“Jadi, saudara-saudara, oleh darah Yesus kita sekarang penuh keberanian dapat masuk ke dalam tempat kudus, karena Ia telah membuka jalan yang baru dan yang hidup bagi kita melalui tabir, yaitu diri-Nya sendiri,”
Ibrani 10:19-20
Alasan utama mengapa Yesus datang ke dunia adalah karena manusia sudah jatuh ke dalam dosa dan kehilangan kemuliaan Allah. Manusia sudah salah dalam memilih jalan.
Jalan yang Lama
Ketika Adam dan Hawa jatuh ke dalam dosa, mereka kehilangan pakaian kemuliaan sehingga mereka telanjang. Pada waktu mereka sadar bahwa mereka sudah melanggar hukum Tuhan, dalam ketakutan mereka melakukan dua hal:
1. Menutupi ketelanjangan mereka dengan daun ara - Kejadian 3:7
2. Bersembunyi dari hadapan Tuhan - Kejadian 3:10
Inilah jalan lama yang diambil oleh nenek moyang kita ketika mereka berbuat dosa, yaitu: menutupi dan menyembunyikan dosa.
Keturunan Adam dan Hawa dari jaman dulu sampai sekarang bukan hanya mewarisi dosa Adam tetapi juga mewarisi bagaimana cara menutupi dan menyembunyikan dosa.
Tetapi satu yang saya mau beritahu: kita bisa tutupi dosa dari mata manusia tetapi kita tidak bisa menutupinya di mata Tuhan. Isteri atau suami bisa tidak tahu dosa yang telah kita perbuat karena kita begitu pintar menyembunyikannya.
Kita bisa kelabui mata pendeta, begitu pula pendeta bisa bohongi mata jemaatnya tetapi ada satu mata yang tidak bisa kita bohongi yaitu mata Tuhan.
Sepandai-pandainya manusia menutupi dan menyembunyikan dosa, pada akhirnya akan tercium juga kebusukannya.
Itulah sebabnya mari kita tinggalkan jalan yang lama dan kita lewati jalan yang baru, yaitu jalan yang sudah dibuka oleh Tuhan Yesus melalui kematian-Nya di kayu salib.
Jalan yang Baru
Yesaya 43:19
“ Lihat, Aku hendak membuat sesuatu yang baru, yang sekarang sudah tumbuh, belumkah kamu mengetahuinya? Ya, Aku hendak membuat jalan di padang gurun dan sungai-sungai di padang belantara.”
Melalui kedatangan Yesus ke dunia dan melalui kematian-Nya di kayu salib, DIA membuka jalan yang baru bagi kita agar kita dapat memperoleh kehidupan yang kekal.
Apa saja jalan baru yang sudah dibuka oleh Tuhan?
1. Jalan Berkat
Galatia 3:13
Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum Taurat dengan jalan menjadi kutuk karena kita, sebab ada tertulis: "Terkutuklah orang yang digantung pada kayu salib!"
Yesus mati di kayu salib untuk membebaskan kita dari kutuk sehingga kita dapat menikmati berkat dari Tuhan. Jalan yang lama membuat manusia hidup di bawah kutuk. Tetapi kita bersyukur karena Kristus telah menanggung kutuk itu di kayu salib bagi kita.
Jalan mana yang harus dipilih?
Ulangan 30:19-20
“Aku memanggil langit dan bumi menjadi saksi terhadap kamu pada hari ini: kepadamu kuperhadapkan kehidupan dan kematian, berkat dan kutuk. Pilihlah kehidupan, supaya engkau hidup, baik engkau maupun keturunanmu, dengan mengasihi TUHAN, Allahmu, mendengarkan suara-Nya dan berpaut pada-Nya, sebab hal itu berarti hidupmu dan lanjut umurmu untuk tinggal di tanah yang dijanjikan TUHAN dengan sumpah kepada nenek moyangmu, yakni kepada Abraham, Ishak dan Yakub, untuk memberikannya kepada mereka."
Setiap hari ada dua jalan yang harus kita pilih: jalan kutuk/jalan lama atau jalan berkat/jalan baru. Untuk bisa melewati jalan yang baru maka kita harus mengasihi Tuhan dan mendengarkan suara-Nya serta mentaati perintah-Nya. Jalan inilah yang akan membawa kita ke tempat yang penuh dengan berkat.
2. Jalan Kelimpahan
2 Korintus 8:9
“ Karena kamu telah mengenal kasih karunia Tuhan kita Yesus Kristus, bahwa Ia, yang oleh karena kamu menjadi miskin, sekalipun Ia kaya, supaya kamu menjadi kaya oleh karena kemiskinan-Nya.”
Yesus datang dengan melepaskan semua atribut ke-Allahan-Nya. Dia yang mulia rela menjadi hina. Dia yang kaya rela menjadi miskin supaya kita yang miskin menjadi kaya.
Dia datang ke dunia untuk memberikan kita hidup berkelimpahan (Yoh 10:10). Bukan hanya kelimpahan materi tetapi kelimpahan berkat-berkat rohani, kelimpahan damai dan sukacita. Kelimpahan ketenangan dan ketenteraman.
Tuhan tidak menghendaki Anda hidup dalam kekurangan baik rohani maupun jasmani. Tuhan tidak menghendaki Anda hidup miskin dan selalu kekurangan.
Penyebab Kemiskinan
Amsal 6:9-11
“ Hai pemalas, berapa lama lagi engkau berbaring? Bilakah engkau akan bangun dari tidurmu? "Tidur sebentar lagi, mengantuk sebentar lagi, melipat tangan sebentar lagi untuk tinggal berbaring" -- maka datanglah kemiskinan kepadamu seperti seorang penyerbu, dan kekurangan seperti orang yang bersenjata.”
Kemalasan menjadi salah satu penyebab seseorang diserbu oleh kemiskinan. Sebab itu jauhkan hidup Anda dari kemalasan. Bekerjalah sebaik yang Anda bisa kerjakan.
3. Jalan Kabaikan
Roma 12:21
Janganlah kamu kalah terhadap kejahatan, tetapi kalahkanlah kejahatan dengan kebaikan!
Yesus datang membuka jalan kebaikan dengan cara memberikan teladan dalam hal berbuat baik. Jika tahun-tahun sebelumnya kita kurang menabur kebaikan, mari tahun yang baru ini kita banyak menabur kebaikan.
Ingatlah, tuaian selalu lebih banyak daripada taburannya. Jika kita menabur satu kebaikan maka kita akan menuai banyak kebaikan. Begitu pula sebaliknya, jika kita menabur keburukan, maka kita juga akan menuai keburukan.
Jika orang menabur kejahatan kepada kita, balaslah dengan menabur kebaikan.
4. Jalan Kasih
Lukas 6:27
"Tetapi kepada kamu, yang mendengarkan Aku, Aku berkata: Kasihilah musuhmu, berbuatlah baik kepada orang yang membenci kamu...”
Jalan yang ke-empat yang Tuhan Yesus buka yang merupakan jalan yang paling utama yaitu jalan kasih.
Hukum yang terutama dari seluruh hukum adalah hukum kasih - Matius 22:37-39.
Mari kita tinggalkan jalan kebencian dan lewati jalan yang baru, yaitu jalan kasih. Mungkin Anda sedang dibenci atau dimusuhi oleh seseorang, jangan balas dengan membenci tetapi balaslah dengan kasih dengan jalan berbuat kebaikan kepada orang yang membenci Anda.
Akhirnya, mari kita melangkah di jalan yang baru di tahun yang baru ini dan terimalah semua yang baik dari Tuhan. Amin.


0 comments:
Poskan Komentar