21 Mar 2011

Terbang Bagai Rajawali


“ Tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah.”
Yesaya 40:31

Hari-hari ini banyak orang yang letih, lesu dan berbeban berat. Tidak sedikit di antara mereka yang jatuh tersandung. Tetapi firman Tuhan berkata, orang-orang yang menanti-nantikan Tuhan akan mendapat kekuatan baru. Mereka diumpamakan seperti rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya.

Apa yang membuat kita bisa terbang tinggi seperti rajawali?

Anak Kecil dan Penjual Balon
Pada suatu hari ada seorang anak kecil yang hendak membeli sebuah balon. Pertama ia mengambil sebuah balon yang berwarna merah, beberapa saat ia amati balon itu lantas dikembalikan lagi. Kemudian ia ambil yang berwarna hijau, lantas dikembalikan lagi. Ia ambil lagi yang berwarna biru, kuning, putih dan sampai semua warna ia sudah ambil tapi semuanya dikembalikan.

Kemudian sang Penjual bertanya kepada anak kecil itu: “ Adik, sebetulnya kamu mau balon yang warna apa?” Sang anak balik bertanya: “ Pak, saya mau beli balon yang bisa terbang tinggi. Balon warna apa yang bisa terbang tinggi Pak?”

Sambil tersenyum sang Penjual berkata: “ Bukan warnanya yang membuat terbang tinggi tapi gas yang ada di dalam balon yang membuat balon-balon ini terbang tinggi.”

Benar saudara, bukan warnanya yang membuat balon-balon itu bisa terbang tetapi isi dari balon itulah yang menyebabkan balon itu bisa terbang!

Begitu pula dengan hidup kita. Bukan apa yang nampak di luar yang membuat kita bisa terbang tinggi seperti rajawali, tetapi apa yang ada di dalam diri kita.

Apa yang ada di dalam diri kita yang membuat kita bisa terbang tinggi mengatasi badai kehidupan?

DNA Rajawali atau Ayam?
Mengapa anak-anak rajawali bisa terbang setelah dewasa sedangkan anak-anak ayam tidak padahal mereka sama-sama memiliki sayap? Karena DNA mereka berbeda. Anak-anak rajawali mewarisi DNA dari induknya yang memiliki kemampuan untuk terbang tinggi.

DNA apa yang ada di dalam diri Anda? DNA ayam atau DNA rajawali? Sifat dan kekuatan apa yang tersimpan di dalam diri Anda?

Bukan penampilan luar Anda yang membuat Anda bisa terbang, melainkan apa yang ada di dalam diri Anda: semangat, roh atau motivasi yang ada di dalam diri Anda.

DNA Rajawali
DNA adalah bagian dari sel makhluk hidup yang menentukan bentuk, sifat dan tabiat. Orang kristen yang kuat digambarkan seperti rajawali. Itulah sebabnya kita perlu mengetahui sifat dari rajawali.

Mari kita pelajari ciri atau sifat rajawali yang perlu kita ketahui agar dapat memotivasi kita untuk menjadi orang kristen yang kuat.

1. Pandangan jauh ke depan
Menurut ilmuwan, kemampuan penglihatan burung rajawali diperkirakan 8 kali pandangan mata manusia. Menurut penyelidikan mereka, rajawali diperkirakan mampu melihat hingga jarak 6 km. Itu artinya, jika Anda memiliki mata seperti rajawali, maka Anda akan memiliki pandangan yang jauh ke depan. Memiliki visi yang jauh ke depan.

Jika Anda memiliki mata seperti rajawali, maka Anda akan memikirkan masa depan Anda. Bukan hanya memikirkan kesenangan sesaat.

Anda tidak akan pernah bisa memiliki masa depan yang baik, jika tidak memikirkan dan memulainya dari sekarang. Jangan hanya memikirkan kesenangan untuk hari ini melainkan pikirkanlah jauh ke masa depan Anda (Filipi 3:13).

Sebab itu kalau sekolah, sekolah yang betul. Kalau kuliah, kuliah yang betul. Kalau kerja, kerja yang betul.

2. Bergerak Dengan Cepat
Menurut penyelidikan, kecepatan rajawali diperkirakan 320 km/jam. Hal ini menggambarkan kehidupan orang kristen yang kuat. Tidak santai tetapi berlari untuk mencapai tujuan yang Tuhan tetapkan.

Filipi 3:14 menuliskan, sekarang bukan saatnya santai melainkan saat untuk berlari meraih mahkota:
“ ... dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus.”

Zakheus berlari mendahului orang banyak!
Zakheus memiliki keinginan yang besar untuk bisa bertemu dengan Yesus. Badannya yang pendek dan orang banyak tidak bisa menghalangi dia untuk bertemu dengan Yesus. Zakheus berlari mendahului orang banyak. Kerinduan dan semangat yang ada di dalam dirinya membuat ia bisa mengatasi semua rintangan sehingga ia dapat bertemu dengan Yesus (Lukas 19:1-10).

Mari singkirkan penghalang yang ada di dalam hati Anda dan berlarilah untuk berjumpa dengan Tuhan. Jika Anda bertemu dengan Tuhan seperti Zakheus, maka hidup Anda akan diubahkan!!!

3. Dididik dan Dilatih Untuk Mandiri
Bayi rajawali bertumbuh dengan cepat, hanya dalam waktu dua sampai tiga minggu mereka sudah mampu berdiri. Setelah bulu-bulunya tumbuh, induknya mulai melatih untuk terbang dan berburu.

Kalau sudah bisa terbang dan bisa berburu mencari mangsa sendiri, anak rajawali akan terbang meninggalkan sarang induknya, mandiri. Cari rumah sendiri dan cari makan sendiri. Tidak terus bergantung kepada induknya.

Orang yang sudah dewasa, apalagi kalau sudah menikah, semestinya harus belajar dari anak rajawali ini. Belajar mandiri. Cari rumah sendiri, meskipun kontrakan. Cari makan sendiri, walaupun cuman lauk tempe dan sayur kangkung. (saya tidak bermaksud menyinggung yang masih tinggal di rumah mertua: tetapi saya memberikan pandangan ke depan ... supaya mulai memikirkan untuk menata masadepan keluarga kita).

4. Setia kepada Pasangannya
Masih menurut penyelidikan, di dunia ini hanya ada dua jenis unggas yang menganut faham monogami (satu pasangan), yaitu rajawali dan merpati. Kedua hewan unggas ini tidak suka ganti pasangan. Selama pasangannya masih hidup, kedua hewan ini akan selalu setia mendampingi pasangannya. Inilah sifat yang justru sudah mulai luntur di dalam diri manusia. Kesetiaan!!!

Bagaimana dengan Anda???




Published with Blogger-droid v1.6.7

0 comments: