kayu api itu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk apa lembu dipotong? Lembu itu dipotong sebagai korban karena mezbah tanpa KORBAN bukanlah suatu mezbah. Abraham, Ishak dan Yakub harus menyembelih binatang untuk menjadi korban pada saat membangun mezbah bagi Tuhan. Demikian pula dengan MUSA dalam Keluaran 10:24, dia tidak mau bangun mezbah tanpa korban&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa saja yang perlu diperhatikan dalam mempersembahkan korban&lt;br /&gt;1. Dalam Keluaran 29:13, yang perlu untuk dibakar dalam mezbah adalah “umbai hati” atau bagian hati yang paling baik.&lt;br /&gt;2. Dalam Keluaran 29:14, kulit &amp; kotorannya dibakar di luar perkemahan, jangan bawa ke mezbah. Jangan bawa hal-hal yang kotor ke atas mezbah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Korban apa yang harus kita berikan kepada Tuhan pada saat membangun mezbah? Jiwa yang hancur, hati yang patah dan remuk!!! (Mazmur 51:19)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah sebabnya TUHAN akan membiarkan hati Anda diremukkan agar Anda bisa memberikan korban kepada Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. JANGAN BAWA API ASING&lt;br /&gt;I Raj 18:38 &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Lalu turunlah api TUHAN menyambar habis korban bakaran, kayu api, batu dan tanah itu, bahkan air yang dalam parit itu habis dijilatnya." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda ingat Nadab dan Abihu mati di depan mezbah karena membawa api asing ke atas mezbah? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imamat 10:1-2 &lt;br /&gt;"Kemudian anak-anak Harun, Nadab dan Abihu, masing-masing mengambil perbaraannya, membubuh api ke dalamnya serta menaruh ukupan di atas api itu. Dengan demikian mereka mempersembahkan ke hadapan TUHAN api yang asing yang tidak diperintahkan-Nya kepada mereka. Maka keluarlah api dari hadapan TUHAN, lalu menghanguskan keduanya, sehingga mati di hadapan TUHAN."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyedihkan sekali mati di depan mezbah!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang Kristen masih membangun mezbah, setiap hari mungkin bisa lima sampai enam jam di ruang doa. Mungkin lebih banyak dari pendetanya, tetapi mereka tidak mendapatkan kehidupan. Bahkan banyak yang mati di ruang doa. Mengapa? Karena api yang dibawa ke atas mezbah bukan api dari Tuhan melainkan api asing. Api asing itu bisa berupa : api amarah, api cemburu, api kesombongan dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Api apa yang Anda bawa ke atas mezbah??? Biarkan api dari Tuhan yang membakar korban di atas mezbah yang Anda bangun.&lt;br /&gt;Amin.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/396043792536113274-5661052473460052942?l=www.petramanado.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.petramanado.web.id/feeds/5661052473460052942/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=396043792536113274&amp;postID=5661052473460052942' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/5661052473460052942'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/5661052473460052942'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.petramanado.web.id/2008/06/bangun-mezbah-anda_17.html' title='Bangun Mezbah Anda!'/><author><name>Sugeng B. Susanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09021084899529667218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/-09Q0QluRTYc/Tr3jt6Zyz-I/AAAAAAAAAwk/LuVwfKpmLxw/s220/my%2Bfamily.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_zOnz8MoY3kM/SFhfB6hNdyI/AAAAAAAAASA/0UVvbjRE2eQ/s72-c/elijah3.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-396043792536113274.post-8621694346019850312</id><published>2008-06-18T08:49:00.000+08:00</published><updated>2008-06-24T23:12:52.837+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Khotbah Gembala'/><title type='text'>Tongkat Kerajaan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_zOnz8MoY3kM/SFhcxBv_Z2I/AAAAAAAAAR4/KC6iTV9CX5I/s1600-h/musa.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp1.blogger.com/_zOnz8MoY3kM/SFhcxBv_Z2I/AAAAAAAAAR4/KC6iTV9CX5I/s320/musa.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5213018566034417506" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kejadian 49:10&lt;br /&gt;“Tongkat kerajaan tidak akan beranjak dari Yehuda ataupun lambang pemerintahan dari antara kakinya, sampai dia datang yang berhak atasnya, maka kepadanya akan takluk bangsa-bangsa."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;By: Sugeng B. Susanto &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tongkat kerajaan Yehuda merupakan lambang atau nubuatan mengenai tongkat yang dipakai oleh Tuhan Yesus untuk membangun kerajaanNya dimuka bumi. Tongkat merupakan bagian penting&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;dari kehidupan dari orang-orang jaman dulu. Tongkat menjadi identitas bagi sebagian orang pada waktu itu. Biasanya tongkat orang-orang pada jaman dulu selalu diukir dengan nama pemiliknya. Bahkan suatu waktu, untuk meneguhkan kepemimpinan Harun, duabelas suku harus membawa tongkat yang diukir dengan nama mereka ke hadapan Tuhan (Bilangan 17:1-9).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari melangkah disepanjang tahuun ini dengan tongkat kerajaan. Tongkat ini penting bagi perjalanan hidup kita ditengah dunia yang gelap ini. Sebagaimana orang buta tidak bisa lepas dari tongkat, demikian pula dengan hidup kita. Kita membutuhkan tongkat kerajaan yang akan menuntun kita masuk ke dalam rencana Allah.&lt;br /&gt;Mari kita periksa apa yang dimaksud dengan tongkat kerajaan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Tongkat Kebenaran&lt;br /&gt;Mazmur 45:7&lt;br /&gt;” Takhtamu kepunyaan Allah, tetap untuk seterusnya dan selamanya, dan tongkat kerajaanmu adalah tongkat kebenaran.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tongkat kebenaran adalah firman Allah karena kbenaran itu firman Allah. Tanpa firman Allah kita akan tersesat. Agar sepanjang tahun ini kita tidak salah jalan, maka firman Tuhan harus menjadi penuntun hidup kita. Firman Allah akan mengarahkan langkah kaki kita kepada tujuan hidup yang Tuhan telah tetapkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah sebabnya setiap hari kita harus bergantung kepada tongkat kebenaran. Sesungguhnya kita tidak bisa dipisahkan dari tongkat kebenaran seperti orang buta yang tidak bisa sampai kepada tujuan kalau tidak ada tongkat ditangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Firman Allah akan mendatangkan iman dalam hidup kita. Tantangan-tantangan ditahun ini harus kita hadapi dengan iman, jangan takut dengan tantangan, karena tantangan merupakan alat yang Tuhan pakai untuk meningkatkan kualitas iman kita. Tantangan melatih iman kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Tongkat Kasih Karunia&lt;br /&gt;Ester 5:2&lt;br /&gt;” Ketika raja melihat Ester, sang ratu, berdiri di pelataran, berkenanlah raja kepadanya, sehingga raja mengulurkan tongkat emas yang di tangannya ke arah Ester, lalu mendekatlah Ester dan menyentuh ujung tongkat itu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tongkat kerajaan yang berikut adalah tongkat kasih karunia. Ester memiliki pengalaman dengan tongkat kasih karunia ini, yaitu ketika bangsa Yahudi hendak dimusnahkan oleh Haman. Merdekhai memberikan nasehat kepada Ester agar dia menghadap raja dan meminta belas kasihan raja agar benagsanya selamat dari maksud jahat Haman. Untuk mengikuti saran Mordekahi, Ester harus berani bayar harga. Jaman itu ada satu aturan yang diterapkan oleh kerajaan, yaitu jika seseorang menghadap raja tanpa dipanggil, maka dua hal yang akan terjadi. Pertama, apabila raja tidak berkenan, maka orang itu akan mati. Sebaliknya jika raja berkenan, maka raja akan mengulurkan tongkatnya. Itu adalah tongkat kemurahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada waktu Ester menghadap, raja senang dan meberikan kemurahan kepada Ester dengan bukti dia mengulurkan tongkat emasnya kepada Ester. Kasih karunia diberikan kepada Ester bahkan raja akan memberikan apapun yang diminta oleh Ester. Luar biasa, inilah kasih karunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siap Kehilangan Nyawa.&lt;br /&gt;Kasih karunia itu didapat Ester karena dia rela bayar harga. Dia siap untuk mati seandainya raja tidak berkenan. Ester tidak akan mendapatkan kemurahan itu apabila dia takut kehilangan nyawanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ester 4:16b&lt;br /&gt;” Aku serta dayang-dayangku pun akan berpuasa demikian, dan kemudian aku akan masuk menghadap raja, sungguhpun berlawanan dengan undang-undang; kalau terpaksa aku mati, biarlah aku mati."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudara, kalau kita bersedia bayar harga, maka Tuhan akan memberikan tongkat kasih karunia kepada kita. Kalau kita tidak bersedia mati dari ego, mati dari keakuan dan mati dari kedagingan, maka kita tidak akan memperoleh tongkat kasih karunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Tongkat Otoritas&lt;br /&gt;Kejadian 32:10&lt;br /&gt;” sekali-kali aku tidak layak untuk menerima segala kasih dan kesetiaan yang Engkau tunjukkan kepada hamba-Mu ini, sebab aku membawa hanya tongkatku ini waktu aku menyeberangi sungai Yordan ini, tetapi sekarang telah menjadi dua pasukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tongkat Yakub&lt;br /&gt;Yakub memiliki tongkat otoritas atau kuasa. Pada waktu Yakub meninggalkan kampung halamannya, dia tidak bawa apa-apa. Hanya tongkat yang dia bawa. Tetapi itu bukan sembarang tongkat. Itu adalah tongkat kuasa. Sehingga dia bisa memiliki dua pasukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tongkat Musa&lt;br /&gt;Demikian pula dengan Musa. Hanya berbekal tongkat, dia berhasil membawa bangsa Israel keluar dari belenggu Mesir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keluaran 4:17&lt;br /&gt;” Dan bawalah tongkat ini di tanganmu, yang harus kaupakai untuk membuat tanda-tanda mujizat."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Musa membawa tongkat otoritas ditangannya. Dengan tongkat itu dia melepaskan bangsa Israel dari pernudakan Mesir. Ketika Musa mengangkat tongkat, Mesir menerima hukuman (baca: tulah). Tetapi bangsa Israel menerima kelepasan. Ketika Musa mengangkat tongkatnya, laut Teberau terbelah sehingga terbuka jalan keluar bagi orang Israel yang sedang dikejar-kejar oleh pasukan Mesir. Orang Israel selamat tetapi pasukan Mesir binasa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tongkat kuasa bagi orang benar merupakan pertolongan dan kelepasan tetapi bagi orang berdosa merupakan hukuman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Tongkat Pendisiplinan&lt;br /&gt;Amsal 13:24&lt;br /&gt;” Siapa tidak menggunakan tongkat, benci kepada anaknya; tetapi siapa mengasihi anaknya, menghajar dia pada waktunya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tongkat kerajaan yang ke-empat yaitu tongkat pendisiplinan. Seperti seorang ayah menghajar anaknya dengan tongkat demikian pula dengan Bapa kita. Kalau anak berbuat kesalahan pasti akan kita tegur bahkan mungkin akan dihajar dengan tongkat karena kita mengasihi anak kita. Demikian pula dengan Tuhan. Karena kasih-Nya, Dia tegur dan hajar kita mungkin dengan penyakit, dengan kebangkrutan dalam usaha dan lain sebagainya agar kita sadar dan bertobat dari kesalahan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Tongkat Pengukur&lt;br /&gt;Wahyu 11:1&lt;br /&gt;” Kemudian diberikanlah kepadaku sebatang buluh, seperti tongkat pengukur rupanya, dengan kata-kata yang berikut: "Bangunlah dan ukurlah Bait Suci Allah dan mezbah dan mereka yang beribadah di dalamnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tongkat kerajaan yang ke-lima adalah tongkat pengukur. Tuhan pakai untuk mengukur kedewasan kita. Tuhan ukur apakah kita bisa menjadi mempelai atau tidak. Sebab itu periksalah hidup anda!.&lt;br /&gt;Amin&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/396043792536113274-8621694346019850312?l=www.petramanado.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.petramanado.web.id/feeds/8621694346019850312/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=396043792536113274&amp;postID=8621694346019850312' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/8621694346019850312'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/8621694346019850312'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.petramanado.web.id/2008/06/tongkat-kerajaan_7061.html' title='Tongkat Kerajaan'/><author><name>Sugeng B. Susanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09021084899529667218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/-09Q0QluRTYc/Tr3jt6Zyz-I/AAAAAAAAAwk/LuVwfKpmLxw/s220/my%2Bfamily.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_zOnz8MoY3kM/SFhcxBv_Z2I/AAAAAAAAAR4/KC6iTV9CX5I/s72-c/musa.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-396043792536113274.post-5016255398903314199</id><published>2008-06-18T00:35:00.000+08:00</published><updated>2008-06-24T23:13:32.267+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Khotbah Gembala'/><title type='text'>SETERU SALIB</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_zOnz8MoY3kM/SFfouI_dXLI/AAAAAAAAARw/4oMaxSsGy-M/s1600-h/crossnclouds5_sm.gif"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp2.blogger.com/_zOnz8MoY3kM/SFfouI_dXLI/AAAAAAAAARw/4oMaxSsGy-M/s320/crossnclouds5_sm.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5212890973089914034" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Bacaan : Filipi 3:17-21&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Karena, seperti yang telah kerap kali kukatakan kepadamu, dan yang kunyatakan pula sekarang sambil menangis, banyak orang yang hidup sebagai seteru salib. Kesudahan mereka ialah kebinasaan, Tuhan mereka ialah perut mereka, kemuliaan mereka ialah aib mereka, pikiran mereka semata-mata tertuju kepada perkara duniawi.”&lt;br /&gt;Filipi 3:18-19&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam ayat di atas kita menemukan Paulus sedang menangis. Mengapa Paulus menangis ? Apa dan siapa yang Paulus tangisi ? Paulus bukan menangisi dirinya sendiri karena kesulitan yang dia hadapi. Paulus juga tidak menangis karena sikap orang-orang kristen di Roma yang menentang pelayanannya. Airmata Paulus bukan untuk dirinya sendiri, bukan untuk masalahnya sendiri tetapi untuk orang-orang kristen yang hidup sebagai SETERU SALIB Kristus !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam bacaan di atas, Paulus sedang menasehati jemaat Filipi supaya mereka meneladani cara hidupnya. Bagaimana cara hidup Paulus ?&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Paulus tidak hidup untuk dirinya sendiri, melainkan dia hidup untuk Kristus dan untuk bekerja memberi buah (Filipi 1:21-23). Kehidupan Paulus tidak bertentangan dengan salib Kristus bahkan Kehidupan Paulus ada tanda dari salib Kristus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada hari-hari terakhir ini banyak orang yang hidup sebagai seteru salib. Siapa sajakah mereka ? Untuk mengetahui siapa yang hidup sebagai seteru salib, kita harus mengetahui apa arti dari salib. Salib merupakan lambang pengorbanan, penderitaan dan kasih Allah. Di atas kayu salib Tuhan Yesus berkorban bukan untuk diriNya sendiri melainkan untuk kepentingan kita. Dia menderita bukan karena kesalahan dan dosaNya tetapi karena kesalahan dan dosa kita. Di atas kayu salib, DIA membuktikan kasihNya kepada kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjadi seteru salib berarti kebalikan dari lambang salib. Kapan kita menjadi seteru salib ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. SAAT MEMENTINGKAN DIRI SENDIRI&lt;br /&gt;“…dan janganlah tiap-tiap orang hanya memperhatikan kepentingannya sendiri, tetapi kepentingan orang lain juga.” Filipi 2:4&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada waktu Anda mementingkan kebutuhan orang lain, pada waktu itu Anda menjadi SAHABAT SALIB. Sebaliknya, pada saat Anda tidak memperhatikan kepentingan orang lain, pada saat itu Anda menjadi SETERU SALIB. Ingat, Yesus berkorban untuk kepentingan kita. Sudahkah Anda berkorban untuk kebutuhan dan kepentingan orang lain yang membutuhkan ? Banyak orang yang membutuhkan keselamatan, maukah Anda memperhatikan mereka ? Apakah Anda lebih mementingkan jabatan dan kedudukan daripada keselamatan jiwa-jiwa seperti orang-orang Lewi dan para imam dalam injil Lukas 10:31-32 ? Ataukah Anda seperti orang Samaria yang hatinya penuh belas kasihan itu ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Kebetulan ada seorang imam turun melalui jalan itu; ia melihat orang itu, tetapi ia melewatinya dari seberang jalan. Demikian juga seorang Lewi datang ke tempat itu; ketika ia melihat orang itu, ia melewatinya dari seberang jalan. Lalu datang seorang Samaria, yang sedang dalam perjalanan, ke tempat itu; dan ketika ia melihat orang itu, tergeraklah hatinya oleh belas kasihan. Ia pergi kepadanya lalu membalut luka-lukanya…” Lukas 10:31-34a&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang Lewi dan imam dalam ayat di atas hidup sebagai seteru salib, karena hanya mengutamakan kepentingan sendiri dan tidak peduli terhadap penderitaan orang lain. Tetapi orang Samaria itu hidup sebagai sahabat salib, karena mau berkorban untuk kepentingan orang yang membutuhkan. Bagaimana dengan Anda ???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. SAAT MENOLAK PENDERITAAN&lt;br /&gt;“ Sebab untuk itulah kamu dipanggil, karena Kristuspun telah menderita untuk kamu dan telah meninggalkan teladan bagimu, supaya kamu mengikuti jejakNya.” I Petrus 2:21&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salib merupakan lambang penderitaan. Jika Anda menolak untuk masuk dalam penderitaan, itu berarti Anda sedang menjadi seteru salib Kristus. Ketika Anda melarikan diri dari hadapan api ujian dan penderitaan, itu berarti Anda sedang menempatkan diri Anda sebagai seteru salib Kristus. Ingat, Anda bukan hanya dipanggil untuk percaya kepada Yesus, melainkan juga untuk menderita untuk Dia. Jika hari ini Anda sedang berada di medan penderitaan, bersyukurlah kepada TUHAN, karena Anda menjadi salah satu sahabat salib Kristus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang seteru salib …&lt;br /&gt;pada waktu dicaci maki akan balas mencaci maki&lt;br /&gt;pada waktu diludahi akan balas meludahi&lt;br /&gt;pada waktu dipukul akan balas memukul&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaliknya seorang sahabat salib……&lt;br /&gt;ketika dicaci maki akan balas memberkati&lt;br /&gt;ketika diludahi akan balas mengasihi&lt;br /&gt;ketika dipukuli akan balas mengampuni&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengetahui dan membuktikan apakah Anda seorang sahabat salib atau seorang seteru salib, TUHAN akan mengijinkan Anda untuk melewati medan penderitaan. Di sana akan diuji dan dibuktikan siapa sebetulnya diri Anda. Siapapun Anda, mungkin Anda seorang yang saleh, jujur dan hidup di dalam kebenaran seperti Ayub, tetapi pada waktu-waktu tertentu Allah akan membawa Anda masuk ke padang gurun kesusahan dan penderitaan untuk membuktikan Anda seorang sahabat salib atau bukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. SAAT HIDUP DALAM KEBENCIAN&lt;br /&gt;“ Barangsiapa berkata, bahwa ia berada di dalam terang, tetapi ia membenci saudaranya, ia berada di dalam kegelapan sampai sekarang.” I Yohanes 2:9&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang ketiga, salib merupakan lambang kasih Allah bagi umatNya. Itulah sebabnya jika ingin menjadi sahabat salib kita harus hidup di dalam kasih. Tetapi apabila kita hidup di dalam kebencian itu berarti kita hidup sebagai seteru salib.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila saat ini Anda membenci mertua Anda, menantu Anda, teman Anda atau tetangga Anda, bertobatlah karena Anda berada di dalam kegelapan. Jika sampai hari ini, karena perlakuan orang tua atau keluarga Anda yang tidak adil, Anda hidup dalam kebencian terhadap mereka, ketahuilah, Anda sedang menjadi seteru salib Kristus. Untuk itu, setelah Anda selesai membaca tulisan ini, berlututlah di hadapan Allah. Mintalah pengampunan kepadaNya karena Anda telah hidup di dalam kebencian serta mintalah RohNya yang Ajaib untuk mencabut roh kebencian di dalam diri Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Roh kebencian merupakan salah satu roh orang kuat yang akan menghambat pertumbuhan rohani seseorang. Mengapa ? Karena kebencian bertentangan dengan sifat dasar Allah. Allah itu kasih. Dan Dia itu sumber kasih karunia. Itulah sebabnya apabila seseorang hidup di dalam kebencian dan kepahitan, orang itu akan jauh dari kasih karunia Allah. Bagaimana mungkin kita bisa bertumbuh di dalam Kristus jika tanpa kasih karunia Allah ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tunggu apalagi, inilah saatnya kita menjadi sahabat salib, dengan cara hidup di dalam kasih, memperhatikan kepentingan orang lain dan siap untuk melewati medan penderitaan!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amin.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/396043792536113274-5016255398903314199?l=www.petramanado.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.petramanado.web.id/feeds/5016255398903314199/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=396043792536113274&amp;postID=5016255398903314199' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/5016255398903314199'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/5016255398903314199'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.petramanado.web.id/2008/06/seteru-salib_17.html' title='SETERU SALIB'/><author><name>Sugeng B. Susanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09021084899529667218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/-09Q0QluRTYc/Tr3jt6Zyz-I/AAAAAAAAAwk/LuVwfKpmLxw/s220/my%2Bfamily.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_zOnz8MoY3kM/SFfouI_dXLI/AAAAAAAAARw/4oMaxSsGy-M/s72-c/crossnclouds5_sm.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-396043792536113274.post-570388011000972848</id><published>2008-06-18T00:23:00.000+08:00</published><updated>2008-06-24T23:01:51.812+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Nama Yahweh: Harus Dipertahankan atau Boleh Diterjemahkan Dalam Bahasa Lain</title><content type='html'>Sejak Kitab Suci Perjanjian Baru ditulis oleh rasul-rasul Kristus, tetagramaton (keempat huruf suci Yhwh, Yahweh) diterjemahkan dalam bahasa Yunani Kyrios (Tuhan). Cara ini mengikuti kebiasaan Yahudi, yang juga diikuti oleh Yesus dan rasul-rasulnya, yang biasanya melafalkan Yahweh dengan Adonay (Tuhan) atau ha Shem (Nama segala nama). United Bible Societies (UBS) dan Lembaga Alkitab Indonesia (LAI) juga mengikuti kebiasaan ini, yang dibenarkan dan diikuti oleh orang Yahudi modern sekarang, untuk mener-jemahkan Yahwe dengan The Lord (dengan huruf besar semua). Yang pertama kali menggugat tradisi penerjemah-kan nama Allah ini adalah kelompok sempalan yang menamakan diri Yehovah’s Witnesses (Saksi-saksi Yehuwa). &lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Kelompok ini, dengan bangga telah mengembalikan Yahwe dalam Perjanjian Baru, meskipun teks asli dari rasul-rasul sendiri tidak memper-tahankannya. Timbul pertanyaan: Bolehkah "nama diri" (the proper name) diterjemahkan? Ada "kelompok sempalan" akhir-akhir ini yang berpendapat, menerjemahkan Nama Yhwh dalam bahasa-bahasa lain berarti menghujat Nama-Nya. Tetapi mengapa Yesus dan Rasul-rasul-Nya tidak memperta-hankan Nama tersebut? Semua pertanyaan ini hanya bisa dijawab apabila kita memahami apakah makna "nama" dalam teologi dan kebudayaan Yahudi, yang melatarbelakangi kehidupan Yesus yang "lahir dari seorang perempuan yang takluk kepada hukum Taurat" (Galatia 4:4), dan diikuti oleh murid-murid Yesus serta Gereja-Nya sampai hari ini.&lt;br /&gt;Nama Yahweh (TUHAN): Asal-usul dan Makna Teologis&lt;br /&gt;Nama Yahweh untuk pertama kalinya dinyatakan kepada Nabi Musa (Keluaran 6:1). Allah menyatakan diri kepada Nabi Musa dalam nyala api yang keluar dari se-mak duri, dan ketika Allah mengutusnya menghadap kepada Firaun untuk membawa umat Israel keluar dari Mesir, Musa bertanya: "Ba-gaimana tentang Nama-Nya? (Ibrani: Mah symo). Apakah yang harus kujawab kepada mereka?" (Keluaran 3:13). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Patut dicatat pula, cara biasa untuk menanyakan nama seseorang dalam bahasa Ibrani memakai kata ganti Mi, "Siapakah" (bandingkan dengan kata Arab, Man). Tetapi di sini dalam ayat ini dipakai "Bagaimana (mah) tentang Nama-Nya?". Mah symo, sejajar dengan bahasa Arab: Ma smuhu, menuntut suatu jawaban yang lebih jauh, yaitu memberikan arti ("apa dan bagaimana") atau hakikat dari nama itu. Bukan sekedar menunjukkan nama, melainkan lebih dari itu makna yang menunjuk kepada "Kuasa di balik Dia yang di-Nama-kan". &lt;br /&gt;Jadi, kita tidak bisa memahaminya seperti nama-nama makhluk pada umumnya: Suradi, Yakub, Hendarto, dan lain-lain. Pertanyaan Nabi Musa ini lalu dijawab Allah dalam bahasa Ibrani: Ehyeh asyer ehyeh, -- Aku adalah Aku (Keluaran 3:14). Dengan firman itu Allah menyatakan siapakah Diri-Nya. Secara gramatikal, apabila Allah sendiri yang mengucapkan Nama-Nya, maka kita menjumpai bentuk ehyeh (Aku Ada), sedangkan apabila umat Allah yang mengucapkan tentu saja memakai kata ganti orang ketiga Yahweh (Dia Ada). &lt;br /&gt;Bagaimana pula secara gramatikal akhirnya kita menemukan bentuk Yahweh? Menurut sebuah tafsir dalam bahasa Ibrani yang cukup representatif (karena berasal dari kalangan rabbi-rabbi Yahudi sendiri), memang bentuk yahweh tersebut berkaitan erat dengan ke-"Maha hadir"-an Ilahi, baik dahulu, kini dan yang akan datang. Keber-Ada-an Allah apabila dikaitkan dengan ketiga aspek waktu tersebut, dalam bahasa Ibrani adalah: hayah, "Ia telah Ada" (He was), howeh, "Ia Ada" (He is), dan yihyeh, "Ia akan Ada" (He will be). Maksudnya di sini, Allah itu Mahakekal, tidak terikat oleh aspek waktu, dan hal itu dibuktikan dengan kekuasaan-Nya yang selalu dinamis.&lt;br /&gt;Dari deksripsi di atas, jelas bahwa Perjanjian Baru lebih mengacu kepada makna teologis di balik Nama itu, yaitu kuasa-Nya yang hidup dan bukan mempertahankan secara harfiah huruf-huruf mati tersebut. Terjemahan Nama Yahweh ini, antara lain dapat kita baca dalam Wahyu Yohanes:&lt;br /&gt;"Aku adalah Alfa dan Omega, yang ada yang yang sudah ada dan yang akan datang, Yang Mahakuasa" (Wahyu 1:8). &lt;br /&gt;Perhatikanlah, ungkapan yang dicetak miring (kursif). Dalam bahasa Yunani: ho on kai ho en kai ho erksomenos, ho Pantakrator. Frase ini merupakan terjemahan dari sebuah doa (Siddur) Yahudi dari zaman pra-Kristen hingga sekarang, yaitu doa Adon ’olam yang sangat terkenal, yang memuat keterangan dari Nama Yahweh yang pantang diucapkan itu: We hu hayah we hu howeh we hu yihyeh le tif’arah (Ia yang sudah ada, yang ada, dan yang akan ada, kekuasaan-Nya kekal sampai selama-lamanya). &lt;br /&gt;"Nama" dan "Pribadi" dalam Alkitab&lt;br /&gt;Dalam kebudayaan Yahudi yang melatarbelakangi Alkitab, "nama" selalu terkait erat dengan "pribadi". Dalam Kitab Suci, "nama" dapat diru-muskan dalam 3 dalil: &lt;br /&gt;1. Nama adalah pribadi itu sendiri;&lt;br /&gt;2. Nama adalah pribadi yang diungkapkan; dan&lt;br /&gt;3. Nama adalah pribadi yang hadir secara aktif. &lt;br /&gt;Apabila ketiga pengertian ini diterapkan untuk Allah, maka penjelasan sekaligus dalil-dalilnya sebagai berikut:&lt;br /&gt;1. Nama menunjuk kepada Pribadi itu sendiri &lt;br /&gt;Dalam Alkitab nama seseorang selalu diidentikkan dengan pribadi seseorang. Lenyapnya seseorang sering disebut "namanya hilang". Misalnya, doa Israel ketika mereka dikalahkan dalam sebuah peperangan:&lt;br /&gt;"…mereka akan melenyapkan nama kami dari bumi ini, dan apakah yang Kau lakukan untuk memulihkan Nama-Mu yang besar itu?" (Yosua 7:9).&lt;br /&gt;Dalam hal Allah digambarkan lebih dramatis lagi, sebab TUHAN iden-tik dengan "Sang Nama". Imamat 24:11 dalam teks bahasa asli: &lt;br /&gt;Wayyiqov ben ha isyah ha yisrael et ha Syem… &lt;br /&gt;(Anak perempuan Israel itu menghujat Sang Nama dengan mengutuk...) &lt;br /&gt;Karena itu, Terjemahan Baru/TB (1974) LAI menerjemahkan: "Anak perempuan Israel itu menghujat Nama TUHAN dengan mengutuk…) Dari contoh ayat di atas, jelaslah bahwa Nama menunjuk kepada Pribadi yang di-"Nama"-kan. Karena itu, yang dipentingkan bukan penyebutan Nama Ilahi Yahwe dalam bahasa asli Ibrani, melainkan lebih menunjuk kepada Pribadi Allah itu sendiri. Allah yang Mahakekal, Mahaesa, Mahahidup dan menyata-kan Diri-Nya kepada manusia. &lt;br /&gt;2. Nama adalah Pribadi yang Diungkapkan&lt;br /&gt;Apabila Amsal 18:10 menyebut bahwa Nama TUHAN (syem Yahwe) adalah menara yang kuat, maksudnya tidak lain adalah Pribadi Allah yang hidup dengan kekuasaan Ilahi-Nya yang menjaga dan melindungi kita umat-Nya. "Nama" di sini menunjuk kepada apa yang diketahui tentang Pribadi-Nya.&lt;br /&gt;Contoh yang lebih jelas, Yesaya 30:27 dalam bahasa Ibrani: Hinneh, syem Yahwe ba mimerhaq…" Secara harfiah terjemahannya: "Perhatikanlah, Nama TUHAN datang dari tempat-Nya yang jauh…" Mengapa dikatakan "Nama TUHAN datang", dan tidak cukup dikatakan saja "TUHAN datang"? Jawab-annya, Nama di sini untuk menekankan "pengungkapan Pribadi-Nya". Tepat sekali, LAI menerjemahkan: "TUHAN datang menyatakan Diri-Nya dari tempat yang jauh…" Di sini, syem (Nama) diterjemahkan "menyatakan Diri-Nya". &lt;br /&gt;Jadi, sekali lagi bukan dalam makna mempertahankan secara harfiah penyebutan Ibrani Yahwe, se-bagaimana ditafsirkan Saksi-saksi Yehuwa, dan di-ikuti oleh kelompok "bid’ah baru" Kristen tertentu pada tahun-tahun terakhir ini di Indonesia.&lt;br /&gt;3. Nama adalah Pribadi yang hadir secara aktif &lt;br /&gt;Makna ketiga dari Nama adalah kehadiran aktif Pribadi itu dalam ke-penuhan sifat-Nya yang diungkapkan. Mazmur 76:1 menyebutkan: "…Nama-Nya masyhur di Israel", dibuktikan dengan perbuatan-perbuatan Allah yang dasyat yang dialami oleh umat Israel. Begitu pula, di Gunung Karmel Nabi Elia mengusulkan "peperangan" Nama Tuhan dengan nama ilah-ilah selain-Nya. "Nama" dalam hal ini menunjuk kepada Pribadi yang hadir, yang dibuktikan dengan menjawab doa orang yang menyeru Nama-Nya. &lt;br /&gt;Kemudian biarlah kamu memanggil nama ilah-mu (be shem elohekhem) dan akupun akan memanggil Nama Tuhan (beshem yahwe), maka ilah yang menjawab dengan api, Dialah Allah" (we hayah ha-elohim asyer yaeneh be esh hu ha-elohim)" (1 Raja-raja 18: 24). &lt;br /&gt;Demikianlah apabila teks Ibrani di atas secara harfiah diterjemahkan dalam bahasa Arab: "…wa al-ilah alladzi yujiibu binarin faa huwa Allah". Secara gramatikal, dalam konteks ayat tersebut, Allah adalah "al-Ilah alladzi yujiibu binarin" (Ilah yang menjawab dengan api itu). Maksudnya, Allah adalah Ilah (sembahan) yang Mahakuasa, dan Dia telah membuktikan kekuasaan-Nya sebagai Allah yang Hidup.&lt;br /&gt;Kutipan ini juga membuktikan bahwa kata Allah memang berasal dari al-Ilah, dan bukan "nama diri" (the proper name). Nama Diri Allah adalah yahweh, seperti disebutkan dibuktikan dengan "peperangan nama" di gunung Karmel di mana Yahwe tampil sebagai pemenang, karena Ia adalah Allah yang men-jawab doa umat-Nya. Ia adalah Pribadi Ilahi yang benar-benar hadir secara aktif: &lt;br /&gt;Ketika seluruh rakyat melihat kejadian itu, sujudlah mereka serta berkata: Tuhan, Dialah Allah! Tuhan, Dialah Allah (1 Raja-raja 18:39). &lt;br /&gt;Dalam bahasa aslinya, seruan itu berbunyi: Yahweh, hu ha elohim! Yahweh, hu haelohim. Dalam terjemahan bahasa Arab: Ar Rabb, huwa Allah! Ar Rabb, huwa Allah (Tuhan, Dialah Allah! Tuhan, Dialah Allah). &lt;br /&gt;Jadi, jelaslah bahwa dalam hal "Nama Diri" Yahweh, semua umat Kristen sepakat. Masalahnya, baik UBS maupun LAI hanya mengikuti tradisi lama yang juga diikuti oleh Yesus, murid-murid-Nya dan Gereja Tuhan sepanjang abad, bahwa sekalipun nama Yahweh tetap dipertahankan dalam teks bahasa asli Kitab Suci (Perjanjian Lama) tetapi tidak membaca nama ilahi itu. Karena itu, kita dapat menerjemahkan nama Yahwe itu dalam bahasa-bahasa lain, seperti yang dicontohkan oleh para penerjemah Alkitab dalam bahasa Yu-nani (Septuaginta) yang kemudian diikuti oleh rasul-rasul yang menulis Per-janjian Baru.&lt;br /&gt;Catatan Penutup &lt;br /&gt;Dari beberapa traktat dan publikasi yang diterbitkan kelompok baru "yang lebih Yahudi ketimbang orang Yahudi" ini, jelas sekali bahwa mereka menafsirkan Kitab Suci sangat harfiah, ayat demi ayat, tanpa melihat konteks dan sejarah teks-teks Alkitab. Kesan lain yang juga saya tangkap, para penganut "madzab baru" ini biasanya sangat fanatik, dan dalam membahas tema ini mereka sudah mempunyai kesimpulan dulu. &lt;br /&gt;Karena itu, segala pembahasan ilmiah, sebagaimana pernah saya lakukan dalam forum yang juga menghadirkan Romo Dr. Martin Harun dari Lembaga Biblika Indonesia, dari beberapa pembicara lain dari Lembaga Alkitab Indonesia (LAI), selalu mentah. Mengapa? Sebab kalau mereka terpojok, mereka lalu lari mencari ayat-ayat lain, sementara pembahasan yang sudah mulai terfokus menjadi kabur kembali. Artikel ini saya tulis untuk menunjukkan sangat dangkalnya pemikiran mereka, pantas saja tuntutan mereka tidak pernah digubris oleh LAI, yang adalah gudangnya para pakar Biblika dan bahasa-bahasa semitik yang sampai sekarang masih terus digunakan di Timur Tengah tersebut.&lt;br /&gt;Cairo, 12 Nopember 2004&lt;br /&gt;Penulis : Bambang Noorsena,SH,MA,DEA&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/396043792536113274-570388011000972848?l=www.petramanado.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.petramanado.web.id/feeds/570388011000972848/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=396043792536113274&amp;postID=570388011000972848' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/570388011000972848'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/570388011000972848'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.petramanado.web.id/2008/06/nama-yahweh-harus-dipertahankan-atau_17.html' title='Nama Yahweh: Harus Dipertahankan atau Boleh Diterjemahkan Dalam Bahasa Lain'/><author><name>Sugeng B. Susanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09021084899529667218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/-09Q0QluRTYc/Tr3jt6Zyz-I/AAAAAAAAAwk/LuVwfKpmLxw/s220/my%2Bfamily.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-396043792536113274.post-2777967092259679930</id><published>2008-06-18T00:18:00.000+08:00</published><updated>2008-06-24T23:02:57.164+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>ADA APA DENGAN FILM AYAT-AYAT CINTA?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_zOnz8MoY3kM/SFfkmlayo8I/AAAAAAAAARo/fOHZ_idPrM4/s1600-h/AAC_de_Movie.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp1.blogger.com/_zOnz8MoY3kM/SFfkmlayo8I/AAAAAAAAARo/fOHZ_idPrM4/s320/AAC_de_Movie.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5212886445235282882" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;SELAYANG PANDANG KRISTEN KOPTIK DALAM NOVEL DAN FILM "AYAT-AYAT CINTA"&lt;br /&gt;Oleh: Bambang Noorsena, SH, MA *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://ourunity.blogspot.com/2008/05/selayang-pandang-kristen-koptik-dalam.html&lt;br /&gt;1. Catatan Pengantar&lt;br /&gt;Fenomena sukses film "Ayat-ayat Cinta", arahan Hanung Brahmantyo ini adalah menarik untuk dicermati. Film layar lebar yang diangkat dari novel karya Habiburrahman el-Shirazy ini [1] dalam waktu singkat telah berhasil meraup pemirsa lebih dari 3 juta orang di seluruh tanah air. Ada yang menonton ka¬rena memang lebih dahulu sudah menbaca novelnya, ada pula yang hanya "sekedar ingin tahu", karena penyam¬butan film ini yang cukup luas. Bukan hanya Dr. Din Syamsudin, Ketua PP Muhammadiyah, akan tetapi juga melibatkan Presiden SBY,&lt;span class="fullpost"&gt;Wakil Presiden Jusuf Kala, yang memberikan sambutan antusias.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada yang memuji, ada pula yang menanggapi biasa-biasa saja. Ada apa di balik novel dan film ini? Beberapa orang berkomentar, "ini iklan poligami", "referensi baru buat pemilik rumah makan Wong Solo", tetapi ada pula yang serius mencermati kaitan film dan novel ini dengan hubungan Kristen-Islam di Mesir. Artikel singkat ini, mungkin tergolong yang terakhir, kebetulan tokoh Maria Girgis, yang digambarkan berasal dari keluarga Kristen Koptik, Gereja pribumi di Mesir, sebagai Gereja Ortodoks terbesar di dunia Arab. Sebagai seorang pengamat Gereja-gereja Timur, kenyataannya saya menemukan beberapa kejanggalan mengenai tradisi Kristen Koptik, yang digambarkan "secara sambil lari" dalam film ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Sekilas Film "Ayat-ayat Cinta"&lt;br /&gt;Sebelum memberi beberapa catatan terhadap novel dan film ini, bagi yang tidak membaca novel atau menonton film ini, akan disarikan cerita yang diangkat oleh novelis muda lulusan Universitas Al-Azhar, Cairo, ini: Dikisahkan, Maria Girgis (Carissa Putri), putri Tuan Butros dan Maddame Nafed [2] bertetangga flat (apartemen) dengan Fahri, mahasiswa Indonesia yang kuliah di Universitas al-Azhar. Maria, terlahir dari kelu¬arga Kristen Koptik, digambarkan mengagumi Al-¬Qur'an, karena ayat-ayatnya yang dilantunkan indah, bersimpati pada Fahri. Simpati yang akhirnya berubah menjadi cinta. Sayang sekali, Maria tidak pernah mengu¬tarakan perasaan hatinya. Ia hanya menuangkannya dalam diary saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain Maria, ada juga Nurul (diperankan Melanie Putri), mahasiswi asal Indonesia, anak seorang kyai yang cukup kesohor, yang juga menimba ilmu di Al-¬Azhar. Sebenarnya Fahri menaruh hati kepadanya, tetapi sayang rasa cinta itu dihalangi oleh perasaan mindernya, karena Fahri hanya anak seorang petani. Cinta yang akhirnya tak terucapkan. Ada juga tetangga yang selalu disiksa "ayahnya", dan Fahri ingin menolongnya, tetapi justru itulah yang menjadi awal bencana baginya. Fahri harus beberapa saat mendekam di penjara, karena tu¬duhan fitnah telah memperkosanya. Saat badai fitnah menimpa, saat itu Fahri sudah menikah dengan Aisha, gadis Turki yang menjadi warga Negara Jerman. Pen¬dekatan diplomatik Indonesia buntu, gagal membebas¬kan Fahri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi berkat kewarganegaraan Jerman yang dimiliki Aisha, pengadilan Mesir melunak. Fahri bebas, setelah dibuktikan bahwa tuduhan itu fitnah belaka. Sebenarnya Fahri hanya difitnah, kesaksian Noura palsu karena dinyatakan di bawah tekanan Bahadur, "ayah"¬nya. Padahal Bahadur, yang ternyata bukan ayah kan¬dungnya, justru dialah yang memerkosanya, dan ingin menjualnya menjadi seorang pelacur. Sementara itu, Ma¬ria sedang sakit, karena tekanan batin yang dideritanya karena Fahri telah menemukan "sungai Nil"-nya, dan dia ternyata bukan dirinya. Tetapi berkat kegigihan Aisha, istri Fahri, Maria berhasil dihadirkan ke pengadilan. Ke¬datangannya menolong Fahri, karena ia menjadi saksi ketika Fahri dan Nurul menyembunyikan Noura di ru¬mah Nurul, demi menyelamatkan Noura dari amukan Bahadur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Justru Aisha sendiri, yang ketika Maria terbaring sakit, membaca diary-nya. Ternyata Maria memendam rindu kepada Fahri, cinta yang dibawanya sampai ia ter¬baring sakit. Aisha terharu. Ia akhirnya bersedia "mem¬bagi cinta" dengan Maria. Suaminya justru disuruh mengawini Maria, karena itulah satu-satunya obat bagi kesembuhannya. Fahri dan Maria pun kawin atas res¬tunya. Madamme Girgis, ibu Maria, sangat berterima kasih dengan pengorbanan Aisha. Madamme Girgis me¬meluk erat Aisha, ketika wanita keturunan Turki itu menghindar dari akad nikah yang sedang diselenggarakan antara Fahri dan Maria yang sedang berbaring sakit, karena tidak bisa menahan gejolak jiwanya. Beberapa menit terakhir film ini diisi dengan adegan kebersamaan antara Fahri dengan kedua istrinya. Ada cemburu antara kedua istri Fahri, tetapi keduanya berusaha keras "menjaga hati". Sementara Fahri mempergumulkan makna keadilan bagi kedua istrinya. Aisha sedang hamil tua dan menunggu kelahiran bayinya, sementara Maria kembali jatuh sakit. "Ajarilah aku shalat", ucap Maria kepada Fahri, "karena aku ingin shalat bersama kalian". Fahri dan Aisha terkejut luar biasa. Dan dalam keadaan terbaring Maria shalat bersama Fahri dan Aisha, dan gadis Kristen Koptik itu mengehembuskan nafas terakhirnya sebagai seorang muslimah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Tradisi Kristen Koptik di Mesir - Selayang Pandang&lt;br /&gt;Gereja Ortodoks Koptik adalah gereja pribumi Mesir. Gereja ini lahir sejak awal sejarah Kekristenan, diawali dari kedatangan Rasul Markus, murid Rasul Pe¬trus sekaligus penerjemahnya, yang juga dikenal sebagai penulis Injil Markus [3]. Markus mati syahid di Alexandria tahun 54 M, dan sejak saat itu Kekristenan berkembang pesat di "Negeri Firaun" itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbeda dengan gereja-gereja di wilayah Arab utara, khususnya Gereja Ortodoks Syria, yang sejak sebe¬lum zaman Islam sudah menggunakan bahasa Arab, terbukti dari temuan-temua prasasti pra-Islam di wilayah Syria (Inskripsi Zabad tahun 512 M, Inskripsi Ummul Jimmal para abad VI M, dan inskripsi Hurran al-Lajja tahun 568 M), Gereja Koptik mula-mula memakai bahasa Koptik. Tetapi setelah kedatangan Islam, Gereja Koptik di Mesir mulai memakai bahasa Arab, berdam¬pingan dengan bahasa Koptik. Bahasa Koptik adalah bahasa zaman Firaun yang aksara-aksaranya diperbarui dengan meminjam aksara Yunani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlu dicatat pula, di seluruh gereja Timur, termasuk Gereja Ortodoks Koptik, masih dilestarikan ta¬ta-cara ibadah dalam penghayatan budaya Kristen mula¬-mula. Misalnya: Shalat Tujuh Waktu (Sab'ush shala¬wat)[4], Shaum al-Kabir (Puasa Besar) pra-Paskah, selama minimal 40 hari, [5] membaca Injil dengan cara dilantunkan secara tartil (dikenal dengan Mulahan Injil- yang para¬lel dengan Tilawat al-Qur'an, dan masih banyak lagi. Anda bisa menyaksikan seorang pemuda yang komat¬-kamit membaca Kitab di tangannya sewaktu naik bus, atau kendaraan lain di Mesir. Siapakah mereka? Ternyata bukan hanya pemuda Islam yang membaca al-Qur'an, tetapi juga pemuda-pemuda Koptik dengan tatto Salib [6] di tangan sedang membaca kitab Agabea. Itulah Kitab Shalat Tujuh waktu, yang tidak pernah mereka alpakan, juga ketika mereka sedang berkendara di jalan, sepulang kantor, atau berangkat ke kampus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Informasi terakhir, meskipun orang Muslim atau orang Kristen di Mesir sama-sama berbahasa Arab, tetapi antara keduanya tetap bisa dibedakan. Idiom-¬idiom keagamaan mereka berbeda, tetapi juga tidak ja¬rang pula sama atau paralel. Di koran-koran berbahasa Arab, ucapan bela sungkawa orang Kristen biasanya di¬awali ungkapan: Intiqala ila Amjadis samawat (Telah berpulang kepada Kemuliaan Surgawi), cukup mudah dibedakan dengan kaum Muslim: Inna Iillahi wa Inna Ilayhi Raji’un (Sesungguhnya semua karena Allah dan kepada-Nya pula semua akan kembali). Tapi ada banyak persamaan tradisi, misalnya: pertunangan, perkawinan, kematian, dan masih banyak lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Resensi atas Novel dan Film "Ayat-ayat Cinta"&lt;br /&gt;Kalau tidak berpretensi bisa atau mampu dalam meresensi sebuah novel apalagi sebuah film. Saya hanya ingin memberi beberapa catatan atas beberapa tradisi Mesir pada umumnya, dan tradisi Kristen Koptik di Mesir khususnya, yang kadang-kadang kurang tepat di¬sampaikan dalam film ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.1. Adat-Istiadat, Bahasa dan Budaya&lt;br /&gt;Beberapa tokoh dalam film ini gagal memerankan tokoh orang Mesir. Madamme Nafed (Marini) mamanya Maria, kala mengucapkan kata: "bisyur'ah" (cepat!), tampak kurang ekspresif. Alangkah lebih "Egypt" nu¬ansanya, bila ia berkata dengan penekanan: "Yala, yala, bisyur'ah, Ya Maria!", misalnya. Begitu juga, sebagai sosok gadis Mesir, Maria yang diperankan Carissa Putri, rasanya terlalu calm dan "melankolis". Ketika ia mengucapkan "Afwan" (terima kasih kembali), menja¬wab kata-kata Fahri ketika menerima kiriman juice mangga yang dikirim Maria melalui tariakn keranjang kecil dari jendela kamarnya: "Musyakirin awi’ala ashir Manggo" (Terima kasih banyak atas juice mangga) [7]. Lebih ekspresif, seandainya Maria mengatakan: "Afwan Ya Habibi!".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malahan dalam suatu pesta perkawinan yang digambarkan dalam film tersebut, tidak ada bunyi ja¬greed (suatu bunyi siulan ibu-ibu yang menandai pe¬nyambutan acara-acara kegembiraan mereka). Yang juga tidak kalah penting untuk dicermati, dialek Arab tokoh Maria ketika bertanya: Qamus 'Arabi?, diucapkan dalam dialek terlalu "Saudi Arabia": Qomus ‘Arabi? Saya kira ini salah satu kekhasan mahasiswa Islam asal In¬donesia, karena ketika belajar bahasa Arab di pesantren, lebih mirip dialek Saudi Arabia yang memang lebih "fushah" (klasik). Tetapi tidak demikian dengan dialek Mesir, mereka tidak mengucapkan: Subhro, Mubarok, Rohmat, melainkan: Subhra, Mubarak, Rahmat, dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu juga, ungkapan salah seorang Mesir ketika melerai pertengkaran: "Khalash! Khalash!" (sudah, sudah!), lebih "Mesir" lagi kalau diucapkan: "Khalash, khalash ba'ah!". Begitu juga, biasanya seorang Mesir mengucapkan kara "La, la, la" (tidak, tidak, tidak!), sambil dengan jari terlunjuk bergerak-gerak, dan bibir berdecak. Ucapan "ahlan", biasanya diucap¬kan berkali-kali: "Ahlan, ahlan, ahlan..." Yang lebih mengganjal lagi, dalam salah satu percakapan, seorang tokoh mengucapkan dialek Mesir bercampur dengan bahasa Arab klasik: Asyan Ana bahibaki awi (Karena saya sangat mencintaimu), mestinya: Asyan Ana bahibik awi. Asyan adalah ucapan cepat dari alashan, sedangkan Ana Bahibak, Ana bahibik, dalam bentuk klasiknya: Ana uhibuka, Ana uhibuki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lokasi syuting yang memang tidak dibuat di Mesir, membuat pemirsa tidak bisa secara utuh meng¬ikuti dan membayangkan "suasana Mesir". Mulai ru¬mah-rumah warga kelas menengah ke atas, lengkap dengan mashrabiya-nya [8], jalan-jalan kota lama Cairo yang macet, tidak terkecuali Midan Tahrir dengan wa¬rung-warung Asher (juice) segarnya.. Malahan dalam suatu pesta perkawinan yang digambarkan dalam film tersebut, tidak ada bunyi jagreed (suatu bunyi siulan ibu-¬ibu yang menandai penyambutan acara-acara kegembi¬raan mereka). Masih banyak adat kebiasaan lain, yang dalam film ini tidak berhasil ditonjolkan dengan baik, se¬hingga ber-"suasana Indonesia dan India", ketimbang ber-"suasana Mesir", dan negara-negara Arab di&lt;br /&gt;Timur Tengah pada umumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.2. Tradisi Kristen Koptik&lt;br /&gt;Ada kesan kuat saya, bahwa penulis novel ini, sekalipun lama tinggal di Mesir, tidak mengetahui budaya dan tradisi Kristen Koptik. Misalnya, penggambaran Maria yang tertarik dengan Al-Qur'an karena ayat-ayat¬nya di-"tilawat"-kan dengan indah. Padahal tradisi untuk membaca Kitab Suci dengan tartil bukan hanya tradisi Islam, melainkan tradisi Timur Tengah (baik Yahudi maupun Kristen Timur) jauh sebelum lahirnya Islam. Sampai hari ini, gereja-gereja Timur (baik Gereja-gereja Ortodoks maupun Katolik ritus Timur) membaca Kitab Suci yang tidak jauh berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Simbol salib hanya ditonjolkan untuk mengisi latar belakang Koptik keluarga Maria, tetapi tradisi Koptik sama sekali tidak dipahaminya. Misalnya; Madamme Girgis digambarkan berdoa dengan melihat ke¬dua tangan, padahal orang-orang Kristen di Timur Tengah berdoa dengan cara menengadahkan tangan, sama dengan Islam. Bedanya, dalam Islam diawali dengan ru¬musan Basmalah: Bismillahi rahmani rahim (Dengan Nama Allah Yang Pengasih dan Penyayang), sedangkan dalam Kristen dengan membuat tanda salib dan berkata: Bismil Abi wal Ibni wa Ruhil Quddus al-Ilahu Wahid, Amin (Dengan Nama Bapa, Putra dan Roh Kudus. Allah Yang Maha Esa, Amin).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih ada hal yang sangat menganggu, yaitu tattoo Salib di tangan Maria terbalik, dan terlalu besar ukurannya. Dan terakhir, permintaan Maria kepada Fahri ketika ia terbaring sakit: "Ajarilah aku shalat!", mestinya lebih baik diperjelas: "Ajarilah aku shalat secara Islam!". Mengapa? Sebab kata "shalat" saja, di Mesir dan di negara-negara Arab yang di dalamnya umat Islam dan Kristen hidup bersama-sama, bukan merupakan terma eksklusif Islami. Jadi berbeda dengan negara-negara Muslim non-Arab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang Kristen Koptik juga mengenal¬ waktu-waktu shalat yang tujuh kali sehari. Waktunya sama dengan shalat Islam, ditambah dengan "shalat jam ketiga" (kira-kira jam 09.00 pagi, untuk memperingati turunnya Roh Kudus, Kis. 2:15), dan jam 24.00 tengah malam, yang dikenal dengan, shalat Nishfu Lail (tengah-malam). Lima waktu shalat selebihnya untuk mengenal Thariq al-Afam (Via Dolorosa) atau jam-jam sengsara Kristus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih jelasnya, kala shalat, jauh sebelum zaman Islam kata ini sudah dipakai dalam bentuk Aram tselota. Menariknya, waktu-waktunya memang sama dengan Islam (Subuh, Dhuhr, ‘Asyar, Maghrib dan Isya), dan dua sisanya sejajar dengan salat sunnah Dhuha’ dan Tahajjud. Meskipun demikian, istilah, untuk waktu-¬waktu salat tersebut berbeda, dan waktu-waktu doa ini mempunyai makna teologis terkait dengan jam-jam sengsara Yesus Kristus (Thariq al-Afam)&lt;br /&gt;sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. "Salat jam pertama" (Shalat as Sa’at al-Awwal), kira-kira jam 06.00 pagi waktu kita, untuk mengenang saat kebangkitan Kristus Isa Al-Masih) dari antara orang mati (Mrk.16:2).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. "Salat jam ketiga" (Shalat as-Sa'at ats-Tsalitsah), kira-kira jam 9 pagi, yaitu waktu pengadilan Kristus dan turunnya Roh Kudus (Mrk. 15:25; Kis 2:15).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. "Salat jam keenam" (Shalat as-Sa'at as-Sadi-sah), kira-kira jam 12 siang, yaitu waktu penyaliban Kristus (Mrk. 15:33, Kis. 3:30)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. "Salat jam kesembilan" (Shalat as-Sa’at at Tasi’ah¬), kira-kira jam 3 petang, untuk mengenang kematian Kristus (Mrk. 15:33,38; Kis. 3:1);&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. "Salat Terbenamnya Matahari" (Shalat al-Ghurub), yaitu waktu penguburan jasad Kristus (Mrk.15:42).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. "Salat waktu tidur" (Shalat ai-Naum), untuk mengenang terbaringnya tubuh Kristus; dan;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. "Salat Tengah Malam" (Shalat as-Satar atau Shalat Nishfu al-Layl) adalah jam berjaga-jaga akan kedatangan Kristus (Isa Al-Masih) yang kedua kalinya (Why. 3:3)[9].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salat Tujuh waktu (As-Sab'u Shalawat) ini, sama sekali tidak ada hubungannya dengan Islam. Me¬ngapa? Karena praktek doa ini, khususnya seperti yang dipelihara di biara-biara, sudah ada jauh sebelum zaman Islam. "Kanonisasi (waktu-waktu) salat" (Shalat al¬-Fardhiyah), sudah mulai dilakukan dalam sebuah doku¬men gereja kuno berjudul Al-Dasquliyyat atau Ta'alim ar-Rusul yang editing terdininya dikerjakan oleh St.Hypolitus pada tahun 215 M. [10]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Novel Religi, Film Dakwah: Bukan Film Cinta Biasa&lt;br /&gt;Seperti komentar banyak tokoh dalam novel "Ayat-ayat Cinta", memang hasil karya Habiburrahman el-Shirazy ini bukan sekedar novel cinta biasa, melainkan novel cinta, religi, figh, politik yang sarat dengan pesan-¬pesan keagamaan. Novel ini ingin menghadirkan Islam secara damai, multi-kultural, sarat sentuhan nilai cinta kasih, dan jauh dari gambaran kekerasan yang selama ini sering di-stigmakan oleh orang Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun demikian, novel ini juga sarat terhadap apologetika untuk membela Islam. Semangat dakwah yang berkobar-kobar perlu diacungi jempol, tetapi ter¬kadang "kelewat batas". Misalnya, dalam Bab 33: "Nya¬nyian dari Surga" (tetapi bagian ini untungnya tidak divisualisasikan dalam film), Maria bertemu dengan Bunda Maria, Ibunda Isa Al-Masih dalam mimpinya ketika terbaring sakit. Di Bab Ar-Rahmah (pintu Rah¬mat), Bunda Kristus itu, menampakkan diri begitu ang¬gun dan luar biasa. "Dia (Allah) mendengar haru biru tangismu", kata Bunda Maria, "Apa maumu?". "Aku ingin masuk surga. Bolehkah?", tanya Maria sambil menangis. "Boleh", jawab Bunda Maria. "Memang surga diperuntukkan untuk semua hamba-Nya. Tapi kau harus tahu kuncinya". "Apa kuncinya?", tanya Maria. "Nabi pilihan Muhammad Saw telah mengajarkannya berulang-ulang. Apakah kau tidak mengetahuinya?", tegas Bunda Maria. "Aku tidak mengikuti ajarannya", kata Maria. "Itu salahmu!", kata Bunda Maria lagi. Lalu dijelaskan bahwa jalan. ke surga itu harus lewat Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Maria, dengarlah baik-baik!", kata Bunda Kristus kepadanya. "Nabi Muhammad sudah mengajarkan kunci untuk masuk surga, "Barangsiapa berwudhu dengan baik lalu mengucapkan: Asyhadu ‘an La ilaha illallah wa asyhadu anna Muhamadan ‘abduhu wa rasuluh (Saya bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan saya bersaksi bahwa Muhammad adalah Hamba-Nya dan Rasul-Nya), maka akan dibukakan delapan pintu surga untuknya dan ia boleh masuk yang mana ia suka." Maria akhirnya masuk Islam, mengucapkan syahadat dan me¬laksanakan shalat sebelum ajal menjemputnya. Inilah "ending" novel dakwah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Catatan Reflektif&lt;br /&gt;Catatan reflektif saya, untuk mengakhiri artikel singkat ini, sedikit saja. Setiap orang bebas untuk me¬nyatakan keyakinannya. Termasuk keyakinan bahwa sur¬ga itu hanya "hak orang-orang Muslim". Kalau anda tertarik dengan tawaran ini, silakan saja. Bebas dan tidak ada yang melarang. Tetapi pernahkah anda berpikir, apa¬kah orang lain yang berkeyakinan berbeda bebas juga mengutarakan keyakinannya? Seperti keyakinan bahwa Bunda Maria, tokoh paling suci dalam Kekristenan sete¬lah Yesus Kristus, telah menunjuk bahwa jalan ke surga harus melalui Muhammad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bolehkah orang Kristiani, yang mempercayai bahwa Yesus adalah Jalan dan Kebenaran dan Hidup, dan tidak seorangpun yang sampai kepada Bapa kecuali melalui Kristus (Yoh. 14:6), meminjam "lisan Nabi Muhammad" untuk mengajar keyakinan itu? Moga-¬moga anda membolehkannya, seperti kami tidak men-¬demo ketika "Ayat-ayat Cinta" meminjam "mulut suci Bunda Maria" untuk dakwah agama Islam. Kalau begini, mengapa harus marah kepada Ahmadiyah? Sebaliknya, mengapa harus mengelu-elukan "Injil Yudas", dan "The Da Vinci Code", tanpa mempertimbangkan pera¬saan orang lain yang tidak menyetujuinya? Katakanlah, "berjuta-juta orang Kristen yang tersakiti perasaannya" karena publikasi novel dan film itu?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal film ini akan lebih mendidik lagi, kalau misalnya diungkap juga fakta keberdampingan harmonis kehidupan umat Kristen dan umat Islam di negeri yang oleh Ibnu Khaldun dijuluki "lbunda Dunia" ini. Mi¬salnya, tenda-tenda Ma’idah ar-Rahman (Jamuan Sang Pengasih), yaitu jamuan makan gratis yang dibuka di jaan-jalan kota Kairo, yang di beberapa wilayah Koptik, seperti Subhra, misalnya, selalu dibuka oleh uskup Gereja Ortodoks Koptik sebagai simbol persatuan nasi¬anal (Wihdat al- Wathani). Begitu juga, kehadiran Syeikh Al-Azhar, Dr. Muhammad Tanthawi, pada acara ‘Idul Milad (Natal) di Katedral Al-Qidis Marqus, Abbasiya. Tradisi saling mengucapkan selamat hari raya, baik hari-hari raya Islam maupun hari-hari raya Kristen, juga menjadi kebiasaan yang patut dijadikan referensi di negara-negara mayoritas Muslim non-Arab, seperti Afga¬nistan, Pakistan, dan Indonesia akhir-akhir ini, yang terkadang "lebih Arab ketimbang negara-negara Arab sendiri" [11].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan akhirnya, berbarengan dengan perasaan sedih dan menyayangkan peredaran film "The Fitna", saya yang terus menerus mencoba memahami sukacita anda menyambut film "ayat-ayat Cinta", izinkanlah saya mengucapkan: Mabruk, (Selamat!) atas prestasi dan sukses film ini. Ini bukan basa-basi. Karena sekalipun ada yang tidak saya setujui isinya, tapi hati saya turut merasakan gembira bila anda bergembira.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*) Bambang Noorsena adalah pendiri Institute for Syriac Christian Studies (ISCS), alumnus Kajian Perbandingan Agama pada Dar Comboni Institute, Cairo,&lt;br /&gt;Mesir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Lampiran Novel Ayat-ayat Cinta&lt;br /&gt;Hal. 400 - HABIBURRAHMAN EL SHIRAZY&lt;br /&gt;Yang kuhafal, adalah surat Maryam yang tertera di dalam Al-Quran. Dengan mengharu biru aku membacanya penuh penghayatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Selesai membaca surat Maryam aku lanjutkan surat Thaha. Sampai ayat sembilan puluh sembilan aku berhenti karenaa Babur Rahmah terbuka perlahan. Seorang perempuan yang luar biasa anggun dan sucinya keluar mendekatiku dan berkata, "Aku Maryam". Yang baru saja kausebut dalam ayat-ayat suci yang kau baca. Aku diutus oleh Allah untuk menemuimu. Dia mendengar haru biru tangismu. Apa maumu? Aku ingin masuk surga. Bolehkah? "Boleh". Surga memang diperuntukkan bagi semua hamba¬Nya: Tapi kau harus tahu kuncinya?' Apa itu kuncinya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Nabi pilihan Muhammad Saw. telah mengajarkannya berulang-ulang. Apakah kau tidak mengetahuinya?' Aku tidak mengikuti ajarannya.' Itulah salahmu.'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau tidak akan mendapatkan kunci itu selama kau tidak mau tunduk penuh ikhlas mengikuti ajaran Nabi yang paling dikasihi Allah ini. Aku sebenarnya datang untuk memberitahukan kepadamu kunci masuk surga. Tapi karena kau sudah menjaga jarak dengan Muhammad Saw, maka aku tidak diperkenankan untuk memberitahukan padamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bunda Maryam lalu membalikkan badan dan hendak pergi. Aku langsung menubruknya dan bersimpuh di kakinya. Aku menangis tersedu-sedu. Memohon agar diberitahu kunci surga itu. Aku hidup untuk mencari kerelaan Tuhan. Aku ingin masuk surga hidup bersama orang-orang yang beruntung. Aku akan melakukan apa saja, asal masuk surga. Bunda Maryam, tolonglah aku. Berilah aku kunci itu! Aku tidak mau pergi selama-lama¬nya. Aku terus menangis sambil menyebut-nyebut nama Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---------------------------------&lt;br /&gt;[1] Habiburrahman EI Shirazy, Ayat-ayat Cinta: Sebuah Novel Pembangun Jiwa.&lt;br /&gt;Edisi Revisi (Jakarta: Basmala dan Harian Republika.2006).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[2] Nama Girgis (arabisasi dari nama George, seorang santo atau al-qidis, yang sangat populer di Gereja-gereja orthodoks), Butros (arabisasi dari Petrus) dan nama-nama dalam bahasa Yunani, Ibrani atau Koptik, orang-orang Kristen Arab bisa juga memakai nama-nama Arab sebelum dan sesudah Islam. Biasanya, nama-nama Kristen Arab misalnya: Abdul Masih (Hamba Kristus), Abdul Fadi (Hamba Sang Penebus), cukup mudah dibedakan dengan nama-nama Arab Muslim: Abdul Aziz, Ramadhan, Mahmud, Ahmad, Ashraf dan sebagainya. Tetapi nama-nama seperti Abdullah (Hamba Allah), Ibrahim, Ishak, Mukmin, dan masih banyak lagi, adalah nama-nama netral yang dipakai baik orang Kristen maupun Islam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[3] Irish Habib al-Masri, Qishah Al-Kanisah al-Qibthiyyah. Jilid I (Cairo: Maktabah al-Mahabbah, 2003), hlm. 20-33. Lihat juga: A. Wessels, Arab and Christian? Christian in the Middle East (Kampen: Kok Pharos Publishing House, 1995), him. 126.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[4] Lihat panduan Shalat dalam Gereja Orthodoks Koptik: A/-Ajabiyya: As-Sab'u Sha/awot An-Nahtriyyah wa Lailiyyat (Cairo: Maktabah al-Mahabbah, 2001).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[5] AI-Qush Yoanis Kamal, Tartib UshbO' A/-A/om (Oar al-Jilli ath-Thaba'ah,2001).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[6] Munculnya tradisi tattoo salib di tangan, pertama kali berasal dari masa penganiayaan. Tanda itu menjadi semacam kode sesama umat Kristen demi keselamatan mereka dari para penganiaya mereka. Karena Gereja Koptik Mesir pada zaman Romawi menjadi gereja yang teraniaya, maka tarikh Koptik yang ditandai dengan peredaran bintang Siriuz, disebut dengan Tahun Kesyahidan (Anno Martyri), yang tidak termasuk tahun syamsiah (matahari) ataupun qamariyah (bulan), tetapi disebut tahun kawakibiyah (tahun bintang).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[7] Kata "musyakirin awi ala ..." (Terima kasih banyak atas...) adalah dialek khas Mesir, kata "awi" asalnya dari: "qa¬wwi" (besar), dalam bahasa Arab klasik: "Syukran 'ala... " (terima kasih atas...), atau "Alfu syukran "ala ..." (beribu terima kasih atas...)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[8] Mashrabia adalah jendela kecil yang terbuat dari kayu dan dihias dengan ukiran halus, biasanya digunakan oleh anak-anak gadis orang kaya untuk mengintip keluar tetapi orang tidak bisa melihat ke dalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[9] Fakta bahwa seluruh gereja-gereja di Timur, baik Ortodoks maupun Katolik ritus Timur. melaksanakan salat tujuh waktu baik sebelum maupun sesudah Islam dengan jelas dicatat Aziz S. Atiya, History of Eastern Christianity (Nostre Dome. Indiana: University of Nostre Dame Press, Lt.). Demikialah catatan Aziz S. Atiya mengenai pelestarian ibadah ini pada tiap-tiap Gereja: Orthodoks Koptik: "These seven hours consisted of the Morning prayer, Terce, Sext, None, Vespers, Compline and the Midnight prayer..." (hlm. 128). Mengenai Gereja Orthodoks Syria, "...keep usual hours from Matins to Compline, with they describe as the 'protection prayer' (Suttara) before retiring" (hlm. 124). Se¬dangkan Gereja Maronit di Lebanon: "Seven in number., they are the Night Office, Matins, Third, Sixth and Nine Hours, Verpers and Compline" (hlm. 414). Lebih lanjut. mengenai Shalat Tujuh Waktu ini dalam bahasa Arab. lihat: Mar Ignatius Afram al-Awwal Borshaum (ed.), Al-Tuhfat al-Ruhiyyahi fi ash-Shalat al-Fardhiyyah (Aleppo. Suriah: Dar al-Raha Ii an-Nasyr. 1990).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[10] Marqus Dawud (ed.), Al-Dasquliyyah, ar Ta'alim ar¬ Rusul (Cairo: Maktabah al-Mahabbah, 2003), Bab: Auqat Shalawat (Waktu-waktu Salat), hlm. 171-172.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[11] Lih. Artikel saya: Bambang Noorsena, "Ramadhan di Cairo", di Surabaya Post, 20 Agustus 2004, yang dimuat kembali di www.iscs.id&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Sumber: Acara Forum Fokus di Gedung Kasih Bersaudara - Lt.4, Awal April&lt;br /&gt;2008)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/396043792536113274-2777967092259679930?l=www.petramanado.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.petramanado.web.id/feeds/2777967092259679930/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=396043792536113274&amp;postID=2777967092259679930' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/2777967092259679930'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/396043792536113274/posts/default/2777967092259679930'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.petramanado.web.id/2008/06/selayang-pandang-kristen-koptik-dalam.html' title='ADA APA DENGAN FILM AYAT-AYAT CINTA?'/><author><name>Sugeng B. Susanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09021084899529667218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/-09Q0QluRTYc/Tr3jt6Zyz-I/AAAAAAAAAwk/LuVwfKpmLxw/s220/my%2Bfamily.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_zOnz8MoY3kM/SFfkmlayo8I/AAAAAAAAARo/fOHZ_idPrM4/s72-c/AAC_de_Movie.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-396043792536113274.post-6426989556263714754</id><published>2008-06-18T00:12:00.000+08:00</published><updated>2008-06-24T23:03:57.073+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Sekali Lagi, Soal YHWH dan Allah</title><content type='html'>1.Catatan Pengantar &lt;br /&gt;Ketiga artikel saya mengenai seputar kontroversi Allah dan YHWH, ditanggapi secara bertubi-tubi oleh kelompok ABA (Asal Bukan Allah) di www.salib.net  Rupanya, mumpung website ini bersedia memuat tulisan-tulisan mereka, sebab banyak pembaca sudah bosan dengan argumentasi mereka yang hanya berputar-putar.  Mas Anas seminggu lalu menulis via e-mail mengenai tanggapan ini, tetapi saya belum bisa membalasnya karena posisi saya masih di Luxor, dan baru tanggal 23 Desember  saya kembali ke Kairo&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Prinsipnya, sudah saya katakan, saya tidak akan menganggapi satu persatu, karena tidak ada waktu dan tidak terlalu perlu.&lt;br /&gt;Soal kata-kata saya yang dianggap oleh mereka kasar, sombong dan sebagainya, tentu harus dilihat latarbelakangnya sejak awal. Pertama, artikel “Menjawab Gugatan Penentang Allah”, ditulis tahun 2000 ketika dr. Suradi gencar-gencarnya menyebarkan traktat mengenai Allah sebagai “dewa air”, yang tak ayal pula telah melahirkan reaksi keras dari kalangan Islam tertentu, sampai munculnya kasus Fatwa Mati dari para ulama Jawa Barat. Kedua, julukan “kurang cerdas”, “kurang terpelajar”, dan sebagainya, ini lebih merupakan reaksi atas sebuah aksi. Mengapa? Karena mereka telah membajak terjemahan Alkitab LAI, hanya kata Allah saja yang dibuang dan diganti elohim (ditulisnya: eloim), tidak perduli itu bahasa aslinya el, eloah, elohim (Ibrani) atau elah  (Aram). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                Terus yang menggelikan, seperti pernah dikatakan Romo Martin Harun, pada halaman terakhir terjemahan bajakan mereka, ditulis ungkapan bahasa Ibrani: Barukh Atta Adonay, diterjemahkan: “Tuhan Memberkati anda!” Padahal kalimat itu berasal dari doa Yahudi yang lengkapnya berbunyi: Barukh Atta Yhwh (baca: Adonay) Elohenu Melek ha ‘olam. Artinya: “Terpujilah Engkau Ya TUHAN, Ilah kami, Raja yang kekal” (A. Th. Philips, ed. Sefer Tefilah Makol Hasanah, New York: Hebrew Publishing Co, t.t., p. 723). Dari kasus kecil ini saja, kita bertanya: Bagaimana mungkin menerjemahkan seluruh Alkitab Perjanjian Lama dari bahasa Ibrani/Aram, sedangkan dalam kasus kecil saja membuat kesalahan? Inilah latar belakangnya kata-kata saya yang dianggap kasar itu, sebab dibandingkan dengan perbuatan pidana yang mereka lakukan, yaitu pembajakan hak cipta, tentu saja kata-kata saya itu tidak sebanding. Belum lagi, dampaknya pada hubungan Kristen-Islam, terbukti dengan munculnya Fatwa Mati yang menghebohkan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                Selanjutnya, menanggapi beberapa tanggapan dari kelompok ABA, yang mengkoreksi bahasa Arab saya. Pertama, sekali lagi argumentasi mereka terkadang tidak relevan dengan pokok bahasan. Misalnya, menurutnya Allah itu nama diri, karena itu kata tersebut tidak mempunyai bentuk plural. Untuk itu, diuraikan dengan panjang lebar mengenai jenis bentuk jamak dalam bahasa Arab: jamak mudzakar salim, jamak muanats salim, dan jamak taksir. Padahal mengatakan Allah tidak ada bentuk jamaknya, sudah cukup, kalau hanya untuk menjadikannya sebagai argumentasi bahwa Allah itu ghayr al-musytaq, menurut salah satu pandangan yang berkembang di kalangan Islam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                Kedua, soal kaidah transliterasi Arab ke dalam huruf Latin. Saya kira setiap orang yang mengerti bahasa Arab, akan tahu bahwa: Ahl al-Sunnah wa al-Jama’ah harus dibaca Ahlussunnah wal Jama’ah.  Tetapi dalam tradisi penulisan ilmiah, biasanya ditulis kata demi kata dengan definite artikel (al) apa adanya, entah itu huruf syamsiah atau bukan. Cobalah membaca karya-karya ilmiah standar internasional, contohnya: Encyclopedia of Islam. Tradisi ilmiah ini juga umum diterima oleh kalangan cendekiawan Muslim. Cak Nur (Prof. Dr. Nurcholish Madjid), misalnya, ketika mengutip ayat al-Qur’an, biasanya menulis: Inna al-Diin ‘inda Allah al-Islam (baca: Innaddiina ‘indalaahil Islam). Itulah tradisi penulisan ilmiah, karena pembacanya dianggap sudah mengerti, yang tentu saja berbeda kalau kita baru belajar tajwid. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                Begitu juga, dalam bahasa percakapan, tidak lazim misalnya mengucapkan: Kullu Sanatin wa antum bikhairin, melainkan Kullu Sanah wa antum bikhair. Jadi, ucapan menurut tajwid Shabahal khairi, atau Kullu sanatin wa antum bikhairin, hanya ada di kelas-kelas pelajaran bahasa Arab, dan tidak akan dijumpai dalam percakapan sehari-hari.  Satu catatan kecil lagi, dalam hal kaidah penerjemahan. Terjemahkan saya, al-Baitu kabirun, “Rumah itu besar”, dikoreksi: “Rumah itu adalah besar”. Dalam bahasa Indonesia, “adalah” tidak harus selalu dicantumkan, karena menurut “rasa bahasa” justru janggal.  Jadi, cukuplah “Rumah itu besar”. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                Kasus yang sama misalnya, kalau kita jumpai kalimat: Ana huwa Nuur al-‘aalam (baca: Ana huwa Nuurul ‘alaam) tidak perlu diterjemahkan secara harfiah: “Akulah Dia Terang Dunia”, cukuplah dalam bahasa Indonesia: “Akulah Terang Dunia”. Lain-lain lagi, tidak akan saya tanggapi detil, cukuplah pembaca saya ingatkan dengan pepatah Jawa: Jalma limpad seprapat tamat. Sampeyan semua pasti mengerti maksudnya. Kualitas orang itu bisa dilihat dari pikirannya, cara bicaranya, cara menulisnya. Kalau memang mempunyai kapabiltas, belum ngomong banyak, ibarat baru seperempat saja sudah tamat, bisa paham  seluruh yang dimak- sudkannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.  Soal al-Ilah dan Allah dan  Kajian Filologi Lebih Mendalam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;       Saya sudah menjelaskan sampai terus terang saja capek, bahwa dalam Islam ada 2 pendapat mengenai hal ini. Ada yang mengatakan Allah itu ghayr al-musytaq atau tidak berasal dari kata lain, tetapi ada juga yang menganggapnya musytaq atau berasal dari kata lain. Kontroversi ini, bukan hanya terjadi pada masa modern, tetapi justru sejak masa klasik. Sekedar catatan saja, bahwa Sibawayh justru menerima pendapat bahwa kata Allah itu bentukan dari kata lain. Malahan pula,  al-Kisa’i dan al-Fara’ menulis bahwa bacaan: Bismillah (Dengan Nama Allah) juga berasal dari: Bism al-Ilah (Dengan Nama al-Ilah). Dengan demikian, pendapat klasik ini paralel dengan inskripsi Arab-Kristen yang ditemukan di Zabad (512 M). Itu pendapat pertama. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaliknya, pendapat kedua dianut oleh Abu al-Ma’ali, al-Khatabi dan al-Ghazali yang menganut pendapat bahwa Allah itu asli.  Begitu pula
