27 Jan 2013

Moving Forward to The NEXT LEVEL



“ Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita...”
Efesus 3:20

" This year God will do exceedingly more than we can ask, more than we can think and imagine!"

Awal tahun ini Firman Tuhan berbicara kepada kita bahwa Tuhan akan melakukan jauh lebih banyak daripada yang kita minta dan doakan asalkan kita bersedia naik ke level yang lebih tinggi dengan melakukan tiga hal:

1. Lebih Mengutamakan Tuhan
2. Lebih Dewasa Rohani
3. Lebih banyak Berbuat Kebaikan

Untuk meningkat ke posisi yang lebih tinggi kita harus memiliki kualitas hidup yang lebih tinggi dari sebelumnya. Mengapa? Karena tantangan yang akan kita hadapi tentu juga akan lebih besar.

Tantangan Yosua
Hal inilah yang terjadi pada Yosua. Tuhan bawa Yosua naik ke level yang lebih tinggi karena dia bersedia menghadapi tantangan yang lebih besar. Tidak mudah memimpin umat Israel yang terkenal keras kepala dan keras hati. Tetapi Yosua berhasil membawa mereka masuk ke Tanah Kanaan walaupun harus menghadapi banyak tantangan.

Tuhan berjanji bahwa setiap tempat yang diinjak oleh telapak kakinya diberikan Tuhan kepada Yosua. Hal itu benar-benar terjadi. Yosua benar-benar menduduki tanah perjanjian!

Sama seperti Yosua, tahun ini kita akan menerima jauh lebih banyak daripada yang kita doakan jika kita bersedia dibawa Tuhan ke tingkat yang lebih tinggi.

Kapasitas diperbesar!
Untuk bisa naik ke level yang lebih tinggi, kapasitas hidup kita harus diperbesar. Kehidupan rohani kita harus mengalami peningkatan. Kehidupan doa kita tidak boleh berhenti. Kita harus selalu  menyediakan  hati kita selebar-lebarnya untuk diisi dengan firman Tuhan. Sebesar apa kita menyediakan tanah hati kita sebesar itulah berkat yang akan Tuhan berikan.

Bejana Janda Nabi
Pada jaman nabi Elisa, ada seorang wanita yang mengalami mujizat dari Tuhan karena bersedia dibawa ke level yang lebih tinggi oleh Tuhan.

Kisah ini diawali dengan krisis yang dialami oleh wanita ini, yaitu ia harus kehilangan suaminya karena meninggal. Ternyata suaminya tidak meninggalkan harta warisan kepada isteri dan anak-anaknya. Justru keluarga ini memiliki hutang yang tidak sanggup mereka bayar.

Penderitaan wanita ini tidak berhenti sampai disitu. Karena tidak bisa membayar hutangnya maka kedua anaknya harus rela menjadi budak.

2 Raja-raja 4:1
Salah seorang dari isteri-isteri para nabi mengadukan halnya kepada Elisa, sambil berseru: "Hambamu, suamiku, sudah mati dan engkau ini tahu, bahwa hambamu itu takut akan TUHAN. Tetapi sekarang, penagih hutang sudah datang untuk mengambil kedua orang anakku menjadi budaknya."

Tetapi kita bersyukur karena mendapati kisah ini bukan berakhir dengan tragis melainkan berakhir dengan pertolongan. Wanita ini bukan hanya bisa membayar hutangnya malah bisa hidup dalam kelebihan. Kedua anaknya-pun selamat dari perbudakan.

2 Raja-raja 4:7
Kemudian pergilah perempuan itu memberitahukannya kepada abdi Allah, dan orang ini berkata: "Pergilah, juallah minyak itu, bayarlah hutangmu, dan hiduplah dari lebihnya, engkau serta anak-anakmu."

Apa rahasianya sehingga wanita ini menerima jauh lebih banyak daripada yang ia minta?

2 Raja-raja 4:3
Lalu berkatalah Elisa: "Pergilah, mintalah bejana-bejana dari luar, dari pada segala tetanggamu, bejana-bejana kosong, tetapi jangan terlalu sedikit.”

Ketaatan wanita ini untuk menyediakan bejana sesuai dengan perkataan hamba Tuhan menjadi kunci untuk keluar dari krisis yang terjadi dalam keluarganya.

2 Raja-raja 4:5
“ Pergilah perempuan itu dari padanya; ditutupnyalah pintu sesudah ia dan anak-anaknya masuk; dan anak-anaknya mendekatkan bejana-bejana kepadanya, sedang ia terus menuang.”

Tuhan sedang membawa iman janda ini ke level yang lebih tinggi. Tuhan sedang meningkatkan kapasitas imannya ke tingkat supranatural. Tidak masuk akal kalau minyak yang hanya sebotol harus dituang ke dalam beberapa bejana. Tetapi janda ini yakin dengan apa yang dikatakan oleh nabi Elisa. Buah iman dan ketaatannya membuat janda ini mengalami mujizat. Menerima jauh lebih banyak dari yang ia harapkan!

Meningkatkan Kapasitas
Apa saja yang harus kita lakukan agar kapasitas kita bertambah lebih besar sehingga kita bisa menerima yang jauh lebih besar?

1. BERGERAK MAJU
Yosua 1:2
"Hamba-Ku Musa telah mati; sebab itu bersiaplah sekarang, seberangilah sungai Yordan ini, engkau dan seluruh bangsa ini, menuju negeri yang akan Kuberikan kepada mereka, kepada orang Israel itu.”

Setiap saat tantangan dapat menghadang langkah kita. Tetapi apapun tantangan yang ada di depan kita jangan membuat kita gentar dan takut.

Jangan pernah berhenti untuk melangkah apalagi mundur karena tantangan atau masalah karena Tuhan berjanji untuk senantiasa menyertai kita.

Seperti Tuhan menyertai Musa dan Yosua pasti Ia juga akan menyertai kita.

Yosua 1:5
“ Seorangpun tidak akan dapat bertahan menghadapi engkau seumur hidupmu; seperti Aku menyertai Musa, demikianlah Aku akan menyertai engkau; Aku tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau.”

2. BERTINDAK HATI-HATI
Yosua 1:7
“ Hanya, kuatkan dan teguhkanlah hatimu dengan sungguh-sungguh, bertindaklah hati-hati sesuai dengan seluruh hukum yang telah diperintahkan kepadamu oleh hamba-Ku Musa; janganlah menyimpang ke kanan atau ke kiri, supaya engkau beruntung, ke manapun engkau pergi.”

Bertindak dengan hati-hati artinya tidak menyimpang kekanan atau kekiri. Tidak keluar dari jalur. Tidak keluar dari garis kemurahan Allah. Tuhan akan meningkatkan kapasitas rohani kita jika bertindak hati-hati sesuai dengan firman-Nya.

Bertindak hati-hati artinya waspada
Ulangan 4:9
“Tetapi waspadalah dan berhati-hatilah, supaya jangan engkau melupakan hal-hal yang dilihat oleh matamu sendiri itu, dan supaya jangan semuanya itu hilang dari ingatanmu seumur hidupmu. Beritahukanlah kepada anak-anakmu dan kepada cucu cicitmu semuanya itu...”

Mari kita wariskan sikap hidup yang berhat-hati dan waspada kepada anak-anak kita agar mereka juga mengalami kebaikan Tuhan.

3. KUATKAN & TEGUHKAN HATIMU
Yosua 1:9
“ Bukankah telah Kuperintahkan kepadamu: kuatkan dan teguhkanlah hatimu? Janganlah kecut dan tawar hati, sebab TUHAN, Allahmu, menyertai engkau, ke manapun engkau pergi."

Untuk meningkat ke level yang lebih tinggi, maka dibutuhkan kekuatan dan keteguhan hati karena tantangan dan rintangan tentu juga lebih besar. Maju terus dengan hati-hati serta kuatkan hatimu maka Tuhan akan melakukan jauh lebih banyak dalam hidup Anda. 

Keep moving forward to the NEXT LEVEL!

0 comments: