
“ Lihat, Aku hendak membuat sesuatu yang baru, yang sekarang sudah tumbuh, belumkah kamu mengetahuinya? Ya, Aku hendak membuat jalan di padang gurun dan sungai-sungai di padang belantara.”
Yesaya 43:19
Oleh anugerah-Nya kita saat ini sudah memasuki tahun 2012. Kita bersyukur karena Tuhan sudah menyertai kita di tahun 2011. Tentu ada suka dan duka, berhasil dan gagal yang mewarnai perjalanan kita di tahun lalu. Tetapi kita bersyukur bisa melewatinya dengan baik karena pertolongan Tuhan.
Kita yakin bahwa Tuhan tetap menyertai kita di tahun baru ini meskipun kita tidak tahu apa yang akan terjadi sepanjang tahun 2012 ini.
Banyak orang mengatakan bahwa tahun 2012 adalah tahun yang penuh dengan tanda tanya. Beberapa orang mengatakan tahun 2012 adalah tahun yang sulit. Bencana alam akan semakin sering terjadi. Bahkan ada yang meramalkan kiamat di akhir tahun 2012.
Semua ramalan dan prediksi buatan manusia itu membuat banyak orang bertanya-tanya. Tetapi saya mau beritahu Anda: “Jangan takut menghadapi tahun yang baru ini, karena Tuhan akan memberikan jawaban dari setiap pertanyaan yang ada di hati kita. Bahkan Tuhan akan memberikan jawaban dari setiap masalah dan pergumulan yang belum mendapat jawaban di tahun 2011.”
Pintu-pintu yang masih tertutup di tahun 2011 Tuhan akan segera buka di tahun 2012. Apa yang Tuhan buka tidak akan orang yang bisa menutupnya.
Wahyu 3:7
"Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Filadelfia: Inilah firman dari Yang Kudus, Yang Benar, yang memegang kunci Daud; apabila Ia membuka, tidak ada yang dapat menutup; apabila Ia menutup, tidak ada yang dapat membuka.”
Pertanyaannya adalah siapa yang akan diberi jawaban oleh Tuhan?
Saya akan memberikan beberapa hal penting yang dapat menolong kita memperoleh jawaban dari Tuhan di tahun ini bahkan di tahun-tahun yang akan datang.
1. Hati melekat dengan Tuhan
Mazmur 91:14-15
"Sungguh, hatinya melekat kepada-Ku, maka Aku akan meluputkannya, Aku akan membentenginya, sebab ia mengenal nama-Ku. Bila ia berseru kepada-Ku, Aku akan menjawab, Aku akan menyertai dia dalam kesesakan, Aku akan meluputkannya dan memuliakannya.
Jika hati kita melekat dengan Tuhan maka Ia akan memberikan jawaban dari setiap persoalan kita. Itulah sebabnya jika kita beribadah jangan hanya di bibir tetapi hati menjauh dari Tuhan.
Matius 15:8-9
“ Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari pada-Ku. Percuma mereka beribadah kepada-Ku, sedangkan ajaran yang mereka ajarkan ialah perintah manusia."
Kita tidak akan mengalami kebaikan dan tidak akan menerima jawaban dari Tuhan apabila hati kita menjauh dari Tuhan. Sebab itu mari di tahun yang baru ini hati kita semakin melekat dengan Tuhan. Mari kita melekat kepada Tuhan seperti ranting yang melekat kepada pokok anggur.
Yohanes 15:1-2
"Akulah pokok anggur yang benar dan Bapa-Kulah pengusahanya. Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya dan setiap ranting yang berbuah, dibersihkan-Nya, supaya ia lebih banyak berbuah.”
Jikalau kita melekat kepada Tuhan maka Tuhan akan memberikan apa yang menjadi kebutuhan kita.
Yohanes 15:7
“Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya.”
2. Berbuat baik kepada orang lain
Yesaya 58:9-10
“ Pada waktu itulah engkau akan memanggil dan TUHAN akan menjawab, engkau akan berteriak minta tolong dan Ia akan berkata: Ini Aku! Apabila engkau tidak lagi mengenakan kuk kepada sesamamu dan tidak lagi menunjuk-nunjuk orang dengan jari dan memfitnah, apabila engkau menyerahkan kepada orang lapar apa yang kauinginkan sendiri dan memuaskan hati orang yang tertindas maka terangmu akan terbit dalam gelap dan kegelapanmu akan seperti rembang tengah hari.”
Rahasia kedua kalau kita ingin tahun ini menjadi tahun jawaban yaitu perbanyak perbuatan baik kepada orang lain.
Orang yang suka berbuat baik akan dibukakan banyak pintu berkat oleh Tuhan. Kebaikan yang kita tabur akan membuka pintu untuk kita bisa menuai banyak kebaikan di tahun ini.
Ibrani 13:16
“Dan janganlah kamu lupa berbuat baik dan memberi bantuan, sebab korban-korban yang demikianlah yang berkenan kepada Allah.”
1 Petrus 3:13
“ Dan siapakah yang akan berbuat jahat terhadap kamu, jika kamu rajin berbuat baik?”
Bahkan Tuhan akan semakin memberkati kita dengan pelipatgandaan kepada orang yang suka menabur kebaikan.
2 Korintus 9:7-8
“ Hendaklah masing-masing memberikan menurut kerelaan hatinya, jangan dengan sedih hati atau karena paksaan, sebab Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita. Dan Allah sanggup melimpahkan segala kasih karunia kepada kamu, supaya kamu senantiasa berkecukupan di dalam segala sesuatu dan malah berkelebihan di dalam pelbagai kebajikan.”
Mari di tahun yang baru ini kita semakin banyak berbuat kebaikan bagi orang-orang yang ada di sekitar kita.
3. Taat dan Mengandalkan Tuhan
1 Samuel 23:2
Lalu bertanyalah Daud kepada TUHAN: "Apakah aku akan pergi mengalahkan orang Filistin itu?" Jawab TUHAN kepada Daud: "Pergilah, kalahkanlah orang Filistin itu dan selamatkanlah Kehila."
Daud adalah contoh orang yang taat dan mengandalkan Tuhan. Sikap ketaatan dan penyerahan diri Daud kepada Tuhan membuat ia menjadi raja yang berhasil. Dalam setiap peperangan Daud selalu bertanya kepada Tuhan ( 2 Samuel 5:17-25).
Bandingkan dengan Saul:
1 Samuel 28:6
Dan Saul bertanya kepada TUHAN, tetapi TUHAN tidak menjawab dia, baik dengan mimpi, baik dengan Urim, baik dengan perantaraan para nabi.
Sama-sama berdoa kepada Tuhan, doa Daud dijawab oleh Tuhan tetapi doa Saul tidak dijawab. Doa Daud disertai dengan ketaatan tetapi doa Saul tidak disertai ketaatan.
Persoalannya: bukan apakah Anda masih berdoa tetapi apakah doa Anda disertai dengan ketaatan?
Bagaimana dengan Anda? Apakah doa dan ibadah Anda disertai dengan ketaatan?
4. Bersedia dimurnikan
Zakharia 13:9
“ Aku akan menaruh yang sepertiga itu dalam api dan akan memurnikan mereka seperti orang memurnikan perak. Aku akan menguji mereka, seperti orang menguji emas. Mereka akan memanggil nama-Ku, dan Aku akan menjawab mereka. Aku akan berkata: Mereka adalah umat-Ku, dan mereka akan menjawab: TUHAN adalah Allahku!"
Sikap ke-empat agar tahun ini menjadi tahun jawaban bagi kita yaitu: bersedia dimurnikan atau disucikan oleh Tuhan.
Jika tahun ini kita bersedia disucikan: pikiran dan hati disucikan, perkataan dan perbuatan disucikan maka seruan dan doa kita akan mendapatkan jawaban dari Tuhan.
Setelah kita mendapatkan jawaban dari Tuhan kita harus menjadi jawaban bagi orang di sekitar kita. Isteri menjadi jawaban bagi suami, bukan menjadi masalah. Demikian juga sebaliknya, suami menjadi jawaban bagi isteri, bukan menjadi masalah. Anak menjadi jawaban bagi orangtua, bukan menjadi sumber masalah.
Akhirnya, mari kita lanjutkan langkah kaki kita di tahun yang baru ini dengan sikap yang benar sesuai dengan firman-Nya pada hari ini. Amin.










