
Lalu Ia berkata kepadaku: "Perkataan-perkataan ini tepat dan benar, dan Tuhan, Allah yang memberi roh kepada para nabi, telah mengutus malaikat-Nya untuk menunjukkan kepada hamba-hamba-Nya apa yang harus segera terjadi. Sesungguhnya Aku datang segera dan Aku membawa upah-Ku untuk membalaskan kepada setiap orang menurut perbuatannya.”
Wahyu 22:6,12
Jika kita cermati peristiwa yang terjadi akhir-akhir ini menandakan bahwa kedatangan Tuhan sudah semakin dekat. Apa yang dinubuatkan di dalam kitab wahyu satu persatu digenapi.
Nubuat Alkitab PASTI terjadi!
Apa yang dinubuatkan di dalam kitab wahyu pasti terjadi karena perkataan Tuhan itu tepat dan benar. Jika firman-Nya berkata, Dia akan datang, pasti benar-benar akan datang.
Tuhan Yesus segera datang menjemput gereja Tuhan sebagai mempelai wanita. Dia datang dengan membawa upah bagi orang-orang yang menuruti firman-Nya.
Apa saja upah dari ketaatan yang Tuhan siapkan bagi gereja-Nya?
1. KEBAHAGIAAN
“ Sesungguhnya Aku datang segera. Berbahagialah orang yang menuruti perkataan-perkataan nubuat kitab ini!" Wahyu 22:7
Tuhan tidak bertanya berapa banyak firman yang telah Anda dengar atau sudah berapa kali Anda membaca Alkitab, tetapi Tuhan bertanya berapa banyak firman Allah yang telah Anda taati? Ketaatan akan membawa Anda kepada kebahagiaan.
Kebahagiaan tidak diukur dari berapa banyak harta yang Anda miliki, tetapi diukur dari berapa banyak firman yang Anda taati. Semakin taat maka Anda akan semakin bahagia. Jika seorang suami atau isteri mentaati firman Allah maka pintu kebahagiaan terbuka lebar di dalam rumah tangganya.
Banyak pernikahan yang hancur dan tidak bahagia bukan karena kekurangan harta tetapi karena kurangnya ketaatan kepada firman Allah.
Suami yang tidak taat kepada firman Allah akan banyak menuntut kepada isterinya (juga sebaliknya). Tetapi suami atau isteri yang taat bukan saling menuntut melainkan saling melayani.
Yohanes 13:14-17
“ Jadi jikalau Aku membasuh kakimu, Aku yang adalah Tuhan dan Gurumu, maka kamupun wajib saling membasuh kakimu; sebab Aku telah memberikan suatu teladan kepada kamu, supaya kamu juga berbuat sama seperti yang telah Kuperbuat kepadamu. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya seorang hamba tidaklah lebih tinggi dari pada tuannya, ataupun seorang utusan dari pada dia yang mengutusnya. Jikalau kamu tahu semua ini, maka berbahagialah kamu, jika kamu melakukannya.”
Saling membasuh kaki artinya saling melayani. Banyak orang kristen tahu tentang hal ini. Tetapi pertanyaannya bukan berapa banyak yang tahu melainkan berapa banyak yang melakukan?
Tinggalkan hidup yang lama!
Firman Allah mendidik kita untuk meninggalkan kefasikan dan keinginan duniawi sehingga kita hidup dengan bijaksana serta memperoleh kebahagiaan (Titus 2:12-13).
2. DIBUKAKAN PINTU
Wahyu 3:7-8
"Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Filadelfia: Inilah firman dari Yang Kudus, Yang Benar, yang memegang kunci Daud; apabila Ia membuka, tidak ada yang dapat menutup; apabila Ia menutup, tidak ada yang dapat membuka. Aku tahu segala pekerjaanmu: lihatlah, Aku telah membuka pintu bagimu, yang tidak dapat ditutup oleh seorangpun. Aku tahu bahwa kekuatanmu tidak seberapa, namun engkau menuruti firman-Ku dan engkau tidak menyangkal nama-Ku.”
Jemaat Filadelfia adalah jemaat yang kekuatannya tidak seberapa, tetapi karena mereka menuruti firman Allah, maka Tuhan membukakan pintu yang tertutup. Mereka diberikan kunci oleh Tuhan untuk membuka pintu-pintu yang tertutup, yaitu kunci ketaatan.
Milikilah kunci ketaatan agar Anda dibukakan pintu pekerjaan dan pelayanan. Pintu mujizat dan pemulihan akan terbuka apabila kita menuruti firman-Nya.
3. DIBERIKAN MAHKOTA
Wahyu 3:10-11
“ Karena engkau menuruti firman-Ku, untuk tekun menantikan Aku, maka Akupun akan melindungi engkau dari hari pencobaan yang akan datang atas seluruh dunia untuk mencobai mereka yang diam di bumi. Aku datang segera. Peganglah apa yang ada padamu, supaya tidak seorangpun mengambil mahkotamu.”
Mahkota hanya diberikan oleh Tuhan kepada orang-orang yang mentaati kehendak-Nya. mahkota apa saja yang akan diterima oleh mereka yang taat?
Pertama: Mahkota Kebenaran
II Timotius 4:5-8
“ Tetapi kuasailah dirimu dalam segala hal, sabarlah menderita, lakukanlah pekerjaan pemberita Injil dan tunaikanlah tugas pelayananmu! Mengenai diriku, darahku sudah mulai dicurahkan sebagai persembahan dan saat kematianku sudah dekat. Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman. Sekarang telah tersedia bagiku mahkota kebenaran yang akan dikaruniakan kepadaku oleh Tuhan, Hakim yang adil, pada hari-Nya; tetapi bukan hanya kepadaku, melainkan juga kepada semua orang yang merindukan kedatangan-Nya.”
Mahkota kebenaran diberikan kepada mereka yang memiliki penguasaan diri dan kesabaran.
Mahkota kebenaran ini juga diberikan kepada mereka yang setia memberitkan Injil dan yang taat sampai akhir serta terus memelihara iman.
Kedua: Mahkota Kehidupan
Yakobus 1:12
‘ Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan Allah kepada barangsiapa yang mengasihi Dia.”
Mahkota kedua yang disediakan adalah mahkota kehidupan. Mahkota ini diberikan kepada mereka yang tetap taat meskipun di tengah penderitaan.
Apapun yang sedang Anda alami, seberat apapun pencobaan yang menimpa hidup Anda, tetaplah taat kepada firman-Nya, karena mahkota kehidupan sedang menanti Anda.
Ketiga: Mahkota Kemuliaan
1 Petrus 5:4
“ Maka kamu, apabila Gembala Agung datang, kamu akan menerima mahkota kemuliaan yang tidak dapat layu.”
Mahkota kemuliaan akan diberikan oleh Tuhan kepada mereka yang melayani dengan sukarela, tidak terpaksa dan penuh pengabdian diri. Sungguh-sungguh melayani sebagai “abdi atau hamba”.
1 Petrus 5:2
“ Gembalakanlah kawanan domba Allah yang ada padamu, jangan dengan paksa, tetapi dengan sukarela sesuai dengan kehendak Allah, dan jangan karena mau mencari keuntungan, tetapi dengan pengabdian diri.”
Apapun tanggungjawab kita, mari kita melayani dengan sukarela dan penuh kesungguhan.
1 Petrus 5:3
“ Janganlah kamu berbuat seolah-olah kamu mau memerintah atas mereka yang dipercayakan kepadamu, tetapi hendaklah kamu menjadi teladan bagi kawanan domba itu.”
Mahkota kemuliaan juga diberikan kepada orang-orang yang hidupnya menjadi teladan bagi orang-orang disekelilingnya.
Siapapun Anda dan apapun tanggungjawab Anda, mari kita menjadi teladan dalam hal ketaatan kepada Tuhan karena ada upah bagi setiap ketaatan kita.
Amien.


0 comments:
Poskan Komentar