20 Jun 2011

Angkatan yang Bengkok Hati


Bacaan: Filipi 2:12-18

“ Lakukanlah segala sesuatu dengan tidak bersungut-sungut dan berbantah-bantahan, supaya kamu tiada beraib dan tiada bernoda, sebagai anak-anak Allah yang tidak bercela di tengah-tengah angkatan yang bengkok hatinya dan yang sesat ini, sehingga kamu bercahaya di antara mereka seperti bintang-bintang di dunia…”
Filipi 2:14-15

Surat Filipi ini ditulis oleh Rasul Paulus ketika dia berada di dalam penjara. Inti dari surat Filipi ini berbicara tentang sukacita di dalam Kristus. Paulus sedang menasehati jemaat Tuhan bahwa sukacita yang sejati itu tidak tergantung keadaan atau situasi.

Apa yang dituliskan oleh Paulus itu bukan sekedar teori melainkan kebenaran yang telah dialami oleh Paulus. Tentu kita sepakat jika saya katakan Paulus ini seorang hamba Tuhan yang paling banyak mengalami penderitaan dibandingkan dengan rasul-rasul yang lain. Tetapi semua kesusahan dan penderitaan yang dialami oleh Paulus tidak membuat dia kehilangan sukacita, bahkan di dalam penjara sekalipun dia tetap bersukacita.

Apa nasihat Paulus dari dalam penjara?
Kerjakan Keselamatanmu

Filipi 2:12
” Hai saudara-saudaraku yang kekasih, kamu senantiasa taat; karena itu tetaplah kerjakan keselamatanmu dengan takut dan gentar, bukan saja seperti waktu aku masih hadir, tetapi terlebih pula sekarang waktu aku tidak hadir.”

BIS
” Sebab itu, Saudara-saudara yang tercinta, sebagaimana kalian selalu taat kepada saya pada waktu saya berada di tengah-tengah kalian, maka lebih-lebih sekarang pada waktu berjauhan, hendaklah kalian tetap taat (kepada saya). Kalian sudah diselamatkan oleh Allah, jadi berusahalah terus supaya kesejahteraanmu menjadi sempurna. Lakukanlah itu dengan hormat dan patuh kepada Allah...”

Kerjakan keselamatan = tetap taat dan berusaha terus
• Lakukan dengan tidak bersungut-sungut – Fil 2:14a
• Lakukan dengan tidak berbantah-bantah – Fil 2:14b
• Supaya tidak beraib dan tidak bernoda – Fil 2:15

Hidup tidak beraib dan tidak bernoda serta hidup tidak bercela di tengah-tengah angkatan yang bengkok hati. Paulus memberikan warning kepada kita supaya kita tidak terkontaminasi dengan virus dosa. Paulus memberikan peringatan agar kita tidak ikut-ikutan bengkok hati dan sesat hati.

Siapa yang tergolong angkatan yang bengkok hati? Mari, hari ini saya ajak saudara untuk bercermin melalui kebenaran firman ini.

Ciri angkatan yang bengkok hati:
1. Tidak mempunyai Kesetiaan

Ulangan 32:20
“ Ia berfirman: Aku hendak menyembunyikan wajah-Ku terhadap mereka, dan melihat bagaimana kesudahan mereka, sebab mereka itu suatu angkatan yang bengkok, anak-anak yang tidak
mempunyai kesetiaan.”
Bangsa Israel adalah suatu umat yang suka sekali meninggalkan Allah dan berpaling kepada berhala-berhala.
• Mereka suatu umat yang tidak memiliki pendirian.
• Sebentar sungguh-sungguh menyembah Tuhan tetapi kemudian mereka menyembah berhala.
• Sebentar setia, sebentar tidak setia.

Mazmur 78:8
dan jangan seperti nenek moyang mereka, angkatan pendurhaka dan pemberontak, angkatan yang tidak tetap hatinya dan tidak setia jiwanya kepada Allah.


Bukti Ketidaksetiaan Israel
Anda ingat bagaimana bangsa Israel begitu mudahnya meninggalkan Tuhan pada waktu Musa naik ke atas gunung Sinai untuk menerima sepuluh hukum dari Tuhan?

Kisah Patung Anak Lembu Emas
Keluaran 32
• Mereka tidak sabar menunggu Musa.
• Orang-orang yang tidak setia itu membuat patung anak lembu emas untuk disembah (Kel 32).
• Hati orang Israel begitu mudahnya disesatkan dan dibengkokkan oleh ketidaksetiaan.

Kisah Patung Baal Peor
Bilangan 25
Dalam kesempatan yang lain mereka menyembah patung Baal Peor akibatnya Tuhan memukul mereka sehingga dua puluh empat ribu orang mati terkena tulah.

Jaman Nabi Hosea
Hosea 4:1
Demikian pula pada jaman nabi Hosea. Mereka kehilangan kesetiaan, kasih dan kehilangan pengenalan akan Allah sehingga berakibat Tuhan menyerahkan mereka ke tangan raja Asyur (Hosea 4:1-3).

Hosea 4:1
“ Dengarlah firman TUHAN, hai orang Israel, sebab TUHAN mempunyai perkara dengan penduduk negeri ini, sebab tidak ada kesetiaan dan tidak ada kasih, dan tidak ada pengenalan akan Allah di negeri ini.”

Hosea 4:2
“ Hanya mengutuk, berbohong, membunuh, mencuri, berzinah, melakukan kekerasan dan penumpahan darah menyusul penumpahan darah.”
Saat ini kita juga hidup di antara orang-orang seperti itu. Orang-orang yang hatinya mudah dibengkokkan oleh ketidaksetiaan.
• Ada beberapa orang kristen yang tidak punya pendirian. Tidak punya komitmen. Baik komitmen dengan Tuhan, komitmen dengan gereja maupun komitmen dengan pelayanan. Akibatnya mereka beribadah seenaknya dan melayani semau gue.

Hosea 4:3
“ Sebab itu negeri ini akan berkabung, dan seluruh penduduknya akan merana; juga binatang-binatang di padang dan burung-burung di udara, bahkan ikan-ikan di laut akan mati lenyap.”
Inilah akibatnya!!!
Inilah akhirnya yang terjadi dalam kehidupan mereka.
• Tidak ada lagi sukacita dan damai sejahtera di dalam rumah tangga, yang ada hanya suasana perkabungan. Suasana kesedihan. Di dalam rumah tangga tidak ada lagi kehidupan melainkan suasana kematian.

Kondisi ini berlanjut sampai pada jaman Tuhan Yesus:
Matius 23:23
”Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab persepuluhan dari selasih, adas manis dan jintan kamu bayar, tetapi yang terpenting dalam hukum Taurat kamu abaikan, yaitu: keadilan dan belas kasihan dan kesetiaan. Yang satu harus dilakukan dan yang lain jangan diabaikan.”

Matius 23:36
Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya semuanya ini akan ditanggung angkatan ini!"

Apa yang terjadi? KESUNYIAN – Mat 23:38

Teguran atau Hajaran?
Ibrani 12:6
“ Karena Tuhan menghajar orang yang dikasihi-Nya, dan Ia menyesah orang yang diakui-Nya sebagai anak.”

Tuhan sangat mengasihi kita, itulah sebabnya Dia menegur kita jika kita berbuat salah. Kalau teguran Tuhan kita abaikan, maka Tuhan akan pakai cara yang kedua, yaitu hajaran.

Kapan Tuhan menegur kita?
Pada waktu firman Tuhan disampaikan, saat itulah Tuhan sedang menegur kita. Jika teguran firman atau nasihat firman dari seorang hamba Tuhan kita abaikan, maka Tuhan akan menghajar kita. Kalau Tuhan memukul atau menghajar kita bukan berarti Tuhan tidak mengasihi kita, justru Tuhan sedang menunjukkan kasih-Nya kepada kita melalui teguran atau hajaran.

Mengapa demikian? Ya, karena Tuhan tidak ingin kita terjerumus dan terjerat ke dalam dosa.

Itu berarti di dalam setiap pukulan, hajaran, kesusahan atau penderitaan itu ada tujuan yang baik dari Tuhan. Sebab itu, jangan hanya lihat hajarannya tetapi belajarlah untuk melihat tujuan yang baik dari Tuhan melalui hajaran itu.

Ujian Kesetiaan
Untuk melihat kesetiaan seseorang, maka Tuhan akan mengijinkan seseorang itu masuk ke dalam situasi tertentu di dalam hidupnya. Kapan itu terjadi? Atau kapan kesetiaan kita diuji oleh Tuhan?

Saat JANJI TUHAN belum digenapi
Pada saat janji Tuhan belum digenapi di dalam hidup kita, saat itulah kesetiaan kita diuji. Apakah kita masih setia, sementara doa-doa kita belum mendapat jawaban? Matius 24:45-47.

Saat TUGAS diberikan kepada kita
Yang kedua, kesetiaan kita diuji pada waktu tugas diberikan kepada kita. Apakah kita mengembangkan tugas (talenta) yang Tuhan berikan atau justru kita sembunyikan ke dalam tanah – Matius 25:14-30.

Mari Saudara, kita waspada dan berjaga-jaga dan tetap setia melayani Tuhan. Jangan sampai kita kehilangan kesetiaan.
• Mari kita tetap setia meskipun janji Tuhan belum digenapi dalam hidup kita.
• Mari kita setia melakukan tugas yang Tuhan percayakan, karena jika kita setia dengan percaya yang kecil maka Tuhan akan memberikan tanggung jawab dalam perkara yang besar.

2. Mengajar FA tetapi TIDAK melakukannya
Matius 23:3
” Sebab itu turutilah dan lakukanlah segala sesuatu yang mereka ajarkan kepadamu, tetapi janganlah kamu turuti perbuatan-perbuatan mereka, karena mereka mengajarkannya tetapi tidak melakukannya.”

Tuhan Yesus mengecam dan menegur dengan keras orang Farisi dan Ahli Taurat karena mereka angkatan yang bengkok hatinya.
• Mereka hanya mengajar tetapi tidak melakukan.
• Bicara kasih tetapi mereka sendiri hidup dalam kebencian
• Bicara memberi tetapi mereka sendiri PELIT
• Bicara KUDUS tetapi mereka sendiri hidup dalam KENAJISAN
• Suruh orang lain KERJA KERAS tetapi diri sendiri MALAS – Mat 23:4


3. Meninggikan diri / Sombong
Matius 23:6-7 Mereka suka tempat yang terbaik pada pesta-pesta, dan kursi istimewa di rumah-rumah ibadat.
Matius 23:7 mereka suka menerima penghormatan di pasar dan suka dipanggil Rabi.
Matius 23:12 Dan barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan.

Orang yang sombong itu sesungguhnya hatinya bengkok / tidak lurus
Habakuk 2:4
” Sesungguhnya, orang yang membusungkan dada, tidak lurus hatinya, tetapi orang yang benar itu akan hidup oleh percayanya.”

4. Menghalangi orang Beribadah
Matius 23:13
” Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, karena kamu menutup pintu-pintu Kerajaan Sorga di depan orang. Sebab kamu sendiri tidak masuk dan kamu merintangi mereka yang berusaha untuk masuk.”

BIS:
"Celakalah kalian guru-guru agama dan orang-orang Farisi! Kalian tukang berpura-pura. Kalian menghalangi orang untuk menjadi anggota umat Allah. Kalian sendiri tidak mau menjadi anggota umat Allah, dan orang lain yang mau, kalian rintangi.”

ANGKATAN yang bengkok hati ini menghalangi orang lain beribadah/melayani, tetapi diri sendiri tidak mau beribadah/melayani.

5. Hidup dalam Kemunafikan
Matius 23:25
” Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab cawan dan pinggan kamu bersihkan sebelah luarnya, tetapi sebelah dalamnya penuh rampasan dan kerakusan.”

BIS:
” Celakalah kalian guru-guru agama dan orang-orang Farisi! Kalian tukang berpura-pura! Mangkuk-mangkuk dan piring-piringmu kalian cuci bersih-bersih bagian luarnya, padahal bagian dalamnya kotor sekali dengan hal-hal yang kalian dapat dengan kekerasan dan keserakahan.”


Orang yang munafik itu:
• Kelihatannya luarnya bersih tetapi dalamnya kotor
• Kelihatannya luarnya lurus tetapi dalamnya bengkok

Munafik artinya: hanya mementingkan PENAMPILAN LUAR SAJA!!! Luar dan dalam TIDAK SAMA!!!

Amin

0 comments: