19 Des 2012

Dua Macam Musim



 “Karena itu, saudara-saudara, bersabarlah sampai kepada kedatangan Tuhan! Sesungguhnya petani menantikan hasil yang berharga dari tanahnya dan ia sabar sampai telah turun hujan musim gugur dan hujan musim semi.”
Yakobus 5:7

Setiap kita akan Tuhan bawa untuk mengalami dua musim, yaitu musim gugur dan musim semi.  Musim gugur adalah musim dimana daun-daun berguguran / rontok.

Tidak selamanya tumbuhan akan mengalami musim gugur, akan tiba masanya datang musim semi dan ada kesempatan daun itu tumbuh kembali dan menghasilkan buah.

Mungkin saat ini ada diantara kita yang mengalami musim gugur, mungkin kita kehilangan sesuatu dari Tuhan. Iman, kataatan, kekudusan, kasih kita gugur. Tapi percayalah apa yang hilang / gugur itu Tuhan akan kembalikan di musim semi.

Musim Gugur YUSUF

Yusuf adalah seorang yang takut akan Tuhan, dia menjauhi kejahatan, taat kepada Tuhan tetapi Yusuf  tidak luput dari musim gugur.

1). Kehilangan Saudaranya
“...Tetapi sebelum ia dekat pada mereka, mereka telah bermufakat mencari daya upaya untuk membunuhnya.”
( Kejadian 37:18)

Yusuf memiliki saudara, semestinya ia dikasihi tetapi saudaranya justru membenci dan ingin membunuhnya. Ia memiliki saudara tetapi seperti tidak memiliki saudara.

2). Kehilangan Jubah
“...mereka pun menanggalkan jubah Yusuf, jubah maha indah yang dipakainya itu.” (Kejadian 37:23)

Yusuf medapatkan kasih karunia lebih dari bapanya, ia memperoleh jubah yang indah bukan karena dia yang meminta tetapi  karena sikapnya yang baik dan hal itu menimbulkan kecemburuan terhadap saudaranya. Yusuf harus kehilangan jubahnya karena saudaranya melucuti jubahnya.

3). Kehilangan Kebebasan
“...kemudian dijual kepada orang Ismael itu dengan harga dua puluh syikal perak. Lalu Yusuf dibawa mereka ke Mesir.” (Kejadian 37:28)

Yusuf dijual kepada orang Midian untuk dijadikan budak. Sebagai seorang budak, ia tidak memiliki kebebasan lagi. Dia tidak memiliki kebebasan untuk menentukan langkah hidupnya, pekerjaan dan masa depanya.

Yusuf seperti terbelenggu dan terikat. Mungkin saat ini ada diantara saudara yang dibelenggu / diikat oleh ketakutan, kekuatiran, kecemasan dan sebagainya. Percayalah ini tidak selamanya terjadi dalam hidup kita, akan tiba masanya Tuhan akan melepaskan dan memulihkan kita.

4). Kehilangan Kasih sayang Bapanya

Yusuf tinggal ditempat perbudakan, ia tidak tinggal serumah dengan bapanya maka otomatis Yusuf tidak mendapatkan kasih sayang dari bapanya.

Musim Semi YUSUF

1). Dikasihi Potifar
“...maka Yusuf mendapat kasih tuannya, dan ia boleh melayani dia; kepada Yusuf diberikannya kuasa atas rumahnya... (Kejadian 39:3-4)

Jika sebelumnya Yusuf kehilangan kasih dari saudara dan bapanya tetapi ketika dia menjadi pelayan di rumah Potifar, dia sangat dikasihi bahkan diberikan kuasa atas rumah tuannya.

2). Dikasihi Kepala Penjara
...dan membuat Yusuf kesayangan bagi kepala penjara itu...” (Kejadian 39:21-22)

Yusuf kembali kehilangan kebebasan, ia difitnah oleh isteri Potifar dan dimasukan penjara.
Sekalipun Yusuf berada di dalam penjara ia dikasihi oleh kepala penjara.

3). Dikasihi Firaun
“...Dengan ini aku melantik engkau menjadi kuasa atas seluruh tanah Mesir." (Kejadian 41:40-41)

Selain Yusuf dikasihi oleh kepala penjara, Tuhan juga memberikan kepadanya karunia mimpi dan mengartikan mimpi Firaun. Dan hal itu membuat Yusuf dikasihi oleh Firaun.

4). Mendapatkan Cincin dan Jubah
Sesudah itu Firaun menanggalkan cincin meterainya dari jarinya...dipakaikannyalah kepada Yusuf pakaian dari pada kain halus...” (Kejadian 41:42)

Bukan hanya dikasihi oleh Firaun tetapi Yusuf juga diberikan cincin dan pakaian / jubah. Cincin berbicara mengenai otoritas. Pakaian / jubah berbicara tentang kemuliaan.

Musim Gugur AYUB

Ayub adalah orang yang saleh, jujur, takut akan Tuhan dan mejauhi kejahatan tetapi ia juga tidak luput dari musim gugur ( Yakobus 5:11 ).

1). Kehilangan Usaha
"...Orang-orang Kasdim membentuk tiga pasukan, lalu menyerbu unta-unta dan merampasnya..”  (Ayub 1:13-17)

Ayub kehilangan usahanya karena orang-orang Kasdim menyerbu dan merampas ternaknya dan kehilangan semua omset dan bisnisnya.

2). Kehilangan Anak-anak
“...angin ribut bertiup..dan roboh menimpa orang-orang muda itu, sehingga mereka mati.” ( Ayub 1:18-19)

Bukan hanya kehilangan usahanya tetapi Ayub juga kehilangan anak-anaknya, mereka semuanya mati ditimpa angin ribut.

3). Kehilangan Kesehatan
“...lalu ditimpanya Ayub dengan barah yang busuk dari telapak kakinya sampai ke batu kepalanya..” (Ayub 2:7-8)

Ayub juga kehilangan kesehatan, ia terkena sakit penyakit dari kepala sampai kaki penuh dengan barah busuk.
4). Kehilangan Dukungan
“Maka berkatalah isterinya kepadanya: "Masih bertekunkah engkau dalam kesalehanmu? Kutukilah Allahmu dan matilah!" (Ayub 2:9)

Seharusnya ia mendapatkan dukungan dari orang terdekatnya, yaitu isterinya tetapi sebaliknya isterinya justru tidak mendukungnya dan menyuruhnya untuk mengutuki Tuhan.

Musim Semi AYUB

1). Kesehatan Pulih
Lalu TUHAN memulihkan keadaan Ayub, setelah ia meminta doa untuk sahabat-sahabatnya,...” (Ayub 42:10)

Keadaan Ayub dipulihkan sesudah ia berdoa untuk sahabat-sahabatnya yang telah menghakiminya. Ayub tidak membalas perbuatan sahabatnya justru ia berdoa bagi sahabatnya-sahabatnya.

2). Bisnisnya Pulih
TUHAN memberkati Ayub dalam hidupnya yang selanjutnya lebih dari pada dalam hidupnya yang dahulu;...” (Ayub 42:12)

Bisnisnya dipulihkan lebih dari sebelumnya, Ayub mendapatkan omset jauh lebih banyak dari sebelumnya.

3). Anak-anaknya Pulih
Ia juga mendapat tujuh orang anak laki-laki dan tiga orang anak perempuan;...” (Ayub 42:13-14)

Tuhan memulihkan anak-anaknya, ia diberikan sepuluh anak ; tujuh anak laki-laki dan tiga anak perempuan dan tidak ada yang menandingi kecantikan anak perempuannya.

Respon Ayub ketika mengalami musim gugur, dia tetap sujud menyembah Tuhan dan ia sama sekali tidak berbuat dosa (Ayub 1:20-22).

KUNCI MENGALAMI MUSIM SEMI
1. KESABARAN / KETEKUNAN  (Yakobus 5:7)
2. KETEGUHAN HATI (Yakobos 5:8)
3. JANGAN BERSUNGUT dan SALING MEMPERSALAHKAN.

Selamat menikmati musim semi dari Tuhan dan selamat menikmati semua yang terbaik dari Tuhan. Yakinlah, apa yang hilang di musim gugur pasti dikembalikan oleh Tuhan di musim semi!

0 comments: